image
Login / Sign Up

Gus Sholah Sebut Masalah Terbesar Indonesia Saat Ini Adalah Korupsi

Herry Supriyatna

Image

Bakal Cawagub Jatim, Puti Guntur Soekarno bertemu dengan pengasuh Ponpes Tebu Ireng KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah), Minggu (21/1). | AKURAT.CO/Adi Suprayitno

AKURAT.CO, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, yang juga mantan Wakil Ketua Komnas HAM, KH Sholahudin Wahid menjelaskan tantangan bangsa terkini yang harus dipahami semua pihak mulai soal korupsi hingga pendidikan, sehingga bisa dicari solusinya demi persatuan dan kemajuan bangsa.

"Menurut survei Litbang Kompas 2017, masalah terbesar bangsa ini adalah korupsi 43 persen, penegakan hukum 18 persen, kemiskinan 13 persen, SARA 10 persen, keadilan sosial 7 persen. Jihad bangsa ini bukan perang seperti 1945, tapi berjuang. Dan, tantangan masalah terbesar bangsa Indonesia adalah korupsi," kata Gus Sholah di Jombang, Senin (22/10).

Gus Sholah mengatakan, korupsi bisa merusak bangsa dan terdapat dampak negatif lainnya, yakni mengurangi pendapatan negara. Selain itu, juga terdapat masalah lainnya di mana masih ditemukan kasus adanya kongkalikong antara petugas dan wajib pajak.

"Ada distorsi pengambilan keputusan, terkait kebijakan publik, semakin tinggi korupsi di satu negara, sebagian besar kegiatan ekonomi bergerak di bawah tanah dan itu di luar otoritas pajak," kata dia.

Selain itu, ia juga mengatakan masih terdapat dampak negatif korupsi lainnya yakni bisa menghambat pengembang hingga mendorong kesalahan penempatan sumber daya manusia (SDM). Sedangkan untuk distribusi pendapatan negara, masih terdapat penghianatan kepercayaan di mana hukum tebang pilih tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Salah satunya, tertangkapnya banyak hakim terkait dengan suap.

Ia juga prihatin tentang masalah SARA di negeri ini. Bahkan, media sosial juga berperan memperuncing masalah. Selain itu, masalah keadilan sosial juga masih belum bisa terwujud dengan optimal. Keadilan sosial yang merupakan sila terakhir dari Pancasila dinilai masih sulit diwujudkan selama masalah-masalah hukum dan sebagainya belum terselesaikan.

Gus Sholah juga mengingatkan tentang masalah pendidikan yang selama ini dirasa masih luput. Padahal, pendidikan adalah aset utama semua bangsa. Bahkan, pendidikan di Indonesia masih di bawah Vietnam.

Namun, Gus Sholah mengatakan di Indonesia pendidikan bukan hanya di lembaga formal, tapi juga nonformal seperti pesantren. Bahkan, pesantren juga memberikan sumbangsih cukup besar bagi pendidikan di Indonesia.

"Ada masalah utama yang luput yakni pendidikan, aset utama semua bangsa. Pesantren juga memberikan sumbangsih besar pada pendidikan di Indonesia. Pesantren perlu ditingkatkan lagi perannya. Semangat resolusi jihad terus membara, semangat yang penuh pengabdian mampu mempertahankan bangsa dan negara," kata Gus Sholah.[]

baca juga:

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Idrus Marham: Nasib Sofyan Basir Tergantung Penyidik KPK

Image

News

Suap PLTU Riau-1, KPK Telaah Peran Sofyan Basir Lewat Keterangan Saksi

Image

News

Dari Fakta Sidang, KPK Cermati Peran Sofyan Basir dalam Proyek PLTU Riau-1

Image

News

Fitra: Idealisme PSI Dalam Pemberantasan Korupsi Patut Diapresiasi

Image

News

Laporkan Pejabat UPPRD Tanjung Priok, Ratusan Mahasiswa Geruduk KPK

Image

News

Saat Bacakan Eksepsi, Advokat Lucas Tegaskan Tak Kenal Dina Soraya

Image

News

KPK Ancam Gunakan Pasal Merintangi Penyidikan kepada Saksi Kasus Meikarta

Image

News

NasDem Berkomitmen Hilangkan Politik Tanpa Mahar

Image

News

KPK Panggil Tiga Saksi untuk Dalami Kasus Suap Meikarta

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Tanggapan Warganet Soal Opang yang Intimidasi Ojol: Lawan Aja Orang Kaya Gitu

