Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Dukungan Jokowi ke Baiq Nuril Bukan Intervensi Terhadap Hukum

Dedi Ermansyah

Dukungan Jokowi ke Baiq Nuril Bukan Intervensi Terhadap Hukum

Anggota Panitia Kerja Revisi UU ASN Badan Legislasi (Baleg) DPR Rieke Diah Pitaloka bersama Koalisi Wakil Rakyat dan Rakyat Pendukung Revisi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN), saat menyatakan pernyataan sikap, di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (25/9). Koalisi itu terdiri dari Asosiasi DPR RI, Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi), Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi), Komite Nasional Aparatur Sipil Negara (KNASN) dan Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) ini mendesak Presiden Jokowi menjalankan Surat Presiden (Surpres) Nomor R19/Pres/03/2017 tentang Penunjukan Wakil untuk Membahas RUU tentang Perubahan Atas UU ASN, dan mendesak DPR mensahkan revisi UU ASN agar nasib pegawai non PNS menjadi PNS. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Politisi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka mengatakan, dukungan Presiden Jokowi untuk kasus Nuril merupakan dukungan dan keberpihakan terhadap perempuan.

"Dukungan Presiden Jokowi sama sekali bukan berarti intervensi terhadap hukum yang berjalan, saya yakin itu. Tapi dukungan moral itu penting, sambil memberi kesempatan pada Baiq Nuril untuk lewati proses hukum yang ada," katanya saat bertemu Baiq Nuril di Mataram, Selasa (20/11).

Rieke yang sejak awal mengawal kasus Nuril dan menjadi penjamin penangguhan penahanan Nuril di saat sidang dulu, juga meminta dukungan semua pihak untuk proses PK yang akan dilakukan Nuril.

"Mari kita dukung Ibu Nuril," ucapnya.

Ia mengatakan, kasus Nuril bisa menjadi pelajaran ke depan, agar penegakan hukum bisa lebih berpihak pada korban, terutama korban kekerasan dan pelecehan seksual. Pasalnya, Undang-Undang ITE menurut Rieke mesti dilakukan revisi terkait penanganan kasus perempuan. Sebab, dalam kasus Nuril, unsur pelecehan seksual justru diabaikan, dan yang muncul justru masalah pencemaran nama baik.

"Saya juga hadiri sidang Nuril dulu, dan saya dengar rekamannya. Dalam kasus seperti harusnya jangan sorot siapa penyebarnya, tetapi harus difokuskan kepada ada tidaknya pelecehan atau kekerasan secara psikologis terhadap perempuan," jelasnya.

Menurutnya, dalam kasus ini Nuril ibarat menjadi korban yang dikorbankan lagi yakni "Korban Pangkat Dua".

Sementara itu, Kuasa Hukum Nuril, Hendro Purba mengatakan, penundaan eksekusi Nuril sudah diketahui dari berita di media massa.

Untuk memastikan itu, pihaknya akan datang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram pada Rabu (21/11).

"Soal penundaan eksekusi kan kita baru lihat dan dengar dari berita. Besok (Rabu) kita akan ke Kejari Mataram untuk memastikan," terangnya.

Kedatangan ke Kejari Mataram juga dalam rangka memenuhi surat panggilan untuk Nuril yang sebelumnya dilayangkan oleh Kejari Mataram.

"Besok kita minta ada surat tertulis dari Kejari Mataram untuk penundaan eksekusi ini, agar ada kekuatan hukum yang dipegang Nuril," katanya.

Untuk diketahui, eksekusi 6 bulan dan denda Rp500 juta untuk Nuril, ditunda hingga ada putusan Peninjauan Kembali (PK), sebagai upaya hukum luar biasa dari Nuril. Namun, hingga saat ini tim kuasa hukum Nuril belum juga menerima salinan surat keputusan kasasi dari Mahkamah Agung.[]

baca juga:

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Jadi Tersangka, 5 Fakta Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Edhy Prabowo

Image

Ekonomi

FOTO Presiden Jokowi Serahkan APBN dan APBD 2021

Image

News

7 Potret Harmonis Menteri KKP Edhy Prabowo dan Istri, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image

News

5 Menteri Era Presiden Jokowi yang Diperiksa KPK, Terbaru Edhy Prabowo

Image

News

Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Warganet Minta Susi Pudjiastuti Kembali jadi Menteri KKP

Image

News

Wagub DKI: Orang Tua Punya Hak untuk Tidak Mengirimkan Anaknya ke Sekolah

Image

News

Pelaku Pelecehan Seksual dan Pemerasan Via FB di Ambon Ternyata Pernah Berkeluarga

Image

News

FOTO Gelar Rapat Terbatas, Jokowi Bahas Pemulihan Ekonomi

Image

News

Jokowi Minta Mendagri, Kapolri dan Satgas Perketat Prokes di Pilkada 2020

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Berbohong Soal Peran Rusia di Pemilu AS, Michael Flynn Akhirnya Dapat Ampunan Donald Trump

Setelah tiga tahun berselang, Michael Flynn dilaporkan telah mendapatkan ampunan dari Donald Trump

Image
News

Hari Guru Nasional, Sandiaga Uno Dorong Kesejahteraan Guru Honorer

Sandiaga mengatakan guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.

Image
News

UEA Bekukan Visa dari 13 Negara Mayoritas Muslim, Ada Apa?

UEA dilaporkan telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim

Image
News

Tingkatkan Transportasi Jalan yang Berkeselamatan, Ditjen Hubdat Gelar Rakernis PPNS Bidang LLAJ 2020 di Riau

Ini komitmen yang kuat dalam mendukung peran PPNS dalam menjawab tantangan yang semakin dinamis di lapangan

Image
News

Israel Hapus Arab Saudi dari Daftar Negara Wajib Karantina Virus Corona

Dalam keterangannya, kementerian Israel mengaku telah menjejalkan Arab Saudi ke dalam daftar negara 'hijau' COVID-19.

Image
News
MPR RI

Pimpinan MPR Imbau Kepala Daerah Fokus ke Pengembangan SDM

Hal tersebut sangat penting sebab, SDM yang baik adalah kunci penentu kemajuan suatu daerah di berbagai bidang.

Image
News

Ferdinand Hutahaean Minta Pemprov DKI Buka Data Anggaran Formula E

Ini bertujuan agar publik percaya bahwa dana tersebut tak hilang.

Image
News

Foto Syur Selir Raja Thailand Bocor ke Publik, Ada Perebutan Kekuasaan?

Pihak berwenang Thailand belum memberikan konfirmasi pasti terkait dengan dalang atau bagaimana kronologi foto 'syur' Sineenat bisa tersebar

Image
News

Jadi Tersangka, 5 Fakta Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Edhy Prabowo

KPK juga masih melakukan penyelidikan. Sehingga, tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tersebut

Image
News
Pilkada 2020

Pilkada 2020, Mayoritas Masyarakat Pilih Pemimpin dari Putra Asli Medan

Kontestasi lokal rasa nasional ini mendorong tokoh-tokoh nasional untuk datang ke Medan, memberi dukungan bagi jagoan masing-masing.

terpopuler

  1. Mengingat Janji Prabowo: Kalau Anggota Gerindra Korupsi, Saya Akan Masukin ke Penjara Sendiri

  2. Dari Rumah Bordil hingga Museum Erotis, Ini 5 Penemuan Peninggalan Pompeii Paling Bikin Heboh

  3. Arief Poyuono: Tamat Sudah Cita-cita Prabowo Jadi Presiden, Karena Diamkan Izin Ekspor Lobster

  4. Eks Presiden PKS: Pelihara Buzzer Merupakan Salah Satu Cara Membuat Demokrasi Mati

  5. Unggah Potret Dibaptis, Rafael Tan: Gak Akan Pernah Lupa, Terlalu Indah

  6. Dukung Pangdam Jaya, Pengamat: Narji Bisa Perkeruh Strategi Kampanye Azizah-Ruhama

  7. Permintaan Kredit Lesu, Bos BRI: Uang Rp1.200 Triliun Mengendap di Bank

  8. 5 Artis Tanah Air Ini Ternyata Juga Berprofesi Menjadi Guru

  9. 5 Nama Haaland jika Tak Lahir di Norwegia, di Turki jadi Haalandanoglu

  10. Tutup Jalan Demi Nikahan Anak Rizieq, Anak Buah Anies: Itu Kewenangan Polisi

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Image
UJANG KOMARUDIN

Polemik UU Omnibus Law Cipta Kerja

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
Ekonomi

5 Sumber Kekayaan Iis Rosita Dewi, Capai Rp7 Miliar!

Image
Ekonomi

Perjalanan Karir Maradona Hingga Bangkrut Setelah Bergelimang Harta

Image
News

5 Fakta Penting Tino Sidin, Pelukis Hebat Tanah Air yang Jadi Google Doodle Hari ini