Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Saksi Sidang Pilkada Kalsel Berbelit, Hakim MK: Jangan Ajak Kami Ke Neraka!

Bayu Primanda

Saksi Sidang Pilkada Kalsel Berbelit, Hakim MK: Jangan Ajak Kami Ke Neraka!

Ilustrasi - Pemilu | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO Kubu pasagan Denny Indrayana-Difriadi tampak di atas angin. Ini setelah pada persidangan yang digelar di Mahkamah Konstitusi, Senin (22/3/2021) kemarin, tampaknya benar-benar bisa membuktikan hampir semua dalil dari gugatannya.

Di antaranya soal penyalahgunaan wewenang yang dilakukan petahana, pasangan Sahbirin Noor-Muhiddin.

"Pada persidangan kan jelas semua dalil gugatan kami terbukti, secara terang-benderang disampaikan para saksi," kata kuasa hukum M Raziv Barokah dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Selasa (23/2/2021).

Diketahui, dalam rekaman persidangan yang diunggah di kanal Youtube milik Mahkamah Konstitusi, Muhammad Yahya, saksi yang dihadirkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Denny Indrayana-Difriadi menjelaskan terjadinya pelanggaran penggunaan bantuan sosial (bansos) untuk pemenangan pasangan petahana Sahbirin Noor-Muhidin.

Dalam kesempatan itu, saksi Yahya selaku berprofesi sebagai pengemudi tenaga kontrak di Balai Pengawasan Benih Kalimantan Selatan mengatakan terlibat langsung dalam pengemasan beras untuk bansos sejak 2018 hingga pertengahan 2020.

"Perintah itu disampaikan kepada kami, katanya ini langsung dari Jenderal. Jenderal sebutan Muhammad Ikhsan kepada Gubernur Sahbirin Noor. Muhammad Ikhsan adalah Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel," ujar Yahya.

Dikatakan Yahya, setiap hari seluruh karyawan diperintahkan mengemas beras bansos per hari hingga tujuh ton atau sekitar 1.800 kemasan dengan stiker bertuliskan "Bergerak" dan "Paman Birin" disertai foto Sahbirin Noor dilakukan dengan pengerahan pegawai kontrak.

Setelah dikemas, sambung dia, beras bansos diantar ke rumah dinas gubernur sebelum dibagikan kepada masyarakat. Yahya juga membenarkan tayangan foto dan video yang diperlihatkan dalam persidangan tersebut.

Hal senada juga disampaikan Chandra Adi Susilo. Menurutnya, penyalahgunaan bansos yang melibatkan ASN untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 1 tersebut tersebar di 20 kecamatan dan diketahui melalui media sosial dan tayangan berita stasiun telivisi lokal di Banjarmasin. Chandra juga mengaku melihat bahan kampanye pasangan Sahbirin Noor-Muhidin di fasilitas-fasilitas umum, di antara di mobil pengangkut sampah dan tandon air.

Perdebatan yang cukup menarik juga terjadi antara Hakim Aswanto dengan saksi Pihak Terkait, Hamdiah. Saksi adalah merupakan saksi tingkat Kabupaten Banjar. Saat hakim Aswanto bertanya tampak saksi menjawab ringkas dan sering menjawab tidak tahu.

"Saksi tadi menjelaskan ada pelanggaran berupa surat suara tercoblos. Apakah saksi tahu ada orang yang dijatuhi pidana karena mencoblos surat suara sebelum pemungutan suara," Tanya Aswanto. Pertanyaan itu kemudian dijawab tidak tahu oleh Hamdiah.

"Tadi ibu saat ditanya Pemohon tahu. Kini saya Tanya tidak tahu. Ibu harus jujur memberikan kesaksian, ibu kalau mau masuk neraka silakan saja masuk sendirian. Jangan ngajak-ngajak hakim. Nanti akibat dari ibu tidak jujur, kita semua bias masuk neraka jika putusan nanti ada pihak yang terzalimi," kata Aswanto mengingatkan dengan nada kesal.

