image
Login / Sign Up

Catatan Kritis Pelaksanaan Pemilu 2019 di Sumatera Utara

Deni Muhtarudin

Pemilu 2019

Image

Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman bersama jajaran KPU lainnya saat mengikuti Simulasi pencoblosan Surat Suara Pemilu 2019 yang akan datang, di halaman parkir KPU, Jakarta, (12/3/2019). Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjelaskan beberapa surat suara yang terbagi lima macam yaitu calon DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, calon DPR RI dan calon DPD serta pasangan calon presiden dan wakil presiden, dan lima kotak suara. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Partisipasi politik masyarakat di Sumatera Utara (Sumut) pada kontestasi demokrasi, lokal maupun nasional, disebut termasuk yang terendah di seluruh wilayah di Indonesia.

Ketua DPW Poros Mandat Warga untuk Keadilan (MWK) Provinsi Sumut, Sabam Febryanto Siburian, mengungkapkan sebagaimana diketahui bahwa pada Pilkada 2018 lalu, tingkat partisipasi masyarakat di Sumut sebesar 58,38 persen.

"Walau KPU Sumut menargetkan 70 persen partisipasi dan Kota Medan 60 persen, menurut kami sosialisasi yang dilakukan penyelenggara pemilu belum maksimal, artinya akan berpengaruh pada legitimasi pemilu di Sumut," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima AKURAT.CO, Jakarta, Jumat (15/3/2019).

baca juga:

Oleh karena itu, Sabam pun mengimbau agar pihak-pihak terkait terus melakukan dan menggenjot animo masyarakat di Sumut dan tidak alergi terhadap organisasi-organisai kemasyarakatan seperti Poros MWK supaya tidak ada mobilisasi massa palsu dalam sosialisasi Pemilu 2019.

"Kalangan pergerakan harus dilibatkan untuk persoalan partisipasi yang menurut kami sangat urgen bagi keberlanjutan sistem demokrasi. Maka uang rakyat yang dipakai untuk sosialisasi jangan dianggap sesuatu yang remeh," ujarnya.

Kemudian mengenai pelanggaran-pelanggaran Pemilu 2019 yang terjadi di Sumut, Sabam mengatakan, yang teranyar adalah pelanggaran terlibatnya Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurut Sabam, dalam laporan Bawaslu Sumut, ada 5 daerah yang terindikasi adanya keterlibatan ASN tersebut, yakni Padangsidimpuan, Kabupaten Samosir, Batubara, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).

"Bentuk pelanggaran ASN tersebut adalah dari media sosial, para ASN hadir dalam kegiatan kampanye dan ikut dukung mendukung para calon peserta pemilu," katanya.

Selain itu, lanjut Sabam, pelanggaran masih kentalnya politik SARA dan identitas serta ujaran kebencian di Sumut juga masih terjadi. Bahkan, masih marak politik uang pada pilkada-pilkada di Sumut, misalnya, menjelang 3 hari menuju pemungutan suara, modus yang ditemukan di pilkada-pilkada lalu adalah ada warga yang memfotokopi formulir C6.

"Fotokopian tersebut diduga untuk menebus sesuatu yang sudah dijanjikan tim pemenangan. Fotokopi nanti 1 dikasih ke tim pemenang, 1 lagi kalau dia sudah mencoblos dia akan bawa itu sebagai bukti bahwa mereka sudah mencoblos. Kami akan mengawasi ketat kinerja KPU dan Bawaslu baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dalam hal kinerja dan pelanggaran-pelanggaran pemilu," ungkapnya.

Sementara terkait kompetisi politik kedua kubu Capres-Cawapres, Sabam menyampaikan, saat ini di Sumut masih saling berebut suara di basis-basis tahun 2014 lalu. Sebagai contoh, Sabam menyebutkan, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapatkan 530.243 suara atau 52,16 persen. Sementara pasangan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) mendapatkan 486.395 suara atau 47,84 persen suara.

"Artinya Jokowi keok di Kota Medan. Walaupun menang secara keseluruhan di Sumut, di 20 kabupaten/kota, seementara saat itu Prabowo hanya menang di 13 kabupaten/kota. Akan tetapi dalam konstelasi politik berubah, terbukti dengan kekalahan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus yang diusung PDIP, jatuh di kancah Pilkada Sumatera Utara dengan selisih 15,16 persen dari lawannya," ujarnya.

Sabam mengakui, hasil survei sejauh ini memang masih mengunggulkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Sumut. Namun demikian, Sabam mengatakan bahwa tidak tertutup kemungkinan keadaan bisa berbalik jika partai pendukung, tim sukses abai dan terlena.

"Bahkan berdesaknya relawan Jokowi yang hanya seperti event organizer, terlena, tidak memiliki militansi dan lain-lain, keadaan bisa berubah drastis, karena kampanye rapat umum akan dimulai," katanya.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Andre Rosiade: Jangan Sampai Rekonsiliasi Disalah Artikan Jadi Politik Dagang Sapi

Image

News

Pemilu 2019

Ma'ruf Amin Janji Bekerja Keras

Image

News

Pemilu 2019

Koalisi Indonesia Adil Makmur Bubar, Habib Novel: Belum Ada Wacana Gelar Ijtima Ulama Jilid 4

Image

News

Pemilu 2019

Penetapan Capres dan Cawapres Terpilih, 10 Ribu Personel Gabungan Amankan Gedung KPU

Image

News

Pemilu 2019

Partai Demokrat Dianjurkan Merapat ke Pemerintah, Begini Sikap Ferdinand

Image

News

Pemilu 2019

Rustam: Sebaiknya Gerindra, PKS dan PAN Tetap Ditempatkan Oposisi

Image

News

Pemilu 2019

Ucapan AHY ke Jokowi-Ma'ruf: Selamat Mengemban Amanah Sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI

Image

News

Pemilu 2019

Prabowo Belum Ucap Selamat ke Jokowi, Gerindra: Jangan Dipaksa-paksa

Image

News

Pemilu 2019

Perjuangan Masih Panjang, Dahnil: Emak-emak Tidak Perlu Sedih

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Tiga Pimpinan KPK Serahkan Mandat Ke Presiden, Pakar HTN: Lelucon Yang Tidak Lucu

Sikap tiga pimpinan KPK yang menyerahkan mandat pengelolaan KPK kepada Presiden Jokowi telah melanggar hukum tata negara dan konstitusi.

Image
News

Gudang Brimob Meledak, Polda Jateng Lanjutkan Perbaikan Rumah Para Korban

Terdapat tiga rumah yang mengalami rusak berat dan sudah diperbaiki.

Image
News

Jelang Munas, Golkar Berikan Penghargaan Pertama Kalinya Kepada Caleg Terpilih di Pemilu 2019

"Acara semacam ini baru pertama kali kita selenggarakan, dan ke depan semoga terus menjadi tradisi bagi partai kita."

Image
News

Berikan Pemahaman Tertib Lalu Lintas, Korlantas Polri Gelar Pameran Road Safety Policing

"Tujuan road safety sejalan dengan amanat UU Lalu Lintas Angkutan Jalan"

Image
News

Airlangga Beri Penghargaan kepada Caleg Terpilih DPR RI Partai Golkar

Ada tiga orang kader kita yang masuk dalam kelompok 10 anggota DPR termuda ini.

Image
News

Empat Pilar MPR Semarakan Pagelaran Seni di Cianjur

Filosofi dari Ngaos, Mamaos, Maenpo merupakan karakter dasar masyarakat Cianjur sejak dulu.

Image
News

Aburizal Bakrie Lupa Sebutkan Nama Bamsoet saat Sampaikan Sambutan di Acara Penghargaan Caleg Golkar

Maaf Ketua DPR saya lupa menyampaikannya, Bambang Soesatyo.

Image
News

Momen Airlangga dan Bamsoet Satu Meja di Acara Malam Penghargaan Partai Golkar

Hubungan Airlangga dan Bambang Soesatyo diketahui tak membaik setelah Bamsoet mencalonkan diri sebagai ketua umum Partai Golkar.

Image
News

Warganet: Ternyata Masih Banyak Orang Jujur di Zaman Sekarang

Akun Instagram dramaojol.id kembali memposting pengalaman seseorang yang memiliki pesan moral.

Image
News

Peneliti: KPK Hadir untuk Perkuat Lembaga Penegak Hukum Lain

Sebagai anak kandung langsung dari reformasi, KPK dibentuk memang dengan semangat seperti itu.

Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. Suami Hobi Kentut? Baunya Bisa Tambah Usia Istri Lebih Lama Lho

  2. Laga Tira Persikabo-Persib Diwarnai Kerusuhan

  3. Fahri Hamzah Sarankan Penyerahan Mandat Pimpinan KPK ke Presiden Disikapi Sederhana

  4. Kenang Habibie, Bobotoh Lempar Pesawat Kertas di Pakansari

  5. Mahasiswa dan Pemuda Minta Jokowi Pecat Para Pegawai KPK

  6. Terserang Virus, Tya Ariestya Menyesal Ajak Anak Jalan ke Mall

  7. Singgung Jokowi, Novel Baswedan Ditentang Massa Aliansi Rakyat Lawan Korupsi

  8. China Cukur Brunei Tujuh Gol Tanpa Balas

  9. Selain Matahari, Ternyata Suhu Dingin di Luar Angkasa Bisa Dimanfaatkan

  10. Ferdinand: Woy Pegawai KPK Jangan Berpolitik, Kalau Tidak Suka Mundur Saja Sekarang

fokus

BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan
Kekerdilan

kolom

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Image
Ujang Komarudin

Membunuh KPK

Image
Hasan Aoni

Menonton Bakat Anak Dalam Imajinasi Eksploitasi

Image
Hendra Mujiraharja

Bisnis Tembakau Djarum di Antara Pembinaan dan Eksploitasi Anak

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

10 Potret Regina Nadya Suwono, Anggota Legislatif Muda yang Memesona

Image
News

5 Fakta Karier Saut Situmorang, Mulai dari BIN hingga Jabat Wakil Pimpinan KPK

Image
News

Warganya Dikepung Kabut Asap, 5 Fakta Gubernur Riau Syamsuar yang Sedang ke Thailand