image
Login / Sign Up

Kandidat Pilpres 2019 Diminta untuk Tidak Tergantung pada Hasil Survei

Deni Muhtarudin

Menuju Pilpres 2019

Image

Capres dan Cawapres nomor urut 01 dan 02 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebelum mengikuti Debat Perdana Capres di Hotel Bidakara, Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Dalam debat ini kedua calon presiden dan wakil presiden harus memaparkan tema materinya meliputi isu penegakan hukum, korupsi, HAM dan terorisme. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Kedua pasang Capres-Cawapres diminta untuk tidak menjadikan hasil survei sebagai acuan dalam menentukan hasil akhir.

Pengamat Politik UAI, Ujang Komarudin, mengungkapkan bahwa banyak hasil survei yang tidak sejalan dengan fakta di lapangan.

"Survei benar, tapi jangan sampai dijadikan alat untuk mendelegitimasi bahwa nanti kok yang menang misalkan 01, lah kan yang naik 02," ungkapnya dalam diskusi bertema 'Mengukur Berbagai Hasil Survei' yang digelar Emrus Corner di Restoran Gado-Gado Boplo, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

baca juga:

Ujang menuturkan, ketidaksesuaian hasil survei dengan penghitungan suara bisa dilihat dalam sejumlah pemilu, salah satunya dalam Pilkada DKI Jakarta. Kala itu, ia menyebut elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada penghitungan suara KPU menurun drastis berbeda dengan hasil survei.

Ujang menyebut, penurunan elektabilitas Ahok dari prediksi lembaga survei karena terjadinya sejumlah aksi masa yang menuntutnya dipenjara karena menista agama.

"Semua pengamat mengatakan bahwa Pak Ahok dipasangkan dengan sendal jepit menang. Tapi kan ada kejadian-kejadian di luar dugaan yang bisa menjadi pemicu," ujarnya.

Sejalan dengan Ujang, pengamat LSI Denny JA Ikrama Masloman, menilai bahwa survei tidak memprediksi hasil akhir. Ia mengatakan, survei hanya mampu memprediksi elektabilitas pada waktu tertentu.

"Jika tidak ada kapitalisasi kampanye yang dasyat, tentu tidak akan berubah suaranya," katanya

Ikrama menyampaikan, survei dibuat bukan untuk menyenangkan semua pihak. Ia mengambil contoh ketika LSI Denny JA memprediksi hanya ada satu kandidat yang elektabilitasnya di atas 50 persen dalam Pilpres 2009. Sementara, lainnya di bawah 30 persen.

Sementara Pengamat Politik UPH, Emrus Sihombing, menilai bahwa belum ada perubahan yang signifikan yang disajikan oleh sejumlah lembaga survei, termasuk Litbang Kompas jelang Pilpres 2019. Ia melihat perubahan elektabilitas masih dalam margin of error.

"Sesungguhnya tidak ada perubahan, naik dan turun. Masih di batas margin of error," katanya.

Emrus menjelaskan, tidak adanya perubahan elektabilitas itu karena mesin politik partai yang mendukung kedua paslon belum bekerja maksimal. Menurutnya, masing-masing parpol diduga memprioritaskan kemenangan di Pileg.

"Kalau secara formal tidak mungkin diganti agar elektabilitas meningkat. Secara informal gusur saja timses (parpol) diganti dengan timses yang tidak mencalonkan di legislatif," ujarnya.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Soal Jabatan Presiden Delapan Tahun, Habib Novel: Sangat Berbahaya Usulan Hendropriyono

Image

News

Andre Rosiade: Saya Tidak Menuduh Pendukung Prabowo Buzzer

Image

Hiburan

Nafa Urbach Ajak Masyarakat Hormati Putusan MK terkait Pilpres

Image

Hiburan

Puisi Diharapkan Mengobati 'Luka-luka' Pasca Pilpres

Image

Hiburan

Syukuran Sukses Pilpres, Masyarakat Cinta Masjid Indonesia Bagikan 10.000 Tumpeng

Image

Hiburan

Pemilu 2019

Harapan Tina Toon di Pemilu 2019

Image

Hiburan

Pemilu 2019

Tidak Bergambar, Aurel Kebingungan Coblos Surat Suara DPRD

Image

Gaya Hidup

Pemilu 2019

Masih Bingung 01 atau 02? Begini Cara Simpel Menghilangkan Kebingungan

Image

News

Pemilu 2019

Hasil Pilpres 2019 Diprediksi Tak Akan Jauh dari Survei yang Ada

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Dahnil Tegaskan Sandiaga Tolak Jadi Menteri

Benar nggak ya?

Image
News

Survei Alvara: Menteri Kalangan Profesional Lebih Loyal dan Berkompeten

Parpol cukup 45 %.

Image
News

Golkar Jawab Polemik Anggota DPRD DKI Minta Gaji Rp500 Juta

Jamaludin mendapat kecaman dari warganet.

Image
News

Prabowo dan Airlangga Sama Sekali Tak Bahas Soal Koalisi

Pihak Gerindra mengklaim dalam pertemuan tersebut sama sekali tidak membahas soal peluang koalisi bagi Partai Gerindra.

Image
News

RJB Indonesia Resmi Menjadi Perkumpulan

Perkumpulan merupakan tahap awal untuk mengawal pemerintahan agar bisa berjalan sebagaimana mestinya

Image
News

Polri Sebut Terduga Teroris Rencanakan Bom Bunuh Diri di Yogyakarta dan Solo

Sudah disiapkan matang.

Image
News

MPR Ajak Kaum Muda Sosialisasikan Empat Pilar Melalui Media Sosial

Sepakbola sebagai olahraga sejuta umat, bisa lebih merekatkan rasa persaudaraan sebagai sesama anak bangsa.

Image
News

Gerindra: Prabowo Selama Ini Selalu Dukung Presiden Jokowi

"Selama ini kan sudah bergabung. Apa kata Pak Jokowi, kalau baik kami dukung,"

Image
News

Didominasi Asia, 5 Negara Ini Paling Sering Diterjang Badai

Ada beberapa negara tertentu yang jadi "langganan" disapu badai

Image
News

Revitalisasi Jalur Pedestrian Dorong Nilai Kesetaraan

Revitalisasi pedestrian ini adalah komitmen Pemprov DKI Jakarta menghadirkan kenyamanan dan keselamatan bagi seluruh pejalan kaki di Jakarta

trending topics

terpopuler

  1. Nekat Terobos Jalur Beton Basah, Pengendara Motor ini Dicuekin Pekerja Proyek

  2. Mahfud MD Sebut Insiden Wiranto Settingan Bisa Dipenjara, Mustofa: Sumbu-sumbu Pendek Masih Aja Main!

  3. Kerap Lari Pagi, Wanita ini Terekam Kamera Berkali-kali BAB di Jalanan Perumahan

  4. Said Didu Sarankan Menkominfo Larang PNS Hingga Pegawai BUMN Bermedsos

  5. Putranya Tolak Maju Pilkada, Wali Kota Solo: Kalau Bawa-bawa Nama Orang Lain Jadinya Menang Ora Kondang, Kalah Ngisin-ngisini

  6. Sempat Ramai Soal Bersihnya Banjir di Jepang, Namun Ternyata...

  7. Kapal Pesiar Senilai Rp792 Miliar Merapat di Tanjung Priok, Begini Fasilitasnya

  8. Usai Penusukan Wiranto, Menteri Nila Moeloek: Saya Kaget Kenapa Tiba-tiba Dijemput Sama Pak Kapolres

  9. Anggota DPRD DKI Minta Gaji Rp500 Juta, Warganet: Mending Mundur Aja Pak

  10. Astronaut Muslim Malaysia Bersumpah Atas Nama Allah: Bumi Itu Bulat

fokus

Masa Lansia
Kisah dari Cilincing
Hari Tani Nasional

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Image
Dr. Moh. Saleh

Perpu KPK Berpotensi Inkonstitusional

Image
Ujang Komarudin

Demokrasi Yang Tak Direstui

Image
Rozi Kurnia

Penampilan Luar Biasa Joker Dari Seorang Joaquin Phoenix

Wawancara

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Image
Hiburan

Anggy Umbara Bicara Perkembangan CGI di Perfilman Indonesia

Sosok

Image
Ekonomi

Terlahir Miskin, 7 Pengusaha Ini Kini Jadi Hartawan

Image
News

Namanya Dibandingkan dengan Awkarin oleh Budiman Sudjatmiko, Ini 5 Fakta Penting Tri Mumpuni

Image
News

Dari Akademisi hingga Sosok Penuh Kontroversi, 6 Fakta Menarik Abdul Somad