Beberapa kali Aswanto meminta saksi untuk jujur karena sudah disumpah di depan persidangan.

"Ibu tadi disumpah, kalau tidak jujur kami bisa meminta untuk diproses secara hukum karena memberikan kesaksian palsu," kata hakim mengingatkan.

Panel Hakim Suhartoyo juga menyoroti adanya 24 TPS dengan pemilih 100 persen kehadiran dan seluruhya memilih pasangan Sahbirin-Muhiddin. Ketua Bawaslu Kalsel Erna Kasypiah SAg MSi yang mejadi sasaran pertanyaan hakim.

"Kabupaten Tapin Kecamatan Binuang, kalau hasil pengawasan Bawaslu, ada 24 TPS di Kecamatan Binuag 100 persen," terang Erna.

"24 TPS ya, 100 persen? Kepasangan nomor berapa?" Tanya Hakim Suhartoyo

"(suaranya) Ke Nomor berapa?" cecar hakim.

"TPS-nya?" Tanya Erna balik tampak tak menegerti pertanyaan hakim.
"Kepasangan Nomor berapa?" tegas hakim.

"Tidak semuanya 100 persen untuk kepasangan 01, tetapi ada juga perolehan suara untuk pasangan 02," jawab Erna.

"Iya, tapi perolehan suara Pasangan 02 itu seratus persen juga?" tanya Suhartoyo kesal.

"Perolehan pasangan 02 dari 24 TPS untuk itu ada 190 suara, untuk pasangan 01 sebanyak 6027 suara," jawab Erna lagi.

"Bukan Bu, yang 100 persen itu semua ada 24 TPS, nah itu untuk pasangan berapa saja?," tanya hakim Suhartoyo lagi.

"Jadi, peroleran suaranya kan ada 01 dan 02," kata Erna tampak makin bingung.

Jawaban Erna yang berbelit-belit ini membuat Hakim Suhartoyo kesal dan geleng-geleng kepala.

Akhirnya hakim mengalah dan mengatakan, "Waduh, saya gak bisa jadi meghitungnya. Boleh, sini datanya." Kata hakim.

Hakim juga menanyakan dari kecamata Bawaslu apakah ada karena sesuatu yang men-drive, secara sistemik sehingga masyarakat di daerah tersebut memberikan suaranya 100 persen.

Erna menjelaskan bawa pada saat pemungutan berlangsung tidak ada laporan pelanggaran. Namun, setelahitu ada laporan penggunaan suara oleh orang yang sudah meniggal dunia, yaitu pada TPS 01 dan TPS 02 Kelurahan Binuang, Kecamatan Binuang.

"TPS 01 dan 02, Keluharan Binuang, Kecamatan Binuang, untuk penanganan etik sudah ditindaklajuti, kalau penanganan pidana karena ditangani Gakumdu karena proses penanganan tersebut dihentikan, karena 01 pecoblos tidak dapat dihadirkan dan ditemui untuk diklarifikasi sampai batas akhir yang ditentukan, 02 juga dihentikan karena terduga tidak diketahui orangnya," jawab Erna.[]

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

China Gelar Kongres Rakyat Nasional, Putuskan Perombakan Sistem Pemilu Hong Kong

Image

News

5 Catatan Kritis Kode Inisiatif Terkait Pemilu Serentak

Image

News

DPR RI

MK Diminta Segera Putuskan Judicial Review UU KPK

Image

News

Sultan Minta Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Adopsi Program Kandidat Pilkada yang Bermanfaat

Image

News

Paslon Terpilih Pilkada 2020 di NTT Akan Dilantik Secara Tatap Muka

Image

News

Pakar Hukum Ingatkan MK Soal Urgensi Ambang Batas Gugatan

Image

News

Tangani 11 Sengketa Pilkada di MK, Begini Analisa Hifdzil Alim

Image

News

Jadi Sorotan Internasional, Campur Tangan Indonesia dalam Krisis Politik Myanmar Tuai Polemik

Image

News

Lewati Tenggat Waktu, MK Sepatutnya Batalkan Permohonan Sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Samosir

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pemerintah Dorong Inovasi Pembiayaan Proyek Penyediaan Air Minum, Seperti Apa?

