image
Login / Sign Up

Said Iqbal Duga Polda Jateng Tak Independen Soal Pilpres 2019

Muslimin

Image

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, dalam Konferensi Pers, di Hotel Mega Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/8). | AKURAT.CO/Muslimin

AKURAT.CO, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengingatkan pada aparat kepolisian agar netral dan independen di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Iqbal memperkirakan, Pilpres 2019 bisa gaduh apabila Polri tidak netral.

"Mohon pesan ke teman-teman wartawan, mohon disampaikan pada Mabes Polri agar aparat bisa bertindak netral dan independen. Sebab kalau tidak di Pemilu 2019 bisa chaos," kata Iqbal dalam Konferensi Pers, di Hotel Mega Proklamasi, Menteng Jakarta Pusat, Selasa (7/8).

Ditegaskan Iqbal, imbauan tersebut bukan mengancam, namun untuk mengingatkan agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.

baca juga:

"Kami tidak mengancam, Tapi kami mengingatkan, peringatan dini," ujar Iqbal.

Ia menuturkan, ada beberapa indikasi bahwa aparat keamanan tidak netral dan independen di Pilpres. Salah satu indikasi yang ia temukan yakni di Polda Jawa Tengah (Jateng).

"Tanda-tanda itu sudah tampak di Polda Jateng, dan di Jateng patut diduga tidak bersikap independen," katanya.

Sebab, lanjut Iqbal, saat sejumlah buruh melakukan aksi jalan kaki dari Surabaya menuju Jakarta, dihadang oleh aparat kepolisian. "Padahal di Jawa Timur tidak ada masalah, kok di Jawa Tengah kami di hadang," tandasnya.

Selain itu, Iqbal menjelaskan bahwa selama dia turun ke 24 provinsi dan 200 Kabupaten dan Kota, dirinya mencium ada indikasi kegaduhan jika aparat benar-benar tidak netral dan Independen.

"Dan saya tidak ingin terjadi di Indonesia karena aparat penegak hukum tidak netral. Saya serius ini karena kami sudah menangkap suara di bawah. Aparat harus bersih, netral, independen, tidak berpihak, dan jangan gunakan intelejen untuk melawan politiknya," pungkasnya.[]

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Omnibus Law

Pemerintah Dinilai Salah Strategi Jika Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Dilanjutkan

Image

News

Sejumlah Buruh Ancam Bakal Mogok Kerja Jika Pemerintah Tetap Keluarkan Draf Omnibus Law

Image

News

Aksi Penolakan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Juga Akan Dilakukan di Berbagai Daerah

Image

News

Presiden KSPI : Kenaikan BPJS Kesehatan Memperburuk Nasib Buruh

Image

News

Polisi Sebut Keraton Agung Sejagat Juga Ada di Klaten

Image

News

Polisi Terus Dalami Motif Pendirian Keraton Agung Sejagat di Purworejo

Image

News

6 Alasan Buruh Tolak Omnibus Law: Menghapus Upah Minimum Hingga Tidak Ada Sanksi Pidana Bagi Pengusaha

Image

News

Tolak Omnibus Law, Buruh Akan Demo Serentak di Seluruh Indonesia Tanggal 20 Januari

Image

Ekonomi

5 Poin Kritik Soal Omnibus Law, KSPI: Bisa Hancurkan Kesejahteraan Buruh

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Warga Pinggir Bengawan dan Juru Parkir Dukung Purnomo-Teguh di Pilkada Kota Solo

Deklarasi pertama dilakukan Komunitas Masyarakat Pinggir Bengawan Pucangsawit.

Image
News

Demo Buruh, Aspek Indonesia: Apabila Abai, Pemerintah Akan Berhadapan dengan Situasi Membahayakan

Buruh dalam aksi unjuk rasa itu akan meminta DPR untuk tidak menerima Draf RUU Omnibus Law yang diajukan pemerintah.

Image
News

Nizar Zahro Meninggal Dunia, Sandiaga Uno: Partai Gerindra Kehilangan Salahsatu Kader Terbaiknya

Lebih lanjut, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga mendoakan kepergian Nizar.

Image
News

Indonesia Bukan Negara Terkaya di Dunia, Namun Kekayaan Pejabat Negaranya Mengejutkan Orang Kaya di Negara-Negara Kaya

Ariel berpendapat, kesenjangan sosial antara kaya dan miskin masih tinggi di Indonesia.

Image
News

Dewan Pers Sebut Kasus Pengancaman Wartawan Harus Gunakan UU Pers

Setiap wartawan memiliki hak untuk mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi dengan wajib memperhatikan ketentuan hukum.

Image
News

Jokowi Minta Polisi Ajak Masyarakat Diskusi soal Omnibus Law, LBH Jakarta: Itu Dialog Apa Intimidasi?

RUU Omnibus Law itu telah mengkhianati demokrasi.

Image
News

BPIP: Perlu Utamakan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dalam Politik

Pancasila harus dijadikan pijakan dalam menghadapi dunia masa kini.

Image
News

Terlibat Pembentukan Tim Hukum PDIP, Pengamat Minta Yasonna Laoly untuk Fokus Sebagai Menkumham

Harusnya Yasonna lebih fokus ke tupoksinya sebagai Menkumham. Di PDIP banyak para advokat, lawyer, berikan mereka kesempatan.

Image
News

Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Semak Belukar di Cirebon

Mayat ditemukan warga yang sedang mencari rumput.

Image
News

Isyarat Jokowi Presiden 2024 untuk Senangkan Sandi Uno

Masih sangat panjang dan banyak kandidat juga yang potensial jadi kompetitor Sandiaga.

terpopuler

  1. Banjir Rendam Kawasan Cikini, Anak Buah Anies Kompak Salahkan Kontraktor Revitalisasi TIMĀ 

  2. Monas Digunduli, Ferdinand: Gubernurnya Gagal Fokus dengan Masalah Jakarta

  3. Ketimbang Beli Toa, Pengamat Sarankan Anies Tidak Gengsi Kembangkan Aplikasi Warisan Ahok

  4. Hapus Dahaga Juara di Indonesia, Apriyani Tak Kuasa Menahan Tangis

  5. Jokowi Sebut Menkumham Pengurus Partai, Jansen Demokrat: Kacau Benar Landasan Berpikirnya

  6. Hapus Puasa Gelar, Anthony Ginting Persembahkan untuk Ibu

  7. Juarai Indonesia Masters, Anthony Ginting Hapus Puasa Gelar

  8. Newcastle Beri Chelsea Kekalahan Menyakitkan

  9. McGregor Kalahkan Cerrone Lewat TKO dalam 45 Detik

  10. Erdogan: Uni Eropa Hadapi Ancaman Teror jika Pemerintahan Tripoli Jatuh

fokus

Problematika Kota
Masa Depan Buruh
Waspada Hoaks

kolom

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Image
Abdul Aziz SR

Kerusakan Moral dalam Politik

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Ekonomi

Dirikan Startup di Usia 21 Tahun hingga Raih Women in Tech, 10 Fakta Menarik Alamanda Shantika

Image
Hiburan

Lama Tak Terdengar Kabarnya, 'Dukun Cilik' Ponari Akan Segera Menikah

Image
News

Didukung Amien Rais Jadi Caketum PAN, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Mulfachri Harahap