image
Login / Sign Up

PSI: Jangan Mainkan Kasus Ratna ke Politik

Yohanes Antonius

Image

Ratna Sarumpaet saat diperiksa di Mapolda Metro Jaya | AKURAT.CO/Miftahul Munir

AKURAT.CO, DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengingatkan kepada semua pihak yang dilaporkan ke kepolisian terkait kasus hoaks Ratna Sarumpaet untuk tidak melulu memainkan kasus hukum ini di ranah opini politik.

"Melontarkan pembenaran-pembenaran, melemparkan tuduhan-tuduhan pengalihan isu, dan lain-lain," kata Juru bicara PSI, Dedek Prayudi dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis. (11/1o).

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah sebelumnya meminta pihak kepolisian untuk segera menghentikan kasus kebohongan Ratna Sarumpaet karena dianggapnya masuk ranah pribadi.

baca juga:

Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf ini menilai Fahri Hamzah tidak memahami demokrasi karena mengindahkan kasus hoaks Ratna Sarumpaet.

Ia menjelaskan bahwa dalam demokrasi yang maju, substansi dan metode penyampaian pendapat dan berita memiliki pengaruh sangat sentral dalam tumbuhkembangnya peradaban.

Cara berdemokrasi, lanjut dia, menentukan kemana arah peradaban bangsa, apakah kemajuan atau kehancuran.

Terkait dengan berita bohong yang disertai tuduhan, baik itu secara eksplisit maupun implisit, mengarahkan peradaban demokrasi Indonesia menjadi demokrasi yang penuh kebohongan dan merupakan akar dari pecah belah. Hal serupa pernah dilakukan oleh penjajah Belanda hingga ISIS.

"Pak Fahri mungkin tidak memahami ini, sehingga beberapa kali mengeluarkan statemen yang terkesan mengentengkan bahaya berita bohong dan tuduhan bohong. Beliau di beberapa kesempatan menganggap bahwa kasus ini sebaiknya berhenti sampai permohonan maaf," kata Dedek.

Fahri memandang, kasus kebohongan Ratna Sarumpaet merupakan kasus pribadinya, sehingga tak perlu dikembangkan dengan menyeret orang lain. Fahri juga menyarankan tak perlu lagi aparat kepolisian menanggapi laporan-laporan yang masuk terkait kasus tersebut.

Namun Dedek berpandangan, bahwa Fahri Hamzah merasa paling benar soal kasus Ratna Sarumpaet. Ia berpendapat, kasus tersebut harus dituntaskan dan tak berhenti dengan permintaan maaf.

"Kalau memang sudah pernah mengaku salah, maka bersikaplah seperti orang yang salah. Kami menangkap kesan bahwa pak Fahri justru merasa paling benar, karena sudah pernah mengaku salah," ujar Dedek.

Permintaan maaf memang harus dimaafkan, sebagai makhluk Tuhan, tetapi proses hukum harus tetap berjalan, sebagai bentuk implementasi kenegaraan. Namun, kasus ini harus dikupas habis demi peradaban demokrasi bangsa, katanya. []

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Sindir Anies Soal DP 0 Rupiah, Guntur Romli Kutip Pernyataan Ahok

Image

News

Putin: ISIS Culik 700 Orang dan Eksekusi 10 Orang Tiap Hari

Image

News

TKN Tuding Ada Upaya Penghadangan Divestasi Freeport

Image

News

Rekonstruksi Peluru 'Nyasar' ke DPR Hasilkan 25 Adegan

Image

News

Polisi Gelar Reka Ulang Kejadian Peluru 'Nyasar'

Image

News

Tolak Saksi Dibiaya APBN, KIPP: Kewajiban Negara Hanya Memberi Pelatihan

Image

Gaya Hidup

HIMPSI Ajak Petugas Lapas Malang Tingkatkan Kemampuan Konseling

Image

Ekonomi

Soal Defisit BPJS, Jokowi Meradang, Fahri Hamzah 'Urun' Saran

Image

News

Paranormal: Buka Twitter Lihat Trending Topik 'Gurita Dusta Ratna dan Ahmad Dhani'

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Sindir Anies Soal DP 0 Rupiah, Guntur Romli Kutip Pernyataan Ahok

Program DP 0 Rupiah bukan untuk warga miskin.

Image
News

Kekuatan Cyber Sebuah Negara Dipengaruhi Oleh Perkembangan ICT

"Kalau Indonesia masih belum dapat dikatakan memiliki kemampuan Cyber yang memadai dibanding negara maju lainnya seperti Amerika"

Image
News

4 Lapangan Pekerjaan Ini

Di tiap kesendirian, ada peluang usaha di sana.

Image
News

Merasa Dipersekusi, Ahmad Dhani Laporkan Balik EF ke Bareskrim

Ahmad Dhani merasa dipersekusi saat akan menghadiri acara deklarasi #2019GantiPresiden.

Image
News

Trump Ancam Kirim Militer untuk Cegah Imigran Masuk AS

Donald Trump mengancam mengerahkan militer dan menutup perbatasan AS dan Meksiko untuk melawan 'serangan gencar' para migran.

Image
News

Jelang Pilpres, Kemenkominfo Akui Gencar Patroli Cyber

Kemenkominfo bekerjasama dengan Cyber Crime Mabes Polri untuk menangkap pelaku hoax.

Image
News

Anies: ITF Sunter Bisa Tampung 2.000 Ton Sampah per Hari

ITF diharap bisa menampung sampah Ibu Kota yang selama ini dibuang di Tempat Pengolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Image
News

Putin: ISIS Culik 700 Orang dan Eksekusi 10 Orang Tiap Hari

Beberapa warga AS dan Eropa termasuk di antara para sandera.

Image
News
Gempa Donggala

Mensos Imbau Pengungsi Sulteng Kembali ke Kampung Halamannya

Ia menjelaskan pemulihan bencana di Sulteng berlangsung relatif cepat, dengan adanya dukungan dari dunia internasional.

Image
News

Miris, 5 Negara Maju Ini Warganya Justru Merasa Paling Kesepian

Kesepian, ancaman nyata manusia modern.

trending topics

terpopuler

  1. Abdillah: Maukah Kita Punya Presiden yang Mencari Ilham dari Seorang Trump yang Dikenal Pembohong

  2. Bela Meikarta, Denny Indrayana Saat Ini Berstatus Tersangka Kasus Payment Gateway

  3. Kabareskrim Ingatkan Penyidik Polda Yogya Kalau Kapolri Punya Target Tugas

  4. Kasus Meikarta, Penyidik Temukan Dokumen Berlogo Mirip 'KPK' dari Hasil Penggeledahan

  5. Menikah dengan Justin Bieber, Hidup Hailey Baldwin Berubah

  6. PDIP: Pernyataan Anies Soal Rusunawa Bisa Dimiliki Setelah 20 Tahun Menyewa Langgar Aturan

  7. Divonis 4 Tahun Penjara, Roro Fitria: Allahu Akbar, Saya Sedih, Enggak Terima

  8. Masih Bugar Jalani Aktifitas Padat di Usia 69 Tahun, Ini Rahasia Dewi Motik

  9. Rustam: Kasihan Betul AHY! Harusnya Anda Tulis Coblos 14 Partainya AHY, Pak SBY akan Jadi Masa Lalu

  10. 51 Truk Sampah Ditahan, Anak Buah Anies: Mungkin Ada 'Misunderstanding'

fokus

Satu Tahun Anies Pimpin Ibu Kota
Pray for Donggala
Dari Indonesia untuk Dunia

kolom

Image
Bayu Primanda Putra

Meikarta, Lippo Group dan James Riady

Image
Ujang Komarudin

Magnet Politik Pesantren

Image
Ilham M. Wijaya

Prospek Proyek Meikarta Pasca OTT

Image
Achmad Fachrudin

Penguatan Demokrasi di Era Digital

Wawancara

Image
Olahraga

Philippe Coutinho

"Kami Bermain Sepakbola dengan Tutup Botol"

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Sosok

Image
Gaya Hidup

Inspirasi

Ikke Meliasari: Kebutaan Bukan Halangan Bahagiakan Anak

Image
Gaya Hidup

Kisah Bangkitnya Guntur, Altet Renang yang Kehilangan Tangan

Image
Ekonomi

Pria terkaya di Australia Bagikan Solusi Radikal untuk Pecahkan Masalah Petani