Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kasus Cuitan Novel Baswedan, Polisi Kedepankan Mediasi

Arief Munandar

Kasus Cuitan Novel Baswedan, Polisi Kedepankan Mediasi

Penyidik senior KPK Novel Baswedan saat memberikan sambutan kepada karyawan dan wartawan di hari pertama kerja di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/7/2018). Novel Baswedan mulai kembali bekerja di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terhitung Jumat (27/7). Setelah absen selama 16 bulan memberantas korupsi lantaran untuk rehabilitasi pasca disiram air keras pada 11 April 2017 lalu. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono menyebut bahwa proses mediasi untuk menyelesaikan kasus dugaan pelanggaran UU ITE mulai diterapkan sejak diterbitkan Surat Telegram dan Surat Edaran Kapolri tentang penanganan perkara Undang-Undang Informatika dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Hal itu juga berlaku untuk menyelesaikan kasus penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan yang dilaporkan ke Bareskrim Polri lantaran Novel dianggap melakukan provokasi atas cuitannya di akun Twitter Novel yang mengomentari wafatnya Soni Eranata alias Ustaz Maaher At-Thuwailibi.

"Sejak Surat Edaran (SE) dan STR (Surat Telegram) muncul, artinya semua (kasus ITE) diperlakukan seperti itu. Kasus Novel juga akan sama, diberlakukan SE itu," tutur Brigjen Rusdi di Kantor Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menerbitkan surat telegram mengenai pedoman bagi penyidik dalam penegakan hukum kasus yang berkaitan dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) di Indonesia.

Surat telegram itu bernomor: ST/339/II/RES.1.1.1./2021 tertanggal 22 Februari 2021 tentang pedoman penanganan hukum kejahatan siber berupa pencemaran nama baik, fitnah ataupun penghinaan.

Surat itu ditandatangani oleh Wakabareskrim Polri Irjen Pol Wahyu Hadiningrat atas nama Kapolri.

Dalam surat telegram tersebut, Jenderal Sigit meminta kasus pencemaran nama baik, fitnah dan penghinaan bisa dapat diselesaikan dengan restorative justice dan tidak dilakukan penahanan terhadap pelaku.

Dalam tiga kasus itu, penyidik diminta memedomani Pasal 27 ayat 3 UU ITE; Pasal 207 KUHP; Pasal 310 KUHP; Pasal 311 KUHP.

Kemudian sejumlah tindak pidana UU ITE bisa dimasukkan ke dalam kategori berpotensi memecah belah bangsa bila mengandung unsur SARA, kebencian terhadap golongan atau agama dan diskriminasi ras dan etnis.

Untuk kasus SARA, proses hukumnya berpedoman pada Pasal 28 Ayat 2 UU ITE; Pasal 156 KUHP; Pasal 156a KUHP; Pasal 4 UU nomor 40 Tahun 2008.

Kemudian penanganan penyebaran berita bohong memedomani Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 1946.

Penyidik diminta melaksanakan gelar perkara dengan Kabareskrim atau Dirtipidsiber secara virtual meeting/ zoom meeting dalam setiap tahapan penyidikan dan penetapan tersangka.

Kemudian Kapolri juga mengeluarkan Surat Edaran (SE) bernomor: SE/2/11/2021 Tentang Kesadaran Budaya Beretika Untuk Mewujudkan Ruang Digital Indonesia yang Bersih, Sehat dan Produktif.

Surat Edaran itu bernomor: SE/2/11/2021 ditandatangani langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit pada Jumat 19 Februari 2021.[]

baca juga:

Editor: Arief Munandar

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Tahanan Polri Bakal Disuntik Vaksin Covid-19

Image

News

Mafindo Dorong Kerjasama Lintas Sektor Minimalisasi Hoaks

Image

News

KPC-PEN Ungkap Ada Ribuan Hoaks Soal Covid-19 Selama Pandemi

Image

News

Kominfo Dorong Masyarakat Melapor Jika Ada Informasi yang Dicurigai Hoaks

Image

News

Bareskrim Bersama Kejagung Gelar Perkara Kasus Penyerangan Laskar FPI

Image

Iptek

Literasi Digital di Indonesia Layaknya Dua Mata Pisau

Image

News

Para Terduga Mafia Kepailitan PKPU Bakal Dilaporkan ke Bareskrim

Image

News

Novel Baswedan Ungkit Tragedi Air Keras, Polri: Sampaikan ke Inspektorat atau ke Propam

Image

Video

VIDEO Gagal Polisikan Jokowi, KMAK Kecewa Laporannya Ditolak Polri

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

SBY: Moeldoko Benar-benar Tega Mengkudeta AHY

Kirain bohongan

Image
News

Bima Arya Siap Dicalonkan PAN Jadi Cagub DKI di Pilkada 2024

Ini tergantung pilihan PAN jatuh kepada siapa

Image
News
DPR RI

DPR Sebut Larangan Iklan Rokok di Media Banyak Didukung UU

Salah satunya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran

Image
News

KPI Bilang Batasan Iklan Rokok Adalah Salah Satu Kecendrungan Pelanggaran P3SPS

Program siaran berisi segala bentuk dan strategi promosi yang dibuat produsen rokok wajib dikategorikan sebagai iklan rokok

Image
News

SK PPPK Diharapkan Bisa Naikkan Semangat Penyuluh Pasaman Barat

Peran penyuluh sangat diharapkan dalam pertanian

Image
News

Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Presdir PT Indopremier Sekuritas Diperiksa Kejagung

Selain itu, penyidik pidsus telah memeriksa Direktur PT Samuel Sekuritas Indonesia

Image
News

Penyerahan SK PPPK Diharapkan Berdampak Positif Pada Peningkatan Kualitas SDM

Kementerian Pertanian memperkuat sektor pertanian dengan mengangkat penyuluh THL menjadi menjadi PPPK

Image
News

SBY: KLB Tak Penuhi Syarat dalam AD/ART Partai Demokrat

Sekarang tinggal buktikan siapa yang sah

Image
News

Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Versi KLB, Wanita Emas: Bagus!

Yang pentinf sekarang penentuan

Image
News

Baru Diangkat oleh Militer, Duta Besar Myanmar untuk PBB Langsung Mengundurkan Diri

Militer telah memecat Kyaw Moe Tun pada Sabtu (27/3). Para jenderal pun mengangkat wakil Kyaw Moe Tun, Tin Maung Naing, sebagai gantinya.

terpopuler

  1. Ramai KLB Demokrat, Akun Anas Urbaningrum Bagikan Foto saat Makan Durian

  2. Beredar Foto Wasekjen Demokrat Bertemu Marzuki Alie, Para Kader Beri Sindiran Keras

  3. Dicuekin! Anies Baswedan Cs Sudah 4 Kali Minta Restu DPRD Jual Saham Perusahaan Bir

  4. Mantan Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko Kembali ke Lapasnya sebagai Terpidana

  5. Moeldoko Ketum Demokrat versi KLB, Pengamat: Refleksi Kegagalan AHY Pimpin Partai

  6. 7 Potret Transformasi Raline Shah, Cantik Sedari Kecil!

  7. Waktunya Serok Saham yang Bikin Investor Berjaya di Jumat Berkah

  8. Geng Motor Muara Baru Sambangi Wilayah Menteng Demi Cari Pengakuan

  9. Demokrat: Presiden Jokowi Bakal Langgar Komitmen Demokrasi Jika Izinkan KLB Ilegal

  10. "Jika Badannya Lebih Besar, Canelo Bisa Mengalahkan Anthony Joshua"

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga