Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Jelang Berakhirnya PPKM Mikro, Kasus Positif COVID-19 di Banguntapan Bantul Meningkat

Tia Nurullatifah

Jelang Berakhirnya PPKM Mikro, Kasus Positif COVID-19 di Banguntapan Bantul Meningkat

Petugas kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Kembangan melakukan pengambilan lendir dengan metode swab test kepada petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) di gedung Srengseng Junction, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (22/6/2020). Swab test dan rapid test ini dilakukan secara gratis oleh Puskesmas Kecamatan Kembangan kepada warga setempat untuk mendeteksi penyebaran virus corona yang ada di kawasan tesebut | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Tren kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mingguan di Kecamatan Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta per 20 Februari mengalami kenaikan menjelang berakhirnya masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro pertama pada 22 Februari 2021.

"Menjelang berakhirnya masa PPKM mikro, penambahan angka positif COVID-19 di Banguntapan mengalami kenaikan, setelah tren mingguan sebelumnya mengalami penurunan," kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Banguntapan Fauzan Muarifin dalam siaran pers di Bantul, Minggu, (21/2/2021).

Dia mengatakan, begitu juga dengan jumlah pasien yang sakit, mengalami kenaikan setelah tren mingguan sebelumnya mengalami penurunan.

baca juga:

"Dampak PPKM berbasis mikro belum signifikan dapat menekan laju penambahan positif COVID-19," kata Fauzan yang juga Camat Banguntapan Bantul itu.

Dia menyebutkan data kasus COVID-19 aktif di Banguntapan pada 13 Februari berjumlah 97 orang setelah ada kasus baru delapan orang, dan pasien sembuh 20 orang, sementara pada 20 Februari sebanyak 132 orang setelah ada kasus baru bertambah 32 orang, dan sembuh 14 orang.

"Penyebaran yang terjadi akhir-akhir ini adalah adanya klaster keluarga, tempat kerja serta pelaku perjalanan. Ada fenomena pasien positif COVID-19 tidak terus terang dan tidak segera lapor ke Satgas RT setempat ketika terkonfirmasi positif," katanya.

Bahkan, kata dia, yang sudah mengetahui ada gejalapun kurang disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan, gejala yang umum adalah hilang indera penciuman dan perasa, pusing, batuk dan pilek, diare, muntah-muntah dan sebagainya.

"Masih banyak masyarakat yang kendor dalam melaksanakan protokol kesehatan, terutama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan maupun keagaamaan. Di samping itu makin intensnya interaksi dengan pelaku perjalanan menyebabkan angka positif cenderung naik," jelasnya.

Oleh karena itu, dibutuhkan peran serta warga untuk secara disiplin dan penuh kesadaran bersama sama memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan cara mengikuti anjuran pemerintah.

"Dengan selalu pakai masker, jaga jarak, menghindari kerumunan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) atau cuci tangan pakai sabun, meningkat stamina tubuh, isolasi mandiri 14 hari secara disiplin bagi pemudik atau yang mendapat rekomendasi," pungkasnya. []

Editor: Erizky Bagus

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

Ekonomi

Praktisi Kehumasan Wajib Beradaptasi dengan Pandemi agar Bisnis Berkelanjutan

Image

News

Tujuh Santrinya Positif Covid-19, Pesantren di Mukomuko Tetap Beraktivitas Dengan Prokes

Image

Olahraga

PSS Sleman

PSS Sleman Resmi Datangkan Penyerang Asal Negeri Tango

Image

Gaya Hidup

Lewati Satu Tahun Masa Pandemi, Cadbury Luncurkan Kemasan Spesial 'Terima Kasih'

Image

Hiburan

Celine Evangelista Bakal Buka-bukaan sebagai Penyintas Covid-19 di Ngobrol Bareng Gus Miftah

Image

News

Lawan COVID-19

Sempat Tertunda, Wali Kota Yogyakarta Akhirnya Dapat Suntikan Vaksin COVID-19

Image

Iptek

Lawan Covid-19

Ada Kode QR, Kominfo: Jangan Pamer Sertifikat Vaksinasi ke Medsos

Image

News

Lawan COVID-19

INFOGRAFIS Waspada Varian Baru Covid-19 di Indonesia

Image

News

Pertama Dalam Sejarah, Paus Fransiskus Kunjungi Irak

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Saking Malunya, SBY Sampai Minta Ampun ke Allah Karena Pernah Tunjuk Moeldoko Jadi Panglima TNI

Saking malunya, SBY sampai minta ampunan Allah

Image
News

SBY: Moeldoko Benar-benar Tega Mengkudeta AHY

Kirain bohongan

Image
News

Bima Arya Siap Dicalonkan PAN Jadi Cagub DKI di Pilkada 2024

Ini tergantung pilihan PAN jatuh kepada siapa

Image
News
DPR RI

DPR Sebut Larangan Iklan Rokok di Media Banyak Didukung UU

Salah satunya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran

Image
News

KPI Bilang Batasan Iklan Rokok Adalah Salah Satu Kecendrungan Pelanggaran P3SPS

Program siaran berisi segala bentuk dan strategi promosi yang dibuat produsen rokok wajib dikategorikan sebagai iklan rokok

Image
News

SK PPPK Diharapkan Bisa Naikkan Semangat Penyuluh Pasaman Barat

Peran penyuluh sangat diharapkan dalam pertanian

Image
News

Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Presdir PT Indopremier Sekuritas Diperiksa Kejagung

Selain itu, penyidik pidsus telah memeriksa Direktur PT Samuel Sekuritas Indonesia

Image
News

Penyerahan SK PPPK Diharapkan Berdampak Positif Pada Peningkatan Kualitas SDM

Kementerian Pertanian memperkuat sektor pertanian dengan mengangkat penyuluh THL menjadi menjadi PPPK

Image
News

SBY: KLB Tak Penuhi Syarat dalam AD/ART Partai Demokrat

Sekarang tinggal buktikan siapa yang sah

Image
News

Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Versi KLB, Wanita Emas: Bagus!

Yang pentinf sekarang penentuan

terpopuler

  1. Ramai KLB Demokrat, Akun Anas Urbaningrum Bagikan Foto saat Makan Durian

  2. Beredar Foto Wasekjen Demokrat Bertemu Marzuki Alie, Para Kader Beri Sindiran Keras

  3. Dicuekin! Anies Baswedan Cs Sudah 4 Kali Minta Restu DPRD Jual Saham Perusahaan Bir

  4. Mantan Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko Kembali ke Lapasnya sebagai Terpidana

  5. Moeldoko Ketum Demokrat versi KLB, Pengamat: Refleksi Kegagalan AHY Pimpin Partai

  6. 7 Potret Transformasi Raline Shah, Cantik Sedari Kecil!

  7. Waktunya Serok Saham yang Bikin Investor Berjaya di Jumat Berkah

  8. Geng Motor Muara Baru Sambangi Wilayah Menteng Demi Cari Pengakuan

  9. Demokrat: Presiden Jokowi Bakal Langgar Komitmen Demokrasi Jika Izinkan KLB Ilegal

  10. "Jika Badannya Lebih Besar, Canelo Bisa Mengalahkan Anthony Joshua"

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga