image
Login / Sign Up

Polisi Reaksioner dengan Tangkap Aktivis Diduga Cemarkan Kapolda Sumut

Muhlis

Image

Koordinator Kontras Sumatera Utara M. Amin Multazam Lubis (kanan) | AKURAT.CO/Muhlis

AKURAT.CO Aktivis asal Kabupaten Batubara ditangkap anggota Kepolisian Daerah Sumatera Utara atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Kapolda Sumatera Utara Inspektur Jenderal Agus Andrianto.

Penangkapan terhadap Muhammad Yusroh Hasibuan terjadi pada tanggal 7 November 2018, berdasarkan surat penangkapan Nomor: Sp.kap/112/XI/2018/Ditreskrimsus. Dia dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, setelah membalas pertanyaan rekannya di group WhatsApp pada 27 Oktober 2018.

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Sumatera Utara menyayangkan tindakan terhadap Yusroh.

baca juga:

"Kita sangat menyayangkan penangkapan dan penahanan terhadap M. Yusroh. Apalagi dugaannya adalah pencemaran nama baik kapolda melalui UU ITE," kata Koordinator Badan Pekerja Kontras Sumatera Utara M. Amin Multazam Lubis, Selasa (20/11).

Dia menilai kasus yang disangkakan kepada Yusroh tidak tepat, mengingat masih multitafsirnya penggunaan UU ITE, khususnya Pasal 27 ayat (3).

"Menurut hemat kami, penangkapan dan penahanan terhadap aktivis yang diduga mencemarkan nama baik kapolda itu reaksioner dan cenderung berlebihan," ujarnya.

Dia menambahkan Kontras Sumatera Utara menerima pengaduan kasus tersebut pada hari Kamis (15/11) dari sejumlah aktivis dan jurnalis rekan-rekan Yusroh. Dari kronologis dan bukti-bukti yang dikumpulkan Kontras, diduga ada kejanggalan dalam proses penangkapan.

"Kita terima laporan dari teman-temannya Yusroh yang juga aktifis dan jurnalis pada hari kamis. Dari data yang kita kumpulkan, terdapat kejanggalan, dari mulai rentang waktu kejadian dengan penangkapan, sampai pada saat penangkapan korban," kata Amin.

Pada kasus ini, hal janggal pertama adalah rentang waktu dari peristiwa ke proses penangkapan, dimana percakapan WA Yusroh terjadi pada 27 September 2018 dan dia ditangkap pada 7 November 2018.

Artinya laporan pengaduan tersebut dilakukan setelah 40 hari kemudian. Yang lebih anehnya lagi, surat penangkapan tertanggal 7 November 2018, namun pada sore hari tanggal 6 November 2018 sudah diamankan pihak kepolisian yang mengaku dari Polda Sumatera Utara.

"Kita meminta Polda Sumut profesional dalam penegakan hukum. Apalagi M. Yusroh ini merupakan aktifis yang sangat fokal di Batubara," kata Amin.

Namun demikian, Kontras Sumatera Utara menghargai berjalannya proses hukum. Untuk merespon pengaduan dari teman-teman Yusroh, Kontras bersama elemen masyarakat lainnya akan mendampingi dan melakukan langkah-langkah hukum. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Per 30 Mei, Kasus Positif Corona di Sumut Berjumlah 406 Orang

Image

News

Wabah Corona

Ditreskrimsus Polda Sumut Masih Kumpulkan Informasi Terkait Penyelewengan Dana Bansos Covid-19

Image

News

Wabah Corona

Gugus Tugas: Pasien Positif COVID-19 di Sumut Total 315 Kasus, Sembuh 114 Orang

Image

News

Polda Sumut Usut Dugaan Korupsi Dana Bansos COVID-19

Image

News

Usai Bertengkar dengan Istri, Seorang Suami Nekat Gantung Diri

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Lockdown Corona Bikin 20 Juta Pasangan di India Tak Lagi Pakai Alat Kontrasepsi

Image

News

Wabah Corona

Di Sumatera Utara, Hanya Pulau Nias yang Hingga Kini Belum Terkena Wabah Corona

Image

News

Wabah Corona

Gugus Tugas: Jumlah Pasien Positif di Sumut Melonjak Tajam

Image

News

Edy Rahmayadi di Belakang Paramedis: Ada yang Dicibir, Keluarganya Dikucilkan, Bahkan Diusir, Harusnya Kita Dukung Mereka

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Soal Polemik Kitab Suci Injil Minangkabau, Begini Komentar Lukman Hakim Saifuddin

"Menerjemahkan kitab suci ke dalam bahasa daerah itu tak hanya boleh, bahkan amat disarankan."

Image
News

Soal Pembatalan Haji 2020, Ace Hasan Syadzily: Menteri Agama RI Jelas Menyalahi Prosedur

"Kami di Komisi VIII menilai apa yang dilakukan Menteri Agama RI jelas menyalahi prosedur pengambilan keputusan tentang haji."

Image
News
Wabah Corona

Pandemi Tak Kunjung Selesai, Presiden Brasil Ancam Keluar dari WHO

Image
News
Pilkada 2020

Pengamat: Harusnya KPU Buat Rencana Program yang Jelas Sebelum Ajukan Penambahan Anggaran Pilkada

Ia khawatir penambahan angka yang besar itu hanya berupa angka tanpa kajian sesuai kebutuhan.

Image
News
Wabah Corona

Jelang New Normal, Yonif 713 Jaga Stabilitas Wilayah Skouw Yambe

“Saat New Normal nanti, keluarga harus saling melindungi anggota keluarganya“

Image
News
Wabah Corona

Habiskan Puluhan Miliar untuk Beli Permen, Menteri Madagaskar Dipecat

Permen digunakan untuk menutupi rasa pahit obat herbal corona

Image
News
Wabah Corona

Penambahan Kasus COVID-19 di Jayapura Masih Terjadi, Jumlah Pasien Positif Kini 88 Orang

Khairul menjelaskan bahwa saat ini masih ada 50 pasien COVID-19 yang dirawat.

Image
News

Rela Berjubel dan Antre, Banyak Orang Jadi Saksi Kepergian Bapak Proklamator Indonesia Ir. Soekarno

Banyak orang berjubel dan rela mengantre hanya demi melihat wajah Presiden Republik Indonesia pertama tersebut untuk terakhir kalinya

Image
News
Wabah Corona

PSBB Transisi, Transjakarta Buat Aturan untuk Penumpang

PT Transjakarta persiapkan diri menyambut Pembatasan Sosial Berskala Besar masa transisi menuju tatanan kehidupan baru atau new normal.

Image
News
DPR RI

Pemprov Sumbar Diminta Perketat Protokol Kesehatan Sebelum Membuka Kembali Sektor Pariwisata di Era New Normal

Dia menilai dengan kebijakan normal baru ini tidak menutup kemungkinan akan terjadinya pelonggaran di berbagai pintu masuk Sumbar.

terpopuler

  1. Viral, Driver Ojol Kena Suspend Gara-gara Kembalian Kurang Rp200, Warganet: Dikira Tahun 90-an

  2. Kamu si Pemilik 4 Zodiak Ini Wajib Berhati-hati Jaga Keuangan Ya Selama Pandemi

  3. Tuai Simpati, Pengunjuk Rasa George Floyd Lindungi Demonstran Muslim Salat di Jalanan

  4. Hendak Bubarkan Demonstran, Viral Polisi AS Malah Dihujani 'Tembakan' oleh Puluhan Warga

  5. 7 Potret Menawan Mariana Renata, Aktris Indonesia yang Kini Tinggal di Amerika Serikat

  6. Masa Karantina Bikin Para Suami Ketahuan Poligami, Perceraian di Arab Saudi Meroket

  7. Ditaksir Capai Rp1,7 M Per Bulan dari YouTube! Ini 5 Sumber Penghasilan Kekeyi

  8. Akun Pakai Nama Novel Baswedan Akhirnya Dihapus, Febri: Tetap Harus Jujur dan Hargai Orang Lain, Apalagi yang Dipakai Namanya

  9. BW Kritik KPK Soal Nurhadi: Kalau Dia Ada di Jakarta dan KPK Tak Mampu Ungkap, Itu Masalah Besar

  10. Besarnya Mahar Nabi Muhammad saat Menikahi Aisyah, Bisakah Kita Menirunya?

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Image
Imam Shamsi Ali

Rasisme Itu Dosa Asal Amerika

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah