image
Login / Sign Up

Foto Kakek Buyutnya Digunakan untuk Raup Untung, Cicit Tuntut Universitas Harvard

Sahistya Dhanes

Image

Tamara Larnier menuntut Universitas Harvard karena menggunakan foto kakek buyutnya untuk dikomersialkan | AP PHOTO

AKURAT.CO, Seorang cicit dari budak Carolina Selatan menuntut Universitas Harvard karena menggunakan foto kakek buyutnya selama 169 tahun. Ia menganggap pihak universitas melakukan eksploitasi dan merendahkan martabat keluarganya.

Tamara Larnier mengatakan pihak universitas menggunakan foto leluhurnya yang bernama Papa Renty untuk mengilustrasikan rasisme terhadap orang kulit hitam yang terjadi pada masa lalu. Universitas juga membebankan biaya besar untuk siapa pun yang ingin mereproduksi gambar dan menggunakan gambar Papa Renty yang ada pada buku seharga USD 40 (Rp565 ribu) berjudul “From Site to Sight: Anthropology, Photography and the Power of Imagery".

"Selama bertahun-tahun, tuan Papa Renty diuntungkan dari penderitaannya," kata Tamara dilansir dari lama NYDailyNews, Kamis (21/3).

baca juga:

"Sudah waktunya bagi Harvard untuk berhenti melakukan hal yang sama kepada keluarga kami. Penolakan Harvard untuk menghormati sejarah keluarga kami dengan mengakui garis keturunan kami dan masa lalunya yang memalukan adalah penghinaan terhadap kehidupan dan memori Papa Renty," lanjutnya.

Foto Papa Renty diyakini merupakan jepretan pertama dari budak-budak Amerika Serikat pada masa sebelum Perang Saudara. Ahli biologi Harvard Louis Agassiz menemukan Papa Renty dan putrinya saat mengunjungi perkebunan di Selatan untuk mencari budak "ras murni" yang dibawa dari Afrika ke Amerika.

AP PHOTO

Penggugat menyatakan Papa Renty dipaksa menelanjangi diri sendiri dan dipisahkan dari putrinya sebelum diperbudak.

"Gambar-gambar ini diambil di bawah tekanan, diperintahkan oleh profesor Harvard yang bertekad membuktikan inferioritas orang Afrika-Amerika," kata pengacara Michael Koskoff.

“Harvard tidak punya hak untuk menyimpannya, apalagi meraup untung dari mereka. Sudah waktunya universitas menerima tanggung jawab atas sejarahnya yang memalukan dan atas caranya memperlakukan Papa Renty dan keluarganya," lanjut Koskoff.

Tamara menyebut Harvard selalu mengabaikan permohonan sebelumnya untuk berhenti menggunakan foto tersebut demi keuntungan universitas.

Juru bicara Harvard Jonathan Swain mengatakan universitas belum melihat surat-surat pengadilan dan tidak akan berkomentar.

Foto-foto yang sudah berusia seabad itu sudah lama terlupakan hingga ditemukan kembali pada tahun 1976 di lemari sudut loteng Museum Peabody di kampus Harvard. Sekolah segera memungut biaya untuk penggunaan foto-foto keluarga.

"Foto-foto ini memperjelas bahwa Harvard mendapat keuntungan dari perbudakan dan terus mendapatkan itu hingga sekarang," kata pengacara hak-hak sipil Benjamin Crump, penasihat utama untuk penggugat.

“Menurut perhitungan saya, Renty sekarang menjadi budak selama 169 tahun. Kapan Harvard akhirnya membebaskannya?” tanya Crump sarkastik. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

News

Pengadilan AS Tolak Gugatan yang Sebut Universitas Harvard Rasis

Image

Iptek

Pantau Keadaan Hutan Amazon, Tim Peneliti Harvard Gunakan Drone dengan Sistem Canggih

Image

News

Seperti di Era Perbudakan, Kepolisian Texas Gelandang Pria Kulit Hitam dengan Kuda

Image

Hiburan

Lanjutkan Studi ke Universitas Harvard, Mikha Tambayong Kenang Sosok Sang Ibunda

Image

Ekonomi

Jawab Laporan The Fed, Harvard: Biaya Kuliah Tidak Semahal Itu

Image

News

8 Fakta Dini Purwono, Caleg Cerdas Jebolan Universitas Harvard

Image

News

Kisah Dua Saudari Arab Saudi yang Gagal Melarikan Diri dari Negaranya

Image

Ekonomi

Profesor Harvard Tolak Pemahaman Konflik Dagang China-AS Sebagai 'Perang Dingin'

Image

News

Sidang Kasus Diskriminasi Rasial Terhadap Universitas Harvard Dimulai

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw Gelar Pelayanan Kesehatan 'Door to Door' di Pedalaman Papua

“Ini kita lakukan karena selama ini mereka sangat sulit untuk berobat akibat keterbatasan yang dialami masyarakat Kampung Pund,”

Image
News

Akademisi: Polda Sumut Harus Dapat Ungkap Kasus Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan

Aparat kepolisian harus dapat secepatnya membuka tabir dibalik meledaknya praktik bom bunuh diri di gedung Mapolrestabes Medan.

Image
News

Jadi Kontroversi, 5 Negara Ini Mau Terima Kembali Warganya yang Pernah Jadi Anggota ISIS

Negara mana saja?

Image
News

Jadi Kontroversi, 5 Negara Ini Mau Terima Kembali Warganya yang Pernah Jadi Anggota ISIS

Negara mana saja?

Image
News

Silaturahim, Pimpinan MPR RI Juga Bahas Amandemen Terbatas UUD 1945 Dengan Ketum Nasdem

"Perubahan terbatas UUD NRI 1945 bukanlah semata-mata perhitungan matematis sebagaimana diatur di dalam Pasal 37 UUD NRI 1945,"

Image
News

Peringati Hari Pahlawan, Satgas Yonif R 142 Kenalkan Perjuangan Para Pahlawan Anak-Anak Perbatasan

Bangsa yang besar adalah Bangsa yang mau menghormati dan menghargai jasa para pahlawannya.

Image
News

Pascaledakan Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Sekda Sumut Sidak Pengamanan Kantor Gubernur

"Saya sudah mengingatkan petugas pengamanan agar tidak sekalipun lengah dalam menjalankan prosedur pengamanan di Kantor Gubernur,"

Image
News

Menristek Minta LAPAN Tinjau Helikopter Karya Pemuda Sukabumi

"Kalau berpotensi dikembangkan pemerintah dengan senang hati mengembangkan inovasi itu,"

Image
News

Panglima TNI: Ancaman Keamanan Mudah Terjadi di Revolusi Industri 4.0

"Dengan adanya tren ancaman, kita juga memerlukan satu organisasi yang adaptif yang langsung bisa bertindak.

Image
News

Sebanyak 465 Personil Satgas BKO TNI AD Pengamanan Papua Barat Dipulangkan

Waktunya kembali kesatuan dan berlatih guna tugas-tugas selanjutnya.

trending topics

terpopuler

  1. Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Ruhut: Segera Bubarkan Lembaga-lembaga Ekstrem Kanan dan Kiri

  2. Celoteh Keras Said Didu, Dengar Ahok Ditunjuk Jadi Direksi BUMN

  3. Hingga Kini, Istri Terduga Pelaku Bom di Medan Belum Diketahui Keberadaannya

  4. Benzema Pilih Bekam sebagai Metode Pemulihan Fisik, Khabib Nurmagomedov Berikan Komentar Mengejutkan

  5. Curi Rahasia Produk Perusahaan Minyak Senilai Rp14 Triliun, Ilmuwan China ini Diadili Pemerintah AS

  6. Jansen Demokrat: Marah-marahnya Ahok Dibutuhkan, Dirut PLN Cocok!

  7. Temui Erick Thohir, Ahok Bakal Jadi Bos Perusahaan Ini

  8. Daripada Jadi Direksi BUMN, Ahok Lebih Cocok Jadi Ini

  9. Jika Ahok di Pertamina, Abdillah Toha dan Yunarto: Mafia Pusing dan Kepanasan

  10. Terkait Kondisi Ria Irawan, Aming: Denger-denger Udah Malas Makan

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Image
UJANG KOMARUDIN

Inspirasi Hari Pahlawan

Image
Rozi Kurnia

Polemik Sinema atau Bukan Sinema ala Martin Scorsese

Wawancara

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Sosok

Image
Ekonomi

Ahok, Bakal Bos BUMN yang Terkenal Saat Memimpin Jakarta

Image
News

10 Potret Hangat Menhan Prabowo Subianto Jamu Dubes dari Berbagai Negara

Image
News

Dikabarkan Bakal Pimpin Perusahaan BUMN, 8 Potret Terbaru BTP di Berbagai Kegiatan