Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

<p>Putaran Dua Pilkada DKI, Cagub Harus Memanfaatkan Medsos</p>

Dedi Ermansyah

Pilkada 2017

<p>Putaran Dua Pilkada DKI, Cagub Harus Memanfaatkan Medsos</p>

AKURAT.CO, Pakar komunikasi Dr. Lintang Ratri Rahmiaji, mengatakan para pasangan calon (paslon) gubernur DKI Jakarta harus memaksimalkan media sosial (Medsos) pada putaran kedua Pilkada DKI, apalagi saat ini era digital.

"Maksimalkan media sosial. Di era informasi, mau tidak mau teknologi berperan banyak dalam kehidupan masyarakat modern. Para paslon semestinya memahami perubahan cara berkomunikasi ini, mengingat pemilihnya sudah mulai bergerak ke generasi digital native," kata Lintang di Jakarta, Jumat (24/2).

Dosen ilmu komunikasi di Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial (Fisip) Universitas Diponegoro Semarang ini juga menambahkan bahwa media sosial dapat menjadi pedang bermata dua karena selain dapat membangun citra paslon, juga dapat menjatuhkan karakternya.

"Media sosial saat ini dapat berperan bak pedang bermata dua, bisa membangun atau membunuh karakter. Ya perang kampanye sekarang tidak hanya perang pidato, tapi juga perang buzzer," imbuh Lintang.

Selain itu, menurut Lintang, metode blusukan diyakininya masih akan populer dan tetap digunakan para paslon untuk berkampanye karena melalui blusukan antara paslon dan masyarakat dapat saling berkomunikasi secara langsung mengingat pada pilkada DKI Jakarta putaran pertama, para paslon masih menggunakan metode kampanye blusukan.

"Terutama pada 'slump area' atau kelas menengah ke bawah karena suara masyarakatnya cenderung tidak diakomodasi di media-media arus utama, selain itu juga mereka terbatas dalam mengakses media sosial sehingga hanya bisa menyampaikan aspirasi secara langsung kalau ada yang menemui. Terutama masyarakat pinggiran, pedagang pasar, cara paling efektif buat dekat ke mereka ya mendatangi mereka," ujar Lintang.

Lintang juga mengatakan komunikasi yang disampaikan antara para paslon dan calon pemilih yang sekaligus warga Jakarta sudah baik dan berjalan efektif.

"Jika kita melihat hasil pilkada yang lalu tentu saja secara sederhana kampanye kedua paslon berhasil, artinya komunikasi mereka meskipun dengan pendekatan yang berbeda telah berjalan efektif, karena komunikasi yang efektif adalah komunikasi yang mampu mempersuasi komunikan (penerima pesan) agar berpikir, bersikap dan berlaku seperti yang diinginkan komunikator (produsen pesan). Bahwasanya mereka mampu mempengaruhi pemilihnya, dan ini membuktikan bahwa keduanya berkomunikasi dengan baik," pungkasnya.

Pilkada DKI Jakarta yang berlangsung pada tanggal 15 Februari 2017 dengan hasil perhitungan KPU yang menyatakan paslon nomor 1 Agus-Sylvi memperoleh 17,07 persen, paslon nomor 2 Ahok-Djarot 42,96 persen, sedangkan paslon nomor 3 Anies-Sandiaga 39,97 persen.

Dengan perolehan suara masing-masing paslon yang belum mencapai 50 persen+1, KPU akan mengadakan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua yang berlangsung pada 19 April 2017 yang diikuti oleh paslon nomor 2 dan nomor 3.[]

baca juga:

Editor: Ridwansyah

berita terkait

Image

News

Palembang dan Prabumulih Masuk Zona Merah COVID-19

Image

News

Hari Ini Tim DVI RS Polri Berhasil Identifikasi 3 Korban, Salah Satunya Pramugara Sriwijaya Air

Image

Olahraga

Thailand Terbuka 2021

Dari 10, Indonesia Hanya Mampu Loloskan 4 Wakil

Image

News

Kerap Dampingi Komjen Listyo, Ini Profil Ferdy Sambo Jenderal Bintang Dua Termuda di Polri

Image

rahmah

Hikmah

Kisah Lucu Ketika Abu Nawas Mengangkat Masjid

Image

News

Angka Positif COVID-19 di NTB Bertambah 90 Kasus

Image

News

7 Fakta Penting Perjalanan Karier Politik Joe Biden, Tiga Kali Calonkan Diri Jadi Presiden

Image

Ekonomi

DPR RI

Pemerintah Diminta Segera Bentuk Badan Pangan Nasional, Buat Apa?

Image

Ekonomi

RI Bakal Dapat 663 Juta Dosis Vaksin COVID-19, Melebihi Kebutuhan?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Palembang dan Prabumulih Masuk Zona Merah COVID-19

Kota Palembang dan Prabumulih menjadi zona merah COVID-19 di Sumatera Selatan sementara 13 daerah lainnya berada di zona oranye

Image
News

Hari Ini Tim DVI RS Polri Berhasil Identifikasi 3 Korban, Salah Satunya Pramugara Sriwijaya Air

Tim DVI Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur hari ini berhasil identifikasi tiga korban penumpang Sriwijaya Air SJ 182.

Image
News

Kerap Dampingi Komjen Listyo, Ini Profil Ferdy Sambo Jenderal Bintang Dua Termuda di Polri

Sambo merupakan yang termuda karena dua rekannya tersebut lebih tua setahun darinya.

Image
News

Angka Positif COVID-19 di NTB Bertambah 90 Kasus

Secara keseluruhan semenjak penyakit itu muncul hingga kini kasus COVID-19 di NTB mencapai 6.794 orang

Image
News

7 Fakta Penting Perjalanan Karier Politik Joe Biden, Tiga Kali Calonkan Diri Jadi Presiden

Joe Biden akan menjalani pelantikan Presiden AS periode tahun 2021-2024

Image
News

Sultan HB X Didesak Cabut Pergub Soal Pembatasan Aksi Demo

ARDY mendesak agar Pergub ini dibatalkan lantaran mengancam kehidupan demokrasi di DIY

Image
News

5 Potret Perpisahan Donald Trump dengan Gedung Putih, Kenang Masa Kepemimpinannya

Dalam pidati terakhirnya, Donald Trump menyampaikan ‘semoga sukses dan lancar’ kepada pemerintahan yang baru

Image
News

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Guguran Awan Panas Delapan Kali

Jarak luncur guguran Gunung Merapi maksimum sejauh 1.500 meter ke arah barat daya

Image
News

Basarnas Hari Ini Temukan Serpihan Kecil Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Basarnas hanya menemukan satu kantong serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 hari ini.

Image
News

Sinyal SOS Google Maps, Basarnas: Mungkin Ada Orang yang Lagi Cari Burung

Basarnas tidak menemukan orang yang memancarkan sinyal SOS di Pulau Laki.

terpopuler

  1. WhatsApp Mulai Ditinggalkan, Jutaan Orang Beralih ke Aplikasi Chat Lain

  2. 7 Potret Memesona Ady Sky, Aktor dan Pengusaha Muda yang Dijodohkan dengan Fatin Shidqia

  3. Dzikir dan Doa setelah Salat Fardhu, Lengkap, Praktis, dan Mudah Dihafalkan

  4. Unggahan Viral Potret Tokoh Publik Ala Disney, Warganet: Cak Lontong Jadi Ganteng Banget!

  5. Humor Gus Dur, Dijamin Ngakak: Ketika Terlambat Dicabut

  6. 101 RS Rujukan Corona Nyaris Penuh, Anies Minta Jokowi Ambil Alih Penanganan COVID-19 di Bodetabek

  7. Awas Penipuan Baru di Netflix! Pengguna Diancam Akunnya Terhapus jika Tak Beri Informasi ini

  8. Humor Gus Dur Paling Bikin Ngakak: Puasa Setengah Tahun

  9. Denny Siregar: Uang BPJS Ketenagakerjaan Dimainkan Saham dan Reksadana, Mirip Jiwasraya

  10. Kasus Covid-19 DKI Turun Dua Hari Berturut-turut

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf