image
Login / Sign Up

Kasus Mahasiswi UGM Diperkosa Saat KKN, Kini Muncul Gerakan Kita Agni

Rizzaq Nugroho

Image

Gerakan Kita Agni melakukan aksi di Taman Fisipol UGM, Kamis (8/11) | AKURAT.CO/Rizzaq Nugroho

AKURAT.CO Tulisan berjudul Nalar Pincang UGM atas Kasus Perkosaan yang diterbitkan Badan Penerbitan Pers Mahasiswa Universitas Gajah Mada Yogyakarta melalui balairungpress.com berhasil membuat kasus yang belum benar-benar tuntas itu jadi perhatian lagi.

Hari ini, muncul aksi Gerakan Kita Agni. Mereka melakukan aksi untuk memberikan dukungan moril kepada mahasiswi UGM korban perkosaan. Aksi diselenggarakan di taman Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM.

"Jadi aksi kali ini dihantar dari teman-teman Balairung dimana berita dan lipsus yang dikeluarkan oleh Balairung sudah sesuai dengan kesediaan penyintas pertama. Yang kedua gerakan Kita Agni hari ini datang juga sebagai gerakan dengan nama UGM darurat kekerasan seksual, dimana kasus pelecehan dan kekerasan seksual di UGM tidak hanya sekali," kata mahasiswi Fisipol UGM angkatan 2012 Cornelia Natasya.

baca juga:

Di tengah aksi, mereka membubuhkan tanda tangan dan pemukulan kentongan yang menandakan bahwa UGM sudah mengalami darurat kekerasan.

UGM. AKURAT.CO/Rizzaq Nugroho

Mereka menyarakan tuntutan, yakni, pertama: agar UGM memberikan pernyataan publik yang mengakui bahwa tindak pelecehan dan kekerasan seksual dalam bentuk apapun, terlebih pemerkosaan merupakan pelanggaran berat. 

Kedua, UGM mengeluarkan atau memidanakan civitas akademika yang menjadi pelaku pelecehan dan kekerasan seksual.  Ketiga, memberikan teguran keras bahkan sanksi bagi civitas akademika yang menyudutkan penyintas pelecehan dan kekerasan seksual. 

Keempat, memenuhi hak-hak penyintas pelecehan dan kekerasan seksual, termasuk hak mendapatkan informasi terkini dan transparan mengenai proses penanganan kasus, serta pendampingan psikososial, layanan kesehatan, bantuan hukum, dan penggantian kerugian materiil.

Kelima, menyediakan ruang aman bagi penyintas pelecehan dan kekerasan seksual untuk melaporkan kekerasan yang dialaminya.  Keenam, menjunjung tinggi dan memastikan terpenuhinya perspektif dan privasi penyintas serta asas transparansi dan akuntabilitas dalam segala bentuk pemberitaan tentang kasus pelecehan dan kekerasan seksual di Universitas Gadjah Mada.  Ketujuh, meninjau ulang dan merevisi tata kelola dan peraturan di tingkat departemen, fakultas, maupun universitas yang masih memberi peluang bagi terjadinya pelecehan dan kekerasan seksual.

UGM. AKURAT.CO/Rizzaq Nugroho

Kedelapan, merancang dan memberlakukan peraturan yang mangikat di tingkat departemen, fakultas, maupun universitas tentang pencegahan, penanganan, dan penindakan kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang melibatkan civitas akademika Universnas Gadjah Mada.

Kesembilan, menyelenggarakan pendidikan anti pelecehan dan kekerasan seksual yang berpihak pada penyintas ketika Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru dan pembekalan KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat di tingkat departemen, fakultas, maupun universitas.

Selain pernyataan tuntutan dari Gerakan Kita Agni kepada UGM, Natasya juga mengatakan bahwa gerakan ini merupakan permulaan agar di masa mendatang jangan ada lagi kasus serupa.

"Gerakan Kita Agni adalah permulaan, Agni tidak hanya satu, Agni masih banyak, banyak yang belum di selesaikan di UGM kasus-kasus kekerasan seksual jadi akan ada aksi selanjutnya, pergerakan selanjutnya, penyintas-penyintas akan berdiri dan berjuang bersama Agni," kata Natasya. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Kasus Pemerkosaan Mahasiswi UGM, Polisi Akan Minta Keterangan Korban

Image

News

Kasus Pemerkosaan Mahasiswi UGM, Polri: Konstruksi Hukumnya Belum Terlihat

Image

News

LPSK Minta Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswa Dibawa ke Ranah Hukum, Ini Jawaban UGM

Image

News

LPSK Dorong UGM Segera Selesaikan Kasus Pelecehan Seksual Secara Hukum

Image

News

UGM Dianggap Lamban Tangani Kasus Pelecehan Seksual, Ombudsman Terpaksa Turun Tangan

Image

News

Menristekdikti: Kasus Pelecehan Seksual di UGM Jadi Tanggung Jawab Rektor

Image

News

Soal Kasus Pelecehan Seksual di UGM, Menteri Yohana Akhirnya Turun Tangan

Image

News

Rifka Annisa Minta UGM Sanksi Tegas Pelaku Pemerkosaan

Image

News

Dekan: Diduga Pelaku Pemerkosaan Belum Bisa Lulus Tahun Ini

komentar

Image

1 komentar

Image
emil sampeno

Setuju.. seharusnya dapat di asumsikan dimanapun, karena sudah di dalam pendidikanpunkan hal itu di lakukan,. di luar saja ada hukumnya, seharusnya dilinkungan berpendidikan lebih di sangsikan.

terkini

Image
News

Ketua DPRD DKI Dukung Rencana Anies Revitalisasi Taman Ismail Marzuki

Ya harus kita dukung ya.

Image
News

Kegagalan Obama dan Michelle Saat Putrinya Minta Keduanya 'Cool' di Pesta Prom

"Saya bertelanjang kaki, dan Barack mengenakan sandal jepit," kenang Michelle.

Image
News
Tanggapan Tulisan Jokowi Disebut Berubah Menjadi Otoriter

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Kesimpulan pendapat tersebut terkesan terlalu terburu-buru dan cenderung tendensius.

Image
News

KPK Ancam Gunakan Pasal Merintangi Penyidikan kepada Saksi Kasus Meikarta

Kami ingatkan pada saksi agar memberikan keterangan secara benar dan pada pihak lain agar tidak berupaya mempengaruhi keterangan saksi-saksi

Image
News

Tim Jokowi-Ma'ruf Komitmen dari Awal Kampanye Diisi Gagasan

TKN Jokowi-Ma'ruf akan konsisten kampanyekan gagasan bukan kampanye hitam.

Image
News

Disindir Anies Kebanyakan Kunker, Ketua DPRD DKI: Mungkin Dia Bercanda

Saya ada di Jakarta, saya selalu ada di lapangan.

Image
News

Donald Trump vs Emmanuel Macron, SBY: Saya Setuju dengan Pandangan Bung Karno

Nasionalisme dan internasionalisme memiliki hubungan positif dan tidak harus bermusuhan.

Image
News

Satu dari 16 Nelayan Aceh yang Ditahan Myanmar Dikabarkan Meninggal Dunia

Jasad Nurdin kemudian diserahkan pihak AL Myanmar kepada Kepolisian Kawthaung lalu kemudian dibawa ke rumah sakit sekitar.

Image
News

Manajemen Boyband BTS Minta Maaf Atas Penggunaan Topi dengan Lambang NAZI

Pihak manajemen mengatakan bahwa topi tersebut diberikan salah seorang perancang busana untuk kepentingan foto.

Image
News

Program Layad Rawat, Petugas Kesehatan Cirebon Lebih Sigap Tangani Masalah Warga

Sementara dalam penanganannya, petugas juga diberi waktu sekitar 15 menit.

trending topics

terpopuler

  1. Kepala Forensik RS Polri: Luka Tusukan di Tubuh Diperum Nainggolan Tak Terhitung

  2. Sandi Ngaku Salah dan Minta Maaf, Budayawan NU: Terimakasih, Mari Saling Memaafkan

  3. Iniesta Restui Neymar "Berkhianat" ke Madrid

  4. AS Sebut Upaya Uni Eropa Lindungi Iran dari Sanksi, Sia-Sia

  5. PM Malaysia: Perselisihan Perang Dagang Ciptakan Efek Domino di ASEAN

  6. Makin Meradang, AS Tingkatkan Tekanan Sanksi untuk Iran

  7. Pengaruhi Produksi Minyak, Trump Picu Ketegangan Baru dengan Saudi

  8. Disebut 'Pelacur' oleh Partai M5S, Pers Italia Ngamuk

  9. Adira Finance Berkomitmen Tumbuhkan Usaha Jasa Pembiayaan di Indonesia

  10. Di KTT ASEAN, Jokowi Ajak ASEAN Bantu Selesaikan Krisis Rohingya

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Ancaman Pemilu Serentak, Kekhawatiran Yusril yang Belum Menemukan Jawaban

Image
Achmad Fachrudin

Paradigma Baru Kampanye Pemilu 2019

Image
Ujang Komarudin

Masih Adakah Pileg untuk Kita?

Wawancara

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Image
Hiburan

Indonesia Kedatangan YI Cloud, Tawarkan Penyimpanan Data Berbayar

Sosok

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer

Image
Gaya Hidup

Sibuk Banget, Bagaimana Soal Olahraga dan Liburan Arzeti Bilbina?

Image
Ekonomi

Tragedi Lion Air

Cerita Rusdi Kirana, Sosok di Balik Terbangnya 'Singa Merah' ke Angkasa