Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Bawaslu Gunung Kidul Butuhkan Hampir 3000 Orang Pengawas TPS

Melly Kartika Adelia

Bawaslu Gunung Kidul Butuhkan Hampir 3000 Orang Pengawas TPS

Ilustrasi | Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memerlukan ribuan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

"Proses pembentukannya dilakukan oleh panwaslu kecamatan oleh karena itu bagi masyarakat yang akan mendaftar bisa mendatangi kantor pengawas di wilayahnya masing-masing," kata Ketua Bawaslu Gunung Kidul Is Sumarsono di Gunung Kidul, Rabu (6/2/2019). 

Ia mengatakan pihaknya akan membutuhkan 2.718 PTPS. Nantinya mereka akan mengawasi jalannya pemilu di seluruh TPS di Gunung Kidul.

Pendaftaran PTPS dibuka 11 dan 12 Februari 2019. Proses pendaftaran meliputi penerimaan pendaftaran, pemeriksaan berkas, dan wawancara.

"Dalam rekrutmen PTPS, akan membidik individu yang berkualitas. Sebab, mereka harus mampu menjaga netralitas dalam Pemilu 2018," katanya.

Is mengatakan syarat utama calon PTPS adalah bukan termasuk partisan kontestan Pemilu 2019, baik calon presiden maupun partai politik. Calon PTPS juga harus memiliki integritas pelaksaan pemilu yang berkualitas.

Batas minimal usia adalah 25 tahun dan berpendidikan minimal SLTA atau sederajat. Selain itu, pendaftar juga harus menunjukan surat keterangan sehat dari puskesmas.

"Nanti jika masih belum ada pendaftar akan dilakukan perpanjangan masa pendaftaran selam tiga hari yakni pada 25 sampai 27 Februari," tukasnya.[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Bacakada yang Belum Lapor LHKPN ke KPK Sisa Satu Orang

Image

News

Bawaslu Sebut Sanksi PKPU Tahapan Pilkada Belum Tegas

Image

News

Bawaslu Gandeng KPK dan PPATK Antisipasi Politik Uang di Pilkada 2020

Image

News

Mendagri Larang Keras Pengumpulan Massa di Tahapan Pilkada

Image

News

Netralitas ASN Ternodai, Bawaslu Laporkan 61 Kasus ke KASN

Image

News

KPK Sebut Politik Uang Hanya Akan Merusak Masa Depan Anak Bangsa

Image

News

'Lupa Kelakuan Sendiri', Donald Trump Kritik Joe Biden karena Gunakan Teleprompter

Image

News

KPU Disarankan Hapus Sistem Kampanye yang Hadirkan Banyak Massa

Image

News

Pengamat Ingatkan Potensi Klaster Jumbo Covid-19 di Pilkada Serentak

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Polda Papua Baru Tetapkan Satu Tersangka, Kuasa Hukum Pelapor Video Mesum Nggak Puas

Ia berharap tersangka kasus pelanggaran UU ITE dalam kaitan dengan kasus itu secepatnya diumumkan kepada publik.

Image
News

Oknum Polisi di Pontianak Dilaporkan Atas Dugaan Pencabulan

Komaruddin memastikan dan menjamin kepada pelapor, proses itu akan terus berjalan manakala hal itu terbukti benar.

Image
News

Kasus Video Mesum, Polisi Dalami Keterlibatan Pejabat Teras Pemkab Mimika

Berkas perkara tersangka Ida akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Papua dalam waktu dekat untuk diteliti lebih lanjut

Image
News

Misteri Sosok 'King Maker' di Balik Andi Irfan, Perantara Suap dari Djoko Tjandra ke Pinangki

Atasan Andi Irfan adalah Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse Mappasessu.

Image
News

Polisi Stop Penyidikan Temuan Lima Jasad ABK di Lemari Pendingin

Dengan tidak ditemukannya unsur pidana dalam kasus tersebut maka penyidikan akan dihentikan dan kasusnya akan ditutup.

Image
News

Bawa Lamborghini, Crazy Rich Surabaya 'Turun Gunung' Bantu Tangani Covid-19

12 anak crazy rich membawa mobil mewahnya seperti Lamborghini, Porsche, Ferrari.

Image
News

Menko PMK: Penerima Beras Bantuan PKH Tak Boleh Jemput Beras Sendiri

Kebijakan itu diambil untuk menghindari penumpukan masyarakat sebagaimana protokol kesehatan Covid-19.

Image
News

Bertambah Lagi, Kasus COVID-19 Terkait PKL Penjual Tas dan Dompet di Malioboro jadi 18

Hari ini, Sabtu (19/9) ada 6 anggota keluarga yang bersangkutan diumumkan positif corona

Image
News

Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga di Cipayung Habis Dilumat Api

Sebanyak sembilan unit mobil pemadan beserta 43 personel evakuasi dikerahkan menuju lokasi.

Image
News
Wabah Corona

Sejumlah Nakes Terpapar Corona saat Tracing Kasus, 2 Puskesmas di Yogyakarta Ditutup

Kedua puskesmas tersebut ditutup dari tanggal 19-21 September 2020

terpopuler

  1. Ketimbang Jokowi, Rustam: Harus Diakui Anies Baswedan Banyak Pengalaman di Ranah Civil Society

  2. Deklarasi KAMI Jateng, Gatot: Ada Kelompok Terorganisir, Rapi dan Besar Ingin Ubah Pancasila

  3. Diduga Jalin Kerja Sama Ilegal, Pihak Apartemen Pasar Baru Mansion Bungkam

  4. Pengakuan Pria Rusia Berumur 32 Tahun yang 'Terjebak' dalam Tubuh ABG

  5. Mulyadi Kartanegara: Wajah Islam Semakin Hari Semakin Berwatak Keras

  6. Calon Istri Menghilang Jadi Wanita Simpanan Pengusaha

  7. Begini Adegan Lengkap Rekonstruksi Mutilasi Rinaldi Harley

  8. Berprinsip, Audi Marissa Tidak Pernah Sekamar dengan Anthony Selama Pacaran

  9. Lindung Surbakti Minta KPK Turun Tangan Selidiki Kasus Penggelapan Laporan Pajak

  10. Tersangka Mutilasi Wanita Ternyata Mahasiswa Terbaik di Kampus UI

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Image
Achsanul Qosasih

Ragam Soal Dalam Staf Ahli Direksi BUMN

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

VIDEO Garuda Pastikan Penerbangan Aman Dengan Protokol Kesehatan

Sosok

Image
Ekonomi

Celana Dalam Bekas Laku Rp50 Juta, Kepoin Harta Kekayaan Fantastis DJ Dinar Candy!

Image
Ekonomi

5 Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia, Dua dari Indonesia!

Image
News

Warganet Beberkan Foto Masa Muda Presiden Jokowi dan Iriana, Manglingi