Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kuasa Hukum: Dugaan Pembunuhan Berencana oleh John Kei Tak Terbukti

Ainurrahman

Kuasa Hukum: Dugaan Pembunuhan Berencana oleh John Kei Tak Terbukti

John Kei usai sidang | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Sidang lanjutan perkara kekerasan yang diduga melibatkan John Refra alias John Kei, kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (24/2/2021). Tiga orang saksi dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) yakni Angky, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, dan Gaspar.

Penasihat hukum John Kei mengklaim, seluruh keterangan saksi tak menunjukkan keterlibatan kliennya, terutama dalam peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Kami lega dan bisa sumringah atas selesainya persidangan. Bagaimana tidak lega, dari saksi korban tidak dapat menunjukkan atau membuktikan John Refra atau John Kei yang melakukan perintah atas kejadian di Kosambi," kata salah seorang penasihat hukum John Kei, Steven Lee, Jumat (26/2/2021).

Begitu pula kesaksian Nus Kei, orang yang disebut-sebut bersengketa dengan John Kei dalam perkara ini. Menurut Steven, keterangan Nus Kei menegaskan bahwa pria itu tak ada saat peristiwa di Duri Kosambi terjadi. Serta adanya utang Rp2 miliar Nus Kei, yang hendak ditagih pihak John Kei.

"Kemudian dalam kesaksian kedua yaitu Nus Kei yang di bawah sumpah, setelah digali keterangannya oleh majelis hakim yang terhormat, JPU dan tim lawyer semakin menegaskan bahwa saksi Nus Kei tidak ada di lokasi kejadian Kosambi," tutur Steven.

"Kemudian adanya penagihan uang Rp2 miliar beberapa kali sampai penagihan terakhir terjadilah pengrusakan rumahnya yang di Greenlake," imbuhnya.

Nus Kei dalam keterangannya, kata Steven, juga menyampaikan pengakuan jika telah mendatangi John Kei untuk meminta bantuan dana Rp1 miliar.

"Serta dengan tegas saksi menerangkan bahwa benar saksi mendatangi klien kami untuk meminta bantuan dana Rp1 miliar, kemudian klien kami yang menghubungi rekannya yang dipanggil 'bos kecil'," tutur Steven.

"Perlu diketahui, klien kami menegaskan dari awal bahwa setelah klien kami menghubungi bos kecil itu maka disepakati penggunaan uang bos kecil sebesar Rp500 juta, dikarenakan Rp500 juta lainnya dari uang klien kami dan akan dikembalikan sebesar Rp2 miliar seperti sesuai dalam dakwaan JPU," lanjutnya.

Sementara menurut pengacara John Kei lainnya, Ita Tarigan, uang tersebut lalu diserahkan istri John Kei ke Nus Kei, dan selanjutnya diberikan ke seorang pengacara bernama Taufik Chandra. Uang dipakai untuk mengurus perkara di Mahkamah Agung, terkait sebuah lahan di Ambon.

"Jadi sampai selesainya saksi memberikan kesaksian, tidak ada satupun yang dapat menunjukkan atau membuktikan adanya perintah dari klien kamiJohn Refra atau John Kei terkait peristiwa Kosambi," jelasnya.

Begitu juga saksi lainnya, Gasper yang juga disebut tak menunjukkan keterlibatan John Kei dalam peristiwa di Duri Kosambi.

"Kami tetap akan istiqomah memperjuangan nasib klien kami John Refra atau John Kei dan sadar bahwa JPU dan kami sedang menggoda keyakinan majelis hakim sesuai lima alat bukti yang akan disajikan oleh JPU dan penasihat hukum. Kami berharap JPU tidak datang ke pengadilan hanya untuk menang, akan tetapi datang ke pengadilan untuk membuka keadilan seterang-terangnya," papar Ita.

Ita menuturkan, dalam hukum pidana bukti itu harus seterang cahaya. Tidak boleh bukti itu hanya dari asumsi, ilusi atau ego penegak hukum itu sendiri. Begitu juga apabila ada suatu tindak pidana, pihaknya menegaskan bukan hadir untuk menghilangkan pidana tersebut. Tetapi untuk mengurangi pidana itu, untuk mendapatkan kesadaran serta efek jera bagi si pelaku.

"Akan tetapi jika klien kami John Refra atau John Kei tidak terbukti bersalah maka harus dibebaskan. Semua penegak hukum tidak boleh mendzolimi siapapun apalagi John Refra atau John Kei. Kami akan lawan kedzoliman atau kriminalisasi tersebut," tegas Ita.

"Kami pun mendoakan majelis hakim yang mengadili perkara kami agar terus diberikan rahmat, kesehatan serta perlindungan dari Allah SWT agar selalu istiqomah," tandasnya. []

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

Hindari Bentrok Saat Sidang John Kei, 35 Personel Polisi Amankan PN Jakbar

Image

News

Hadiri Sidang John Kei, Nus Kei Ogah Komentar

Image

News

PN Jakbar Gelar Sidang Dakwaan John Kei Secara Daring

Image

News

Polda Metro Serahkan John Kei dan Anak Buahnya ke Kejati DKI

Image

News

FOTO Pelimpahan Berkas John Kei atas Kasus Pembunuhan Berencana

Image

News

Awal Mula Pertikaian John Kei vs Nus Kei

Image

News

John Kei: Nus Kei Bukan Paman Saya, Dia Anak Buah Saya

Image

News

Kuasa Hukum John Kei: Klien Saya Tidak Salah, Beliau Hanya Ingin Menagih Utang

Image

News

Berkas Perkara John Kei Masih Diteliti Jaksa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Ramadan 1442 H

Pemprov DKI Larang ASN Bukber, tapi Sanksi Gak Ada

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai non ASN di lingkungan DKI Jakarta menggelar bukber.

Image
News

Gardu di PLTG CNG Jakabaring Meledak

Salah satu gardu di Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) 3x17 MW compressed natural gas (CNG) Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan

Image
News

Polisi Buru Penjaga Pintu Kereta Ilegal di Pekojan yang Bunuh Rekannya Sendiri

Polsek Tambora sudah lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus pembunuhan penjaga rel kereta api ilegal, Ardi Andi.

Image
News

Pembuatan SIM Warga Sabang Dipermudah Melalui Aplikasi Sinar

Polres Kota Sabang menyatakan Korp Lalulintas Kepolisian Republik Indonesia telah menghadirkan aplikasi SIM nasional presisi (Sinar)

Image
News

Kapolda: Pimpinan KKB Lekagak Telengen Pelaku Penembakan Pelajar

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan pimpinan Lekagak Telengen diduga merupakan pelaku penembakan dan pembunuhan terhadap Ali Mom

Image
News

Satgas Covid Tagih Keseriusan Pemda Papua Bentuk Posko Covid-19

Jumlah posko Covid-19 yang sudah terbentuk mencapai 14.093 posko.

Image
News

Menlu Retno Tegaskan Indonesia Tolak Penimbunan dan Nasionalisme Vaksin

Karena berpotensi menyebabkan perpecahan geopolitik

Image
News

Hetifah Syaifudian: Nadiem Layak Pimpin Kemdikbud Ristek

Hetifah Syaifudian menyambut baik penggabungan Kemristek dengan Kemendikbud.

Image
News

Ilmuwan Kembangkan Sel Manusia dalam Embrio Monyet, Etikanya Dipertanyakan

Namun, riset ini memicu perdebatan baru soal etika eksperimen semacam itu

Image
News

Makhluk Aneh Bikin Gempar Warga Polandia, Setelah Diselidiki Ternyata....

'Mahluk' itu berwarna kecokelatan dan sudah bertengger di pohon selama dua hari

terpopuler

  1. Kelebihan Bayar Peralatan Damkar Rp6,5 Miliar, Anies Dicurigai Banyak Lakukan Kesalahan Transaksi 

  2. Lucinta Luna Kena Sindir Keras Susi Pudjiastusi Karena Seekor Lumba-Lumba

  3. Cipinang Melayu Banjir Lagi, Wagub DKI Salahkan Pembangunan GBK

  4. Sulis Muncul Lagi Di TV, Eksistensi Nissa Sabyan Redup di Ramadan

  5. Iis Dahlia Salah Lirik, Warganet: Kalo Ngomentarin Orang 'Pedes' Banget

  6. Indonesia Bangun Silicon Valley, Ekonom: Jangan Sampai Jadi Bandara Kertajati Jilid Dua!

  7. Gus Baha: Begini Hukum Puasa Orang yang Bekerja

  8. Penataan Balai Kota Cuma Pindahkan Kursi, Anies Siapkan Anggaran Hingga Rp2 Miliar 

  9. Anggaran Pengadaan Alat Damkar DKI Diduga Diarahkan ke Perusahaan Tertentu

  10. Resep Indomie Soto Versi 'Elite' ala Jerry Andrean, Juara Masterchef Indonesia Season 7

tokopedia

fokus

Ramadan 1442 Hijriah
Webinar Akurat: DP 0 Persen
Info Kementan
Lawan Covid-19

kolom

Image
Tantan Hermansah

Tantangan Keberlanjutan Pariwisata Desa

Image
Ajib Hamdani

Peningkatan Plafond KUR Pemerintah, Menguntungkan UKM atau Konglomerasi?

Image
Abdul Bari

Merefleksikan Kembali Arti Kesuksesan

Image
Khazangul Huseynova

Tahun Nizami Ganjavi

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menstruasi Gak Lancar Tanda Ada Kista dan Berujung ‘Angkat’ Rahim?!? | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

VIDEO Keliling Ruang Kontrol BMKG, Tempat Pantau Cuaca Hingga Bencana se-Indonesia | Akurat Talk

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Ade Armando, Pakar Komunikasi yang Sempat Sindir Atta Halilintar

Image
Gaya Hidup

Ramadan 1442 H

Masjid Terindah di Bengkulu, Hadiah Ramadan Maya Miranda Ambarsari

Image
Ekonomi

Intip Karier Hingga Kekayaan Song Joong Ki yang Makin Gemerlap!