Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Begini Fakta-fakta Penahanan Empat IRT di Lombok Tengah

Ainurrahman

Begini Fakta-fakta Penahanan Empat IRT di Lombok Tengah

Kejaksaan menanggapi penahanan IRT di Lombok Tengah | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Kasus penahanan empat ibu rumah tangga dan balitanya oleh Kejaksaan Negeri Lombok Tengah disorot publik. Aparat penegak hukum dinilai tidak melakukan langkah restroactice justice.

Kejaksaan RI merespon sorotan publik tersebut. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Leonard Eben Ezer Simanjuntak bersama Kajari Lombok Tengah Otto Somputan dan Kajati Nusa Tenggara Barat Tomo, menggelar Konferensi Pers atas persoalan tersebut, pada Senin(22/2/2021).

Dalam kesempatan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah (Lomteng) Otto Sompotan menyampaikan sejumlah fakta hukum kasus tersebut.

Otto menyampaikan keempat tersangka disangka melanggar Pasal 170 ayat 1 KUHP. Saat dihadapkan oleh penyidik tidak ada di dampingi oleh pihak keluarga maupun Penasehat Hukum dan tidak pernah ada membawa anak anak di ruangan penerimaan tahap 2 Kejaksaan Negeri Lombok Tengah.

JPU sudah menunjuk Penasihat Hukum oleh namun para Tersangka menolak penunjukan tersebut dan akan menunjuk Penasihat Hukum sendiri di persidangan.

Otto mengatakan karena Pasal 170 KUHP  yang disangkakan, pada para tersangka bisa dilakukan Penahanan. Para Tersangkan kemudian diberikan hak-haknya oleh jaksa penuntut umum agar menghubungi pihak keluarga untuk mengajukan Permohonan tidak dilakukan penahanan dan  sebagai penjamin. Namun sampai dengan berakhirnya jam kerja yaitu jam  16.00 Wita pihak keluarga para Tersangka  tidak juga datang ke kantor Kejaksaan Negeri Lombok Tengah.

Selain itu, keempat tersangka telah diberikan pula  hak untuk dilakukan perdamaian namun ditolak serta berbelit belit selama pemeriksaan tahap dua. Sehingga Jaksa Penuntut Umum harus segera  mengambil sikap.

"Karena Pasal yang disangkakan memenuhi  syarat subyektif dan obyektif berdasarkan pertimbangan tersebut  diatas maka  para Tersangka  ditahan oleh Jaksa Penuntut Umum di Polsek Praya Tengah," kata Otto.

baca juga:

Kemudian pada hari Rabu tanggal 17 Februari 2021, jelas Otto, JPU melimpahkan perkara para Terdakwa ke Pengadilan Negeri Praya untuk disidangkan, dan agar memperoleh setatus tahanan Hakim sehingga Jaksa Penuntut Umum dapat memindahkan tahanan ke Rutan Praya guna mendapatkan fasilitas yang lebih layak bagi para Terdakwa.

Pada Rabu tanggal 17 Februari 2021, JPU melimpahkan perkara para Terdakwa ke Pengadilan Negeri Praya untuk disidangkan, dan agar memperoleh status tahanan Hakim sehingga Jaksa Penuntut Umum dapat memindahkan tahanan ke Rutan Praya guna mendapatkan fasilitas yang lebih layak bagi para Terdakwa.

"Pada hari Rabu 17 Februari 2021 itu dikeluarkan Penetapan Hakim PN. PRaya Nomor  : 37 /Pid.B/2021/PN. Praya tertanggal 17 Februari 2021," papar Otto.

Dari Hakim Pengadilan Negeri Praya yang menetapkan Penahanan Rutan Terhadap para terdakwa selama paling lama 30 (tiga puluh hari) sejak tanggal 17 Februari 2021 sampai dengan Tanggal 18 Maret 2021 dan jaksa penuntut umum langsung melaksanakan penetapan tersebut pada hari dan tanggal yang sama dengan penetapan penahanan hakim tersebut.

Lebih jauh dijelaskan, pada Kamis (18/2) sekitar Jam 08.00 Wita para terdakwa dipindahkan ke Rutan Praya dengan melakukan proses Rapidtest dan hasil Rapidest para Terdakwa negatif Covid 19 dan diterima oleh Rutan Praya.

“Terkait pemberitaan dan foto yang beredar di medsos bahwa para Terdakwa ditahan bersama anaknya oleh pihak Kejaksaan adalah tidak benar, melainkan keluarga para Terdakwa membawa anak para Terdakwa di Polsek Praya Tengah maupun di Rutan Praya untuk ikut bersama para terdakwa berdasarkan ijin pihak Rutan,” kata Otto.

Kini keempat tersangka mulai Senin (22/2) sudah ditangguhkan penahanan oleh Majelis Hakim Pengadilan Praya dalam persidangan perdana dengan agenda sidang pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Otto meminta maaf kepada masyarakat luas terkait belum sepenuhnya langkah restroactice justice dalam perkara empat tersangka pengrusakan gudang tembakau di Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Kami minta maaf kepada Presiden dan Wakil Presiden serta Jaksa Agung dan Kajati serta masyarakat luas jika upaya kami menangani kasus ini dinilai belum dapat memberikan rasa keadilan di tengah masyarakat luas,” ujar Otto. []

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Penyitaan Aset Kasus Jiwasraya Dinilai Melanggar Aturan

Image

News

Penyelewengan Dana Investasi, Kejagung Periksa Deputi Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan

Image

News

Ketua Timsus: Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Wewenang Jaksa

Image

News

Dinyatakan Lengkap, 13 Berkas Tersangka Korporasi Jiwasraya Siap Disidang

Image

News

Dua Buronan Tak Berkutik saat Ditangkap Tim Tabur Kejaksaan

Image

News

Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Dirut PT Syailendra Capital Diperiksa Penyidik Kejagung

Image

Ekonomi

Sarbumusi, KSPN, dan KSBSI Angkat Bicara Soal Kasus BPJAMSOSTEK

Image

News

Sejumlah Nama Kajari Daerah yang Nihil Prestasi Ada di Meja Jaksa Agung

Image

News

Buronan Kasus Penyelewengan Dana Investasi PT Askrindo Dibekuk Tim Tabur Kejaksaan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

SBY: Moeldoko Benar-benar Tega Mengkudeta AHY

Kirain bohongan

Image
News

Bima Arya Siap Dicalonkan PAN Jadi Cagub DKI di Pilkada 2024

Ini tergantung pilihan PAN jatuh kepada siapa

Image
News
DPR RI

DPR Sebut Larangan Iklan Rokok di Media Banyak Didukung UU

Salah satunya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran

Image
News

KPI Bilang Batasan Iklan Rokok Adalah Salah Satu Kecendrungan Pelanggaran P3SPS

Program siaran berisi segala bentuk dan strategi promosi yang dibuat produsen rokok wajib dikategorikan sebagai iklan rokok

Image
News

SK PPPK Diharapkan Bisa Naikkan Semangat Penyuluh Pasaman Barat

Peran penyuluh sangat diharapkan dalam pertanian

Image
News

Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Presdir PT Indopremier Sekuritas Diperiksa Kejagung

Selain itu, penyidik pidsus telah memeriksa Direktur PT Samuel Sekuritas Indonesia

Image
News

Penyerahan SK PPPK Diharapkan Berdampak Positif Pada Peningkatan Kualitas SDM

Kementerian Pertanian memperkuat sektor pertanian dengan mengangkat penyuluh THL menjadi menjadi PPPK

Image
News

SBY: KLB Tak Penuhi Syarat dalam AD/ART Partai Demokrat

Sekarang tinggal buktikan siapa yang sah

Image
News

Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Versi KLB, Wanita Emas: Bagus!

Yang pentinf sekarang penentuan

Image
News

Baru Diangkat oleh Militer, Duta Besar Myanmar untuk PBB Langsung Mengundurkan Diri

Militer telah memecat Kyaw Moe Tun pada Sabtu (27/3). Para jenderal pun mengangkat wakil Kyaw Moe Tun, Tin Maung Naing, sebagai gantinya.

terpopuler

  1. Ramai KLB Demokrat, Akun Anas Urbaningrum Bagikan Foto saat Makan Durian

  2. Beredar Foto Wasekjen Demokrat Bertemu Marzuki Alie, Para Kader Beri Sindiran Keras

  3. Dicuekin! Anies Baswedan Cs Sudah 4 Kali Minta Restu DPRD Jual Saham Perusahaan Bir

  4. Mantan Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko Kembali ke Lapasnya sebagai Terpidana

  5. Moeldoko Ketum Demokrat versi KLB, Pengamat: Refleksi Kegagalan AHY Pimpin Partai

  6. 7 Potret Transformasi Raline Shah, Cantik Sedari Kecil!

  7. Waktunya Serok Saham yang Bikin Investor Berjaya di Jumat Berkah

  8. Geng Motor Muara Baru Sambangi Wilayah Menteng Demi Cari Pengakuan

  9. Demokrat: Presiden Jokowi Bakal Langgar Komitmen Demokrasi Jika Izinkan KLB Ilegal

  10. "Jika Badannya Lebih Besar, Canelo Bisa Mengalahkan Anthony Joshua"

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga