image gfriend
Login / Sign Up

Polisi Tanggapi Pernyataan Wiranto Soal Penyebar Hoaks Bisa Dijerat UU Terorisme

Yudi Permana

Image

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo | AKURAT.CO/Yudi Permana

AKURAT.CO, Menko Polhukam Wiranto mengatakan pelaku penyebar berita bohong bisa dijerat Undang-undang (UU) Terorisme karena dianggap sebagai peneror masyarakat di media sosial. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa penyebar hoaks bisa dikenakan UU Tindak Pidana Terorisme berdasarkan fakta hukum dari hasil pemeriksaan.  

Menurutnya, apabila pelaku tidak memiliki hubungan dengan jaringan terorisme, dan tidak mempunyai latar belakang sebagai pengikut kelompok radikal, maka pelaku penyebaran hoaks dikenakan UU ITE.  

baca juga:

"Jadi dari perspektif kepolisian tentunya berdasarkan fakta hukum yang ditemukan penyidik," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (21/3/2019).   

Jenderal bintang satu ini menuturkan, penyebar hoaks bisa dikenakan UU Terorisme kalau sudah memenuhi unsur melakukan ancaman kekerasan dan teror secara meluas.  

"Ada dua pendekatan yang dilakukan. Pertama bahwa penyebar hoax tersebut dapat dikenakan UU nomor 5 tahun 2018 karena sesuai pasal 1, unsurnya adalah ancaman kekerasan atau menimbulkan suasana teror dan rasa takut secara meluas," ujarnya.  

Namun, apabila dia (pelaku) menyebarkan hoaks melalui media sosial, maka tentunya akan dilihat dari perspektif hukum berdasarkan pemeriksaan penyidik yang membuktikan terlebih dahulu siapa yang bersangkutan. 

"Latar belakangnya apa. Mens rea atau unsur kesengajaannya untuk membuat rasa cemas, rasa takut dan tentu intimidasi psikologis, itu bisa dikenakan juga pasal 6 UU No 5 tahun 2018 apabila pelaku memililiki jaringan terorisme," sambungnya. 

Selain itu, penyidik memerlukan pendalaman dengan memeriksa saksi ahli dalam rangka melihat kontruksi hukumnya terkait informasi hoaks dan foto yang disebarkan di media sosial.  

"Itu perlu pendalaman dan memeriksa saksi ahli untuk menguatkan konstruksi hukumnnya. Kemudian bisa diterapkan juga pasal 43 huruf a terkait upaya pencegahan untuk memitigasi berita narasi, foto atau video yang sengaja diviralkan kelompok tertentu," ucapnya.   

Kemudian, lanjut Dedi, yang kedua, apabila pelaku penyebar hoaks itu masyarakat biasa yang tidak ada kaitan dengan jaringan terorisme, maka dikenakan UU ITE.  

"Penegakan hukum yang lain apabila nanti didalam proses pembuktiannya, masyarakat biasa, dan unsur mens rea-nya (niat), yang boleh dikatakan 'baru pertama kali' menyebarkan berita, narasi, foto, dan video yang sifatnya hoax, maka diterapkan UU ITE pasal 27 pasal 45," tuturnya.  

Selain itu, bisa diterapkan Pasal 14, Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946, apabila terbukti dengan sengaja membuat keonaran dengan menyebarkan berita bohong di medsos. 

"Dan juga bisa diterapkan kalau buat gaduh, UU nomor 1 tahun 46," jelas Dedi. 

"Jadi proses penegekan hukumnya sangat tergantung dari hasil analisa dan secara komprehensif dilakukan penyidik, berdasarkan fakta hukum," katanya. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Iptek

Sejak Agustus 2018, Ada 3.901 Hoaks yang Diidentifikasi

Image

News

Video HRS Pulang Jelang Reuni 212 Dipastikan Hoaks

Image

News

Polres Kota Sorong Minta Masyarakat Tak Terpancing Isu Kerusuhan yang Beredar Lewat Medsos

Image

News

Warga Jayapura Diimbau Waspada Berita Hoaks Jelang HUT OPM

Image

Iptek

Kominfo Sebut Platform Bagimu Negeri Perluas Saluran Komunikasi Publik

Image

News

Fadli Zon Kembali Ingatkan Masyarakat Agar Tidak Mudah Termakan Hoaks

Image

News

Belum Genap Sebulan Jadi Menkopolhukam, Mahfud MD Ngaku Sering Jadi Korban Hoaks

Image

Hiburan

Heboh, Nissa Sabyan Tiba-tiba Dikabarkan Meninggal Dunia

Image

News

Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Halau Hoaks, Pemerintah Thailand Malah Panen Kritik

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Banjir Bandang di Kertasari, Polisi: Sejumlah Motor Terbawa Arus dan Tidak Ada Korban

Tadi ada motor tergelincir saat kejadian. Tetapi mereka berhasil dievakuasi dan dibantu warga yang ada di sana.

Image
News

Wacana ASN Libur Jumat, Menpan RB: Kami Masih Ingin Mengoptimalkan 5 Hari Kerja

Itu 'kan hanya wacana yang dilempar seseorang 'kan? Namanya melempar wacana, ya, sah-sah saja.

Image
News

Wartawan Dilarang Meliput di Tanggul Pelabuhan yang Jebol, Kementerian PUPR: Masalah Keamanan

Beberapa pewarta dari stasiun televisi hanya bisa mengambil gambar dari luar pembatas saja.

Image
News

Akibat Banjir di Banjaran Bandung, Akses Jalan Raya Terputus

Banjir itu menyebabkan kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintasi, akibatnya akses jalan tertutup.

Image
News

Tanah Longsor di Rohul Riau, Tim SAR Temukan Dua Korban Meninggal Dunia

Tanah longsor yang saat itu diperkirakan terjadi begitu cepat membuat ayah dan anak itu tidak sempat menyelamatkan diri.

Image
News

Mekeng Sebagai Negarawan, KPK Minta Penuhi Panggilan Penyidik

Belum ada rencana pemanggilan paksa, KPK minta Mekeng penuhi panggilan penyidik untuk diperiksa.

Image
News
Pilkada 2020

Hari Pertama Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah, Gibran Memilih Santai Sambil Jajan Es Teh

Pendaftaran sendiri dibuka mulai 6 Desember hingga 12 Desember.

Image
News

Bentrokan di Solo, PWNU Jateng Keluarkan Surat Instruksi Agar Warga Tidak Terprovokasi

Warga NU diminta tetap menjaga marwah Jam'iyyah NU, dengan mengedepankan tata krama sosial dan koridor hukum yang berlaku.

Image
News

Pascabentrokan, Kantor PCNU Solo Dijaga Ketat Aparat Kepolisian dan TNI

Dari mulai pasukan Polresta, Brimob dan TNI siap, apapun kemungkinannya, apapun perkembangan situasinya akan kita amankan.

Image
News

Bamsoet Dukung Irjen Listyo Sigit Jabat Kabareskrim Karena Rekam Jejak Teruji

Penilaian utama untuk menduduki sebuah amanah jabatan adalah rekam jejak yang teruji dan kualitas diri yang mumpuni.

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Emas Pertama Setelah 8 Tahun dari Nomor Tunggal Putri

  2. Peselancar Filipina Tinggalkan Pertandingan Demi Selamatkan Peselancar Indonesia

  3. Sundram Moorthy: Melawan Indonesia adalah Pertandingan Berkualitas

  4. Cantik dan Modis, 10 Gaya Istri Airlangga Hartarto Memakai Kebaya

  5. Tidak Diunggulkan, Ganda Campuran Malah Sabet Emas dan Perunggu

  6. Soal Dirut Garuda, Pengamat: Jangan Sampai untuk Menyingkirkan dan Diganti dengan Kroni Menteri

  7. Dewas 'Pecat' Helmi Yahya dari TVRI, Jansen: Nyelundupkan Harley Juga Kah? Aneh!

  8. Penyelundupan Kargo, INACA Sayangkan Berujung pada Pemecatan Bos Garuda Indonesia

  9. Terjadi Penembakan di SMA AS, Kisah Seorang Siswi Muslim Lindungi 100 Temannya di Masjid

  10. Mou Tak Malu Jabat Tangan Semua Pemain MU

fokus

Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik
Stop kekerasan

kolom

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Menimbang Pencapresan Airlangga

Image
Siswanto Rusdi

Arah Bisnis Pelayaran Nasional

Image
Achsanul Qosasi

Beban Berat BUMN Perbankan

Image
Ujang Komarudin

Ujian Besar Partai Golkar

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
News

Selundupkan Harley Davidson, 5 Fakta Eks Dirut Garuda Ari Askhara yang Dipecat Erick Thohir

Image
News

Cantik dan Modis, 10 Gaya Istri Airlangga Hartarto Memakai Kebaya

Image
News

Jarang Tersorot, 8 Potret Hangat Menko PMK Muhadjir Effendy bersama Keluarga