image
Login / Sign Up

Seret Nama Khofifah dan Kiai Asep, Mahfud MD: Merekomendasi Orang Tak Selalu Ada Korupsi

Ratu Amanda Distania

Image

Mahfud MD | Pakar Hukum

AKURAT.CO, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD angkat bicara terkait peran mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy tentang seleksi pengisian jabatan di ruang lingkup Kementerian Agama.

Berawal dari netizen @jurucatet yang meminta pendapat Mahfud MD terkait pemberitaan Romy. "Rommy akhirnya kan pakai strategi "kalau gak mau saya bongkar, selamatkanlah saya", Maka bekerjalah yang namanya kekuasaan. Politikus... Begitu bukan pak @mohmahfudmd? 'Romahurmuziy Sebut Khofifah Indar Parawansa dan Kiai Asep Saifudin Halim, Soal Kakanwil Jatim'," tulis @jurucatet.

Mahfud MD pun menjelaskan jika siapapun mereka yang merekomendasikan seseorang itu tidaklah harus korupsi.

baca juga:

"Merekomendasi orang tak selalu ada korupsinya. Saya juga pernah merekomendasi atau menerima rekomendasi untuk mempertimbangkan penempatan orang. Itu boleh saja. Tinggallah, ada korupsinya atau tidak. Menurut saya Khofifah dan K. Asep merekom biasa saja. @KPK_RI tahu cara memilah, takkan sembrono," kata @mohmahfudmd.

Netizen dengan akun @Firmanhamzah15 heran, mengapa saat itu Khofifah merekomendasikannya kepada Romy.

"Tetapi kenapa rekomendasinya ke romi pak, romi punya wewenang soal yang direkomendasikan?" tanya @Firmanhamzah15.

Mahfud MD merasa heran akan wewenang Romy yang bisa memberi rekomendasi pengisian jabatan. Padahal posisi Romy saat itu hanya seorang ketua umum partai.

Mahfud MD pun berharap Komisi Pemberantasan Umum dapat menelisik lebih dalam terkait kasus ini.

"Benar menurut difinisi korupsi yang selama ini saya baca, jelas jika tidak mengandung unsur korupsi tidak dpt di pidanakan. Namun yg saya baca dari kejadian tsb, yg di rekomendasikan masih kolega (menantu tim sukses). apakah itu bisa disebut Nepotisme Prof @mohmahfudmd ?" tanya @yudhi_winarno.

Sebelumnya, Romy membawa-bawa nama Khofifah Indar Parawansa dan Kiai Asep Saifudin Halim. Tersangka kasus korupsi jual beli jabatan di lingkungan kementerian agama ini tetap membantah terlibat perkara tersebut.

Romy mengatakan, sebagai anggota DPR dan ketua umum partai politik, dia hanya meneruskan rekomendasi mengenai siapa yang akan mengisi posisi kepala kantor wilayah agama di daerah.

"Saya hanya meneruskan rekomendasi dari orang-orang berkompeten. Sebagai anggota DPR dan ketua umum partai, saya mendapatkan nama-nama dari tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat," kata Romahurmuziy di Kantor KPK, Jumat (22/3/2019).

Dia menyebut Kakanwil Kemenag Jatim, Haris Hasanudin, yang kini juga terlibat kasus suap merupakan hasil rekomendasi dari Khofifah dan Kiai Asep.

Romy mengatakan Khofifah Indar Parawansa sempat memberikan nama Haris Hasanudin karena sudah mengenal Haris Hasanudin lebih dahulu dengan kinerja yang baik.

"Dia bilang "Mas Rommy, percayalah sama Haris karena Haris ini memiliki kinerja yang sangat bagus," sebagai gubernur terpilih saat itu" beliau mengatakan sangat percaya dengan kinerjanya dan memiliki sinergi dengan pemprov itu akan lebih baik," kata Rommy.

Bagi Romy, tidak mungkin mengintervensi orang-orang yang terdiri dari guru besar dari universitas Islam di seluruh Indonesia. "Kalau misalnya, meneruskan aspirasi itu dosa, nah terus, kita mengetahui kondite seseorang dari siapa? tapi, itu kan tidak menghilangkan proses seleksinya," kata Romahurmuziy.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Tanggapi Mahfud MD, Haris Azhar: Pelanggaran HAM Jangan Dicocok-cocoki dengan Kasus Pidana

Image

News

Hasilkan Rp60 Juta Per Hektare! Ini 7 Fakta Menarik Bisnis Tanaman Porang

Image

News

YLBHI Nilai Pernyataan Mahfud MD Soal Veronica 'Ngaco'

Image

Ekonomi

Segini Kekayaan Chandra Hamzah, Calon Kuat Petinggi Bank BUMN

Image

News

Tanpa Pemberitahuan, Cak Imin Tak Penuhi Panggilan KPK

Image

News

Dubes Tegaskan Selandia Baru Hormati Teritorial Indonesia

Image

News

Mahfud MD Sebut Veronica Koman Ingkar Janji Kepada Negara

Image

News

Mahfud Sarankan Penyelesaian HAM Masa Lalu Lewat Non Yudisial

Image

News

Irjen Firli Jabat Kabaharkam, Komisi III: Dia Harus Copot Jabatannya Usai Dilantik Jadi Ketua KPK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Polresta Tangerang Bentuk Satgas Cegah Judi Pilkades

"Pelaksanaan Pilkades selalu berpotensi dimanfaatkan untuk berjudi."

Image
News

Puslabfor Mabes Polri Turun Tangan Ungkap Misteri Kebakaran SMK Yadika

Dalam penanganannya, Tim Puslabfor didampingi Inafis dari Polres Metropolitan Bekasi Kota.

Image
News

Situs Pra Majapahit Sekaran Butuhkan Atap Pelindung

"Memasuki musim penghujan jelas akan mengancam situs yang terbuat dari batu bata."

Image
News

Pimpinan KPK Resmi Ajukan Uji Materi UU KPK ke MK

Kami dateng kesini sebagai pribadi dan sebagai warga negara.

Image
News

Kepala Kejati Papua Ngaku Dapat Pesan Khusus dari Kejaksaan Agung

Kondomo merupakan putra Papua pertama yang menjabat kepala Kejaksaan Tinggi.

Image
News

Receh, Gelar RDP Dengan Jajaran Polri, Komisi III Cuma Bahas Seragam

"Dari zaman Mas Tito baju dikeluarin, tapi kalau saya lihat polisi lebih srek baju dimasukin lagi, lebih rapi kelihatannya," ujar Trimedya

Image
News

Kader PBB Resah Belum Dapat Jatah di Pemerintahan

Mereka banyak mendapat pertanyaan dari konstituen dan umat Islam yang mendukung PBB.

Image
News

Penggeledahan Rumah Warga di Gunungkidul, Densus 88 Amankan Panci hingga Busur Panah

"Lalu buku-buku ada 4. Saya baca sekilas, (tentang) tauhid gitu."

Image
News

Pengamat: Penerapan Jalan Berbayar di Tangerang Memberatkan Masyarakat

Adib menilai penerapan ERP terlalu semena-mena dan memberatkan warga

Image
News

Bekas Bupati Sragen Dipenjara Setahun

Hakim menilai pengembalian kerugian negara tidak menghapuskan pidana yang dilakukan.

trending topics

terpopuler

  1. Gusur Bangunan Liar, Pengamat: Anies Baswedan Potensi Ditinggal Pendukung

  2. Gusur Warga Sunter, Tengku: Kata Kelompok Seberang Zalimlah, Inilah, Itulah, Kerjanya Fitnah Gubernur Anies, Ngeri 2024 Kah?

  3. Ahok Disebut Tak Langgar Hukum Indonesia, Tengku: Enak Saja Njeplak, Langgar Pasal 156a KUHP Kok Disebutnya Hukum Islam?

  4. Rustam: Jonan Cocok Pimpin PLN, Susi Layak Pimpin Garuda Indonesia

  5. Hasilkan Rp60 Juta Per Hektare! Ini 7 Fakta Menarik Bisnis Tanaman Porang

  6. Kembalinya Luis Enrique Lahirkan Sebuah Drama Baru

  7. Lulusan IPDN Pasok Puluhan Kilogram Sabu Ke Ibukota Baru

  8. Andai 'Diganggu' KPAI Lagi, PB Djarum Tegaskan Audisi Beasiswa Tetap Berlanjut

  9. 10 Potret Kenangan Cecep Reza Bersama Istri dan Anaknya

  10. Gusur Bangunan Liar, Pengamat Bicara Elektabilitas Anies untuk Pilpres 2024

fokus

Stop kekerasan
Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan

kolom

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Tulisan 2 Praktik Penetapan, Perlindungan dan Penghargaan Justice Collaborator di Indonesia

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Mengurai Beberapa Masalah Justice Collaborator dalam Penegakan Hukum di Indonesia

Image
Abdul Aziz SR

Benarkah Bersistem Presidensial?

Image
Erizky Bagus Zuhair

Heritage Port Sunda Kelapa, dari Rempah-rempah ke Pariwisata

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
News

Meninggal Sebelum Ceramah, 5 Fakta Menarik Habib Musthofa Al Jufri

Image
News

Video 'Panitia Hari Kiamat' Viral, 5 Fakta Menarik Ustaz Das'ad Latif

Image
News

7 Potret Bahagia Keluarga Menparekraf Wishnutama Sambut Kelahiran Salima Putri Tama