image
Login / Sign Up

KM Sinar Bangun Tenggelam, Ombudsman Beberkan Sejumlah Kelalaian Syahbandar

Bayu Primanda

Image

Keluarga penumpang menangis saat menyaksikan proses pencarian penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Simalungun, Sumatra Utara, Selasa (19/6). | ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

AKURAT.CO, Lembaga pengawas pelaksana layanan publik, Ombudsman Republik Indonesia(ORI) menemukan sejumlah kelalaian yang dilakukan oleh pelaksana layanan publik dalam tragedi tenggelamnya Kapal Motor(KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatera Utara.

Melalui Kepala Perwakilan ORI yang ada di Sumatera Utara, Abyadi Siregar menyebut bahwa pihaknya sejauh ini telah mengumpulkan sejumlah informasi terkait kelalaian terkait banyaknya kewajiban-kewajiban dalam sebuah pengelolaan pelabuhan atau syahbandar yang justru malah diabaikan

"Misalnya, pengawasan terhadap operasionalisasi kapal. Selama ini, tidak ada pengawasan jumlah penumpang, kapal tidak memenuhi standar keselamatan karena tidak memiliki pelampung," ujar Abyadi Siregar saat dikonfirmasi lewat pesan singkat AKURAT.CO, Rabu (20/6).

Sekiranya terdapat beberapa poin kewajiban-kewajiban pelaksana layanan publik yang semestinya menjadi bagian dari Standard Operasional Prosedur (SOP) yang justru malah tak diindahkan. Berikut ini merupakan temuan ORI perwakilan Sumut yang berhasil dirangkum AKURAT.CO:

1. Kapal Pengangkut Penumpang umumnya tidak memiliki menerapkan sistem manifest penumpang. Kondisi ini menyebabkan sulit mengontrol jumlah penumpang. Maka yang sering terjadi adalah over kapasitas muatan.

2. Banyak kapal tidak memiliki pelampung yang memadai. Pelampung tersedia tapi tidak mudah terakses jika dalam kondisi darurat atau emergency (kotak penympanan terkunci)

3. Kapal jarang naik DOK untuk Kir

4. Tidak adanya kontrol ambang batas beban, meski dicantumkan dlm petunjuk.

5. Kompetensi jurumudi tidak jelas (yang penting mesin hidup dan bisa lihat arah haluan)

6. Penumpang tidak disiplin dan kritis (yang penting ada tempat, bisa nyebrang, tanpa peduli kondisi kapal)

7. Tidak adanya pengawasan dari aparat kepolisian di lokasi, meski diketahui Danau Toba dinobatkan sebagai destinasi prioritas nasional.

"Karena itu, sebagai sebuah Destinasi Pariwisata Berkelas Internasional, ini wajib untuk ditata, dan ini tidak saja di Tigaras. Tapi juga di hampir semua pelabuhan/syahbandar di kawasan Danau Toba. Misalnya di Parapat, Simalungun, Tigaras, Ajibata, Tomok, Muara Tapanuli Utara, Tuktuk Samosir," tandasnya.[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Proyek LRT Medan Bakal Sampai Danau Toba Diminati Investor Korsel dan China

Image

News

Tak Sepatutnya Trastuzumab Dihapus dari Obat yang Ditanggung BPJS

Image

News

Dishub: 35 Dermaga Danau Toba Perlu Syahbandar

Image

Gaya Hidup

Menelusuri Dampak Pariwisata Danau Toba Pasca Tragedi KM Sinar Bangun

Image

News

Ratna Sarumpaet Hadapi Serangan Pemilik Akun Tanpa Follower

Image

News

Ombudsman Surati Balai Besar Sumbar Terkait Penerangan Jalan

Image

News

Gubernur Bali Terima Aduan dari Transmigran Sultra Soal Lahan

Image

News

Ombudsman: Kualitas Pelayanan Polri Makin Baik

Image

News

Nyali Ratna Sarumpaet Tak Pernah Ciut, Hajar Semua Netizen yang Ngeyel

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Wamenlu RI: Kerja Sama Maritim ASEAN-India Adalah Sebuah Keharusan

Fachir juga menggaris bawahi berbagai potensi dan keunggulan ASEAN dan India, termasuk pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Image
News

Para Atlet Muda Korsel Kerap Diperkosa dan Disiksa Pelatihnya

Image
News

Burberry Bakar Tas, Baju dan Parfum Senilai Rp 541 Miliar Tahun Lalu

Burberry menghancurkan pakaian, asesoris dan parfum yang tak terjual senilai 28,6 juta poundsterling atau sekira Rp 541 miliar.

Image
News

Karena Kasus Bom Molotov di Rumahnya, Mardani Disebut 'Cemen' Oleh Warganet

Pemberitaan bom molotov membuat Mardani harus menerima kritikan pedas dari warganet.

Image
News

Ruhut: Usut Kasus Bom Molotov di Rumah Mardani, Biar Tidak ada Dusta di Antara Kita

"Segera diungkap kasus bom molotov di rumah Inisiator # (Tagar) yang mulai layu sebelum berkembang," tulis Ruhut.

Image
News

Israel Sahkan UU Negara Bangsa Yahudi yang Kontroversial

Parlemen Israel mengesahkan Undang-undang (UU) yang mendefinisikan Israel sebagai negara bangsa rakyat Yahudi.

Image
News

Meski Dilindungi, Nelayan Muara Citepus Palabuhanratu Masih Buru Impun

Munculnya perlindungan Ikan impun Peraturan Menteri (Permen) Perikanan dan Kelautan No 2/2015 tak dihiraukan oleh Nelayan

Image
News

Masa Bodoh Kritik, Trump Ingin Bertemu Putin Lagi

Donald Trump dan Vladimir Putin menyalahkan kekuatan di AS yang hendak menutupi kesuksesan pertemuan mereka.

Image
News
Pileg 2019

Dua Eks Napi Korupsi Nyaleg, Golkar Tunggu Putusan Judicial Review MA

Memang keduanya agak sulit partai untuk bisa mencoret.

Image
News

BMKG: Suhu Terendah di Yogyakarta Capai 18 Derajat Celsius

Adapun puncak musim kemarau di Yogyakarta, kata dia, diperkirakan terjadi pada Agustus 2018.

Image
News

Polisi Tangkap Garong Spesialis Rumsong di Bandara Kendari

Pelaku berencana melarikan diri usai melakukan pencurian namun berhasil kita gagalkan di Bandara Haluoleo Kendari bersama istrinya

Image
News

Belum Ada Bukti Kuat, Polisi Masih Dalami Kasus Arogan Herman Herry

Sehingga ia perlu mencari bukti yang kuat untuk menentukan kasus itu lanjut atau tidak.

trending topics

terpopuler

  1. Rumah Pribadi Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov oleh OTK

  2. Gerindra Menduga Teror di Rumah Mardani Ali Sera Terkait Gerakan #2019GantiPresiden

  3. Denny: Dulu Zaman Ahok, Merokok di Kafe Mal Dilarang Keras, Sekarang?

  4. Geger, Pelajar Berbaju Batik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dipinggir Jalan

  5. Survei LIPI: Mayoritas Masyarakat Ingin Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

  6. Pelemparan Bom Molotov Rumah Mardani, Polisi: Barang Bukti dan Empat Saksi Kita Periksa

  7. Begal Pembunuh Sadis di Tangerang Tertangkap, Keluarga Saripah Sujud Syukur

  8. Faizal: Bom Molotov di Rumah Mardani Bisa Jadi Kerjaan Kader PKS Sendiri

  9. Ngabalin Jadi Komisaris, Ferdinand: Memacu yang Lain Puji Jokowi Mati-matian

  10. Bamsoet: yang Penting Wakilnya Pak Jokowi Jangan dari Singapura atau Amerika

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan