image
Login / Sign Up

Modal Kampanye Cuma Rp2 M, Sandi: Jangan Bandingkan dengan Toko Sebelah

Bayu Primanda

Menuju Pilpres 2019

Image

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno berserta partai koalisinya mengadakan jumpa media terkait pandangan ekonomi yang sedang dialami Indonesia saat ini di rumah Kartanegara, Jakarta, Jumat (7/9/2018). Pada kesempatan itu, mereka mengkritisi pasca melemahnya nilai tukar rupiah yang mencekik kehidupan rakyat kecil. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Laporan awal dana kampanye(LADK) yang disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum RI(KPU) oleh Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno ternyata masih kecil dibandingkan dengan paslon lawannya yakni, Jokowi-Ma'ruf.

Diketahui, dalam laporan yang disampaikan Sandi tersebut jumlah dana kampanye milik Koalisi Indonesia Adil Makmur bentukan Prabowo-Sandi hanya mengantongi modal sebesar Rp2 miliar saja.

Jumlah ini jauh lebih kecil 6 kali lipatnya dari Koalisi Indonesia Kerja pengusung Jokowi-Ma'ruf yang saat ini melaporkan modal kampanyenya senilai Rp11 miliar.

"Ya jangan dibandingkan dengan toko sebelah lah bahkan hampir 6 kali lipat dari kita,"seloroh Sandiaga Uno usai menyerahkan LADK di kantor KPU RI, Minggu(23/9).

Meski demikian, Sandi mengaku bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi terkait penggalangan dana kampanye. Termasuk membuka pintu selebar-lebarnya kepada korporasi yang ingin menyumbangkan dananya kepada Prabowo-Sandi dalam kampanye Pilores 2019 mendatang.

"Kita menunggu korporasi yang ingin ikut aturan main kita," tuturnya.

Aturan main bagi paslon Prabowo-Sandi sendiri, dimaksudkan agar korporasi tak menuntut timbal balik bilamana paslon yang didukungnya menang di belakang hari. Karena hal itu bisa merusak citra demokrasi bangsa.

Oleh karenanya, Sandi ingin pihaknya terus melaporkan perkembangan soal penerimaan dan penggunaan dana kampanye kepada publik setiap bulan, termasuk membeberkan nama korporasi penyumbang dana, demi akuntabilitas kepada publik.

"Korporasi itu akan disebutkan, bahkan bisa diidentifikasi apa kepentingan memberikan dana kepada kita," tandasnya.

Sejauh ini, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang pernah malang melintang di dunia bisnis itu mengaku bahwa kalangan korporasi sama sekali belum menyentuh tim Badan Pemenangan Prabowo-Sandi.

Sekiranya ada persyaratan ketat yang diberikan kepada tiap korporasi bila ingin menyumbang dana bagi Prabowo-Sandi. Termasuk kesamaan visi-misi antara paslon dengan korporasi penyumbang dana kampanye di Pilpres 2019.[]

baca juga:

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Menuju Pilpres 2019

PDIP Tak Masalah dengan Kampanye Negatif, Asal Ada Datanya

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Menangkan Jokowi-Ma'ruf, Pendekar Banten akan Kampanye Door to Door

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Kubu Jokowi Sebut HTI Penumpang Gelap Aksi #2019GantiPresiden

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Ma'ruf Amin Bertukar Pandangan dengan Para Tokoh Indonesia di Singapura

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Sandi Silaturahmi ke Yayasan Daarut Tauhid Pimpinan Aa Gym

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Sambangi Wilayah di Jabar, Zulhas Harapkan Suara Mutlak

Image

News

Umpamakan Kampanye seperti Bermain Bulu Tangkis, JK: Dapat Poin Kalau Lawan Kita Bikin Kesalahan

Image

News

JARI 98: Hoaks Sengaja Diciptakan untuk Bikin Indonesia Gaduh

Image

Ekonomi

Jual Saham Saratoga, Sandiaga Uno Kantongi Rp113 Miliar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Bejat! Tiga Orang Tega Perkosa Bocah 7 Tahun Korban Gempa Asal Palu di Makassar

"Pelaku memperkosa korban sebanyak dua kali lalu mengantarnya pulang ke depan rumah korban di BPS," kata Nugraha di Makassar, Selasa (16/10)

Image
News
Menuju Pilpres 2019

PDIP Tak Masalah dengan Kampanye Negatif, Asal Ada Datanya

"Jadi kalau menyampaikan ini tidak sesuai contoh baik atau tidak baik, dasarnya dari mana? Harus ada data yang disandingkan"

Image
News

Gara-gara Cemburu, Pria Ini Nekat Aniaya Istri Siri hingga Babak Belur

HS menganiaya korban dengan cara menukul wajah, menendang dan memukul kepala dengan besi.

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Menangkan Jokowi-Ma'ruf, Pendekar Banten akan Kampanye Door to Door

Para pendekar Banten akan bergerak melalui berbagai peguron dan pesantren untuk menyukseskan Jokowi - Ma'ruf.

Image
News

Buntut Peluru Nyasar ke Ruang Anggota Dewan, Pemprov DKI Bakal Evaluasi Keberadaan Lapangan Tembak

"Nanti kita akan cek secara tata ruang seperti apa, karena 2019 adalah tahun dimana kita melakukan revisi," ujar Anies

Image
News

Soal Kasus Ratna Sarumpaet, Plt Kadisparbud DKI Sudah Dua Kali Diperiksa Polisi

"Udah lama (dipanggil) dari tanggal 9 dan tangal 10 Oktober saya dipanggil," ujar Plt Kepala Dinas

Image
News

Kanada Negara Kedua Dunia yang Legalkan Pemakaian Ganja

Sebelumnya Uruguay.

Image
News

Jualan Ganja, Dua Mahasiswa Ini Dicokok Polisi

Mereka mengedarkan barang haram tersebut kepada mahasiswa lain.

Image
News

Kak Seto dan Bawaslu DKI Sambangi SMAN 87 Jakarta

Mereka akan memberikan motivasi kepada para siswa dan guru SMAN 87 Jakarta agar tetap melakukan proses belajar mengajar seperti biasa.

Image
News

Muktamar Pemuda Muhammadiyah Diduga Diintervensi, Dahnil Akan Kirim Surat ke Kapolri

Polisi jangan sampai terseret kepentingan politik.

trending topics

terpopuler

  1. Video Anak Pramuka Teriak "2019 Ganti Presiden", Risma: Jangan Libatkan Anak dalam Politik Praktis

  2. Gerindra Sebut Jokowi Sengsarakan Petani, TKN: Yang Bilang itu Mungkin Sedang Buta

  3. Benarkah Darah Menstruasi Berwarna Hitam Pertanda Ada Penyakit?

  4. Fadli Zon Disarankan Pakai Rompi Anti Peluru

  5. Kejadian Mistis Semakin Parah, Ruben Onsu Lelah

  6. Namanya Dipakai Sandi Kasus Suap Meikarta, Tina Toon Merasa Tak Rugi

  7. Video Ini Bukti Gol Mohamed Salah dari Sepak Pojok Bukan Kebetulan, Bikin Melongo

  8. Ditemukan Bukti Baru Rekaman Terbunuhnya Wartawan Khashoggi

  9. Dosa-dosa Pangeran Arab Saudi, Paling Heboh Hilangnya Jurnalis Jamal Khasoggi

  10. Jarang Tampil di Media, Prabowo Tak Mau Kampanye yang Hanya Pencitraan

fokus

Pray for Donggala
Dari Indonesia untuk Dunia
Kearifan Ekonomi Lokal Baduy

kolom

Image
Ilham M. Wijaya

Prospek Proyek Meikarta Pasca OTT

Image
Achmad Fachrudin

Penguatan Demokrasi di Era Digital

Image
Ujang Komarudin

Membidik Amien Rais

Image
Hervin Saputra

Nurmagomedov-McGregor: Uang, Agama, dan Budaya Perang Mulut di UFC

Wawancara

Image
Olahraga

Philippe Coutinho

"Kami Bermain Sepakbola dengan Tutup Botol"

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Sosok

Image
Ekonomi

IMF-WB Annual Meeting

Mengulik Liku Hidup Jatuh Bangun Jack Ma Memeluk Mimpi

Image
Ekonomi

IMF-WB Annual Meeting

6 hal Menarik Tentang Jack Ma dan Alibaba

Image
Ekonomi

IMF-WB Annual Meeting

Berkah IMF-WB, Sri Mulyani Diganjar Menteri Terbaik East Asia Pacifik