image
Login / Sign Up

Arus Mulai Padat, Polisi Terapkan Contraflow

Avila Dwi Putra

Image

Pihak kepolisian nampak sibuk dalam mengatur padatnya arus kendaraan di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung. | AKURAT.CO/Avila Dwi Putra

AKURAT.CO, Wakil Kepala Polda (Wakapolda) Jawa Barat Brigjen Pol Supratman melakukan peninjauan secara langsung ke jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu (13/6) petang.

Menurutnya, arus mudik pada H-2 Idul Fitri ini mengalami peningkatan dibanding dengan kemarin. Peningkatan arus terjadi sejak tadi malam, namun pada pagi hari mengalami pengurangan.

"Khusus jalur selatan mengalami peningkatan mulai dari kemarin malam hingga pagi tadi, dan siang ramai terus, perkiraan saya hingga nanti malam," tukas Supratman.

baca juga:

Prediksi tersebut didasarkan, karena Tol Cipali sudah mengalami kepadatan arus, termasuk dari arah Bekasi dan Jakarta. Maka itu, sempat diterapkan sistem lawan arus (contraflow) di wilayah tersebut. Dengan kondisi tersebut, pemudik yang pada awalnya hendak menggunakan jalur utara, beralih ke jalur selatan.

"Kemungkinan seperti itu bisa saja. Kemarin beberapa hari arus di selatan ini landai dan sempat meningkat. Kalau seperti itu, cara bertindak yang bisa kami lakukan adalah dengan buka tutup. Karena yang menjadi crowded adalah daerah Limbangan (Garut). Di sana bottleneck (menyempit), dan kita lakukan sistem one way (satu arah), lumayan efektif," beber Wakapolda.

Kepadatan arus pada dua hari sebelum lebaran ini, Supratman menuturkan, dimungkinkan karena banyak perusahaan yang baru meliburkan karyawannya hari ini, sehingga banyak pemudik yang baru pulang ke kampung halamannya masing-masing.

"Kalau kemarin itu pegawai negeri yang sudah libur, hari Sabtu dan Minggu sudah nyicil untuk pulang. Kalau buruh pabrik dan swasta baru libur. Dan, baru ada kesempatan untuk mudik, sehingga sangat wajar ada kepadatan kendaraan," urai Supratman.

Sementara itu, Kepala Polres (Kapolres)Bandung AKBP Indra Hermawan membenarkan sempat adanya peningkatan jumlah volume kendaraan pada h-2 lebaran. Kata Indra, sekitar 9 ribu kendaraan melintasi Nagreg pada pukul 02.00 hingga 04.00.

"Sejak dini hari tadi terjadi peningkatan, puncaknya pada pukul 06.00 sampai 08.00, yang volumenya mencapai 26 ribu kendaraan," terang dia.

Namun, lewat pukul 08.00, volume kendaraan yang melintas terus jalur tersebut mengalami penurunan. Hingga pukul 18.00, jumlah kendaraan yang melintasi Nagreg mencapai 111.500. Meski ada penurunan, Indra menegaskan, kepolisian tetap mengantisipasi adanya lonjakan pada malam hari.

"Kemungkinan banyaknya kendaraan yang melintasi Nagreg itu gabungan antara pengguna tol dan pengguna jalan arteri," tukas dia.

Guna mengurai kemacetan di jalur tersebut, kepolisian menerapkan sistem buka tutup jalan di arah barat menuju timur yang menjadi prioritas. Hari ini, diungkapkan Indra, petugas telah melakukan tiga kali sistem buka tutup atau satu arah.

"Rata-rata dilakukan selama 30 menit, dan cukup efektif untuk mengurai kemacetan. Sekarang ekornya di Pos Nagrog, itu juga karena tadi sempat terganggu oleh pemudik yang istirahat untuk berbuka puasa," tandas mantan Kapolres Mimika ini.

Editor: Bismarc Lesmana

berita terkait

Image

News

Mudik Lebaran 2018

Kemenhub Berangkatkan Kembali 3000 Pemudik Gratis dari Solo Menuju Jakarta

Image

News

Mudik Lebaran 2018

Prediksi PT KAI Tepat Soal Puncak Arus Balik Menggunakan Kereta Api

Image

News

Mudik Lebaran 2018

Stasiun Gambir Hari Ini Mulai Mengalami Ketimpangan Penumpang

Image

News

Idul Fitri 1439 Hijriah

Perubahan Libur Lebaran, H+3 Terminal Kampung Rambutan Alami Penurunan Penumpang

Image

News

Mudik Lebaran 2018

Arus Balik Kendaraan Lewat Tol Cipali dan Tol Palikanci Mulai Padat

Image

News

Mudik Lebaran 2018

H+3 Lebaran, Kepadatan Kendaraan Mulai Terjadi di Ruas Tol Jagorawi

Image

News

Idul Fitri 2018

Agar Tak Bosan dan Lelah, Para Polisi ini Hibur Pemudik dengan Berjoget

Image

News

Idul Fitri 2018

H+2 Lebaran, 65.807 Kendaraan Masuk ke Jakarta Via GT Cikarang Utama

Image

News

Idul Fitri 2018

Persiapan Arus Balik, Tol Fungsional Jateng Ditutup

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Gagal Nyagub, Kini Kapitra Ampera Jadi Bacaleg PDIP

Selain pernah jadi pengacara Habib Rizieq, Kapitra juga pernah menjadi pengacara Tommy Soeharto.

Image
News

Wamenlu RI: Kerja Sama Maritim ASEAN-India Adalah Sebuah Keharusan

Fachir juga menggaris bawahi berbagai potensi dan keunggulan ASEAN dan India, termasuk pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Image
News

Para Atlet Muda Korsel Kerap Diperkosa dan Disiksa Pelatihnya

Image
News

Burberry Bakar Tas, Baju dan Parfum Senilai Rp 541 Miliar Tahun Lalu

Burberry menghancurkan pakaian, asesoris dan parfum yang tak terjual senilai 28,6 juta poundsterling atau sekira Rp 541 miliar.

Image
News

Karena Kasus Bom Molotov di Rumahnya, Mardani Disebut 'Cemen' Oleh Warganet

Pemberitaan bom molotov membuat Mardani harus menerima kritikan pedas dari warganet.

Image
News

Gerindra Akui AHY Jadi Pertimbangan Partai Koalisi untuk Jadi Cawapres Prabowo

Selain AHY, koalisi Gerindra bersama PAN dan PKS juga telah mengerucutkan lima nama yang dimungkinkan akan menjadi pendamping Prabowo.

Image
News

Ruhut: Usut Kasus Bom Molotov di Rumah Mardani, Biar Tidak ada Dusta di Antara Kita

"Segera diungkap kasus bom molotov di rumah Inisiator # (Tagar) yang mulai layu sebelum berkembang," tulis Ruhut.

Image
News

Israel Sahkan UU Negara Bangsa Yahudi yang Kontroversial

Parlemen Israel mengesahkan Undang-undang (UU) yang mendefinisikan Israel sebagai negara bangsa rakyat Yahudi.

Image
News

Meski Dilindungi, Nelayan Muara Citepus Palabuhanratu Masih Buru Impun

Munculnya perlindungan Ikan impun Peraturan Menteri (Permen) Perikanan dan Kelautan No 2/2015 tak dihiraukan oleh Nelayan

Image
News

Masa Bodoh Kritik, Trump Ingin Bertemu Putin Lagi

Donald Trump dan Vladimir Putin menyalahkan kekuatan di AS yang hendak menutupi kesuksesan pertemuan mereka.

Image
News
Pileg 2019

Dua Eks Napi Korupsi Nyaleg, Golkar Tunggu Putusan Judicial Review MA

Memang keduanya agak sulit partai untuk bisa mencoret.

Image
News

BMKG: Suhu Terendah di Yogyakarta Capai 18 Derajat Celsius

Adapun puncak musim kemarau di Yogyakarta, kata dia, diperkirakan terjadi pada Agustus 2018.

trending topics

terpopuler

  1. Rumah Pribadi Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov oleh OTK

  2. Gerindra Menduga Teror di Rumah Mardani Ali Sera Terkait Gerakan #2019GantiPresiden

  3. Denny: Dulu Zaman Ahok, Merokok di Kafe Mal Dilarang Keras, Sekarang?

  4. Geger, Pelajar Berbaju Batik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dipinggir Jalan

  5. Survei LIPI: Mayoritas Masyarakat Ingin Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

  6. Pelemparan Bom Molotov Rumah Mardani, Polisi: Barang Bukti dan Empat Saksi Kita Periksa

  7. Begal Pembunuh Sadis di Tangerang Tertangkap, Keluarga Saripah Sujud Syukur

  8. Faizal: Bom Molotov di Rumah Mardani Bisa Jadi Kerjaan Kader PKS Sendiri

  9. Ngabalin Jadi Komisaris, Ferdinand: Memacu yang Lain Puji Jokowi Mati-matian

  10. Bamsoet: yang Penting Wakilnya Pak Jokowi Jangan dari Singapura atau Amerika

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan