image
Login / Sign Up

Hukuman Andi Narogong Diperberat Jadi 13 Tahun

Bayu Primanda

Image

Tersangka kasus KTP Elektronik Andi Agustinus atau Andi Narogong saat bersaksi dalam persidangan Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (29/5). | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Terpidana kasus korupsi e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong diperberat hukumannya oleh Mahkamah Agung (MA) menjadi13 tahun.

Berdasarkan laman kepaniteraan.mahkamahagung.go.id, yang diakses AKURAT.CO, putusan kasasi tersebut diputus pada tanggal 16 September 2018 oleh majelis hakim Mohamad Askin, Leopold Hutagalung dan Surya Jaya.

Dalam putusannya, MA menilai bahwa rekan dekat Setya Novanto itu terbukti bersalah dengan melakukan tindak pidana korupsi pada proyek pengadaan e-KTP, dan menjatuhkan hukuman 13 tahun penjara ditambah denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Andi juga dikenakan kewajiban untuk membayar uang pengganti senilai USD 2,15 juta ditambah Rp1,186 miliar subsider 3 tahun kurungan.

Vonis kasasi dari MA ini lebih berat dibanding dengan putusan Pengadilan Tinggi Jakarta pada 28 Maret 2018 yang memvonis Andi selama 11 tahun penjara ditambah denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan serta wajib membayar uang pengganti sebesar 2,15 juta dolar AS dan Rp1,186 miliar subsider 3 tahun kurungan.

Sebelumnya Andi yang menjadi otak yang mengatur skema penerimaan uang e-KTP ke sejumlah pihak ini, divonis 8 tahun penjara ditambah denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan ditambah kewajiban membayar uang pengganti sebesar 2,15 juta dolar AS dan Rp1,186 miliar pada pengadilan tingkat pertama 21 Desember 2017.

Sementara itu, dalam prosesnya, perkara ini telah menjerat sejumlah nama, bahkan beberapa diantaranya telah divonis pengadilan. Diantara nama-nama yang sudah divonis tersebut antara lain: mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) pada Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Sugiharto dan mantan Dirjen Dukcapil Irman masing-masing 15 tahun dan denda masing-masing Rp500 juta subsider 8 bulan kurungan.

Kemudian, mantan Ketua DPR, Setya Novanto, 15 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan, Direktur Utama PT Quadra Solutions Anang Sugiana Sugihardjo selama enam tahun penjara ditambah denda Rp1 miliar subsider 4 bulan kurungan ditambah kewajiban untuk membayar uang pengganti sebesar Rp20,732 miliar.

Selanjutnya, anggota Komisi II DPR, Miryam S Haryani, divonis lima tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan.

Sementara, untuk penanganan perkara yang masih di tingkat penuntutan terdapat beberapa nama seperti mantan Direktur Operasional PT Murakabi Sejahtera, Irvanto Pambudi Cahyo; dan OEM Investment Pte Ltd, Made Oka Masagung. Keduanya didakwa menjadi perantara pemberian uang 7,3 juta dolar AS kepada Setnov dalam perkara korupsi KTP elektronik.

Sedangkan untuk mantan anggota Komisi II DPR dari fraksi Partai Golkar, Markus Nari sejauh ini prosesnya masih di tahap penyidikan.

Markus sendiri ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara e-KTP dengan sangkaan menghalang-halangi penyidikan pasal 21 UU Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Kasus Suap DOKA, Fenny Steffy Burrase Bantah Terima Dana Rp1 Miliar

Image

News

Wow TPPU Zainudin Hasan Capai Rp 57 miliar

Image

News

Dicekal, KPK Butuh Keterangan Dina Soraya terkait Kasus Eddy Sindoro

Image

News

Gelar Aksi, Front Pembela TGB Harap KPK 'Tak Masuk Angin'

Image

News

TGB Bertemu Deputi Penindakan KPK, Pakar: Tidak Ada Conflict of Interest

Image

News

Meikarta, Lippo Group dan James Riady

Image

Ekonomi

YLKI Minta Negara Beri Perlindungan Kepada Konsumen Meikarta

Image

News

Diperiksa untuk Irwandi Yusuf, Fenny Steffy Burase Penuhi Panggilan KPK

Image

News

Kasus Meikarta, KPK Sita Sejumlah Dokumen dari Hasil Penggeledahan di 12 Lokasi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Sultan Hamengkubuwono X Menolak Pemahaman Etnis Jawa Jadi Mayoritas di Indonesia, Ini Alasannya

Maka dari itu, ia berharap bangsa ini sudah tidak lagi bicara mayoritas dan minoritas. Namun, yang lebih penting dikedepankan adalah kebersa

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Kunjungan ke Pesantren Girikesumo, Jokowi Sampaikan Komitmennya pada Para Santri

Kata presiden,sejumlah pandangan yang disampaikan oleh pimpinan ponpes yang meneruskan kepemimpinan ayahnya pada 1997 itu sangatlah berkesan

Image
News
Pembunuhan Jamal Kashoggi

Media Saudi Sebut Jamal Kashoggi Tewas karena Perkelahian

Trump sambut baik langkah Arab.

Image
News

Tahun 2018, Jumlah Kasus Demam Berdarah di Madiun Menurun

Menurut dia, meski kasus turun, namun bukan berarti lengah di musim kemarau ini. Sebab demam berdarah tetap saja dapat menyerang dalam musim

Image
News

BMKG Sampaikan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Lampung

Prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku 20 Oktober pukul 07.00 WIB sampai dengan 21 Oktober 2018 pukul 07.00 WIB,

Image
News

Program Kemaslahatan BPKH Diluncurkan Bersama dengan Pemberian Bantuan untuk Lombok dan Sulteng

Selain Menteri Agama, turut hadir dalam peluncuran Program Kemaslahatan Sekjen MUI Anwar Abbas dan Pimpinan Komisi VIII DPR RI.

Image
News

Menag Menanti Kelanjutan RUU Pondok Pesantren dan Pendidikan Agama dari DPR

Diharapkan tidak ada lagi pihak yang tak bertanggung jawab menyalahgunakan nama pondok pesantren untuk kepentingan tertentu.

Image
News

Kasus Suap DOKA, Fenny Steffy Burrase Bantah Terima Dana Rp1 Miliar

Ia juga membantah telah menggunakan pengaruh dari Irwandi untuk menghubungi para pejabat daerah di Pemprov Aceh dalam kasus suap tersebut.

Image
News

Perpusnas Siapkan Ratusan Pustakawan di 60 Kabupaten/Kota se-Indonesia

Menurut Dedi Junaidi, Pustakawan Ahli Utama Perpusnas, ada 21 provinsi yang dinilai sangat membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM)

Image
News

Jadi Duta Baca, Najwa Shihab Blusukan ke Rumah Makan hingga Pemilik Ferrari

Najwa Shihab membagikan ceritanya blusukan mulai dari rumah makan hingga ke pemilik mobil mewah Ferrari.

trending topics

terpopuler

  1. Kadar Gula Tinggi dalam Tubuh, Harus Minum Banyak Air, Jika Tidak...

  2. Ngeri! Jika Kalah Sidang Arbitrase, Pemerintah Rogoh Kocek Hingga Rp 7,7 Triliun

  3. Mengerikan! Polisi Turki Duga Jasad Khashoggi Dibuang di Sini

  4. Satu Tahun Jokowi Lebih Baik Dibandingkan Anies dalam Memimpin Jakarta, Ini Buktinya

  5. Untuk Pertama Kalinya Trump Ucapkan Ini: 'Kemungkinan Khashoggi Tewas'

  6. Pasukan Oranye Serahkan Rp26 Juta ke Gubernur Anies, Buat Apa?

  7. Soroti Kepemimpinan Anies, Pengamat: Jangan Berjanji Kalau Tidak Bisa Dijangkau

  8. Yordania Taklukkan Vietnam, Irak Ditahan Thailand

  9. Usai Debat di Televisi, Misbakhun Minta Tv One Seleksi Pembicara

  10. Rupiah Terus Tersesat ke Zona Merah

fokus

Satu Tahun Anies Pimpin Ibu Kota
Pray for Donggala
Dari Indonesia untuk Dunia

kolom

Image
Bayu Primanda Putra

Meikarta, Lippo Group dan James Riady

Image
Ujang Komarudin

Magnet Politik Pesantren

Image
Ilham M. Wijaya

Prospek Proyek Meikarta Pasca OTT

Image
Achmad Fachrudin

Penguatan Demokrasi di Era Digital

Wawancara

Image
Olahraga

Philippe Coutinho

"Kami Bermain Sepakbola dengan Tutup Botol"

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Sosok

Image
Ekonomi

Semringah Produsen Minuman Herbal Indonesia Merangsek Pasar Korea

Image
Gaya Hidup

Inspirasi

Ikke Meliasari: Kebutaan Bukan Halangan Bahagiakan Anak

Image
Gaya Hidup

Kisah Bangkitnya Guntur, Altet Renang yang Kehilangan Tangan