image
Login / Sign Up

Pengamat Nilai Permintaan Maaf Prabowo sebagai Strategi Politik

Khalishah Salsabila

Image

Pengamat Politik Universitas Indonesia, Boni Hargens, saat ditemui di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (8/11). | AKURAT.CO/Khalishah Salsabila

AKURAT.CO, Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tercatat sudah melakukan dua kali permintaan maaf kepada publik dalam lima minggu terakhir. Dua kali permintaan maaf Prabowo itu terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet dan pidato 'tampang Boyolali'.

Permintaan maaf Prabowo tersebut dilihat pakar politik dari Universitas Indonesia, Boni Hargens dari dua sisi, yakni sebagai kelompok politik dan sebagai pribadi.

Ia mengatakan, jika dilihat dari sisi pribadi sosok Prabowo dinilai sebagai orang yang cerdas serta mempunyai kemampuan berfikir yang sangat baik. Namun demikian, Boni melihat akhir-akhir ini manufer politik Prabowo sering menjadi kontroversi sehingga ia tidak bisa menilai ada apa dibalik sikap Prabowo itu.

baca juga:

"Tetapi kemudian beberapa statment dan juga manufer politiknya belakangan yang menjadi kontroversi itu menjadi tanda tanya bagi saya, karena kalo di jelaskan dari sisi individu tidak akan ketemu jawabannya," kata Boni di Media Center DPR RI, Jakarta, Kamis (8/11).

Lanjut ia, jika dilihat dari sisi kelompok politik, sikap Prabowo tersebut dinilai sebagai suatu strategi politik untuk meningkatkan pengenalan diri terhadap pemilih.

Bahkan, dia menyamakan hal itu dengan apa yang dilakukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump saat pertama kali berkampanye melakukan design politik yang memompa isu-isu negatif agar semakin di kenal publik dan setelah di kenal publik ia dapat muncul dengan isu positif, sehingga dia dapat dipilih publik.

"Jadi seperti yang dilakukan oleh Trump di Amerika dan bebrapa kandidat di Amerika Latin, mereka mempompa isu-isu yang negatif atau kebohongan, itu disebarkan supaya menjadi heboh dan disitu secara tidak sadar mereka semakin dikenal oleh masyarakat dan pada titik tertentu dari suatu kontinum proses kampanye, dia bisa muncul dengan isu positif dan sehingga dia bisa dipilih," jelasnya.

Dalm waktu bersamaan, kata Boni, pendaping Prabowo, Sandiaga Uno mealkukan kecerdasan dalam berpolitik diantaranya dengan menaruh Pete di kepala saat berkinjung ke pasar.

"Buat saya, itu kecerdasan di dalam politik elektoral. Karena membuat dia dibicarakan banyak orang, tinggal nanti pada satu momen dia bisa membuat sesuatu yang positif dan semua orang suka, lalu semua orang yang sudah mengenalnya dengan pete berubah menjadi pemilih Sandi," terangnya.

Lebih lanjut, terkait sikap politik pasangan Prabowo - Sandiaga, Boni mengingatkan Pasangan Jokowi - Ma'ruf agar tidak memandang sebelah mata sikap dari lawannya itu. Sebab, kekonyolan yang di buat dalam politik merupakan bagian dari strategi politik.

"Jadi saya ini untuk kelompok lawan dari Prabowo-Sandi, kelompok dari jokowi - Ma'ruf juga harus baca fenomena seperti ini secara reflektif, secara kritis. Jangan melihatnya sederhana sebagai kiprah atau sebagai manufer yang konyol. Kekonyolan di dalam politik itu tidak punya tempat, selalu merupakan bagian dari strategi," jelasnya.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Tanggapan Tulisan Jokowi Disebut Berubah Menjadi Otoriter

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Image

News

Menuju Pilpres 2019

#RabuJKWMenang Hiasi Trending Topic, Warganet: Kalau Aku Sih, Jokowi Menang Udah Bahagia Banget

Image

News

Pengamat: Tak Ada Keuntungan untuk PT KAI Jika Berikan Akses Skybridge ke Stasiun

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Fahira Idris: Kampanye Pilpres 2019 Sudah Tidak Sehat

Image

News

Fahira Idris Desak KPU Percepat Jadwal Debat Capres - Cawapres

Image

News

Tantangan Prabowo, Fahri Hamzah: Kalau Sampean Berkuasa Kami Dapat Apa?

Image

News

Jokowi Dinilai Jadi Otoriter, Ini Kata Juru Bicara TKN

Image

News

Kader Malah Tak Mau Dukung Prabowo, Apa Kata Ketua Umum PAN?

Image

News

Dukungan Masih Lemah, TKD Jawa Barat Gencar Sosialisasi Jokowi-Ma'ruf di Dua Wilayah Ini

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ketua DPRD DKI Dukung Rencana Anies Revitalisasi Taman Ismail Marzuki

Ya harus kita dukung ya.

Image
News

Kegagalan Obama dan Michelle Saat Putrinya Minta Keduanya 'Cool' di Pesta Prom

"Saya bertelanjang kaki, dan Barack mengenakan sandal jepit," kenang Michelle.

Image
News
Tanggapan Tulisan Jokowi Disebut Berubah Menjadi Otoriter

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Kesimpulan pendapat tersebut terkesan terlalu terburu-buru dan cenderung tendensius.

Image
News

KPK Ancam Gunakan Pasal Merintangi Penyidikan kepada Saksi Kasus Meikarta

Kami ingatkan pada saksi agar memberikan keterangan secara benar dan pada pihak lain agar tidak berupaya mempengaruhi keterangan saksi-saksi

Image
News

Tim Jokowi-Ma'ruf Komitmen dari Awal Kampanye Diisi Gagasan

TKN Jokowi-Ma'ruf akan konsisten kampanyekan gagasan bukan kampanye hitam.

Image
News

Disindir Anies Kebanyakan Kunker, Ketua DPRD DKI: Mungkin Dia Bercanda

Saya ada di Jakarta, saya selalu ada di lapangan.

Image
News

Donald Trump vs Emmanuel Macron, SBY: Saya Setuju dengan Pandangan Bung Karno

Nasionalisme dan internasionalisme memiliki hubungan positif dan tidak harus bermusuhan.

Image
News

Satu dari 16 Nelayan Aceh yang Ditahan Myanmar Dikabarkan Meninggal Dunia

Jasad Nurdin kemudian diserahkan pihak AL Myanmar kepada Kepolisian Kawthaung lalu kemudian dibawa ke rumah sakit sekitar.

Image
News

Manajemen Boyband BTS Minta Maaf Atas Penggunaan Topi dengan Lambang NAZI

Pihak manajemen mengatakan bahwa topi tersebut diberikan salah seorang perancang busana untuk kepentingan foto.

Image
News

Program Layad Rawat, Petugas Kesehatan Cirebon Lebih Sigap Tangani Masalah Warga

Sementara dalam penanganannya, petugas juga diberi waktu sekitar 15 menit.

trending topics

terpopuler

  1. Mengabdi Selama 24 Tahun, ART Diberangkatkan Umroh Oleh Majikan yang Beda Agama

  2. Hendri: Jadi Kalau Panggilan Aja Masih Pakai Bro and Sis Jangan Ngaku Paling Indonesia

  3. 10 Potret Keharmonisan Keluarga Judika dan Duma Riris

  4. Empat Alasan ini Buat PT KAI Menolak Integrasi Skybridge dengan Stasiun

  5. 1 dari 10 Orang Amerika Alami Kecanduan Seks

  6. Instruksikan Kader Nobar 'Hanum & Rangga', Sekjen PAN: Tidak Ada Kewajiban Kok, Apalagi Sanksi

  7. Kepala Forensik RS Polri: Luka Tusukan di Tubuh Diperum Nainggolan Tak Terhitung

  8. Tragedi Lion Air, Intan Penuhi Permintaan Calon Suami yang Meninggal, Pakai Baju Akad Nikah di Hari H

  9. Soal Politik 'Lado' Sandi, Ini Kata Demokrat

  10. Menohok Sekali Tanggapan Abu Janda ke Fadli Zon Soal Sandiaga Melangkahi Makam

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Ancaman Pemilu Serentak, Kekhawatiran Yusril yang Belum Menemukan Jawaban

Image
Achmad Fachrudin

Paradigma Baru Kampanye Pemilu 2019

Image
Ujang Komarudin

Masih Adakah Pileg untuk Kita?

Wawancara

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Image
Hiburan

Indonesia Kedatangan YI Cloud, Tawarkan Penyimpanan Data Berbayar

Sosok

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer

Image
Gaya Hidup

Sibuk Banget, Bagaimana Soal Olahraga dan Liburan Arzeti Bilbina?

Image
Ekonomi

Tragedi Lion Air

Cerita Rusdi Kirana, Sosok di Balik Terbangnya 'Singa Merah' ke Angkasa