image
Login / Sign Up

Pengamat: Sosok Mahfud MD Penuhi Kriteria Cawapres Jokowi

Ainurrahman

Menuju Pilpres 2019

Image

Presiden Joko Widodo (kelima kanan) menerima Ketua Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD (kiri) dan anggota KAHMI lainnya di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (3/11). | ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

AKURAT.CO, Sosok mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memiliki tiga kriteria utama sebagai bakal calon wakil presiden yaitu kapabilitas, integritas, dan akseptibilitas di kalangan elit serta masyarakat.

"Ada tiga hal bagaimana Jokowi dan partai koalisi menentukan kriteria cawapres yang akan mendampingi Jokowi yaitu kapasitas, integritas, dan akseptabilitas. Mahfud MD memenuhi ketiga persyaratan tersebut," kata pengamat politik The Indonesian Institute, Arfianto Purbolaksono di Jakarta, Kamis, (12/7).

Dia menjelaskan, Mahfud MD memiliki kapasitas di bidang hukum yang tidak perlu diragukan karena mantan ketua MK dan juga seorang guru besar hukum.

baca juga:

Menurut Anto, kalau Jokowi dan parpol koalisi menilai permasalahan penegakan hukum masih menjadi "pekerjaan rumah" sehingga perlu menjadi prioritas lima tahun kedepan, maka sangatcocok atau pas menunjuk Mahfud sebagai pendamping Jokowi di Pilpres.

"Salah satu hal yang belum berjalan dengan baiknya di era reformasi adalah penegakan hukum sehingga keberadaan Mahfud ketika menjadi wapres bisa mendorong penegakan hukum lebih baik," katanya.

Anto menilai Mahfud memiliki rekam jejak yang baik sebagai ketua MK dan sebagai seorang guru besar,  sehingga secara keilmuan cukup kuat.

Hal itu menurut dia dibarengi integritas Mahfud, sehingga apa yang dilakukan bukan hanya sekedar berbicara namun juga menjalankan apa yang dikatakannya.

"Dari sisi aspek integritas, kriteria ini sangat penting karena di saat negeri ini sedang memerangi korupsi maka dibutuhkan pemimpin yang bersih," ujarnya.

Anto mengatakan dari sisi akseptabilitas di kalangan elit maupun publik secara luas, Mahfud merupakan sosok yang dapat menjembatani Jokowi ke kelompok-kelompok yang selama ini dianggap berseberangan, dan di sisi lain dapat membantunya secara elektabilitas.

Kalangan Islam tradisional Menurut dia, Mahfud dapat diterima di kalangan Islam tradisional dan moderat, sehingga hal itu yang menjadi kelebihan Mahfud.

"Di dalam penerimaan publik, saya rasa dengan selalu masuknya nama Mahfud dalam survei maupun opini para ahli, menandakan beliau diterima secara publik," katanya.

Dia memberikan catatan terkait akseptabilitas di kalangan "opiniom leader", tenaga ahli, pengamat, para ahli dan akademisi, nama Mahfud selalu masuk dalam lima besar karena kemampuan sebagai guru besar dan pernah memimpin MK.

Namun Anto menilai di tingkat masyarakat, belum terlihat suara signifikan yang dimiliki Mahfud, apabila dibandingkan dengan Anies Baswedan dan Gatot Nurmantyo.

"Mungkin karena Mahfud belum deklarasi maju di Pilpres 2019 namun hal itu bisa disiasati dengan kuatnya latar belakang Mahfud dari kalangan Islam tradisional dan modern serta kalangan Nahdlatul Ulama," ujarnya.

Dia menilai Mahfud harus mencari cara untuk lebih menggaet pemilih di kalangan kelas menengah yaitu dengan mengusung isu-isu yang pas misalnya bagaimana mengawal proses pembangunan infrastruktur tanpa ada korupsi, pemerataan ekonomi dan penegakan hukum lebih baik.

Anto meyakini dengan melihat sosok Mahfud yang memiliki kemampuan dan kapasitas mendampingi Jokowi, partai politik koalisi akan mendukungnya menjadi cawapres meskipun beberapa partai memiliki kandidat sendiri. []

 

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Fakta-fakta Kasus Guru Baiq Nuril yang Mengguncang Dunia Hukum

Image

News

INFOGRAFIS Mari Berpolitik yang Sehat dan Beradab, Bukan Politik Sontoloyo atau Genderuwo

Image

News

Usai Kunker di Papua Nugini, Presiden Jokowi Beli Oleh-oleh untuk Sang Cucu

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Sandi Ikuti Pengajian Kiyai Mukti di Pondok Pesantren An Najach Tegalrejo Magelang

Image

News

Pengamat: Jambore Nasional 212 Momentumnya Sudah Hilang

Image

Ekonomi

Di APEC Jokowi Tekankan Pentingnya Mengatasi Ketimpangan Sosial

Image

Ekonomi

Jokowi Tegaskan Komitmen RI dalam Ekonomi Inklusif Era Digital

Image

News

Golkar Maksimalkan Relawan Gojo Menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Ma'ruf Amin: Program Jokowi Dirasakan Masyarakat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Perdana Menteri Inggris: Memecat Saya Berisiko Menunda Brexit

Dia menekankan, tidak akan membiarkan pembahasan tantangan kepemimpinan mengganggunya dari sepekan negosiasi penting.

Image
News

Indiana Jones Dunia Seni Temukan Mosaik Kuno yang Dicuri dari Siprus

Dia menyerahkan benda yang tak ternilai harganya itu ke Kedutaan Besar (Kedubes) Siprus di Den Haag pada Jumat (16/11).

Image
News

Fakta-fakta Kasus Guru Baiq Nuril yang Mengguncang Dunia Hukum

Melalui surat, Baiq Nuril meminta keadilan kepada Presiden Joko Widodo.

Image
News

Wali Kota Palembang Minta Maaf ke Warga

Kondisi diperparah dengan pembuangan limbah usaha tersebut di saluran pembuangan air tersebut.

Image
News

Bocah 13 Tahun Bawa Mobil dan Langsung Tabrak Pemotor di Palmerah

Pengemudi kendaraan minibus Avanza bernopo B-2158-PFH berinisial FH pelajar kelahiran tahun 2005.

Image
News

Bocah Bawa Mobil Tabrak Pemotor Sampai Luka-luka

Tidak ada korban jiwa dalam perisitwa tabrakan tersebut. Korban berinisial F diketahui masih pelajar berusia 16 tahun.

Image
News

Agenda Jokowi di Jatim Padat Sekali Hari Ini

Di sini, Presiden akan membuka Muktamar ke-21 Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Image
News

Andi Bahas Grace Sekaligus Sindir Anggota PSI Spesialis Adukan Musuh Politik

Dua politikus PSI yang disindir oleh Andi Arief adalah politikus Mohamad Guntur Romli dan Muannas Al-Aidid.

Image
News

KPK Dalami Dana yang Digunakan Bupati Pakpak Bharat untuk Amankan Kasus Sang Istri

Itu masih didalami. Ada informasi seperti itu. Penegak hukumnya juga siapa, kita perlu dalami.

Image
News

Alissa Wahid: BTW, Sepanjang Saya Tahu, yang Ditolak PSI Semua Perda Diskriminatif

Alissa Wahid sebelumnya menyatakan menerapkan Syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari tentu baik sekali.

trending topics

terpopuler

  1. Posting Foto Iriana dan Ani Gendong Anak Papua, Ferdinand: Natural dengan Terpaksa Memang Beda

  2. Denny: Surabaya Luncurkan Damkar Canggih, Jakarta Luncurkan Becak Beol Cepirit, Bu Risma Pasti Malu

  3. Tanggapi Tsamara Soal Grace Dipolisikan, Ferdinand: Dek!! Coba Introspeksi ke Dalam

  4. Tak Akan Ada Dukungan untuk Timnas Indonesia dari Tanah Papua

  5. Monas Ditutup Atas Perintah Kapolres Jakarta Pusat

  6. Ferdinand: Orang yang Hidup dengan Fitnah, Niscaya Matinya Mengenaskan!

  7. Rustam Jelaskan Perbedaan Ekonom Beneran dan Ekonom Genderuwo

  8. MU Siap Sodorkan Kontrak untuk Evra

  9. Monas Ditutup, Acara Syiar dan Silaturahmi Kekhalifahan Dunia Batal

  10. Rachland ke PSI: yang Salah Bila Belum Desak Presiden Agar Perda Syariah Dievaluasi Mendagri

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Sengkarut Penundaan Penetapan DPT

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Wawancara

Image
News

DKPP, Penjaga Marwah dan Etika Penyelenggara Pemilu yang 'Haus' Infrastruktur

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Sosok

Image
Hiburan

Fauzan Musaad, Pelukis Mural Raden Saleh Raksasa di Planetarium Cikini

Image
Hiburan

Ini Alasan Ajip Rosidi Kembalikan Piagam dan Uang Rp200 Juta dari Habibie

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer