image
Login / Sign Up

Bupati Malang Terima Suap untuk Bayar Utang Pilkada

Bayu Primanda

Image

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo (kanan) dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (kiri) saat akan mengikuti rapat kerja (raker) gabungan dengan komisi III di Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (16/10). Komisi III DPR menggelar rapat gabungan bersama KPK, Kejaksaan Agung, Polri dan Kemenkum HAM. Rapat itu membahas soal evaluasi penanganan perkara korupsi selama 15 tahun terakhir | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Modal kampanye yang menelan dana sangat besar ternyata membuat Bupati Malang Rendra Kresna terjerat utang.

Banyaknya utang saat Rendra ikut Pilkada, membuat dirinya harus mengakali sejumlah pengadaan Pemkab Malang, demi meraup uang hasil penanganan proyek tersebut.

"Setelah bupati menjabat dilakukan proses pengumpulan fee proyek di Kabupaten Malang, untuk kebutuhan pembayaran utang dana kampanye yang sudah dikeluarkan sebelumnya," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (11/10).

Atas perbuatannya tersebut, Rendra pun kini berstatus sebagai tersangka lantaran menerima suap dan gratifikasi dengan total sekitar Rp7 miliar. Adapun uang suap tersebut digunakan untuk membayar utang kampanye selama Pilkada Kabupaten Malang tahun 2010.

Adapun Rendra ditetapkan sebagai tersangka suap bersama Ali Murtopo, pihak swasta, yang tak lain merupakan bagian dari tim suksesnya pada Pilkada Kabupaten Malang 2010. Dimana nilai suap yang dialirkan Ali ke Rendra jumlahnya mencapai Rp3,45 miliar. 

"Dalam melakukan perbuatannya RK diduga bersama-sama dengan mantan tim sukses saat pilkada pada tahun 2010 dilakukan dan berupaya mengatur proses lelang pada pengadaan barang dan jasa secara elektronik," tutur Saut.

Selain menerima suap, Bupati Malang 2 periode itu juga dikenakan pasal penerimaan gratifikasi, lantaran dirinya bersama Eryk Armando Talla diduga menerima gratifikasi sekitar Rp3,55 miliar. 

"Penerimaan gratifikasi oleh RK dan EAT (Eryk Armando Talla) diduga terkait dengan sejumlah proyek di dinas Kabupaten Malang,"tandasnya.

Dalam kasus suap, Rendra sebagai pihak penerima suap dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Ali yang diduga sebagai pemberi suap dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara untuk kasus gratifikasi, Rendra dan Eryk dijerat Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[]

baca juga:

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

KPK Susun 10 Program untuk Cegah Suap-Gratifikasi

Image

News

Setara Institute Sebut Internal KPK Masih Belum Solid

Image

News

Kasus Suap DOKA, Fenny Steffy Burrase Bantah Terima Dana Rp1 Miliar

Image

News

Wow TPPU Zainudin Hasan Capai Rp 57 miliar

Image

News

Dicekal, KPK Butuh Keterangan Dina Soraya terkait Kasus Eddy Sindoro

Image

News

Gelar Aksi, Front Pembela TGB Harap KPK 'Tak Masuk Angin'

Image

Ekonomi

Lakukan Pencucian Uang, Mantan Deputi PM Terciduk KPK Malaysia

Image

News

TGB Bertemu Deputi Penindakan KPK, Pakar: Tidak Ada Conflict of Interest

Image

News

Meikarta, Lippo Group dan James Riady

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Gempa Donggala

BNPB Sebut Korban Meninggal Dunia di Sulteng Masih Ditemukan

Hampir setiap hari, petugas dan relawan menemukan korban saat melakukan pembersihan reruntuhan dan puing-puing bangunan.

Image
News

Eks Gerakan 212 Resmi Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin

"Hari ini SK-nya sudah dikeluarkan dari TKN, kepada eks 212 yang dikomandoi pak Razman Arif Nasution,"

Image
News

Empat Tahun Tinggalkan Ruang Kerja Gubernur DKI, Jokowi Curhat Saat Lihat Foto

Melihat kembali foto ini: saya di ruang kerja Gubernur DKI Jakarta, beberapa hari sebelum 20 Oktober 2014.

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Ini yang Dilakukan Sandi Saat Bertemu Warga Tangerang Selatan

Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Kesetaraan Disabilitas. Tapi belum dirasakan manfaatnya sampai hari ini.

Image
News

Kebijakan Moratorium, Pengiriman TKI Secara Ilegal ke Bahrain Masih Terjadi

Meskipun pemerintah Indonesia telah melaksanakan kebijakan moratorium pengiriman TKI yang bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT)

Image
News

Penyidikan Kasus Peluru Nyasar ke Gedung DPR, Polisi Bakal Panggil Pemilik Senpi

Saya dengar dia akan dipanggil (diperiksa) untuk dimintai keterangan. Dipisahkan pidana sama organisasi.

Image
News

Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan 40 Kg Sabu dari Malaysia

Rute masuk penyelundupan narkoba jenis sabu dari Malaysia yang semula melalui perairan Aceh, sekarang bergeser ke Dumai/Bengkalis.

Image
News
Gempa Donggala

BNPB: Tidak Benar Warga Belanda Meninggal Dunia di Sulteng

Tim pencarian dan pertolongan gabungan hanya menemukan satu jenazah warga negara Korea Selatan pada Kamis (4/10).

Image
News

Balita 3,5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Mobil

Diduga bocah berjenis kelamin laki laki itu terjebak dalam kendaraan sejak Jumat (19/10) siang.

Image
News

Masuk Daftar Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia, Jokowi: Alhamdulillah Penghargaan untuk Kita Semua

Presiden Jokowi memang tercatat kembali masuk dalam daftar "Top 50" sama seperti tahun sebelumnya.

trending topics

terpopuler

  1. Polda Jatim: Kami Tidak Terpancing dengan Pernyataan Ahmad Dhani

  2. 10 Potret Kebersamaan Lydia Kandou dan Jamal Mirdad Meski Telah Lama Berpisah

  3. Disindir Anies Baswedan, Djarot: Gitu Saja Dibawa ke Hati

  4. China Siap Luncurkan Pesawat Tempur yang Mampu Angkut Peledak 10 Ton

  5. Yordania Taklukkan Vietnam, Irak Ditahan Thailand

  6. Bima Sakti Iri dengan Andritany dan Egy Maulana Vikri, Piala AFF

  7. Soal Penolakan Tol Bawen - Jogjakarta, Jokowi : Pusat Akan Beri Keputusan Secepatnya

  8. Dana Haji Digunakan untuk Infrastruktur, Ini Klarifikasi Menag

  9. Latihan Berdampingan dengan Lawan, Indra Sjafri: Sepakbola Bukan Perang

  10. Rusia Jadi Negara yang Hampir Tak Memiliki Obligasi AS

fokus

Satu Tahun Anies Pimpin Ibu Kota
Pray for Donggala
Dari Indonesia untuk Dunia

kolom

Image
Bayu Primanda Putra

Meikarta, Lippo Group dan James Riady

Image
Ujang Komarudin

Magnet Politik Pesantren

Image
Ilham M. Wijaya

Prospek Proyek Meikarta Pasca OTT

Image
Achmad Fachrudin

Penguatan Demokrasi di Era Digital

Wawancara

Image
Olahraga

Philippe Coutinho

"Kami Bermain Sepakbola dengan Tutup Botol"

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Sosok

Image
Ekonomi

Kisah Ketut Suarjana Memupuk Semangat Guyub

Image
Gaya Hidup

Inspirasi

Mimpi Munsiah yang Buta untuk Pendidikan Anaknya

Image
Ekonomi

Semringah Produsen Minuman Herbal Indonesia Merangsek Pasar Korea