image
Login / Sign Up

UGM Dianggap Lamban Tangani Kasus Pelecehan Seksual, Ombudsman Terpaksa Turun Tangan

Rizzaq Nugroho

Image

Anggota Ombudsman RI, Ninik Rahayu, saat menjumpai awak media di Kantor Ombudsman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (10/11) | AKURAT.CO/Rizzaq Nugroho

AKURAT.CO, Ombudsman Republik Indonesia turun tangan menangani kasus pelecehan seksual yang dialami mahasiswa Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM).

Anggota Ombudsman RI, Ninik Rahayu, saat menjumpai awak media di Kantor Ombudsman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (10/11) mengatakan bahwa kasus tersebut tidak ditangani dengan cepat oleh pihak UGM

"Kasus ini kan setelah kita dengarkan sore hari ini kan kejadiannya sudah sangat-sangatlah lama, sudah setahun yang lalu. Ombudsman merasa penting untuk mendalami kausus ini karena ini terkait dengan sistem pendidikan kita secara besarnya, karena ini terkait dengan masa depan anank-anak kita," jelas Ninik.

baca juga:

Pembekalan Sebelum KKN Dirasa Kurang

Ninik mengatakan bahwa upaya memberikan perlindungan terhadap ancaman seksual baik yang dilakukan oleh oknum staf, atau antar mahasiswa belum menjadi perhatian yang diprioritaskan.

Kasus yang menimpa Agni adalah salah satu contoh bahwa pembekalan terkait upaya perlindungan terhadap mahasiswa yang menjadi korban kekerasan seksual di tingkat pendidikan itu masih belum maksimal, terutama kasus Agni yang mendapatkan kekerasan seksual saat melakukan KKN.

"Boleh jadi dalam sistem KKN ini, mahasiswa tidak dibekali salah satunya terkait degan bagaimana upaya perlindungan terhadap mahasiswa terkait dengan ancaman seksual, kekerasan fisik, kekerasan keamanan, yang terjadi di wilayah KKN, baik oleh masyarakat sekitar atau antara sesama teman," jelas Ninik.

Selain itu Ninik juga meragukan apakah UGM sudah memberikan pembekalan materi terkait kekerasan seksual kepada mahasiswanya sebelum menjalani KKN, terlebih nantinya mahasiswa akan dipindah ke suatu wilayah lain yang cukup jauh, dan dimana masih cukup banyak masyarakat, atau mahasiswa yang belum memahami bagaiman menghormati tubuh perempuan atau menghindari kekerasan seksual.

"Ini tentu UGM memliki cara sendiri bagaimana menjelaskan, apakah pernah ada materi secara khusus diberikan kepada mahasiswa dalam pembekalan KKN," jelasnya.

Koordinator dan Dosen Pembina KKN Gagap Menangani Kasus

Ninik juga mengatakan alasan lain mengapa Ombudsman harus ikut turun tangan adalah karena koordinator dan dosen pembina KKN yang ada di Seram, Maluku dirasa gagap menangani kasus ini. 

"Jadi ketika peristiwa ini dilaporkan oleh korban bahwa telah terjadi pemerkosaan pada 30 Juni 2017, dan dilaporkan kepada dosen pembina lapangan KKN, respon yang diberikan adalah secara kekeluargaan karena ini dianggap kasus biasa, kasus yang tidak ada unsur tindak pidana, tidak ada unsur kejahatan terhadap tubuh perempuan, hingga seakan-akan hanya kasus pencurian permen, ah jangan dibukalah nanti malu, itu informasinya yang saya dapatkan," jelasnya.

Penganggapan kasus yang menimpa Agni adalah kasus yang biasa dan harus ditutupi juga menjadi alasan. Jadi bukan bagaimana menyelesaikan kasus ini, namun bagaimana menutupi kasus ini.

"Karena dianggap kasus biasa, lalu kemudian upaya yang dilakukan adalah diselesaikan secara kekeluargaan, bahkan ingin ditutup-tutupi karena kalau ini dibuka, dianggap bisa mencemarkan nama baik perguruan tinggi, mencemarkan nama baik aktivitas KKN yang sedang ada di Seram gitu," jelasnya.

Dalam kasus ini, Ninik juga mengatakan jika tidak ditangani dengan serius maka akan memicu terjadinya kasus-kasus yang sama. Sehingga akan ada anggapan bahwa kasus seperti ini, kasus yang enteng dan biasa saja.

"Oleh karenanya pada kesemoatan kali ini Ombudsman akan mendalami kasus ini dan akan memberikan penyingkapan, ini baru pertemuan pertama, karena ada potensi mal administrasi terkait penundaat berlarut yang dilakukan oleh UGM dalam menangani kasus ini," tukasnya.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Menilik Prosesi Siraman Kereta Tertua Milik Keraton Yogyakarta

Image

Gaya Hidup

Selain Nambah Ilmu, 5 Tempat Wisata Bersejarah di Jogja ini Punya Spot Foto Kece

Image

News

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran dengan Jarak Luncur 1.100 Meter

Image

Olahraga

Kejuaraan Tenis Meja Asia 2019

Tim Beregu Putra-Putri Indonesia Kalah di Partai Pembuka

Image

News

Revisi UU KPK Masih Bisa Digagalkan, Ada Dua Wilayah Jokowi yang Masih Sangat Kuat

Image

News

Pakar Hukum: Jokowi Masih Miliki Kesempatan Gagalkan RUU KPK

Image

Gaya Hidup

Bukan Cuma Bikin Nyenyak, 7 Hotel di Jogja Ini Juga Ciamik Buat Instagram

Image

Ekonomi

Hati-Hati, Fintech yang Tawarkan Produk Lewat SMS Dipastikan Ilegal

Image

Ekonomi

OJK Ibaratkan Fintech Ilegal Seperti Monster

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Pencari Suaka yang Menggelandang di Trotoar Kebon Sirih Ogah Kembali ke Kalideres

"Kami menandatangani perjanjian dengan UNHCR karena mereka bilang tanggal 31 Agustus penampungan Kalideres harus dikosongkan,"

Image
News

Terdakwa Ricuh 21-22 Mei Divonis Empat Bulan, Pekan Depan Bebas

"Menjatuhkan pidana masing-masing selama 4 bulan, menetapkan masa penahanan yang telah dijalani dikurangi dari pidana yang dijatuhkan,"

Image
News

Satgas Karhutla Riau Tolak Bantuan Personel yang Dikirim Anies Baswedan

"Riau memang belum membutuhkan bantuan pemadam kebakaran dari Jakarta,”

Image
News

PP Muhammadiyah Desak Pemerintah Tetapkan Status Darurat Kasus Karhutla

Jokowi harus pimpin langsung penanganan Karhutla.

Image
News

DPR Dorong Pembuatan UU Khusus Kebakaran Hutan dan Lahan

Saya menilai Kementerian LHK belum terlihat fungsinya dalam masalah kebakaran hutan.

Image
News

Gagal, Pengamat Sarankan Jokowi Tak Pilih Wiranto pada Kabinet Kedua

Jadi menteri sejak zaman Soeharto.

Image
News

Dirawat di RSPAD, Kivlan Zen Sakit Infeksi Paru-paru Stadium Dua 

Sakitnya kompilasi.

Image
News

BNPP Targetkan Bangun Polsek hingga Koramil Tiap Kecamatan di Perbatasan

Untuk mensejahterakan masyarakat.

Image
News

LIPI Sarankan Jokowi Pilih Calon Menteri yang Berprestasi di Periode Kedua

Menteri yang berprestasi dapat direkomendasikan untuk dipilih diangkat kembali.

Image
News
DPR RI

Ketua DPR RI Berharap Indonesia Mampu Terus Lahirkan Pebulutangkis Kelas Dunia

Seharusnya bukan hal yang sulit bagi Indonesia melahirkan atlet berprestasi di berbagai cabang olahraga, termasuk bulutangkis.

Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. Viral! Ibu-ibu Ribut Saat Antre Makan di Prasmanan Kondangan

  2. Tertutup Sudah Peluang Gibran Rakabuming Nyalon Pilwalkot Solo dari PDIP

  3. 10 Potret Dinda Kirana Usai Turunkan Berat Badan 9 Kilogram, Body Goals Abis!

  4. Dinilai Menghina Jokowi, ARJ Kecam Pernyataan Novel Baswedan

  5. Bersaing dengan David Beckham Jadi Kandidat Pria Tertampan di Dunia, Ini 10 Potret Kece Al Ghazali

  6. Rumah Rp200 Miliar Anang Hermansyah Belum Juga Terjual

  7. Tak Hanya Porno dan Otomotif, Industri Pertanian Jepang Paling Unggul di Dunia

  8. Misbakhun Sebut Eropa Tak Ingin Ekonomi Indonesia Kuat Dengan Sawit

  9. Sutradara John De Rantau Dihujat Usai Komentari Foto Seksi Shandy Aulia

  10. Kehilangan Pesonanya, Samsung Hentikan Merek Galaxy Note Tahun Depan?

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

10 Pesona Muhammad Rafid, Cucu Keponakan BJ Habibie yang Geluti Sepak Bola

Image
Ekonomi

Mela Gunawan, Srikandi di Pusat Industri Kebugaran Indonesia

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Andrew Darwis, Pendiri Kaskus yang Terseret Kasus Pemalsuan Dokumen