image
Login / Sign Up

Ibu Negara Sosialisasikan Bahaya Narkoba Lewat Drama dan Lagu

Herry Supriyatna

Image

Presiden Joko Widodo (kiri belakang) bersama Ibu Iriana Joko Widodo (kanan belakang) dan Kemenko PMK Puan Maharani mencoba menangkap anak saat bermain gerobak sodor dalam acara yang bertajuk #JamMainKita yang digelar di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (4/5). Acara yang diselenggarakan untuk memperingati hari Pendidikan Nasional ini menghadirkan sekitar seratus anak-anak usia TK, SD dan SMP dari seluruh daerah. Sejumlah permainan tradisional dimainkan dalam cara ini, seperti Gerobak Sodor, Loncat Tali, Kuda Lumping serta Enggrang | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyampaikan sosialisasi mengenai bahaya narkoba, pornografi, dan hoaks serta promosi kesehatan dan kebersihan lewat drama, lagu dan kuis dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Maluku, Selasa (19/2/1019).

"Tadi sudah disampaikan sosialisasi tentang narkoba. Apa lagi? Tentang apa? Cuci tangan, ya? Ada yang mau maju? Ada hadiah loh," kata Ibu Negara saat membuka sesi dialog dalam sosialisasi yang berlangsung di Gedung Islamic Center Ambon, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Sebagaimana disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Sinta Puspitasari, untuk membantu anak-anak mengingat sosialisasi tata cara mencuci tangan dengan benar dikemas dalam lagu. Ibu Negara meminta para siswa yang hadir untuk bernyanyi sambil mempraktikkan tata cara mencuci tangan yang benar.

"Mari kita cuci tangan. Enam langkah berurutan. Basahi dulu dengan air, beri sabun, baru mulai," demikian sebagian lirik lagu cuci tangan tersebut.

Pada kesempatan itu, Ibu Negara juga menyampaikan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba lewat pertunjukan drama. Kali ini, Ibu Negara berpura-pura menjadi orang yang menawarkan narkoba kepada anak-anak.

"Halo adik-adik semua, sedang apa ini? Belajar? Sudah makan belum? Ibu di sini ada permen, mau enggak?" katanya mengawali adegan.

"Enggak mau!" seru beberapa anak yang tampil di depan.

"Loh kenapa? Ini ada lima permennya loh, ada rasa stroberi, ada bentuk-bentuk binatang permennya, enak, gratis," bujuk Ibu Iriana.

"Karena tidak boleh menerima permen dari orang yang belum kenal," seru seorang anak.

"Oh sekarang kenalan dong. Nama saya Iriana, punya permen banyak, gratis. Nanti bisa buat adiknya, buat kamu sendiri. Gimana? Nanti tak kasih 10. Warnanya bagus loh ini, ada oranye, ada pink," kata Ibu Negara, melanjutkan upayanya membujuk.

"Enggak mau, Bu," ujar anak-anak.

"Loh kan sudah kenalan. Enggak apa-apa, ini kan sudah dekat. Manis loh rasanya, enak. Mau ya nyoba dulu tak kasih," kata Ibu Negara, disambut tawa hadirin.

"Ini anak-anak ini keukeuh sekali enggak mau saya kasih permen yang ada narkobanya. Betul anak-anak semuanya? Karena kalau terpengaruh dengan permen yang menarik dan gratis, harus hati-hati," katanya.

Ibu Negara mengapresiasi anak-anak yang tampil, memberikan hadiah berupa buku dan jam tangan.

Sementara untuk sosialisasi bahaya hoaks, Ibu Negara dan rombongan OASE-KK memberikan kuis mengenai cara mencegah peredaran hoaks.

Seorang siswi bernama Krisantia menjawab bahwa setiap menerima informasi sebaiknya melakukan pengecekan untuk mengetahui kebenarannya.

"Cari tahu apakah itu benar atau hoaks. Kalau betul kita lanjutkan, kalau tidak, kita tidak lanjutkan. Yang kedua, bermanfaat atau tidak bagi semua orang," katanya.

Siswa lain yang bernama Valentino menambahkan,"Kalau tidak tahu, tidak usah menyebarkan. Kita harus pastikan apakah akun itu dari yang pihak berwajib atau tidak. Kalau misalnya itu dari anak kecil, mungkin itu masih hoaks. Kecuali dari polisi misalnya, itu tidak hoaks." Kedua pelajar SMP yang menjawab pertanyaan tentang hoaks tersebut mendapat hadiah laptop, dan tepuk tangan riuh dari seisi gedung.[]

baca juga:

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Pengamat Kritisi Presiden Jokowi Pasca Revisi UU KPK

Image

News

Sindikat Narkoba Internasional Manfaatkan Karhutla Riau Untuk Penyelundupan

Image

News

Komnas HAM Desak DPR dan Pemerintah Tunda Pengesahan RKUHP

Image

News

Posting Foto Soeharto dan Jokowi Naik Moge, Dandhy: Substansinya Sama-sama Orba

Image

Ekonomi

Dear Pak Jokowi, Dengarkanlah 13 Curhatan Pengusaha Tekstil Ini

Image

News

Kabut Asap Tak Halangi Polres Jakbar Tangkap Pengedar Narkoba di Pekanbaru

Image

Hiburan

Pledoi Tidak Ditanggapi JPU, Nasib Sandy Tumiwa Akan Diputuskan pada 3 Oktober

Image

Gaya Hidup

Inggris: Turis Jangan Bawa Body Lotion dan Rokok Elektronik di UEA

Image

Ekonomi

Pengusaha Tekstil Memohon Agar Jokowi Merancang UU Sandang

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Belum Lama Suaminya Diisukan Selingkuh, Kate Middleton Dikabarkan Hamil Anak Keempat

Tinggal menunggu pengumuman dari pihak Istana

Image
News

DPR dan Pemerintah Sepakat RUU Pesantren Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Dana abadi pendidikan yang sudah ada, bisa digunakan untuk pengembangan pesantren karena masih dalam ranah yang sama.

Image
News

Era Airlangga, Golkar Cenderung Feodal dan Oligarkis

Tagline “Golkar Bersih”, sebagai upaya menghilangkan image buruk terhadap partai

Image
News

Paranormal: Dulu yang Semangat Koar-koar Kini Topo Mbisu, Kalau Nggak Diobati, Nawacita Jadi Dukacita

"KPK terus diobok-obok atas kesepakatan DPR."

Image
News
Munas Golkar

Fungsionaris Sesalkan Turunnya Perolehan Kursi Partai Golkar di semua Tingkatan

Performa pengelolaan partai tidak membaik dan berdampak pada perolehan kursi parlemen secara keseluruhan.

Image
News

PNS Hamil di Pekanbaru Boleh Libur Selama Masih Ada Kabut Asap

"Kita beri izin, jika Indeks Standar Pencemaran Udara masih di level tidak sehat," katanya.

Image
News

Keluar Masuk Tanpa Aturan, Pemprov DKI Gembok Gedung Lokasi Penampungan Pencari Suaka di Kalideres

Iya memang dikunci ya pertama yang keluar masuk bisa kelihatan orang yang keluar masuk, jadi nanti kita bikin register.

Image
News

Anak-anak Ini Dijadikan Pengemis di Kota Medan

"Setelah melakukan penyelidikan, diketahui anak-anak tersebut dijadikan peminta-minta dan pengamen," kata Dadang.

Image
News

Pelemahan KPK, Aktivis: Ketua KPK Tak Lagi Dipilih dari Orang yang Murni Pegiat Anti Korupsi, Tapi Kepolisian

Munawar mengatakan aksi ini bentuk keprihatinan atas adanya pelemahan terhadap KPK.

Image
News

Anggota DPRD DKI Ramai - ramai Gadaikan SK ke Bank, PSI Tak Mau Ikut Karena Malu

Kayanya malu juga gadein - gadein SK.

trending topics

terpopuler

  1. Imam Nahrawi Jadi Tersangka, Rocky Gerung: Bong, Hidung Kalian Pasti Makin Panjang

  2. Tsamara: Pengen Marah dan Nangis Rasanya Baca Kayak Gini

  3. 5 Meme Kocak Di Maria yang Bikin Madridista Meringis

  4. 5 Pekerjaan dari Ajang Pencarian Bakat Ini Kian Hilang dari Dunia Hiburan Tanah Air

  5. Pangdam XVIII/Kasuari: Saya Tidak Butuh Rekomendasi

  6. Imam Nahrawi TSK, Musni: Publik Apresiasi, Tapi Amat Prihatin Revisi UU Diduga Keras Buat Lemahkan KPK

  7. Syamsuddin: Pengesahan Revisi UU MD3 dan KPK Benar-benar Bikin Negeri Ini Mundur 20 Tahun

  8. Cukur Real Madrid, PSG Pimpin Klasemen Grup A

  9. Soal Menteri Kabinet Kerja Periode Kedua, Tanri Abeng Yakin Jokowi Pilih Orang Terbaik

  10. Bikin Madrid Loyo, 5 Meme Zidane Ini Malah Nambah Kasihan

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Alfarisi Thalib

Era Airlangga, Golkar Cenderung Feodal dan Oligarkis

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
Ekonomi

5 Sumber Kekayaan 'Crazy Rich Medan' Sukanto Tanoto, Minyak hingga Serat Tekstil

Image
News

Dari Presiden hingga Ulama, 5 Tokoh Tanah Air yang Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Image
News

Tanahnya Dipakai Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Rekam Jejak Sukanto Tanoto