image
Login / Sign Up

Sorotan Media Asing Kasus Century, PDIP Minta Pemerintah Proaktif

Kosim Rahman

Image

Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristianto. | AKURAT.CO/Dedi Ermansyah.

AKURAT.CO Partai PDI Perjuangan meminta pemerintah mengambil tindakan proaktif terhadap dugaan skandal pencucian uang senilai USD 12 miliar atau setara dengan Rp 178,5 triliun sebagaimana yang diungkap oleh media asing Asia Sentinel.

Hal tersebut diungkapkan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang mengatakan bahwa pemerintah harus menuntaskan kasus yang menjerat nama Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

"Ini tentu menjadi perhatian ya, sekiranya itu benar maka pemerintah juga harus mengambil tindakan proaktif karena yang menyangkut dana rakyat itu harus dipertanggung jawabkan dengan baik," ujarnya di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/9).

Namun demikian, Hasto mengatakan bahwa pemerintah segara melakukan kajian agar kasus tersebut bisa segara teratasi. "Tapi kami masih mempelajari hal ini dengan baik ya," tuturnya.

Hasto mengatakan tindakan proaktif pemerintah akan membangun kepercayaan masyarakat sehingga tidak ada lagi manipulasi yang diperankan para pemburu rente untuk menguntungkan pihak-pihak tertentu.
"Sehingga manipulasi di dalam penyelesaiam yang seolah diciptakan krisis, tapi di belakangnya hanya ada pemburu rente, ngambil kepentinngan-kepentingan rente atas persoalan tersebut," tutupnya.

Sebelumnya, laman berita Asia Sentinel menerbitkan artikel berdasar hasil investigasi tentang patgulipat di balik kasus Bank Century hingga menjadi Bank Mutiara yang akhirnya jatuh ke tangan J Trust. Berdasar artikel yang ditulis langsung oleh pendiri Asia Sentinel, John Berthelsen, terungkap adanya konspirasi mencuri uang negara hingga USD 12 miliar dan mencucinya melalui perbankan internasional.

Berthelsen mendasarkan tulisannya pada laporan hasil investigasi setebal 488 halaman sebagai gugatan Weston Capital International ke Mahkamah Agung Mauritius pekan lalu. Artikel berjudul Indonesia’s SBY Government: ‘Vast Criminal Conspiracy itu mengungkap 30 pejabat Indonesia yang terlibat skema pencurian uang dan mencucinya di bank-bank mancanegara.

Laporan hasil investigasi itu merujuk pada analisis forensik atas berbagai bukti yang kemudian dikompilasi oleh satuan tugas khusus investigator dan pengacara dari Indonesia, Inggris, Thailand, Singapura, Jepang serta negara-negara lainnya. Laporan itu dilengkapi 80 halaman afidavit atau keterangan di bawah sumpah yang menyeret keterlibatan lembaga keuangan internasional termasuk Nomura, Standard Chartered Bank, United Overseas Bank (UOB) Singapura dan lainnya.

Merujuk artikel itu maka Bank Century menjadi pintu untuk merampok uang negara. Ada rekayasa untuk menetapkan Century sebagai bank gagal pada 2008.

Bahkan, Asia Sentinel menyebut Bank Century sebagai ‘Bank SBY’ karena lembaga keuangan hasil merger tiga bank itu menyimpan dana gelap terkait Partai Demokrat (PD) pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga Presiden RI kala itu. Bank Century lantas disuntik modal pada 2008 dan berubah nama menjadi Bank Mutiara setelah diakuisisi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sedangkan kejahatan terkini yang terungkap adalah misteri dana yang ditawarkan J Trust senilai USD 989,1 juta atau sekitar Rp 14 triliun pada 2013 untuk membeli Bank Mutiara. Hanya saja sumber dana untuk penawaran J -Trust tak pernah teridentifikasi.[]

baca juga:

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Hasto: Gabungnya Ketua KADIN dan HIPMI Membawa Kemajuan Indonesia

Image

News

Tim Jokowi-Ma’ruf Tak Khawatir dengan Penumpang Gelap dari Kubu Prabowo-Sandi

Image

News

Pemilu 2019

PDIP Komitmen Kedepankan Transparansi Dana Pemilu

Image

News

KPU Batam: Laporan Awal Dana Kampanye Tertinggi dari PDIP dan PKS

Image

News

SBY 'Walk Out' Saat Deklarasi Damai, Ini Saran PDIP kepada Demokrat

Image

News

Berita Populer Khofifah-Emil Mundur dari Tim Pemenangan hingga Nyanyian 'Potong Bebek Angsa' Menggema di KPU

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Sandi Selalu Gaungkan Masalah Ekonomi, PDIP: di Jakarta Sukses atau Tidak?

Image

News

22 Kepala Daerah di Jawa Barat Akan Menjadi Pengarah Teritorial TKD Jabar Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Image

News

Menuju Pilpres 2019

PDIP: Nomor Urut Satu Berarti Jokowi Satu Periode Lagi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

BMKG Yogyakarta Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem Jelang Masa Pancaroba

Hujan kategori ringan hingga sedang berpotensi terjadi, terutama di siang atau sore hari. Hujan dapat disertai petir dan angin kencang.

Image
News

Refleksi Hari Tani Nasional, Abdul Basyid Has: Kita Merdeka karena Pertanian

"Hak atas tanah harus kita kembalikan untuk rakyat, petani harus kita berdayakan."

Image
News

Kisah Jumaidil, Bocah 12 Tahun yang Selamat dari Kecelakaan Pesawat Dimonim Air di Papua

Menurutnya, 15 menit usai lepas landas pesawat yang ditumpanginya itu mulai terguncang akibat cuaca buruk.

Image
News

Ayah Haringga, Minta Polisi Hukum Setimpal Pengeroyok Anaknya

"Harapan saya sih dihukum setimpal lah. Ya namanya ngilangin nyawa orang," ujar Siloam, ayah Haringga Sirila

Image
News

Hindari Pejalan Kaki, Bus Transjakarta Tabrak Separator

Saat mengarahkan bus ke kiri, ban bus keluar dari separator

Image
News

Sosok Haringga Sirila di Mata Sang Ayah, Selalu Minta Izin Hingga Koleksi Atribut Persija

Haringga merupakan anak mandiri, tidak pernah minta uang untuk menonton Persija bertanding

Image
News

Gubernur Anies Kembali Rombak 16 Pejabat di Lingkungan Pemprov DKI.

11 orang eselon II dan 5 eselon II bakal diganti hari ini

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Fadli Zon: Dukungan Arab Saudi ke Prabowo Masih Sebatas Spekulasi

Dukungan Duta Besar Arab Saudi kepada Capres Prabowo Subianto merupakan suatu spekulasi yang bisa benar bisa tidak

Image
News

Menteri Perhubungan Pimpin Apel Kesiagaan Bandara Jelang Asian Para Games

Setelah apel, Menhub menuju Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, mengecek jalur kedatangan dan kepulangan duta Asian Para Games

Image
News

Amerika Serikat Akan Perbesar Bantuan untuk Pengungsi Rohingya

Salah satu kamp pengungsian warga Rohingya berada di Unchiparang dekat Pasar Cox, Bangladesh

trending topics

terpopuler

  1. Mantan Dirut Pertamina Menangis saat Dijebloskan Penjara

  2. Tajir Melintir, Kubu Jokowi Pertanyakan Laporan Awal Prabowo-Sandi hanya Rp2 Miliar

  3. Jakmania Dikeroyok sampai Mati, Menpora Tak Tinggal Diam Ada Remaja Jadi Korban Cuma karena Sepakbola

  4. Sebelum Tewas, Ini Pesan Terakhir Haringga kepada The Jakmania

  5. Usai Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati Masih Ribut Nyari yang Benar dan Salah, Duh Gusti

  6. Habiburokhman Pamer Foto: Bersama Duo Seniman Paling Top Abad Ini Ahmad Dhani dan Sang Alang

  7. Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati, Denny: Apa Pelakunya Keseringan Lihat ISIS Menggorok Manusia?

  8. Mustofa: Jangan Mau Digiring ke Isu Potong Bebek atau Isu Ahok

  9. Dana Kampanye Jokowi-Ma'ruf Dicurigai Fadli Zon, Johnny Plate: Urus Saja, Urusan Sendiri

  10. Ferdinand Vs Netter Bikin Ngakak: Saya Lebih Suka Bicara Sama Batu daripada Sama Lu

fokus

Dari Indonesia untuk Dunia
Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Pray for Lombok

kolom

Image
Sampe L Purba

BBM Satu Harga – Berbagi Peran dengan Pemda

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Berebut Kursi Panas Wagub DKI

Image
Yustinus Prastowo

Memahami Pembiayaan BPJS Kesehatan dari Pajak Rokok

Image
Ujang Komarudin

Berebut Dukungan Ulama

Wawancara

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Image
Ekonomi

Layanan PLB BSA Logistik Makin Ekspansif

Sosok

Image
Ekonomi

Ingin Sukses di Masa Muda, Ikuti Jejak CEO Termuda ini!

Image
Ekonomi

Rekam Jejak Karen, Mantan Dirut Pertamina yang Jadi Tahanan Kejagung

Image
Olahraga

Suporter Meninggal

Tak Hanya Bandung, Ini Kota yang Pernah Disinggahi Haringga demi Dukung Persija