image
Login / Sign Up

FOTO Konflik Perang Membuat Yaman Menjadi Neraka Bagi Anak-anak

Seorang anak yang kekurangan gizi menangis ketika ia sedang ditimbang di bangsal malnutrisi gizi di rumah sakit al-Sabeen di Sanaa, Yaman, 11 September 2018. Sekitar 20 anak di bawah umur dua tahun dirawat di bangsal di Rumah Sakit al-Sabeen yang menderita kekurangan gizi parah di negara miskin yang telah dilanda perang lebih dari tiga tahun. Konflik perang tersebut telah membuat Yaman menjadi neraka bagi anak-anak. Lebih dari 11 juta anak-anak, atau sekitar 80 persen dari penduduk yang berusia di bawah 18 tahun telah menghadapi ancaman kekurangan makanan dan penyakit. REUTERS/Khaled Abdullah

Seorang perawat memegang seorang anak yang kekurangan gizi setelah menimbangnya di bangsal malnutrisi gizi di rumah sakit al-Sabeen di Sanaa, Yaman, 11 September 2018. Sekitar 20 anak di bawah umur dua tahun dirawat di bangsal di Rumah Sakit al-Sabeen yang menderita kekurangan gizi parah di negara miskin yang telah dilanda perang lebih dari tiga tahun. Konflik perang tersebut telah membuat Yaman menjadi neraka bagi anak-anak. Lebih dari 11 juta anak-anak, atau sekitar 80 persen dari penduduk yang berusia di bawah 18 tahun telah menghadapi ancaman kekurangan makanan dan penyakit. REUTERS/Khaled Abdullah

Seorang ibu membawa anaknya yang kekurangan gizi di bangsal malnutrisi gizi di rumah sakit al-Sabeen di Sanaa, Yaman, 11 September 2018. Sekitar 20 anak di bawah umur dua tahun dirawat di bangsal di Rumah Sakit al-Sabeen yang menderita kekurangan gizi parah di negara miskin yang telah dilanda perang lebih dari tiga tahun. Konflik perang tersebut telah membuat Yaman menjadi neraka bagi anak-anak. Lebih dari 11 juta anak-anak, atau sekitar 80 persen dari penduduk yang berusia di bawah 18 tahun telah menghadapi ancaman kekurangan makanan dan penyakit. REUTERS/Khaled Abdullah

Seorang anak kekurangan gizi terbaring di tempat tidur di bangsal malnutrisi gizi di rumah sakit al-Sabeen di Sanaa, Yaman, 10 September 2018. Sekitar 20 anak di bawah umur dua tahun dirawat di bangsal di Rumah Sakit al-Sabeen yang menderita kekurangan gizi parah di negara miskin yang telah dilanda perang lebih dari tiga tahun. Konflik perang tersebut telah membuat Yaman menjadi neraka bagi anak-anak. Lebih dari 11 juta anak-anak, atau sekitar 80 persen dari penduduk yang berusia di bawah 18 tahun telah menghadapi ancaman kekurangan makanan dan penyakit. REUTERS/Khaled Abdullah

Seorang anak kekurangan gizi terbaring di tempat tidur di bangsal malnutrisi gizi di rumah sakit al-Sabeen di Sanaa, Yaman, 10 September 2018. Sekitar 20 anak di bawah umur dua tahun dirawat di bangsal di Rumah Sakit al-Sabeen yang menderita kekurangan gizi parah di negara miskin yang telah dilanda perang lebih dari tiga tahun. Konflik perang tersebut telah membuat Yaman menjadi neraka bagi anak-anak. Lebih dari 11 juta anak-anak, atau sekitar 80 persen dari penduduk yang berusia di bawah 18 tahun telah menghadapi ancaman kekurangan makanan dan penyakit. REUTERS/Khaled Abdullah

Seorang anak kekurangan gizi terbaring di tempat tidur di bangsal malnutrisi gizi di rumah sakit al-Sabeen di Sanaa, Yaman, 10 September 2018. Sekitar 20 anak di bawah umur dua tahun dirawat di bangsal di Rumah Sakit al-Sabeen yang menderita kekurangan gizi parah di negara miskin yang telah dilanda perang lebih dari tiga tahun. Konflik perang tersebut telah membuat Yaman menjadi neraka bagi anak-anak. Lebih dari 11 juta anak-anak, atau sekitar 80 persen dari penduduk yang berusia di bawah 18 tahun telah menghadapi ancaman kekurangan makanan dan penyakit. REUTERS/Khaled Abdullah

Seorang anak yang kekurangan gizi berada di penimbangan di bangsal malnutrisi gizi rumah sakit al-Sabeen di Sanaa, Yaman, 11 September 2018. Sekitar 20 anak di bawah umur dua tahun dirawat di bangsal di Rumah Sakit al-Sabeen yang menderita kekurangan gizi parah di negara miskin yang telah dilanda perang lebih dari tiga tahun. Konflik perang tersebut telah membuat Yaman menjadi neraka bagi anak-anak. Lebih dari 11 juta anak-anak, atau sekitar 80 persen dari penduduk yang berusia di bawah 18 tahun telah menghadapi ancaman kekurangan makanan dan penyakit. REUTERS/Khaled Abdullah

Seorang ibu membawa anaknya yang kekurangan gizi di bangsal malnutrisi gizi di rumah sakit al-Sabeen di Sanaa, Yaman, 11 September 2018. Sekitar 20 anak di bawah umur dua tahun dirawat di bangsal di Rumah Sakit al-Sabeen yang menderita kekurangan gizi parah di negara miskin yang telah dilanda perang lebih dari tiga tahun. Konflik perang tersebut telah membuat Yaman menjadi neraka bagi anak-anak. Lebih dari 11 juta anak-anak, atau sekitar 80 persen dari penduduk yang berusia di bawah 18 tahun telah menghadapi ancaman kekurangan makanan dan penyakit. REUTERS/Khaled Abdullah

Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Editor: Abdul Aziz Prastowo

komentar

Image

0 komentar

trending topics

terpopuler

  1. Saat Foto Kiai Ma'ruf Amin Jadi Bahan Provokasi, Malah Dulang Simpati

  2. Komunitas Emak-emak Parahyangan: Akhirnya, Kami Merasa Pak Jokowi Memang Pilihan Kami

  3. Terobos Konvoi Presiden, Begini Video Tania Usai Diberhentikan

  4. Mantan Dirut Pertamina Menangis Hingga Posting Foto Ani Yudhoyono Saat Muda

  5. Novanto Kabur dari Lapas Sukamiskin?

  6. Salut, Aksi Solidaritas Pemuda di Bandung untuk Haringga Sirila

  7. Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati, Habib: akan Baik Jika Ketua Panpel, Ketua PSSI, Menpora Mundur

  8. Fans: Masukin Tukang Berantem Kayak Tsamara ke DPR Seru Kali Ya

  9. Clift Sangra Kaget Melihat Sosok Istrinya Dalam Diri Luna Maya

  10. Tidak Memberikan Jalan Rombongan Presiden, Wanita 28 Tania Ditetapkan Sebagai Tersangka

fokus

Dari Indonesia untuk Dunia
Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Pray for Lombok

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Mengatasi Problem Data Pemilih

Image
Sampe L Purba

BBM Satu Harga – Berbagi Peran dengan Pemda

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Berebut Kursi Panas Wagub DKI

Image
Yustinus Prastowo

Memahami Pembiayaan BPJS Kesehatan dari Pajak Rokok

Wawancara

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Image
Ekonomi

Layanan PLB BSA Logistik Makin Ekspansif

Sosok

Image
Ekonomi

Hadapi Banyak Konflik, Konglomerat Ukraina ini Malah Tambah Kaya

Image
Ekonomi

Jokowi, Tokoh Pemerataan Pembangunan Indonesia

Image
Ekonomi

Ingin Sukses di Masa Muda, Ikuti Jejak CEO Termuda ini!