image
Login / Sign Up

Bela Prabowo, Mardani Sebut Kritikannya Punya Fakta dan Data yang Kuat

Dedi Ermansyah

Image

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat memberikan sambutan politiknya dihadapan para buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) saat acara pendeklarasian calon presiden di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/5). Pendeklarasian yang dihadiri sekitar puluhan ribu buruh ini menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden di Pemilu Presiden 2019 dan meminta Ketua Umum Partai Gerindra itu menandatangani kontrak politik. kontrak politik itu ditujukan sebagai bentuk komitmen Prabowo guna memenuhi tuntutan para buruh ketika terpilih di Pilpres 2019 | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali melontarkan kritikan terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo. Prabowo menyebut Indonesia lemah karena sejumlah kekayaannya telah dikuasai asing.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menilai kritikan mantan Danjen Kopasus itu berdasarkan data dan fakta, tidak asal kritik pada pemerintah.

Kritik pak Prabowo punya fakta yang kuat,” kata Mardani kepada wartawan di Jakarta, Kamis (21/6).

baca juga:

Anggota Komisi II DPR ini mengatakan, pemerintah Jokowi banyak yang tak tercapai, seperti target pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen.

“Malah hutang yang meningkat plus, proyek infrastruktur tidak berdampak pada ekonomi riil. Buktinya sektor konstruksi malah turun penyerapan tenaga kerja,”ujar dia.

Di sisi lain, para buruh justru melakukan demonstrasi dan kritik atas kebijakan ekonomi yang tidak bertumpu pada kebijakan yang pro tenaga kerja lokal. Belum lagi dengan kebijakan impor yang merusak strategi jangka panjang ketahanan pangan nasional.

“Sinyalemen yang menyatakan yang punya uang berkuasa nampak nyata dari hukum yang tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. ICW merelease laporan bahwa rerata hukuman untuk koruptor berkurang,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Prabowo mengkritik sejumlah hal terhadap pemerintahan Jokowi. Mulai dari sistem ekonomi yang disebutnya menyimpang, hingga TNI yang dituding saat ini lemah.

"Kita merasakan, Gerindra merasakan, dan saya berpandangan dan berkeyakinan bahwa sistem bernegara, sistem politik, dan sistem ekonomi bangsa kita berada di jalur yang menyimpang, menyimpang dari apa? Menyimpang dari rencana dari cetak biru yang dibangun oleh pendiri-pendiri bangsa kita," ungkap Prabowo di video yang diunggah di akun Facebook-nya, @PrabowoSubianto, Selasa (19/6).

"Saudara-saudara, kondisi inilah yang membuat bangsa Indonesia menjadi lemah. Tentara kita lemah, Angkatan Udara kita lemah, Angkatan Laut kita lemah, kekayaan kita diambil. Dan dengan demikian kita merasa kondisi ekonomi kita semakin memprihatinkan, semakin menyusahkan kehidupan rakyat," imbuh dia.

Prabowo pun menuding kekayaan Indonesia tengah dikuasai pihak asing. Prabowo mengklaim punya data yang siap dibuka soal ini, dan pada waktu yang tepat data soal keadilan sosial itu akan dibuka.

"Pelabuhan yang begitu vital, pelabuhan udara yang begitu vital, yang merupakan jalur bernafas sebuah bangsa, banyak sekarang sudah dikendalikan oleh bangsa asing. Saudara-saudara, sumber-sumber ekonomi kita juga sudah lepas kendali dari penguasaan negara dan bangsa Indonesia," tutur Prabowo.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

Ekonomi

Menteri Basuki Instruksikan Jajarannya Percepat Pelaksanaan Lelang

Image

Ekonomi

Sandi Tegaskan BUMN Tak Boleh Diganggu Kepentingan Politik

Image

News

Timses Prabowo-Sandi Tak Gentar Ada Pengkhianatan Kader PAN Sumsel

Image

News

Said Didu ke La Nyalla: Semoga Allah Menyadarkan Orang yang Hidup dari Kesombongan

Image

News

25 Kader DPW PAN Sumsel Ubah Haluan Dukung Jokowi-Amin

Image

News

Prabowo Kagetkan Pria yang Asik Main Handphone: Liat Apaan Itu?

Image

News

Sejumlah Kader PAN Sumsel Membelot, Ini Kata Tim Kampanye Jokowi

Image

News

Penyebab Rusuh di Polsek Ciracas, Mardani Kritik Kepemimpinan Jokowi

Image

News

Sindiran Said Didu: Demi Politik Seseorang Mudah Meminta Maaf, Itu Oportunis!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Polda Metro Kembali Tangkap DPO Pengeroyok Kapten Komarudin

Saat dilakukan penangkapan, pelaku tidak melakukan perlawanan sedikit pun.

Image
News

Waspada! Ini Sembilan Titik di Kota Bekasi yang Terdampak Hujan dan Angin Kencang

Selain banjir, beberapa titik lainnya juga terdapat pohon tumbang. Diantaranya, di Bintara Jaya, dan Pondok Pekayon Indah.

Image
News

Marak OTT Kepala Daerah, Mardani: Ada Sistem yang Salah dalam Negara Ini

"Presiden sebagai penanggung jawab tertinggi Kepala Pemerintahan mesti bergerak. Ambil inisiatif. Jangan membiarkan"

Image
News

Ingin Jabar Juara di Sektor Pariwisata, Kang Emil akan Serius Bangun Infrastruktur

Selama lima tahun ke depan Pemprov Jabar akan membangun berbagai insfrastruktur khususnya di lokasi-lokasi objek wisata

Image
News

KPU Kabupaten Bekasi Tetapkan 2.053.546 Orang Masuk DPT

KPU Kabupaten Bekasi juga menemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat sebanyak 2.813 orang.

Image
News

Pimpinan KPK Syok Hukuman Nur Alam 'Disunat' MA

"Tetapi ya kita harus hormati putusan pengadilan di Mahkamah Agung. Yah. Yah itulah yang harus kami terima"

Image
News

Bus Tingkat Transjakarta Bakal Dipakai untuk Pawai Kemenangan Persija

Bus berdaya tampung sekitar 34 orang ini didesain khusus untuk pawai, sehingga bagian atas bus bisa dibuka tutup.

Image
News

Rem Truk Pengangkut Tanah Blong, Kecelakaan Beruntun di Jaksel Tak Terhindari

"Kerugian hanya materil saja," singkat Budiyanto.

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Isu Jokowi PKI Disebut Hoaks yang Difabrikasi Jelang Pilpres

Pasalnya, ketika di Pilkada Solo dan DKI Jakarta, isu atau hoaks Jokowi PKI tidak pernah muncul.

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Ingatkan Prabowo-Sandi, Rommy: Demokrat Berkuasa 10 Tahun Tak Mampu Jadi Pemenang di Jateng

Saya melihat itu strategi 'political gimmick' saja.

trending topics

terpopuler

  1. Sandiaga: Saya Turut Bangun Jalan Tol Cipali 116 Kilometer Tak Pakai Uang Negara

  2. Pengakuan La Nyalla, Fahri Bingung, Rustam Puas: Sekarang Tobat, Ini Kemenangan Politik Besar Jokowi

  3. Di Australia, Kapolri Ungkap Dua Gelombang Teroris Masuk Indonesia

  4. Driver Ojol: Saya Baru 4 Bulan Jadi Driver, Sekarang Kapok Tak Mau Pakai Narkoba Lagi

  5. Pilih Persija Atau Timnas, Ini Jawaban Teco

  6. La Nyalla Tobat, Permadi: Masih Banyak Orang Baik Waras dan Punya Hati Nurani

  7. Syamsuddin: La Nyalla Tak Cukup Mengaku, Ia Harus Minta Maaf kepada Bangsa Ini

  8. Pemerintah Bongkar Rekening WNI di Swiss, Dosen UI: Asbun!

  9. Bos Beras dan Pemuda Solo Deklarasi Bela 01: Jangan Halalkan Segala Cara Jadi Presiden

  10. Warning! Arie Untung Bakal Bongkar Siapa Suami Artis yang Menipunya

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI