image
Login / Sign Up

Keluarga Korban Teror Selandia Baru Keluhkan Minimnya Kordinasi dari Pihak Berwenang

Sahistya Dhanes

Penembakan Masjid Selandia Baru

Image

Umat ​​Kristen berdoa untuk para korban penembakan di luar masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru, 17 Maret 2019. Warga Selandia Baru melakukan aksi simpatik dengan meletakkan karangan bunga dan tulisan belasungkawa sebagai bentuk aksi simpati untuk menghormati para korban serangan di dua masjid Selandia Baru. | REUTERS/Edgar Su

AKURAT.CO, Tiga hari pascaserangan mematikan di Christchurch, keluarga dari para korban mengatakan mereka masih menunggu kabar untuk dapat membawa pulang anggota keluarga mereka yang menjadi korban meninggal. Hal itu karena ajaran Islam menganjurkan untuk menguburkan jenazah dengan segera.

"Sangat meresahkan ketika tidak tahu apa yang terjadi. Tidak ada yang memberi tahu saya, apakah dia masih di masjid? Apakah dia ruang mayat? Di mana dia?" kata Aya al-Umari yang kakak lelakinya tewas dalam penembakan, dilansir dari laman Chicago Tribune, Senin (18/3).

"Saya mengerti polisi perlu melakukan pekerjaan mereka karena itu adalah tempat kejadian perkara, tetapi mereka perlu berkomunikasi dengan pihak keluarga," lanjutnya.

baca juga:

Aya mengatakan keluarganya sabar menunggu, namun ia mengeluhkan kurangnya informasi yang diberikan oleh pihak kepolisian.

Komunitas muslim dan kepolisian lokal saat ini tengah menyiapkan area untuk pemakaman para korban. Kawthar Abulaban yang selamat dari penembakan datang ke situs pemakaman untuk melihat persiapan. Dia tidak keberatan dengan deretan fotografer dan wartawan yang berbaris di luar kuburan.

"Sangat baik bagi dunia untuk melihat apa yang terjadi karena orang-orang di seluruh dunia mengira kami adalah teroris karena beberapa orang bodoh mengaku mereka adalah Muslim kemudian pergi membunuh orang yang tidak bersalah, sehingga orang-orang pikir kami adalah teroris," kata Abulaban yang merupakan imigran asal Yordania.

"Saya tidak akan mengubah pendapat saya tentang Selandia Baru. Ini negara saya. Anda tahu bahwa saya punya banyak dukungan, banyak cinta, banyak kebaikan dari semua orang Selandia Baru," lanjutnya.

Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan kepolisian akan mengizinkan pengambilan jenazah pada hari Rabu (20/3) setelah penyelidikan diselesaikan. Komisaris Polisi Mike Bush mengatakan pihak berwenang sedang bekerja dengan patolog dan koroner untuk menyelesaikan tugas secepat mungkin.

Penembakan di Christchurch dilakukan oleh warga Australia bernama Brenton Harrison Tarrant dengan motif supremasi kulit putih. Akibat penembakan tersebut 50 orang tewas dan 40 orang lainnya luka-luka. Saat ini mereka yang terluka masih ditangani rumah sakit.[]

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

News

FOTO Ketua DPD Terima Duta Besar Selandia Baru dan Uni Eropa

Image

Gaya Hidup

Ganggu Pariwisata, Kebakaran Hutan di Australia Sampai Merahkan Langit Selandia Baru

Image

News

Terdampak Asap Karhutla Australia, Langit Selandia Baru Tampak Seram

Image

News

Kaleidoskop 2019

Dari Christchurch hingga Sri Lanka, 7 Aksi Teror Mematikan Sepanjang Tahun 2019

Image

Olahraga

Auckland Classic 2020

Cedera Lutut, Bianca Andreescu Mundur dari Auckland Classic

Image

News

Terkumpul 56 Ribu Unit, Selandia Baru Akhiri Program Pembelian Kembali Senjata Api

Image

News

Selandia Baru Lanjutkan Proses Pemusnahan Senjata Tipe Militer

Image

News

Selandia Baru Umumkan Nama-nama Korban Letusan Gunung Pulau Putih, Berikut Daftarnya

Image

News

Seminggu Pasca Letusan Gunung Pulau Putih, Selandia Baru Gelar Mengheningkan Cipta

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Nizar Zahro Meninggal Dunia, Sandiaga Uno: Partai Gerindra Kehilangan Salahsatu Kader Terbaiknya

Lebih lanjut, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga mendoakan kepergian Nizar.

Image
News

Indonesia Bukan Negara Terkaya di Dunia, Namun Kekayaan Pejabat Negaranya Mengejutkan Orang Kaya di Negara-Negara Kaya

Ariel berpendapat, kesenjangan sosial antara kaya dan miskin masih tinggi di Indonesia.

Image
News

Dewan Pers Sebut Kasus Pengancaman Wartawan Harus Gunakan UU Pers

Setiap wartawan memiliki hak untuk mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi dengan wajib memperhatikan ketentuan hukum.

Image
News

Jokowi Minta Polisi Ajak Masyarakat Diskusi soal Omnibus Law, LBH Jakarta: Itu Dialog Apa Intimidasi?

RUU Omnibus Law itu telah mengkhianati demokrasi.

Image
News

BPIP: Perlu Utamakan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dalam Politik

Pancasila harus dijadikan pijakan dalam menghadapi dunia masa kini.

Image
News

Terlibat Pembentukan Tim Hukum PDIP, Pengamat Minta Yasonna Laoly untuk Fokus Sebagai Menkumham

Harusnya Yasonna lebih fokus ke tupoksinya sebagai Menkumham. Di PDIP banyak para advokat, lawyer, berikan mereka kesempatan.

Image
News

Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Semak Belukar di Cirebon

Mayat ditemukan warga yang sedang mencari rumput.

Image
News

Isyarat Jokowi Presiden 2024 untuk Senangkan Sandi Uno

Masih sangat panjang dan banyak kandidat juga yang potensial jadi kompetitor Sandiaga.

Image
News

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor di Cianjur

Ketiganya ditangkap setelah kami mendapat laporan kehilangan sepeda motor di Kampung Karamat, Desa Ciherang.

Image
News

LBH Jakarta: Omnibus Law 'Cilaka' Hanya Akan Merusak Tatanan Hukum di Indonesia

Apalagi kalau kita melihat intensi pemerintah akan menyelesaikan itu hanya dalam 100 hari.

terpopuler

  1. Banjir Rendam Kawasan Cikini, Anak Buah Anies Kompak Salahkan Kontraktor Revitalisasi TIM 

  2. Bukti Cinta Sejati, 7 Potret Kebersamaan Ekki Soekarno dan Soraya Haque dalam Suka dan Duka

  3. Monas Digunduli, Ferdinand: Gubernurnya Gagal Fokus dengan Masalah Jakarta

  4. Ketimbang Beli Toa, Pengamat Sarankan Anies Tidak Gengsi Kembangkan Aplikasi Warisan Ahok

  5. Jokowi Sebut Menkumham Pengurus Partai, Jansen Demokrat: Kacau Benar Landasan Berpikirnya

  6. Guru Madrasah di Jakarta yang Sebar Provokasi Kebencian Lewat Medsos Dipanggil

  7. Newcastle Beri Chelsea Kekalahan Menyakitkan

  8. McGregor Kalahkan Cerrone Lewat TKO dalam 45 Detik

  9. Erdogan: Uni Eropa Hadapi Ancaman Teror jika Pemerintahan Tripoli Jatuh

  10. Jaksa Hilangkan Nama Khofifah di Tuntuan Rommy, Pakar Hukum Bilang Begini

fokus

Problematika Kota
Masa Depan Buruh
Waspada Hoaks

kolom

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Image
Abdul Aziz SR

Kerusakan Moral dalam Politik

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Ekonomi

Dirikan Startup di Usia 21 Tahun hingga Raih Women in Tech, 10 Fakta Menarik Alamanda Shantika

Image
Hiburan

Lama Tak Terdengar Kabarnya, 'Dukun Cilik' Ponari Akan Segera Menikah

Image
News

Didukung Amien Rais Jadi Caketum PAN, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Mulfachri Harahap