image
Login / Sign Up

Terjadi Pelecehan Seksual di CommuterLine, Korban: Saya Sudah Teriak tapi Orang Tidak Peduli!

Herry Supriyatna

Image

Foto yang diduga orang yang menempelkan kemaluannya di bagian tubuh Margaretha | Twitter/@Chachaang

AKURAT.CO, Pelecehan seksual terhadap perempuan di dalam kereta kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang perempuan yang bernama Margareth. Ia menumpahkan kekesalannya melalui akun Twitter pribadinya @Chachaang dengan me-mention langsung akun Twitter resmi @CommuterLine.

Kronologi kejadian sekitar pukul 19.20 WIB Senin (9/7) Margareth menaiki kereta dengan nomor 1420B jurusan Jakarta Kota-Bekasi dari Stasiun Jatinegara. Pada saat ia menaiki kereta tersebut, kondisi kereta dalam keadaan berdesak-desakan alias penuh. Begitu masuk, tidak lama ia merasakan ada jendolan yang menempel di bokongnya.

"19.20 saya naik kereta dari Jatinegara dan kereta ditahan di Stasiun Cipinang. Ketika masuk memang sudah dempet2. Awalnya saya pikir memang karena trlalu dempet saya merasakan 1 jendolan kecil di pantat," cuit dia di Twitter, Senin (9/7).

baca juga:

Pada awalnya ia merasakan kewajaran, karena saat menoleh ke belakang posisi orang yang berada di belakangnya miring atau menyamping. Lantas menurutnya tidak mungkin kemaluan dapat menyentuh tubuhnya apabila kondisi orang di belakangnya miring.

"Sebelumnya saya sudah merasa ada yg tidak beres. Tapi karena saya lihat blkg saya agak miring saya jadi ga curiga karena saya pikir alat kelaminnya tidak mungkin bs tepat dengan posisi badan yg miring," lanjut cuitannya.

Benar saja dugaannya, ada jendolan yang menempel dibokongnya dengan gerakan naik-turun. Kemudian ia langsung menegur orang tersebut. Bukannya malah panik, orang yang dianggap menempelkan kemaluan terhadap dirinya malah terdiam dan tersenyum.

"Akhirnya saya benar2 merasakan ada yg tidak beres. Karena dengan kereta posisi berhenti ada jendolan dipantat saya yang masih naik turun. Langsung saya tegur dia dan memaki dia," begitu bunyi twitt selanjutnya.

"Dia hanya terdiam sambil senyam senyum. Dan mau tau ? Penumpang lain hanya diam. sibuk dengan gadget masing masing. Dan hanya menoleh sebentar. Padahal teriakan saya, saya yakin kedengeran sampai diujung gerbong satunya," sambungnya.

Bingung, Margaret kemudian turun di Stasiun Klender. Walaupun itu sebenarnya bukanlah tujuan yang ia tuju. Begitu turun, ia langsung melapor kepada petugas yang berjaga di sana. Bukan mendapatkan solusi, ia menganggap jawaban petugas seakan tidak perduli.

"Bingung. Saya mencoba menanyakan dengan petugas stasiun. Jawabannya : yah mbak susah. Gak ada buktinya. Lagian kreta uda jalan. Apa saya perlu lari2 ke lokomotif untuk menghentikan 1 kreta tsb," ungkap dia.

Ia sadar luapan kekesalannya di media sosial memang tidak lantas menyelesaikan masalah. Namun, ia berharap agar kejadian tersebut tidak terulang. Dan untuk penumpang, ia menyarankan agar lebih peka jika melihat atau mendengar pelecehan seksual yang terjadi di transportasi umum.

"Saya tau cerita di medsos tidak menyelesaikan masalah. Tapi setidaknya ini jadi hal penting untuk semua pengguna commuter line. Sama sama jadi penumpang, cobalah peka. Kita ini makluk sosial bukan?" harapnya.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Andi Arief Vs Netizen: Bu Susi Nggak Cantik, Anaknya yang Cantik

Image

News

Gawat, Rel Kereta Gambir Retak, Ratusan Penumpang Terlantar

Image

News

Biadab, Sejak Kelas IV Sampai Kelas VIII Anak Kandung Jadi Pelampiasan Nafsu Sang Bapak

Image

Ekonomi

Jalur Tikungan Tajam Hambat Laju Kecepatan LRT Palembang

Image

Hiburan

Lee Seo Won Layangkan Maaf di Sidang Pelecehan Seksual

Image

News

Commuter Line Bakal Tindaklanjuti Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Penumpangnya

Image

News

Korban Melapor ke Akun Twitter CommuterLine Terkait Pelecehan Seksual, Ini Tanggapannya...

Image

News

Ada Pelecehan Seksual di CommuterLine, Korban: Penumpang Lain Sibuk dengan Gadget Masing-masing

Image

News

KPK Lelang Rampasan Hasil Korupsi, Salah Satunya Kain Kiswah Penutup Ka'bah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kapolri Sebut Terduga Teroris di Yogyakarta Jaringan JAK

"Kalau yang di Yogya itu (kelompok) JAK,"

Image
News

KPK Tahan Satu Anggota DPRD Sumut Terkait Suap dari Gatot Pudjo

Arifin Nainggolan yang statusnya kini sebagai tersangka kasus penerimaan suap dari mantan Gubernur Gatot Pujo Nugroho akhirnya ditahan KPK.

Image
News

Ini Dia Klarifikasi Eni Maulani Saragih dari Balik Jeruji

Dari dalam sel, Eni Maulani Saragih menyampaikan klarifikasi terkait kasus yang membelitnya.

Image
News

Mendagri: Plt Gubernur Telah Jadwalkan Pelantikan KIP Aceh

"Saya mengapresiasi langkah cepat Plt Gubernur dalam merespon masalah ini"

Image
News

DPRD Bakal Gunakan Hak Bertanya Terkait Kebijakan Kontroversi Anies-Sandi

Seharusnya, Pemprov DKI melakukan sosialisasi mulai saat ini, karena tamu-tamu negara pasti berkunjung ke Tanah Abang.

Image
News

AS Segera Berunding Langsung dengan Taliban di Afghanistan

Nicholson, yang kini mengepalai misi NATO di Afghanistan, mengatakan bahwa pihaknya mengakui gencatan senjata itu punya peran besar dalam up

Image
News

Istri Pelaku Bom Pasuruan Terlibat Tindakan Terorisme, Ini Alasannya

Dina Rohana merupakan istri pelaku peledakan bom Pasuruan, Jawa Timur.

Image
News

Kasus Suap PLTU Riau 1, KPK Geledah Kantor PJB Indonesia Power

KPK masih geledah kantor PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Indonesia Power.

Image
News

Bawaslu Ingatkan KPU Perbaiki Silon

Kendala partai politik terjadi ketika partai politik memasukkan data caleg ke dalam sistem informasi pencalonan atau silon.

Image
News

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Rawamangun karena Serangan Jantung

"Diduga korban mengalami serangan jantung,"

Image
News

Bisa Bangun Mini Market, Kapolri Pertanyakan Asal Uang AKBP Yusuf

"Polisi berpangkat AKBP punya minimarket, dari mana uangnya?," Tanya Kapolri

Image
News

Alumni UI Deklarasikan Prabowo-Mardani Jadi Capres-Cawapres

"Kami menilai Bapak Prabowo Subianto dan Mardani Ali Sera memiliki integritas, kapasitas, dan integritas."

trending topics

terpopuler

  1. Keistimewaan Muhaimin Munculkan Kecemburuan Parpol Pengusung Jokowi

  2. Prancis Unggul Babak Pertama, Ruhut: Petanda Jokowi 2 Periode

  3. Miliki Alat Canggih, Polri Yakin Terorisme Tak Jadi Ancaman

  4. Isyarat Fahri: Prancis Menang Incumbent Menang, pada Bahagia dari Semalaman

  5. LSI: Jika Moeldoko Cawapres Jokowi, Parpol Pengusung Pasti Bisa Terima

  6. Mahfud MD Ajak Umat Islam Bersatu Tangkal Perpecahan di Indonesia

  7. Dianggap Membangkang, Rektor Undana Dilaporkan ke Kemenristekdikti

  8. Kapolri Ungkap Alasan Dirinya 'Murka' dengan Tindakan AKBP Yusuf

  9. Gedung di Kota Tua Roboh, Sandi Sebut itu Bukan Cagar Budaya

  10. Ferdinand Curiga Ada Operasi Politik Buat Gagalkan Pertemuan SBY dan Prabowo

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Image
Ujang Komarudin

Mencari Cawapres Ideal

Image
Iwan Setiawan

Membaca Kiprah #2019GantiPresiden Jelang Pilpres

Image
Ujang Komarudin

Pilkada Rasa Pilpres

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan