image
Login / Sign Up

Dua Buron Kasus Joki CPNS Digelandang ke Kantor Polisi, Salah Satunya PNS!

Muh.Aliyafid

Image

Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan Komisaris Besar Dicky Sondani didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar Komisaris Wirdhanto Hadicaksono | AKURAT.CO/Muh. Aliyafid

AKURAT.CO Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, kembali menangkap dua buronan kasus joki seleksi calon pegawai negeri sipil  di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan Komisaris Besar Dicky Sondani mengatakan kedua tersangka berinisial MR (33) dan AS (30). Mereka memiliki peran memalsukan identitas para joki.

"Peran dari kedua pelaku ini merekalah yang membuat identitas palsu. Jadi kejadian 28 Oktober lalu para joki masuk kedalam ruangan seolah-olah mereka adalah peserta CPNS dengan menggunakan identitas palsu," kata Dicky dalam konferensi pers di Makassar, Kamis (8/11).

baca juga:

Dicky menyebutkan AS merupakan pegawai negeri Pemerintah Kota Makassar di bagian koperasi.

"Salah satu pelaku seorang PNS di Kota Makassar bagian koperasi," kata dia.

Sejauh ini polisi telah menangkap delapan orang dalam kasus joki CPNS. Sementara tujuh orang lainnya masih dalam pengejaran petugas.

Kedua tersangka disangkakan dengan Pasal 263 ayat 1 dan 2 juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP yang merupakan tindak pidana pemalsuan surat dan menggunakan surat palsu dan atau turut serta melakukan kejahatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama enam tahun.

Sebelumnya, polisi mengamankan enam tersangka, yaitu W sebagai broker, Martin Tumpak, Ahmad Lutfi, Hamdi Widi, dan Adi Putra sebagai joki, serta Musriadi sebagai peserta.

Para joki menggantikan peserta dengan janji diberi uang sebesar Rp10 juta sampai Rp40 juta, jika dinyatakan lulus sebagai PNS. Sementara sang broker meminta Rp125 hingga Rp150 juta.

Dari hasil penyelidikan, kejadian ini sudah direncanakan sejak April 2018. Awalnya, CPNS meminta Wahyudi selaku broker mencarikan jalan agar dapat lulus menjadi dalam seleksi CPNS Kemenkumham. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Pecinta Laut, Mari Selami Takabonerate

Image

Ekonomi

Percepat Rekonstruksi Rumah Warga NTB, PUPR Kirim Tambahan 96 Insinyur Muda

Image

News

CPNS di Sibolga, 273 Dicari Baru 14 Orang Lulus

Image

News

Dua Penyebar Hoax Penculikan Anak yang Bikin Makassar Geger Akhirnya Dibekuk

Image

News

Tes CPNS Penuh Drama, Ada yang Rela Meninggalkan Pasangannya di Resepsi

Image

Ekonomi

Berikut 5 Bisnis Tanpa Modal yang Hasilkan Banyak Uang, No.4 Bikin Terkejut!

Image

News

Ikan Paus Mati Mengenaskan, Menteri Susi Geram: Harus, Sanksi Langsung!

Image

News

Video Ikan Paus Mati Bikin Nangis: Sebel, Sedih, Campur-campur Deh...

Image

News

Dua Jambret di Makassar Babak Belur Dihajar Warga

komentar

Image

1 komentar

Image
Yudi Pranata

walah ada jokinya beginian juga

terkini

Image
News

Tokoh Muda NU: Penolakan Perda Syariah Bukan Penistaan Agama

Cek saja berita tahun 2006 ketika Kiai Hasyim getol sekali menolak Perda Syariah.

Image
News

Tawuran Plus Bawa Sajam, Tiga Pelajar Diamankan Polisi

Tiga pelajar yang masih duduk dibangku SMP dan SMA ini terlibat tawuran pada Minggu (18/11) dini hari di kawaan Daan Mogot Cengkareng

Image
News
Tragedi Lion Air

Dua Penumpang Lion Air Kembali Teridentifikasi Tim DVI RS Polri

Sehingga total sudah 100 penumpang yang teridentifikasi.

Image
News

Koalisi Terancam, Netanyahu Gelar Pertemuan Kunci

Pemerintahan Netanyahu telah berjalan sejak 2015 dan disebut sebagai pemerintahan paling konservatif dalam sejarah Israel.

Image
News

KASBI Komitmen Kedepankan Dialog Ketimbang Demo Sikapi UMK

Mereka memang kecewa dengan adanya PP No 78/2015 yang membatasi kenaikan upah pekerja.

Image
News
Tragedi Lion Air

Bupati Pakpak Barat Terjaring OTT, PD Siap Berikan Sanksi Tegas

PD tunggu rilis resmi KPK.

Image
News

Rustam: Bravo KPK, Kabarnya Satu Lagi Bupati di Sumatera Utara Kena OTT

Total ada enam orang yang diamankan, dua orang diamankan di Jakarta dan empat orang di Medan.

Image
News

Antisipasi Api Menyala Kembali, Dua Unit Mobil Pemadam Siaga di Pabrik Furnitur

penyalaan kembali api kebakaran pabrik furnitur diduga akibat masih ada bara api tertinggal selama proses pendinginan

Image
News

Bupati Pakpak Bharat Terjaring OTT KPK

OTT dilakukan di Medan dan Jakarta.

Image
News

TKN: 'Jokowi App' Fokus Counter Isu Hoaks dan Sosialisasikan Visi-Misi

Hanya dengan mengakses aplikasi (Jokowi App) yang sudah disiapkan kita bisa mendapatkan banyak gambaran soal pak Jokowi.

trending topics

terpopuler

  1. Mabes Polri: Kelompok Radikal Sudah Kuasai Masjid 

  2. Biji Buah Labu Membuat Kehidupan Seks Anda Lebih Bergairah

  3. Dimutasi Ke Polda Metro Jaya, Kompol Netty Malah Dapat Tiga Penghargaan 

  4. Soal Serangan ke Gaza, Menteri Israel: Kita akan Kembali dengan 500 Peti Mati

  5. Awas, China Larang Impor Sampah, Indonesia Bersiaplah Banjir Limbah

  6. Malaysia Sewot China Larang Impor Sampah dari AS dan Eropa, Ada Apa?

  7. Agar ASI Lancar Melimpah, Makanan Ini Ya Bun!

  8. Setelah Tempuh Perjalanan 4.300 Km, Begini Nasib Tragis Kafilah Migran

  9. Berikut 10 Idol K-pop dengan Kekayaan Tertinggi, Idol-mu Ada?

  10. Walau Sudah Menguat, BI Lihat Rupiah Masih 'Kemurahan'

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Sengkarut Penundaan Penetapan DPT

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Wawancara

Image
News

DKPP, Penjaga Marwah dan Etika Penyelenggara Pemilu yang 'Haus' Infrastruktur

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Sosok

Image
Hiburan

Fauzan Musaad, Pelukis Mural Raden Saleh Raksasa di Planetarium Cikini

Image
Hiburan

Ini Alasan Ajip Rosidi Kembalikan Piagam dan Uang Rp200 Juta dari Habibie

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer