image
Login / Sign Up

Adik dan Keponakan Jadi Korban Penembakan di Selandia Baru, Handra: Tolong Pulangkan Mereka ke Indonesia...

Melly Kartika Adelia

Teror Masjid Selandia Baru

Image

Zulfirman Syah, salah satu WNI korban selamat penembakan masjid Selandia Baru, Jumat (15/3). | Facebook/Zulfirman Syah

AKURAT.CO, Jumat, 15 Maret 2019 kemarin, jadi hari yang tidak terlupakan bagi Handra Yaspita (42) karena harus menerima kenyataan bahwa adiknya, Zulfirman Syah dan anaknya berinisial M, menjadi korban penembakan terhadap jamaah shalat Jumat di Kota Christchurch, Selandia Baru.

Setelah melihat video yang bertebaran di aplikasi pesan Whatsapp grup keluarga melalui telepon pintar, dirinya langsung berinisiatif menelepon adik iparnya yang berada di Selandia Baru untuk memastikan kondisi keluarga yang dicintainya selamat dari aksi teror tersebut.

Ia mendapatkan cerita bahwa masjid tempat terjadinya aksi teror tersebut berada di dekat rumah Zul dan mereka menunaikan shalat di masjid tersebut.

baca juga:

Namun, jawaban yang didapatkannya malah sebaliknya, adiknya, Zulfirman Syah dan anaknya yang tengah melaksanakan ibadah shalat Jumat di Masjid Al Noor Kota Christcurch, Selandia Baru itu ikut terkena semburan peluru dari senapan taktis yang ditembakkan pelaku teror.

Akibatnya, sejumlah peluru bersarang di tubuh Zulfirman Syah dan membuatnya koma, dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Dari informasi yang didapatkannya, peluru tersebut bahkan mengenai organ vital tubuh dan membuat paru-parunya bocor.

Sementara itu, anaknya yang masih kecil dan tanpa dosa harus menerima tembakan di bagian kaki dan tangannya. Meski tertembak, anak itu tetap sadar. Namun, kejiwaanya masih terguncang setelah menghadapi peristiwa tersebut.

"Keduanya saat ini di bawah pengawasan tim medis. Kami berdoa agar keduanya segera sehat kembali," kata dia dengan sedikit terisak.

Ia mencoba mengingat kembali ketika adiknya datang ke Kota Padang pada November 2018 bersama keluarganya. Zulfirman Syah merupakan anak bungsu dari enam bersaudara. Sedangkan dirinya anak kelima, dan Zul berada tepat di bawahnya.

Dalam waktu dekat, Zul dan keluarga belum akan pulang ke Kota Padang karena mereka baru saja berpindah ke sana. Handra menyebut kemungkinan setelah beberapa tahun menetap di sana, mereka akan pulang kampung di Kota Padang itu.

Zul merupakan seorang pekerja seni yang menikahi perempuan berkewarganegaraan Amerika Serikat Alta Marie pada 2015. Mereka kemudian menetap di Kota Yogyakarta. Pada November 2018, dia datang ke Kota Padang menemui orang tuanya untuk berpamitan pindah ke Selandia Baru. Dia hendak melanjutkan hidup di negeri itu dengan tetap menggeluti dunia seni.

Setelah mendapatkan izin, mereka kembali ke Yogyakarta untuk mengurus kepindahan ke negara yang berada di Benua Australia tersebut. Handra menyebutkan mereka sekeluarga baru dua bulan berada di Selandia Baru hingga peristiwa naas itu.

Hingga saat ini, Handra belum berani mengabarkan kejadian ini kepada kedua orang tuanya karena khawatir hal yang buruk terjadi pada orang tua mereka saat usia senjanya.

"Kami mohon kepada awak media tidak usah datang ke rumah, kami khawatir orang tua kami terguncang," kata dia meminta pengertian awak media. 

Dirinya selalu berkomunikasi dengan adik iparnya untuk mengetahui kondisi terkini Zulfirman Syah dan anaknya. Beberapa jam berselang setelah informasi awal, dirinya kembali mendapat informasi bahwa adiknya masih belum sadar namun kondisinya sudah stabil setelah menjalani serangkaian operasi.

Begitu juga dengan keponakan yang ikut menjadi korban sudah mulai pulih kembali. Dirinya hanya mampu mengirimkan doa agar adiknya dapat sembuh kembali seperti sedia kala.

Selain itu, ia penuh harap kepada pemerintah untuk dapat memfasilitasi dirinya dan keluarga berangkat ke Selandia Baru untuk bertemu dengan adiknya yang tengah dirawat. Dia akan mencoba melaporkan hal ini kepada Gubernur Sumatera Barat agar dapat segera bertemu keluarga mereka di sana.

"Kami telah mengantongi nomor Kementerian Luar Negeri dan KBRI namun hingga saat ini belum kita hubungi," katanya.

Sebagai keluarga korban, dia berharap pemerintah Selandia Baru dapat menghukum pelaku dengan seberat-beratnya karena aksi teror tersebut.

Ia menyerahkan hal ini kepada pihak yang berwajib untuk mengurus persoalan tersebut. Hal yang paling penting untuk dirinya adalah adiknya sehat kembali beserta anak dan istrinya berkumpul dengan keluarga.

"Kalau bisa adik saya dipulangkan saja ke Indonesia agar dapat berkumpul dengan keluarga yang ada di sini," katanya.

Sebanyak dua warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban dalam aksi teror penembakan massal yang terjadi di masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3/2019), pukul 13.40 waktu setempat.[] 

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Kemlu Tangani Kasus WNI Diduga Disiksa Suaminya di Amerika

Image

Olahraga

Piala Davis Zona Asia/Oseania 2019

Kalah 1-3 dari Selandia Baru, Indonesia Harus Lewati Playoff

Image

News

Ini 5 Negara Paling Demokratis di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?

Image

News

Sempat Pimpin Al Qaeda, Putra Osama bin Laden Tewas di Tangan AS

Image

Olahraga

Piala Davis Zona Asia/Oceania

Inilah Hasil Undian Piala Davis Indonesia Lawan Selandia Baru

Image

News

FOTO Mengintip Simulasi Penanggulangan Terorisme di Tempat Umum

Image

Olahraga

Piala Davis Zona Asia/Oceania

Hadapi Indonesia, Tim Manajer Selandia Baru Akui Sudah Matangkan Persiapan

Image

Olahraga

Piala Davis Zona Asia/Oceania

Hadapi Selandia Baru, Fokus Tim Indonesia Kebugaran Fisik

Image

Olahraga

Piala Davis 2019

Peluang Indonesia Rebut Poin dari Selandia Baru Ada di Nomor Tunggal

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

PBB Habiskan Rp201 Miliar Bantu Korban Bencana di Sulteng

"UNCERF menerima kontribusi sukarela sepanjang tahun untuk menyediakan dana taktis aksi kemanusiaan untuk menyelamatkan jiwa,"

Image
News

Warga Lumajang Kembali Temukan Bangkai Paus Tutul Terdampar

"Ikan hiu paus tutul yang terdampar dalam kondisi mati itu berukuran panjang 7 meter dengan berat sekitar 1-1,5 ton,"

Image
News

Pemkab Nunukan Liburkan Sekolah Akibat Dampak Kabut Asap

"Kalau kondisi kabut asap masih dianggap bisa mengganggu kesehatan, maka masa libur sekolah bisa diperpanjang sampai waktu tak ditentukan,"

Image
News

Damkar Rejang Lebong Tangani 22 Kasus Karhutla

"Sampai dengan hari ini, jumlah kasus kebakaran lahan yang kita tangani sudah ada 22 kasus,"

Image
News

Polisi di Video Viral "Nemplok" di Kap Mobil Akan Cabut Laporan

"Saya atas nama pribadi dan dinas akan mencabut laporan saya dan saya akan lakukan secara kekeluargaan,"

Image
News

Dua Terobosan Besar DPR dan Jokowi Tehadap KPK Menurut Faizal Assegaf

Terobosan besar kedua yaitu dibentuknya Badan Pengawas bagi KPK.

Image
News

Pemkab Garut Siapkan 63 Puskesmas Ramah Anak

"Saat datang ke puskesmas, si anak tidak lagi takut atau malu untuk berobat dan konsultasi berbagai masalah kesehatan,"

Image
News

Jika Tak Setuju Revisi UU KPK, Ajukan Judicial Review ke MK, Karena Menghujat Bukan Solusi

Meski demikian, penolakan atas perubahan Undang-Undang KPK tersebut masih dibajiri protes dari berbagai pihak.

Image
News

Kejari Sampang Usut Dugaan Korupsi Dana Desa di Sokobanah

"Tidak mudah untuk menetapkan tersangka, karena penetapan tersangka itu, harus berdasarkan bukti permulaan yang cukup,"

Image
News

Polisi Bekuk Delapan Pengedar Sabu Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta

"Ini jaringan Malaysia-Batam-Jakarta ya,"

Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. Rustam: Jokowi Datang Meninjau untuk Atasi Bencana Asap, Malah Mau Didemo, Ajaib Nggak Tuh!

  2. Pemulangan Mahasiswa Papua Diduga Didalangi KNPB

  3. Ruhut: Kalau Benar Sampulnya Gambar Pak Jokowi dengan Hidung Pinokio, Aku Menyesalkan, Tolong Dicabut

  4. Tak Bisa Tangkap Pembakar Hutan, Kapolri: Mau Kapolda, Mau Kapolres, Kapolsek Out!

  5. Kebakaran Hutan, Paranormal ke Jokowi: Pihak yang Bandel Butuh Dibina Langsung Pak, Maksudnya Dibinasakan

  6. Anang Hermansyah Sarankan Orang-orang Tidak Usah Ikut Audisi Indonesian Idol, Jika...

  7. 5 Foto Manis Rosalia, Penyanyi Katalan Pengisi Lagu Game FIFA 20

  8. Tsamara: Herannya untuk RKUHP Bisa Buru-buru, Tapi RUU PKS Lama Sekali, Padahal Sangat Urgent

  9. Rustam: Mengapa Jokowi Pilih Pertama Tinjau Kabut Asap di Pekanbaru, Mungkin karena Kalah di Riau

  10. Elza Syarief Muntah-Muntah, Nikita Mirzani Doakan Cepat Sehat Agar Bisa Melawannya

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

10 Pesona Muhammad Rafid, Cucu Keponakan BJ Habibie yang Geluti Sepak Bola

Image
Ekonomi

Mela Gunawan, Srikandi di Pusat Industri Kebugaran Indonesia

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Andrew Darwis, Pendiri Kaskus yang Terseret Kasus Pemalsuan Dokumen