"Lawan, enak bener capek-capek narik seharian di tengah jalan di pintain gocap. Emang bapak moyangnya yang punya jalanan," kata warganet

Image
News

Mampukah Reuni Akbar Alumni 212 Menggaet Generasi Milenial

Generasi milenial tak terlalu hobi dengan acara yang barbau agama

Image
News

Tiga Mobil di Bandung Kehilangan Pentil, Ini Alasannya

Menurutnya, titik yang rawan parkir liar, yaitu jalur niaga, sekolah atau pendidikan, tempat kuliner dan perkantoran.

Image
News

Pemimpin Khmer Merah Dinyatakan Bersalah Atas Kejahatan Genosida

Mereka akan menjalani hukuman penjara seumur hidup.

Image
News

Cendekiawan Muslim: Reuni Akbar 212 "Bigger than Ahok"

Aksi 212 tidak hanya persoalan penistaan agama Ahok, tapi lebih dari itu, yakni ketidaksukaan terhadap pemerintah

Image
News

Idrus Marham: Nasib Sofyan Basir Tergantung Penyidik KPK

Menurut Idrus, bukti-bukti tersebutlah yang nantinya akan menguatkan dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

Image
News

PKS Diskusikan Usulan Gerindra Soal Empat Nama Kandidat Cawagub DKI

"Iya yang dua kan sudah kita ajukan, kemudian ada aspirasi dari Gerindra, jadi kita smpaikan dulu pada pimpinan,"

Image
News

PM Singapura Ingatkan Saatnya ASEAN Harus Memilih China atau AS

"Akan datang situasi di mana ASEAN harus memilih salah satunya. Saya harap situasi ini tidak segera terjadi," kata Lee Hsien Long.

Image
News

AS dan Korut Hadapi Kebuntuan Menegosiasikan Denuklirisasi Semenanjung Korea

Korea Utara mengancam akan melanjutkan pengembangan nuklir apabila Amerika Serikat tidak mencabut sanksi ekonomi mereka

Image
News

PA 212: Reuni Akbar Dipastikan Tak Usung Agenda Politik

Meskipun diselenggarakan pada tahun politik, reuni akbar alumni 212 dipastikan tidak ada hubungannya dengan politik praktis,

trending topics

terpopuler

  1. 5 Manfaat dari Menyisir Rambut, Bikin Berkilau Lho

  2. Hasil Survei di 9 Provinsi Jika Perda Syariah Diberlakukan, Mencengangkan!

  3. Curhat Wapres JK yang Bisnisnya Bangkrut Karena Tak Percaya Teknologi

  4. Ternyata HS Ditangkap Setelah Pemilik Kontrakan Melapor ke Polisi

  5. 10 Transformasi Prilly Latuconsina yang Imut dari Kecil

  6. Lampu dan AC Mati, Penumpang Lion Air Tujuan Yogyakarta Berhamburan Keluar

  7. Ronaldo Paksa Dybala Korbankan Koleksi Gol di Ajang Serie A

  8. Ini Alasan Si 'Kancil' Tak Menggonggong Saat Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

  9. Liga Inggris Kenakan Atribut Khusus Dukung LGBT

  10. Perusahaan-perusahaan Indonesia Gelontorkan Rp445 Triliun dalam Pemakaian Teknologi

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Ancaman Pemilu Serentak, Kekhawatiran Yusril yang Belum Menemukan Jawaban

Wawancara

Image
News

DKPP, Penjaga Marwah dan Etika Penyelenggara Pemilu yang 'Haus' Infrastruktur

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Sosok

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer

Image
Gaya Hidup

Sibuk Banget, Bagaimana Soal Olahraga dan Liburan Arzeti Bilbina?

Image
Ekonomi

Tragedi Lion Air

Cerita Rusdi Kirana, Sosok di Balik Terbangnya 'Singa Merah' ke Angkasa