Kementerian PUPR mendorong inovasi pembiayaan infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui skema KPBU.

Image
Ekonomi

Bangun 56 GW Pembangkit Energi Hijau, RI Butuh Dana Investasi US$167 Miliar

Indonesia membutuhkan total dana investasi sebanyak US$167 miliar untuk pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Image
Ekonomi

Praktisi Kehumasan Wajib Beradaptasi dengan Pandemi agar Bisnis Berkelanjutan

semua sektor pun dipaksa untuk melakukan adaptasi. Tak terkecuali aktivitas-aktivitas kehumasan

Image
Ekonomi

Erick Thohir: Banyak Pengusaha Tumbuh Karena Peluang dan Kapabilitas

Menteri BUMN Erick Thohir menilai saat ini banyak pengusaha tumbuh bukan karena mengandalkan keberpihakan saja, melainkan melihat peluang

Image
Ekonomi

Erick Thohir Tegaskan Perusahaan Rintisan Perlu Didukung Infrastruktur Digital

Menteri BUMN Erick Thohir: Upaya membantu perusahaan rintisan atau startup perlu didukung infrastruktur digital dan pusat data.

Image
Ekonomi

Ekonom Beberkan Satu Solusi Tumbuhkan Inflasi, Apakah Itu?

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, salah satu solusi untuk menumbuhkan inflasi.

Image
Ekonomi
DPR RI

Ketua DPR: Di Tengah Tantangan Ekonomi, Ada Peluang yang Bisa Dimanfaatkan

Puan Maharani: Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi akibat pandemi, selalu ada peluang untuk dimanfaatkan menjadi solusi.

Image
Ekonomi

Mentan Ingin Boyolali Jadi Lokomotif Pertanian Bagi Daerah Lain

Mentan Syahrul Yasin Limpo berharap Kabupaten Boyolali menjadi lokomotif bagi daerah lain di Indonesia

Image
Ekonomi

Faisal Basri: Penurunan Rasio Pajak RI Terparah, 8 Tahun Berturut-turut!

Ekonom Senior Faisal Basri mengatakan, rasio pajak (tax ratio) Indonesia nyaris selama delapan tahun mengalami penurunan hingga satu digit.

Image
Ekonomi

Jokowi Serukan Benci Produk Asing, Tengku Zul: Untung Bukan Saya yang Bilang

Ustadz Tengku Zulkarnain menyindir pernyataan Presiden Joko Widodo soal seruan untuk benci produk-produk asing.

terpopuler

  1. Ramai KLB Demokrat, Akun Anas Urbaningrum Bagikan Foto saat Makan Durian

  2. Beredar Foto Wasekjen Demokrat Bertemu Marzuki Alie, Para Kader Beri Sindiran Keras

  3. Mantan Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko Kembali ke Lapasnya sebagai Terpidana

  4. Dicuekin! Anies Baswedan Cs Sudah 4 Kali Minta Restu DPRD Jual Saham Perusahaan Bir

  5. Moeldoko Ketum Demokrat versi KLB, Pengamat: Refleksi Kegagalan AHY Pimpin Partai

  6. 7 Potret Transformasi Raline Shah, Cantik Sedari Kecil!

  7. "Jika Badannya Lebih Besar, Canelo Bisa Mengalahkan Anthony Joshua"

  8. Pengamat Sebut KLB Demokrat untuk Muluskan Agenda Terselubung Moeldoko

  9. Zulhas Ungkap Ada Pihak Ingin Ubah Indonesia Jadi Negara Agama

  10. Waktunya Serok Saham yang Bikin Investor Berjaya di Jumat Berkah

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga