image
Login / Sign Up

Jejak - jejak Dawam Rahardjo Semasa Hidup

Yohanes Antonius

Image

Ekonom sekaligus cendekiawan Muslim Dawam Rahardjo | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Tokoh ekonom sekaligus cendikiwan muslim Dawam Rahardjo telah tutup usia pada Rabu (30/4) malam di Rumah sakit Islam Jakarta. Kesahatan mantan Ketua dewan direktur Lembaga Studi Agama dan Filsafat ini memang belakangan diketahui menurun imbas dari penyakit kompliksi yang dideritanya.

Semasa hidupnya pria kelahiran Solo, Jawa Tengah, 20 April 1942 ini dipercayakan mengemban berbagai tugas penting di Indonesia, pada tahun 1999 Dawam didapuk menjadi Ketua tim penasihat presiden BJ Habibie.

Tak hanya itu, Dawam juga banyak berkotribusi didunia pendidikan Tanah air, pada 1993 Dawam dipercayakan menjadi Guru besar ilmu ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang. Lalu pada 1994 hingga 2004 Dawam ditunjuk menjadi Rektor Universitas Islam 45 Bekasi.

baca juga:

Karirnya akademik Dawam terus meroket, pada 2013 hingga 2017 Dawam tercatat sebagai Rektor UP45 Yogyakarta (The University of Petroleum), selain itu dalam kurun waktu tersebut mantan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Pusat periode 1995 - 2000 ini juga aktif mengajar dibeberapa Universitas seperti Universitas As Syafi'yah bahkan di Universitas ini dirinya juga depercayakan menjadi Dekan salah satu Fakultas di Kampus As Syafi'yah.

Meski diseibukan dengan segudang aktifitas akademiknya, dan harus mengurus bebrapa Instatasi negara, bukan berarti Dawam tak berkarya dibidang lainnya. Semasa hidupnya Dawam juga mengelurkan bergai karya ilmiah dan beberapa buku.

Pada 1983 dia mengeluarkan buku perdananya yang diberi judul Esai-esai ekonomi politik yang diterbitakan oleh Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomidan Sosial, (LP3ES).

Berselang empat tahuan pria yang pernah menjadi Pemimpin jurnal ilmiah Prisma ini kembali mengeluarkan buku keduanya yang juga khus mengulas masalah ekonomi, namun kali ini dirinya lebih sepesifik membahas soal ekonomi yang berkaitan dengan ajaran Islam, Buku berjudul Deklarasi Mekah: Esai-esai ekonomi Islam itu diterbitkan pada tahua 1987.

Seakan tak puas dengan dua buku ekonomi yang ditulisnya, pada 1990 Dawam kembali menghentak dunia literasi Indonesai dengan mengeluarkan buku ketiganya yang ia juduli: Etika bisnis dan manajemen.

Tak Hanya itu, tepat pada tahun 1995 lagi - lagi lulusan Fakultas Ekonomi Unniversitas Gadjah Mada ini kembali menulis, Habibienomics: Telaah pembangunan ekonomi, lalu pada 2005 Dawam membahas soal kita suci umat Islam melalui bukunya yang berjudul Paradigma Alquran: Metodologi dan kritik sosial.

Dawam memang dikenal sebagai sosok ekonom ulung, dipenghujung masa tuanya dia kembali mengeluarkan buku Nalar Politik Ekonomi Indonesia pada tahun 2011.[] 

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

ICMI: Hindari Provokasi Sara Dalam Pilkada

Image

News

Mantan Ketua MK Sebut PT 20 Persen Kemunduran Demokrasi

Image

News

ICMI Sebut Perayaan Idul Fitri Momentum Pererat Kebangsaan

Image

News

Innalillahi, Dawam Rahardjo Tutup Usia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Gagal Nyagub, Kini Kapitra Ampera Jadi Bacaleg PDIP

Selain pernah jadi pengacara Habib Rizieq, Kapitra juga pernah menjadi pengacara Tommy Soeharto.

Image
News

Wamenlu RI: Kerja Sama Maritim ASEAN-India Adalah Sebuah Keharusan

Fachir juga menggaris bawahi berbagai potensi dan keunggulan ASEAN dan India, termasuk pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Image
News

Para Atlet Muda Korsel Kerap Diperkosa dan Disiksa Pelatihnya

Image
News

Burberry Bakar Tas, Baju dan Parfum Senilai Rp 541 Miliar Tahun Lalu

Burberry menghancurkan pakaian, asesoris dan parfum yang tak terjual senilai 28,6 juta poundsterling atau sekira Rp 541 miliar.

Image
News

Karena Kasus Bom Molotov di Rumahnya, Mardani Disebut 'Cemen' Oleh Warganet

Pemberitaan bom molotov membuat Mardani harus menerima kritikan pedas dari warganet.

Image
News

Gerindra Akui AHY Jadi Pertimbangan Partai Koalisi untuk Jadi Cawapres Prabowo

Selain AHY, koalisi Gerindra bersama PAN dan PKS juga telah mengerucutkan lima nama yang dimungkinkan akan menjadi pendamping Prabowo.

Image
News

Ruhut: Usut Kasus Bom Molotov di Rumah Mardani, Biar Tidak ada Dusta di Antara Kita

"Segera diungkap kasus bom molotov di rumah Inisiator # (Tagar) yang mulai layu sebelum berkembang," tulis Ruhut.

Image
News

Israel Sahkan UU Negara Bangsa Yahudi yang Kontroversial

Parlemen Israel mengesahkan Undang-undang (UU) yang mendefinisikan Israel sebagai negara bangsa rakyat Yahudi.

Image
News

Meski Dilindungi, Nelayan Muara Citepus Palabuhanratu Masih Buru Impun

Munculnya perlindungan Ikan impun Peraturan Menteri (Permen) Perikanan dan Kelautan No 2/2015 tak dihiraukan oleh Nelayan

Image
News

Masa Bodoh Kritik, Trump Ingin Bertemu Putin Lagi

Donald Trump dan Vladimir Putin menyalahkan kekuatan di AS yang hendak menutupi kesuksesan pertemuan mereka.

Image
News
Pileg 2019

Dua Eks Napi Korupsi Nyaleg, Golkar Tunggu Putusan Judicial Review MA

Memang keduanya agak sulit partai untuk bisa mencoret.

Image
News

BMKG: Suhu Terendah di Yogyakarta Capai 18 Derajat Celsius

Adapun puncak musim kemarau di Yogyakarta, kata dia, diperkirakan terjadi pada Agustus 2018.

trending topics

terpopuler

  1. Rumah Pribadi Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov oleh OTK

  2. Gerindra Menduga Teror di Rumah Mardani Ali Sera Terkait Gerakan #2019GantiPresiden

  3. Denny: Dulu Zaman Ahok, Merokok di Kafe Mal Dilarang Keras, Sekarang?

  4. Geger, Pelajar Berbaju Batik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dipinggir Jalan

  5. Survei LIPI: Mayoritas Masyarakat Ingin Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

  6. Pelemparan Bom Molotov Rumah Mardani, Polisi: Barang Bukti dan Empat Saksi Kita Periksa

  7. Begal Pembunuh Sadis di Tangerang Tertangkap, Keluarga Saripah Sujud Syukur

  8. Faizal: Bom Molotov di Rumah Mardani Bisa Jadi Kerjaan Kader PKS Sendiri

  9. Ngabalin Jadi Komisaris, Ferdinand: Memacu yang Lain Puji Jokowi Mati-matian

  10. Bamsoet: yang Penting Wakilnya Pak Jokowi Jangan dari Singapura atau Amerika

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan