image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Terlibat Kasus Pelecehan Anak di Filipina, Pedofil Inggris Didenda Miliaran Rupiah

Sahistya Dhanes

Image

Douglas Slade berkampanye untuk melegalkan seks anak selama tahun 1970-an | Avon and Somerset Police

AKURAT.CO, Seorang Pedofil asal Inggris bernama Douglas Slade diperintahkan pengadilan untuk membayar kompensasi kepada korban asusila di Filipina sebesar 127.500 pound sterling atau senilai Rp2,3 miliar.

Douglas adalah pendiri kelompok Pertukaran Informasi Pedofil, sebuah kelompok yang mengkampanyekan legalisasi pernikahan anak-anak dan aktif berkampanye pada 1970-1980. Dia tinggal di Filipina sejak 1985 hingga 2015, ketika dia diekstradisi ke Inggris untuk menghadapi 13 dakwaan anak-anak dan pemerkosaan yang melibatkan lima anak laki-laki Inggris.

Oleh pengadilan Inggris, ia dijatuhi hukuman 24 tahun penjara setelah empat pria dan seorang remaja melaporkannya ke polisi atas tuduhan pencabulan selama 10 tahun terakhir. Selama tinggal di Filipina, ia dituding melanjutkan aksinya.

baca juga:

Pria 77 tahun tersebut membantah tuduhan, namun hakim berpendapat bahwa Douglas "kemungkinan besar" terlibat. Douglas diperintahkan untuk membayar masing-masing korban -yang kini berusia antara 14 dan 20 tahun- dengan besaran kompensasi mulai dari 20.000 pound sterling atau senilai Rp368 juta hingga 35.000 pound sterling atau senilai Rp645 juta.

Kasus ini merupakan pertama kalinya warga asing menggugat warga Inggris untuk perbuatan yang dilakukannya di luar negeri.

"Kasus bersejarah ini belum pernah terjadi sebelumnya untuk Pengadilan Tinggi di London, menunjukkan bagaimana sistem hukum di Inggris dan Wales memberikan keadilan bagi korban pelecehan seksual apakah mereka tinggal di Inggris atau di luar negeri," kata pengacara Alan Collins dari firma hukum Hugh James yang mewakili penggugat, dilansir dari laman Independent, Sabtu (8/12).

“Putusan itu akhirnya memberikan rasa pembenaran bagi para korban setelah Slade menghindari keadilan selama bertahun-tahun melalui kebohongan dan penipuannya dan saya yakin kasus ini akan menjadi preseden bagi orang lain dalam situasi yang sama untuk mencari keadilan," tambahnya.

Para korban di Filipina berkomunikasi melalui sambungan video, di pengadilan para korban mengaku mereka diiming-imingi hadiah cokelat dan uang agar menuruti Douglas.

Salah satu korban mengaku dirinya diperkosa saat berkunjung ke rumah Douglas, sebagai "imbalan" ia ditawarkan sepeda gunung agar mau kembali ke sana.

Douglas menyebut pengakuan-pengakuan itu sebagai pengakuan palsu yang dibuat demi mendapatkan uang kompensasi. Tapi Hakim Kehormatan Mark Gargan mengatakan reputasi Douglas sebagai Pedofil telah menghancurkan kredibilitasnya.

Sebelumnya, di Filipina terjadi kasus pencabulan yang dilakukan oleh pastor asal Cincinnati bernama Hendricks. Kasus tersebut terungkap setelah 10 korban melaporkan sang pastor ke polisi, para korban kini telah beranjak dewasa dan mengungkapkan bahwa pencabulan tersebut mereka alami kala mereka masih anak-anak.[]

Editor: Ghendhiz A.

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Faktor Risiko Terjadinya Kekerasan Seksual di Masyarakat

Image

Gaya Hidup

Alasan Korban Kekerasan Seksual Enggan Melapor

Image

Gaya Hidup

Picu Bunuh Diri, Ketahui Serentetan Dampak Buruk pada Korban Kekerasan Seksual

Image

Iptek

Gandeng Hollaback, Gojek Edukasi Mitra Driver untuk Tangkal Kekerasan Seksual

Image

Gaya Hidup

Menkes Khawatir Ada Kekerasan Seksual pada Perempuan di Posko Pengungsian

Image

News

Uskup Polandia Memohon Maaf Atas Kekerasan Seksual pada Anak di Gereja

Image

News

India Luncurkan Daftar Nama Penjahat Seks Nasional untuk Pertama Kali

Image

Gaya Hidup

Pemkot Depok Tanggung Biaya Rehabilitasi Anak dan Ibu Korban Kekerasan Seksual

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Penabrak Ibu Hamil di Palmerah Berikan Tali Asih kepada Keluarga Korban

Firda tidak ditahan.

Image
News

Nimang Bayi, 5 Momen Ganjar Pranowo Jenguk Anak Keempat Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen

Ganjar terlihat mencium anak Taj Yasin penuh kasih sayang

Image
News

Tsamara: Kinerja Pak Anies Soal Banjir Layak Dievaluasi Secara Serius

"Sudah waktunya para pendukungnya (Anies) berhenti membela,"

Image
News

Sindir Fahira Idris: Kadang Gak Cuma Tugas Polisi, Tugas Satpol PP Juga Diambil Alih

Fahira sudah berlebihan dan selalu menganggap dirinya benar.

Image
News

Tak Sengaja Tertembak oleh Bibinya, Bocah 10 Tahun Dirawat

Bibinya mengira senjata tersebut tak berpeluru

Image
News

Kanada Stop Sediakan Keamanan untuk Pangeran Harry dan Meghan Markle

Pemberhentian ini menyusul pertanyaan dari mana pembiayaan untuk penyediaan keamanan tersebut

Image
News

Musni Umar Kecam Aksi Bentrok Hindu-Muslim di India

Muslim India adalah kelompok minoritas.

Image
News

Empat Pabrik Pupuk Palsu Beromzet Rp1,2 Miliar di Wonogiri Dibongkar Polisi

Selain menggrebek empat pabrik, polisi juga menetapkan enam tersangka pemalsu pupuk.

Image
News

Soal Penghentian Sementara Visa Umrah, MPR Minta Pemerintah Lakukan Langkah Diplomatik dengan Arab Saudi

Arsul mengatakan pihaknya tetap menghormati keputusan tersebut bagian dari langkah pemerintah Saudi mencegah masuknya virus Corona.

Image
News

Cerita Polisi Belikan Susu Formula bagi Ayah yang Sebelumnya Mencuri di Supermarket

Kejadian ini terjadi di Pekalongan, Jawa Tengah

terpopuler

  1. Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan

  2. Tayang di Bioskop Trans TV, 5 Fakta Menarik Film Horor The Boy yang Bikin Merinding

  3. Ini Alasan Pemilik Mobil Pukul Sopir Ambulan

  4. Pengamat: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Itu Gampang, Yang Sulit itu Jika Tidak Ada Kemauan

  5. Amien Rais Minta Pemerintah Tidak Sahkan Kepengurusan PAN Periode 2020-2025

  6. Pilih Melukai daripada Terlukai, 5 Zodiak Ini Cenderung Miliki Karakter Tak Setia

  7. Perayaan Pra-Paskah: Paus Imbau Warga Dunia Berhenti Menghina Orang Lain di Medsos

  8. Ratusan Karyawan BUMN Geruduk Kantor Erick Thohir, Mau Apa?

  9. Batu Alam di Monas Rusak karena Pengaspalan Formula E, Jakpro: Nanti Diperbaiki Lagi

  10. Ingin Tebus Dosa, Tiga Tersangka Kasus Susur Sungai di Sleman Tolak Penangguhan Penahanan

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan