image
Login / Sign Up

Gagal Jadi Bandit di Singapura dan Malaysia, Kelompok Ini Jadikan Jawa Sasarannya, Akhirnya Dibekuk di Gunung Kidul

Wijayanti

Image

Kepala Kepolisian Resor Kota Solo Komisaris Besar Ribut Hari Wibowo dan barang bukti | AKURAT.CO/Wijayanti

AKURAT.CO Komplotan pembobol mobil dengan modus pecah kaca dibekuk anggota Kepolisian Resor Kota Solo. Sebelum dibekuk, mereka membobol mobil di halaman Masjid Kalitan dan membawa kabur uang Rp270 juta pada 9 Februari 2019. Mereka dihadiahi timah panas oleh polisi ketika hendak dilumpuhkan.

"Ketiga pelaku kami tangkap di daerah Klaten saat bersembunyi di rumah salah satu rekan mereka setelah beraksi di Gunung Kidul, Yogya, Minggu (24/3). Kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur karena saat penangkapan mereka mencoba kabur dan melawan petugas," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Solo Komisaris Besar Ribut Hari Wibowo, Selasa (26/2/2019).

Ketiga tersangka bernama Efendi Masyur alias abah (61), warga Kecamatan Ilir Timur, Kota Palembang; Mustofa Kamal (38), dan Hartono (36), keduanya warga Kabupaten Banyuasin.

baca juga:

"Sebenarnya saat kami melakukan penangkapan ada empat pelaku. Namun setelah dilakukan penyelidikan ternyata si EW hanya ikut beraksi di Gunung Kidul, karena itu kita serahkan ke Polres Gunung Kidul,” kata Ribut.

Ketiga tersangka sudah lama diincar polisi. Mereka spesialis pecah kaca yang terkenal dengan sebutan kelompok Palembang. Setiap kali beraksi, mereka menjalnakan peran masing-masing dan berlangsung rapi. Ada yang bagian mencari nasabah yang akan jadi mangsa di dalam kantor bank, mengawasi kendaraan calon korban, membuntuti hingga memecah kaca mobil di tengah jalan raya.

Kelompok Palembang ini tak hanya beraksi di Indonesia, mereka pernah aksi di Singapura dan Malaysia.

"Di Malaysia mengakunya gagal, mobil yang dibobol tidak ada uangnya. Kemudian pernah akan beraksi di Singapura, tapi gagal masuk negara itu. Di Solo sendiri mereka berhasil membawa kabur Rp270 juta, lalu setelahnya di Gunung Kidul Rp90 juta. Semuanya pakai modus yang sama, pecah kaca. Adapun sarananya menggunakan baut," kata Ribut.

Selain mengamankan para bandit, anggota polisi juga mengamankan dua sepeda motor yang dipakai untuk aksi, uang hasil pencurian, pecahan kaca mobil korban dan busi, tas punggung warna coklat, serta laptop hasil curian.

"Uang hasil kejahatan sudah habis dibagi dan dibelanjakan para pelaku. Untuk mobil yang digunakan sebagai sarana akan dikirim ke sini," ujarnya.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Solo Komisaris Fadli mengatakan kepada polisi mereka mengaku memakai uang hasil kejahatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membeli barang-barang, seperti sepeda motor.

Fadli mengatakan kelompok itu mengincar pegawai atau nasabah yang baru menarik uang dalam jumlah besar di bank. Mereka memilih sasaran yang tanpa dikawal polisi.

"Uang yang diambil pelaku di Solo sedianya untuk membayar gaji para koraktor pembangunan sebuah klinik yang berada dikawasan Kampung Kleco, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan. Saat itu korban mengambil uang tanpa pengawalan dari bank dan sebelum ke lokasi mampir ke Masjid Kalitan. Dan saat itulah para pelaku beraksi," kata dia.

Belajar dari kasus ini, masyarakat diimbau untuk minta pengawalan aparat apabila menarik uang dalam jumlah banyak di bank.

"Para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara," kata dia. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

FOTO Kabut Asap Sisa Karhutla Masih Selimuti Palembang

Image

News

Paksa Hapus Foto Milik Wartawan, Pemain PSIM Dilaporkan ke Polda DIY

Image

Olahraga

PSIM Yogyakarta 2-3 Persis Solo

Sri Sultan Heran dengan Kelakuan Pendukung PSIM

Image

Video

VIDEO Jalur Sepeda Belum Steril dari Pengendara Motor

Image

News

Hari Santri Nasional

Wali Kota: 35 Pondok Pesantren di Solo Harus Jadi Laboratorium Perdamaian Dunia

Image

News

Kerusuhan Suporter

Buntut Kerusuhan Suporter, Sultan HB X: Nggak Usah ada Izin Pertandingan

Image

Olahraga

PSIM Yogyakarta 2-3 Persis Solo

AJI Yogyakarta Dorong Korban Laporkan Pemain PSIM ke Aparat Hukum

Image

Olahraga

PSIM Yogyakarta 2-3 Persis Solo

Ricuh Usai Laga PSIM vs Persis, 51 Orang Diamankan dan Tiga jadi Tersangka

Image

Olahraga

Kerusuhan Suporter

Video Detik-detik Kerusuhan Suporter PSIM dan PSS, Terdengar Letusan dan Mobil Dibakar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Tukang Ojek Daring Terciduk Bawa Sabu-sabu Seberat 12 Kilogram

Rudy menerangkan, jika kedua tersangka disuruh oleh S, warga negara Nigeria, untuk membawa barang haram tersebut.

Image
News

Menkumham Yasonna Yakin Omnibus Law Akan Tuntas Tahun Ini

Yasonna mengakui tugas omnibus law merupakan tugas berat karena menyangkut UU yang besar.

Image
News

Pengamat: Kabinet Indonesia Maju Solusi Menghadapi Era Disruptif

"Niscaya banyak kalangan juga menyoroti munculnya nama-nama baru seperti sosok Mahfud MD sebagai Menkopolhukam dan Prabowo menjadi Menhan,"

Image
News

Presiden Jokowi Diharapkan Lanjutkan Pembangunan di Papua

"Para menteri dapat membantu untuk menjalankan roda pembangunan lima tahun ke depan, termasuk di Papua,"

Image
News

MPR: Kabinet Indonesia Maju Cerminkan Persatuan-Regenerasi

"Saya memberi apresiasi yang tinggi pada kearifan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Maruf Amin dalam membentuk formasi Kabinet,"

Image
News

Pengamat: Tito Karnavian Sudah Tepat Sebagai Mendagri

"Tito Karnavian dianggap memiliki kemampuan di bidang keamanan, tugasnya masalah radikalisme di lingkup ASN dapat diatasi,"

Image
News

BPPT: Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Bantu Penanganan Sampah

"Teknologi pengelolaan sampah merupakan suatu kebutuhan,"

Image
News

Pengamat: Hormati Hak Prerogatif Presiden Dalam Menyusun Kabinet

"Kita harus hormati keputusan presiden, sebab keputusan yang dibuat ini sudah pasti untuk kepentingan negara bangsa,"

Image
News

PP Muhammadiyah Ingatkan Menag Terukur Dalam Menangani Radikalisme

"Harus tetap terukur jangan 'gebyah uyah"

Image
News

Ombudsman: Tugas Kabinet Baru Rancang Mitigasi Kecelakaan Pelayaran

"Minggu depan akan kami undang Menteri Perhubungan, dan menyampaikan hasil analisis kami soal temuan banyaknya kasus kecelakaan pelayaran,"

trending topics

terpopuler

  1. Tokoh Papua: Terimakasih Pak Jokowi, Kabinet Jilid II Tak Ada Keterwakilan Orang Asli Papua

  2. Kecewa Lantaran Prabowo Masuk Kabinet Indonesia Maju, Projo Bubar

  3. Baru Tiga Jam Dilantik, Menkominfo Johnny Lupa Kepanjangan Nama Kementeriannya

  4. Prabowo Jadi Menteri, Media Asing Anggap 'Bencana bagi Penegakan HAM'

  5. Aktivis Gereja Jadikan 240 Wanita Budak Seks, Paksa Korbannya Bercinta dengan Hewan

  6. Ditemui Sekjen Kemhan di Rumahnya, Jansen: Sikap Nge-Bossy Pak Prabowo Hilangkan Dikitlah

  7. Capai Rp20 T! Ini 7 Menteri Terkaya di Kabinet Indonesia Maju 2019-2024

  8. Apresiasi Susunan Kabinet Indonesia Kerja Jokowi-Ma'ruf, PSI: Ini Menjanjikan!

  9. Rustam: Setelah Prabowo Gabung Jokowi akan Jadi Jelas Siapa Saja Penumpang Gelap

  10. Jokowi Tunjuk Komjen Idham Azis Jadi Kapolri Pengganti Tito

fokus

Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Menunggu Eksekusi
Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Berharap Kepada Parlemen Daerah

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Wawancara

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Image
News

DPR RI

Perjuangan Muh Aras, Pebisnis-Politisi yang Berhasil Masuk ke Senayan

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Sosok

Image
Gaya Hidup

Menteri PPPA Ingin Akrab dengan Media dan LSM

Image
Gaya Hidup

Sempat Kaget Ditunjuk Jadi Menteri PPPA, Bintang Tak Malu Bertanya ke Anak Buah

Image
News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Jumlah Kekayaan 5 Menteri Srikandi Kabinet Indonesia Maju, Ada yang 'Hanya' Miliki Rp4 Miliar