image
Login / Sign Up

Suami Sulaeha Masih Shock Mengetahui Istrinya Tewas di Tangan Rekan Dosennya Sendiri

Muh. Aidil

Image

Pembunuhan di Makassar | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Kasus kematian pegawai Badan Administrasi dan Umum Kampus Universitas Negeri Makassar, Sitti Sulaeha Djafar (40) masih menyisakan duka mendalam dari pihak keluarga.

Suami korban, Sukri (42) masih mengalami shock pasca kehilangan pasangan hidupnya lantaran menjadi korban pembunuhan.

Kakak Ipar Sitti Sulaeha Djafar yang enggan disebut namanya mengatakan kasus kematian korban tersebut, baru diketahui Sukri melalui media sosial Facebook. Kala itu, suami korban yang berada di Barru hendak kembali ke Kota Makassar setelah mendapat informasi dari anaknya yang terus merengek gelisah lantaran ibunya tak kunjung pulang seperti hari-hari biasanya.

baca juga:

"Tidak ada itu, dia dapat info dari anaknya yang pertama, dia telepon kata Aminya tidak pernah pulang seharian. Dia pun pagi-pagi naik ke Makassar pas dijalan dia liat facebook dia liat mi plat mobil istrinya jenis terios," kata dia di Perumahan BTN Sabrina Regency, Kabupaten Gowa, Sabtu (23/3/2019).

Dalam keseharian kehidupan rumah tangga keluarga Sukri, kata kakak ipar Sitti Sulaeha Djafar menerangkan, korban telah memiliki tiga orang anak.

"Anak ada tiga, Ami (1,5), Ahmad Kairi (8) dan Muh. Naufal (12), dia disini sama dua orang anaknya Ami dan Naufal dan juga sama ibunya, satu anaknya sama saya tinggal dimaros," jelasnya.

Meski begitu, Sukri yang diketahui sebagai Kepala Cabang Dinas Kehutanan di Barru, Sulawesi Selatan itu, hanya kembali ke Kota Makassar untuk menemui istrinya pada setiap akhir pekan.

"Jumat sore biasanya dia ketemu, karena suaminya tinggal di Barru. Dia kerja di Barru jadi Jumat sore baru dia pulang lagi ke Makassar," jelasnya.

Kepala Kepolisian Resor Gowa, Ajun Komisaris Besar Polisi Shinto Silitonga menerangkan saat ini pihaknya masih memberikan waktu kepada Sukri untuk berduka.

"Sukri belum dapat di BAP karena masih dalam kondisi shock dan berduka sehingga penyidik memberikan waktu duka," kata Shinto Silitonga melalui keterangan tertulisnya.

Dalam kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Poros Japing Depan Gudang Perumahan Bumi Zarindah, Dusun Japing, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Jumat (22/3/2019) pagi, aparat kepolisian dari Resor Gowa telah menetapkan Wahyu Jayadi (44) sebagai tersangka.

Penetapan tersangka terhadap dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) Fakultas Ilmu Keolahragaan Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Wahyu Jayadi berdasarkan hasil gelar perkara yang dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 23-24 Maret 2019, pukul 21.30 WITA sampai 00.30 WITA tersebut,

"Setelah mendengarkan paparan yang sangat meyakinkan dari tim kedokteran forensik Polda Sulsel yang kemudian dikonfirmasi langsung dengan menghadirkan saksi WJ di dalam gelar untuk menjelaskan peristiwa materil-nya, maka seluruh peserta gelar sepakat untuk menaikkan status WJ dari saksi menjadi tersangka," kata Shinto Silitonga.

Sebelum menetapkan Wahyu Jayadi sebagai tersangka, lanjut Shinto Silitonga, pihaknya juga melakukan pendekatan Scientific Criminal Investigation. Namun pada pendekatan itu, penyidik dari Kepolisian Resor Gowa tidak membutuhkan keterangan pengakuan dari Wahyu Jayadi.

"Tidak membutuhkan pengakuan dari tersangka karena bukti ilmiah yang sudah dikumpulkan tim telah dapat ditampilkan secara meyakinkan kepada penyidik," terangnya.

Shinto Silitonga menjelaskan sesuai dengan hukum pidana, Wahyu Jayadi hanya dapat dilakukan pemeriksaan setelah terdapat pendampingan dari penasehat hukum yang ditunjuk.

Meski begitu, Shinto Silitonga mengaku masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Kota Makassar untuk memastikan penyebab kematian korban.

"Sebab kematian dan waktu kematian korban secara pasti masih menunggu hasil outopsi dari tim kedokteran forensik polda sulsel namun luka serius yg dialami korban terdapat pada bagian kepala belakang dan pada bagian leher," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Wahyu Jayadi ditangkap oleh anggota Reserse Mobil Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan di Halaman Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Andi Mappaoddang Kota Makassar Jumat (22/3) pukul 14.05 WITA. Kala itu, pelaku berpura-pura ingin melihat jasad korban.

Dia pun nekat menghabisi nyawa rekan kerjanya Sitti Sulaeha Djafar lantaran tak terima kelakukan korban yang terlalu jauh ikut campur dalam masalah pekerjaan pribadi pelaku.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Polres Bogor akan Sebar Sketsa Wajah Pria yang Ditemukan Tewas Dalam Koper

Image

Olahraga

5 Potret Bintang PSM Aaron Evans saat Liburan, Ada Bareng Ular Besar dan Orangutan

Image

Gaya Hidup

7 Tips Ampuh Temukan Judul Skripsi Sesuai Minat, Dosen Langsung Setuju!

Image

News

Bikin Ngeri, Pria India ini Penggal dan Tenteng Kepala Istrinya ke Kantor Polisi

Image

News

Jasad Pria dalam Koper Ada Indikasi Diracun Pembunuh

Image

News

Pengakuan Pembunuh Perempuan di Cakung: Korban Sempat Nangis dan Minta Maaf, Tetap Saya Habisi

Image

Iptek

Qlue Resmi Hadir Perkuat Makassar Smart City

Image

News

Ngeri, Profesor Rusia Berumur 64 Tahun ini Bunuh dan Mutilasi Kekasihnya yang Berusia 24 Tahun dengan Gergaji

Image

News

Pembunuhan Driver Ojol di Cakung, Polisi: Ada Indikasi Korban Melawan Sebelum Tewas

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw Gelar Pelayanan Kesehatan 'Door to Door' di Pedalaman Papua

“Ini kita lakukan karena selama ini mereka sangat sulit untuk berobat akibat keterbatasan yang dialami masyarakat Kampung Pund,”

Image
News

Akademisi: Polda Sumut Harus Dapat Ungkap Kasus Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan

Aparat kepolisian harus dapat secepatnya membuka tabir dibalik meledaknya praktik bom bunuh diri di gedung Mapolrestabes Medan.

Image
News

Jadi Kontroversi, 5 Negara Ini Mau Terima Kembali Warganya yang Pernah Jadi Anggota ISIS

Negara mana saja?

Image
News

Jadi Kontroversi, 5 Negara Ini Mau Terima Kembali Warganya yang Pernah Jadi Anggota ISIS

Negara mana saja?

Image
News

Silaturahim, Pimpinan MPR RI Juga Bahas Amandemen Terbatas UUD 1945 Dengan Ketum Nasdem

"Perubahan terbatas UUD NRI 1945 bukanlah semata-mata perhitungan matematis sebagaimana diatur di dalam Pasal 37 UUD NRI 1945,"

Image
News

Peringati Hari Pahlawan, Satgas Yonif R 142 Kenalkan Perjuangan Para Pahlawan Anak-Anak Perbatasan

Bangsa yang besar adalah Bangsa yang mau menghormati dan menghargai jasa para pahlawannya.

Image
News

Pascaledakan Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Sekda Sumut Sidak Pengamanan Kantor Gubernur

"Saya sudah mengingatkan petugas pengamanan agar tidak sekalipun lengah dalam menjalankan prosedur pengamanan di Kantor Gubernur,"

Image
News

Menristek Minta LAPAN Tinjau Helikopter Karya Pemuda Sukabumi

"Kalau berpotensi dikembangkan pemerintah dengan senang hati mengembangkan inovasi itu,"

Image
News

Panglima TNI: Ancaman Keamanan Mudah Terjadi di Revolusi Industri 4.0

"Dengan adanya tren ancaman, kita juga memerlukan satu organisasi yang adaptif yang langsung bisa bertindak.

Image
News

Sebanyak 465 Personil Satgas BKO TNI AD Pengamanan Papua Barat Dipulangkan

Waktunya kembali kesatuan dan berlatih guna tugas-tugas selanjutnya.

trending topics

terpopuler

  1. Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Ruhut: Segera Bubarkan Lembaga-lembaga Ekstrem Kanan dan Kiri

  2. Celoteh Keras Said Didu, Dengar Ahok Ditunjuk Jadi Direksi BUMN

  3. Hingga Kini, Istri Terduga Pelaku Bom di Medan Belum Diketahui Keberadaannya

  4. Benzema Pilih Bekam sebagai Metode Pemulihan Fisik, Khabib Nurmagomedov Berikan Komentar Mengejutkan

  5. Curi Rahasia Produk Perusahaan Minyak Senilai Rp14 Triliun, Ilmuwan China ini Diadili Pemerintah AS

  6. Jansen Demokrat: Marah-marahnya Ahok Dibutuhkan, Dirut PLN Cocok!

  7. Temui Erick Thohir, Ahok Bakal Jadi Bos Perusahaan Ini

  8. Daripada Jadi Direksi BUMN, Ahok Lebih Cocok Jadi Ini

  9. Jika Ahok di Pertamina, Abdillah Toha dan Yunarto: Mafia Pusing dan Kepanasan

  10. Terkait Kondisi Ria Irawan, Aming: Denger-denger Udah Malas Makan

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Image
UJANG KOMARUDIN

Inspirasi Hari Pahlawan

Image
Rozi Kurnia

Polemik Sinema atau Bukan Sinema ala Martin Scorsese

Wawancara

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Sosok

Image
Ekonomi

Ahok, Bakal Bos BUMN yang Terkenal Saat Memimpin Jakarta

Image
News

10 Potret Hangat Menhan Prabowo Subianto Jamu Dubes dari Berbagai Negara

Image
News

Dikabarkan Bakal Pimpin Perusahaan BUMN, 8 Potret Terbaru BTP di Berbagai Kegiatan