image
Login / Sign Up

Hati-hati Lewat Jalur Kereta Ini, Sering Ada Pelemparan Batu, Pelakunya Anak Iseng

Adi Suprayitno

Image

Stasiun kereta api | AKURAT.CO/Adi Suprayitno

AKURAT.CO Sejumlah daerah yang dilewati kereta api dari Surabaya ke arah Jakarta dinyatakan rawan pelemparan batu. Itu sebabnya, pemudik yang naik kereta harus hati-hati.

Manajer Humas PT. Kereta Api Indonesia Daop VIII Gatut Sutiyatmoko mengatakan aksi pelemparan batu sangat membahayakan keselamatan jiwa. Kalau sampai kaca kereta pecah, bisa mengenai penumpang.

"Memang saat ini masih ada pelemparan batu, di daerah sini masih banyak ditemui," kata dia di Surabaya, Rabu (13/6).

baca juga:

Gatut menyebutkan titik paling rawatn, yaitu sekitar Pasar Turi hingga Tandes. Sedangkan di Sidoarjo mulai dari Sepanjang hingga Mojokerto, dan di wilayah Tanggulangin dan Porong.

"Kalau di Sidoarjo ada di Sepanjang sampai Mojokerto. Ada juga yang di Tanggulangin dan Porong," tuturnya.

Sementara di wilayah menuju Malang lokasinya di Sengon, Lawang, Pakisaji hingga Ngebruk.

Petugas pernah menangkap beberapa pelaku, umumnya anak-anak yang masih bersekolah.

"Sebetulnya sudah dipetakan ini yang rawan mana saja, pernah kami menangkap, tapi yang tertangkap itu masih anak usia sekolah," kata Gatut.

Kebanyakan pelaku mengaku iseng sambil menunggu waktu ngabuburit atau usai sahur. Biasanya, mereka akan bersorak jika berhasil memecahkan salah satu kaca.

"Mereka ngabuburit atau waktu selesai sahur, iseng aja katanya. Waktu ngelempar pas kena kaca dan langsung pecah ya mereka senang," tambah Gatut.

Daop VIII sering sosialisasi di daerah-daerah yang dekat dengan perlintasan kereta. Soalnya, pelaku biasanya tinggal di sekitarnya.

"Sosialiasi itu sudah dilakukan terus di daerah sekitar perlintasan kereta," kata Gatut. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Kereta Api 'Sleeper' Akan Rambah Rute Solo dan Yogyakarta

Image

Ekonomi

KAI Daop 8 Surabaya Mulai Jual Tiket KA Tambahan Mudik Lebaran 2018

Image

Ekonomi

Dibanding Tahun Lalu, Penumpang KA H+2 Libur Natal di Surabaya Alami Penurunan

Image

Ekonomi

Jelang Liburan Natal, Volume Penumpang KA di Surabaya Meningkat

Image

Ekonomi

Inilah Bentuk Penipuan yang Dilakukan Investor Pasar Turi

Image

Ekonomi

Pedagang Pasar Turi Adukan kejahatan PT Gala Bumi Perkasa ke PWNU Jatim

Image

Ekonomi

Jelang Lebaran Tiket Kereta Api Kelas Ekonomi Tersisa 20 Persen

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ini Penyebab Tewasnya Mahasiswa Garut di Gua Batu Tasikmalaya

Korban terevakuasi dalam keadaan meninggal dunia atas nama Aminudin.

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Sandi Ikuti Pengajian Kiyai Mukti di Pondok Pesantren An Najach Tegalrejo Magelang

Kita saksikan bersama para pedagang berkumpul di sini. Dari penjual makanan, minuman, pakaian, cemilan. Transaksi berjalan.

Image
News

Polisi Selidiki Tewasnya Turis Asal Jepang

Korban baru tiba di (Pantai) Watukarung sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung berenang.

Image
News

Empat Mahasiswa Terjatuh di Gua Batu Tasikmalaya, Satu Orang Dinyatakan Tewas

Telah terjadi kondisi membahayakan manusia empat orang terjatuh di Gua Batu Badak Cisarongge.

Image
News

Mamasa Diguncang Gempa 4,7 SR, Tidak Berpotensi Tsunami

Lokasi gempa berada di garis 2,94 lintang selatan dan 119,46 bujur timur.

Image
News

Begini Kronologi OTT Bupati Pakpak Bharat Bersama Anak Buahnya

Pada 17 November sekitar pukul 23:55 tim mendapat informasi akan ada penyerahan uang kepada Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu (RYB)

Image
News

Fahira Idris Buat Petisi #SaveIbuNuril

Sudah 3.555 orang yang menandatangani petisi Fahira Idris.

Image
News

Empat Remaja Pencuri Tabung LPG Tiga Kilogram Diringkus Polisi

"Para pelaku membuka paksa kios atau warung di pasar, lalu mengambil tabung LPG,"

Image
News

Bupati Pakpak Bharat dan Anak Buahnya Ditetapkan Sebagai Tersangka Penerima Suap

Setelah melakukan pemeriksaan 1x24 jam dilanjutkan gelar perkara, disimpulkan adanya dugaan Tipikor menerima hadiah atau janji oleh Bupati.

Image
News

Polisi Myanmar Tembak dan Lukai 4 Rohingya di Kamp Pengungsi

Juru bicara pemerintah Myanmar Zaw Htay tidak menerima telepon untuk dimintai komentar

trending topics

terpopuler

  1. Biji Buah Labu Membuat Kehidupan Seks Anda Lebih Bergairah

  2. Diisukan akan Menikah dengan Reino Barack, Ini Klarifikasi Syahrini?

  3. Tepis Gosip Sudah Punya Pacar, Sule Kenalkan Langsung Wanita yang Dimaksud

  4. Daun Jambu Biji Atasi Penyakit Diabetes, Ini Cara Mengolahnya

  5. Fadli Zon: Apakah Ada yang Ingin RI Menjadi Kerajaan?

  6. Seorang Dokter Muda Tewas Akibat Menghirup Gas Genset Indomaret di Lebak

  7. Ironi, Larang Eropa Beli Gas Rusia, Tapi AS Malah Impor Banyak

  8. 3 Penyebab Timnas Indonesia Dapat Dipecundangi Thailand

  9. Merawat Bodi dan Kaca Mobil dengan Cairan Water Repellent

  10. Balas Nyinyiran Fadli Zon, Erick Thohir: Tidak Ada Raja Dalam Sistem Demokrasi

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Sengkarut Penundaan Penetapan DPT

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Wawancara

Image
News

DKPP, Penjaga Marwah dan Etika Penyelenggara Pemilu yang 'Haus' Infrastruktur

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Sosok

Image
Hiburan

Fauzan Musaad, Pelukis Mural Raden Saleh Raksasa di Planetarium Cikini

Image
Hiburan

Ini Alasan Ajip Rosidi Kembalikan Piagam dan Uang Rp200 Juta dari Habibie

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer