image
Login / Sign Up

Pengacara Siti Aisyah Yakin Kliennya Bebas dari Tuntutan

Bayu Primanda

Image

WNI Siti Aisyah | Strait Times

AKURAT.CO Pengacara Siti Aisyah, Gooi Soon Seng, yakin bahwa Siti Aisyah, yang terjerat kasus dugaan pembunuhan Kim Jong-Nam di Malaysia, bisa bebas pada sidang putusan sela yang akan digelar 16 Agustus.

"Saya yakin Siti Aisyah akan dibebaskan," kata Gooi ketika ditemui di Jakarta, Rabu(11/7).

Pernyataan Gooi bukanlah tanpa alasan. Pasalnya ada beberapa fakta persidangan yang gagal membuktikan keterlibatan Siti Aisyah dalam dugaan pembunuhan saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tersebut.

baca juga:

Siti Aisyah (26) dan wanita Vietnam, Doan Thi Huong (29), didakwa membunuh Kim Jong-nam bersama empat orang lagi yang masih bebas di Balai Keberangkatan KLIA2 di Sepang pada 13 Februari 2017 lalu.

Gooi menuturkan bahwa selama ini tidak ada saksi mata dugaan pembunuhan Kim Jong-nam namun hanya berdasarkan rekaman CCTV bandara.

Memang ada rekaman yang menunjukkan Doan Thi Huong, tersangka WN Vietnam, mengusapkan sesuatu ke seseorang, namun tidak ada rekaman yang menunjukkan Siti Aisyah melakukan tindakan pembunuhan ke Kim Jong-nam.

Doan Thi Huong di persidangan mengakui bahwa dia melakukan hal tersebut, namun Siti Aisyah tidak, kata Gooi.

Gooi memandang para jaksa tidak bisa membuktikan dua aspek utama dalam tindak kriminal, yaitu bukti bahwa Siti Aisyah melakukan tindakan pembunuhan dan niat atau tujuan melakukan tindakan kriminal teserbut.

Pernah ditemukan baju tanpa lengan, yang diduga milik Siti Aisyah, mengandung produk turunan racun VX, yang diduga digunakan untuk membunuh Kim Jong-nam. Namun, kata Gooi, jika baju tersebut adalah baju yang dikenakan Siti Aisyah ketika terjadi pembunuhan, kenapa tidak ditemukan DNA dari Siti Aisyah di baju tersebut? "Tuduhan mereka terlalu lemah," kata Gooi.

Tidak terpapar VX adalah bahan kimia berbahaya, dan jika tahu Siti Aisyah maka kenapa dia tidak mengenakan sarung tangan dan tidak pula terlihat memasuki toilet bandara untuk mencuci tangan.

Sedangkan empat warga Korea Utara yang diduga terlibat dan kini masih buron malahan terlihat memasuki toilet bandara dan berganti baju.

Siti Aisyah bahkan tidak berganti baju, mencuci maupun menghancurkannya.

Penyidik pun tak bisa membuktikan adanya jejak VX pada sampel kuku Siti Aisyah, namun menemukan jejak VX pada sampel kuku Doan Thi Huong.

Siti Aisyah mengaku berada di bandara Kuala Lumpur untuk melakukan "prank" atau perbuatan jahil untuk ditayangkan di televisi setelah ditawari sejumlah uang oleh seorang WN Korea Utara.

Setelah insiden pembunuhan di bandara tersebut, Siti Aisyah dilaporkan pergi belanja sepasang celana jins, dan melanjutkan bekerja selama tiga hari, tanpa mengetahui apa yang terjadi sebenarnya.

"Perilaku Siti Aisyah tersebut konsisten dengan fakta jika dia tidak bersalah" kata Gooi.

Tim ahli mengambil sampel darah Siti Aisyah untuk menguji tingkat cholinesterase dalam darah. Jika seseorang terpapar oleh racun VX maka tingkat cholinesterase dalam darah akan sangat rendah yang bisa mengakibatkan susah bernapas hingga kematian.

Namun hasil uji laboratorium menunjukkan kadar cholinesterase Siti Aisyah normal.

"Ini sekali lagi konsisten dengan fakta bahwa dia tidak terpapar VX," kata Gooi.

Siti Aisyah bahkan tidak menunjukkan gejala terpapar racun VX seperti muntah atau pusing.

Pihak penyidik juga dianggap gagal membuktikan motif pembunuhan Kim Jong-nam.

Sejumlah uang 100,000 dolar AS ditemukan dalam tas ransel Kim Jong-nam. Tak ada seorang pun yang berniat merampok dia, kata Gooi.

Pemerintah Korea Utara disebut-sebut terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam karena empat WN Korut pernah bersembunyi di kedutaan Korea Utara sebelum pergi meninggalkan Malaysia.

Pihak kedutaan Korut pun dilaporkan menolak polisi Malaysia untuk melakukan investigasi.

Kemudian ada insiden penahanan sembilan warga negara Malaysia di Korea Utara. Pemerintah Malaysia kemudian mengembalikan jasad Kim Jong-nam ke Korut pada Maret, menyusul kesepakatan dengan Korut untuk membebaskan sembilan warga negara Malaysia yang tertahan di sana.

"Ini bisa saja sebuah pembunuhan bermotif politik. Saat ini Siti Aisyah dalam kondisi yang baik dan sama-sama yakin jika dia bisa bebas," kata Gooi.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

DPR Dorong Pemerintah Selamatkan Eti, TKI yang Terancam Hukuman Mati di Saudi

Image

News

Berita Populer Kelompok Radikal Kuasai Masjid sampai Biji Labu Buat Naikkan Gairah Seks

Image

News

Awas, China Larang Impor Sampah, Indonesia Bersiaplah Banjir Limbah

Image

Ekonomi

China-ASEAN Perkuat Visi Kemitraan Strategis Hingga 2030 Mendatang

Image

News

Australia-Malaysia Perang Komentar Soal Rencana Pemindahan Kedubes ke Yerusalem

Image

News

Kirim Pesan Ke Amerika Serikat, Kim Jong-un Lakukan Uji Coba Senjata

Image

News

Delapan TKI yang Terdampar di Perbatasan Indonesia-Malaysia Akan Kembali ke Aceh Malam Ini

Image

Olahraga

Ujia Coba Internasional

Hasil Lengkap Laga Uji Coba Internasional 16 November 2018

Image

News

Malaysia Perketat Regulasi Pernikahan Anak

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Perdana Menteri Inggris: Memecat Saya Berisiko Menunda Brexit

Dia menekankan, tidak akan membiarkan pembahasan tantangan kepemimpinan mengganggunya dari sepekan negosiasi penting.

Image
News

Indiana Jones Dunia Seni Temukan Mosaik Kuno yang Dicuri dari Siprus

Dia menyerahkan benda yang tak ternilai harganya itu ke Kedutaan Besar (Kedubes) Siprus di Den Haag pada Jumat (16/11).

Image
News

Fakta-fakta Kasus Guru Baiq Nuril yang Mengguncang Dunia Hukum

Melalui surat, Baiq Nuril meminta keadilan kepada Presiden Joko Widodo.

Image
News

Wali Kota Palembang Minta Maaf ke Warga

Kondisi diperparah dengan pembuangan limbah usaha tersebut di saluran pembuangan air tersebut.

Image
News

Bocah 13 Tahun Bawa Mobil dan Langsung Tabrak Pemotor di Palmerah

Pengemudi kendaraan minibus Avanza bernopo B-2158-PFH berinisial FH pelajar kelahiran tahun 2005.

Image
News

Bocah Bawa Mobil Tabrak Pemotor Sampai Luka-luka

Tidak ada korban jiwa dalam perisitwa tabrakan tersebut. Korban berinisial F diketahui masih pelajar berusia 16 tahun.

Image
News

Agenda Jokowi di Jatim Padat Sekali Hari Ini

Di sini, Presiden akan membuka Muktamar ke-21 Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Image
News

Andi Bahas Grace Sekaligus Sindir Anggota PSI Spesialis Adukan Musuh Politik

Dua politikus PSI yang disindir oleh Andi Arief adalah politikus Mohamad Guntur Romli dan Muannas Al-Aidid.

Image
News

KPK Dalami Dana yang Digunakan Bupati Pakpak Bharat untuk Amankan Kasus Sang Istri

Itu masih didalami. Ada informasi seperti itu. Penegak hukumnya juga siapa, kita perlu dalami.

Image
News

Alissa Wahid: BTW, Sepanjang Saya Tahu, yang Ditolak PSI Semua Perda Diskriminatif

Alissa Wahid sebelumnya menyatakan menerapkan Syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari tentu baik sekali.

trending topics

terpopuler

  1. Posting Foto Iriana dan Ani Gendong Anak Papua, Ferdinand: Natural dengan Terpaksa Memang Beda

  2. Denny: Surabaya Luncurkan Damkar Canggih, Jakarta Luncurkan Becak Beol Cepirit, Bu Risma Pasti Malu

  3. Tanggapi Tsamara Soal Grace Dipolisikan, Ferdinand: Dek!! Coba Introspeksi ke Dalam

  4. Tak Akan Ada Dukungan untuk Timnas Indonesia dari Tanah Papua

  5. Monas Ditutup Atas Perintah Kapolres Jakarta Pusat

  6. Ferdinand: Orang yang Hidup dengan Fitnah, Niscaya Matinya Mengenaskan!

  7. Rustam Jelaskan Perbedaan Ekonom Beneran dan Ekonom Genderuwo

  8. MU Siap Sodorkan Kontrak untuk Evra

  9. Monas Ditutup, Acara Syiar dan Silaturahmi Kekhalifahan Dunia Batal

  10. Rachland ke PSI: yang Salah Bila Belum Desak Presiden Agar Perda Syariah Dievaluasi Mendagri

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Sengkarut Penundaan Penetapan DPT

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Wawancara

Image
News

DKPP, Penjaga Marwah dan Etika Penyelenggara Pemilu yang 'Haus' Infrastruktur

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Sosok

Image
Hiburan

Fauzan Musaad, Pelukis Mural Raden Saleh Raksasa di Planetarium Cikini

Image
Hiburan

Ini Alasan Ajip Rosidi Kembalikan Piagam dan Uang Rp200 Juta dari Habibie

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer