Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Peneliti: Hasil Survei Litbang Kompas Tidak Beda Jauh dengan Lembaga Lain

Oktaviani

Peneliti: Hasil Survei Litbang Kompas Tidak Beda Jauh dengan Lembaga Lain

Diskusi Indo Survey & Strategy yang bertema 'Analisis Hasil Survei: Mengapa Bisa Berbeda?' bersama Toto Suryaningtyas (Peneliti Litbang Kompas), Ikram Masloman (Peneliti LSI Denny JA),  Yahya Umar, Ph.D (Pakar Psikometri, Riset dan Statistik), Hendrasmo (Direktur Ekskutif INDO SURVEY & STRATEGY), Hasanuddin Ali (CEO ALVARA RESEACH CENTER), Adi Prayitno (Pengamat Politik) di Upnormal Coffee Roarster Jl. Raden Saleh Raya, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019). | AKURAT.CO/Oktaviani

AKURAT.CO, Lembaga survei Litbang Kompas menggunakan 2.000 responden untuk melakukan survei elektabilitas peserta Pemilu 2019. Angka tersebut lebih besar dibanding penelitian sebelumnya, yakni 1.200 responden yang dirilis Oktober 2018 lalu.

Peneliti Litbang Kompas, Toto Suryaningtyas menjelaskan, hasil penelitian lebih akurat bila menggunakan banyak responden.

"Kami merasa survei kami yang terbaru, lebih kuat (yang dirilis) Maret daripada yang Oktober," kata Toto dalam diskusi di Upnormal Coffee Roarster Jl. Raden Saleh Raya, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).

baca juga:

Toto mengatakan hasil survei Libtang Kompas tidak beda jauh dengan lembaga survei lain bila merujuk margin of error. Toto mencontohkan, hasil survei Charta Politika dengan margin of error lebih kurang 2,19 persen. Charta Politika menyatakan Jokowi-Ma'ruf memperoleh tingkat elektabilitas sebesar 53,6 persen, sedangkan Prabowo-Sandi sebesar 35,4 persen. 

Kalau ditarik dari besaran margin of error, maka menurut Toto, tingkat elektabilitas Jokowi-Maruf menjadi 51,41 persen di Charta Politika. Sedangkan, margin of error Litbang Kompas di angka 2,2 persen. Bila angka tersebut digabung dengan jumlah persentase elektabilitas Jokowi 49,2, hasilnya 51,4 persen.

"Jadi kalau dibandingkan dengan yang lain kami sebetulnya tidak beda jauh," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, hasil elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin berada di angka 49,2 persen, sementara Prabowo-Sandiaga 37,4 persen. Adapun, 13,4 persen responden menyatakan rahasia. Angka tersebut berbeda ketimbang survei Litbang Kompas pada Oktober 2018. Saat itu jarak elektabilitas keduanya 19,9 persen. Pasangan Jokowi - Ma'ruf mengantongi 52,6 persen dan Prabowo-Sandiaga 32,7 persen, sementara 14,7 responden menyatakan rahasia.[]

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

Ekonomi

Denny Peringatkan Jokowi Soal Vaksin: Hati-hati, Bongkar Tim Komunikasi Istana!

Image

News

Hipmi Dorong Jokowi Segera Undangkan UU Cipta Kerja

Image

Ekonomi

Jokowi Tinjau Langsung Lumbung Pangan di Sumut

Image

News

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image

News

Ulil: Pemerintah Punya Agenda Terselubung di Balik UU Ciptaker

Image

News

Tanggapi Hasil Survei, Polri Bantah Bertindak Semena-mena ke Kelompok Beda Pendapat

Image

News

Muncul Negara Federal Papua Barat, Jokowi Diminta Tarik Seluruh Pasukan Militer

Image

Ekonomi

Jokowi Sebut UU Cipta Kerja sebagai Jalan Reformasi Struktural UMKM

Image

Ekonomi

Luhut Ungkap Segudang Alasan Pemerintahan Jokowi Lebih Mesra ke China!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Demo Hingga Tengah Malam, Dua Mahasiswa di Banjarmasin Ditetapkan Tersangka

Dua mahasiswa ditetapkan sebagai tersangka atas berlangsungnya unjuk rasa hingga larut malam, yang mengakibatkan terjadinya kerusuhan

Image
News

Kapolda Jambi Pastikan Konflik Antar Desa di Kerinci Diselesaikan Secara Hukum

Konflik antar warga Desa Semerap dan Desa Muak yang sempat menewaskan seorang warga sedang ditangani Kapolda

Image
News

Berhiaskan 7 Ribu Berlian, Cincin Berbentuk Bunga di India Pecahkan Rekor Dunia

Cincin yang dinamai The Divine-7801 Brahma Vajra Kamalam memecahkan rekor Guinness World Records

Image
News

Polda Metro Tangkap 2 Orang Creator Ajakan Demo Pelajar STM

Dalam proses pemeriksaan, diketahui keduanya memiliki peran berbeda dan ditangkap di lokasi terpisah

Image
News
DPR RI

Komisi VIII DPR Desak Presiden Perancis Minta Maaf pada Umat Muslim

Saya khawatir sikap ofensif yang ditunjukan oleh Macron ini akan memicu bahaya di kemudian hari jika tidak diantisipasi.

Image
News

Bareskrim Bakal Periksa Refly Harun Dalam Kasus Ujaran Kebencian Gus Nur

Penyidik akan menggali keterangan Refly untuk melengkapi berkas penyidikan Gus Nur selaku tersangka

Image
News

Polisi Harap Demo Besok Berjalan Dengan Damai

Jika tidak ada aksi anarkis maka aspirasi yang disampaikan bisa tersalurkan dengan baik

Image
News
DPR RI

Kabar Gembira, Arab Saudi akan Buka Kembali Ibadah Umrah

Pemerintah Arab Saudi berencana membuka kembali ibadah umrah mulai 1 November 2020.

Image
News

Kasus Gus Nur, Penyidik Telisik Teknis Produksi Konten Youtube Refly Harun

Pasalnya ujaran kebecian yang dilakukan Gus Nur disampaikan di akun youtube milik Refly Harun

Image
News

Polda Banten Perketat Pengawasan Prokes Jelang Libur Panjang

Polda Banten memastikan perketat pengawasan penerapan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan Covid-19, Senin, (26/10/2020).

terpopuler

  1. Muncul Negara Federal Papua Barat, Jokowi Diminta Tarik Seluruh Pasukan Militer

  2. Usai Bela Penayangan Kartun Nabi Muhammad, Prancis Kesal Produknya Diboikot Timur Tengah

  3. Kiwil Nikah dengan Venti Figianti, Meggy Wulandari: Mereka Sudah Temenan Lama

  4. Momen Sedih Badut Teletubbies Dicueki Pengunjung, Warganet: Gak Tega Lihatnya

  5. Menjawab Tuduhan Bid’ah Merayakan Maulid Nabi, Begini Menurut Quraish Shihab

  6. Bos Mercedes: Mungkin Saya harus Jual Perusahaan untuk Bisa Pertahankan Hamilton

  7. 7 Potret Terbaru Adele, Makin Langsing dan Bikin Pangling!

  8. Ditangkap Polisi, Ruhut Sitompul Ingatkan Pendukung Gus Nur Soal ini

  9. Bang Yos Soal NFPB: Ini Kelompok Separatis, Harus Dihancurkan

  10. Analis: Klaim Presiden NFPB Soal Papua Bertentangan dengan Resolusi PBB

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok

Image
Ekonomi

Elon Musk Orang Terkaya ke-4 di Dunia Hingga Bangun Pabrik di Indonesia

Image
Iptek

Lee Kun-Hee, Sosok Luar Biasa di Balik Kejayaan Samsung Meninggal Dunia