Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

FOTO Pedagang Pasar Tanah Abang Ikuti Vaksinasi COVID-19

Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 Sinovac ke pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyediakan kurang lebih 1.500 yang diikuti pedagang di pasar Tanah Abang blok A, B, F, dan G. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19. Target penyuntikan vaksin terhadap 60-70 persen dari total penduduk Indonesia itu bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity. AKURAT.CO/Sopian

Petugas kesehatan bersiap menyuntikan vaksin COVID-19 Sinovac ke pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyediakan kurang lebih 1.500 yang diikuti pedagang di pasar Tanah Abang blok A, B, F, dan G. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19. Target penyuntikan vaksin terhadap 60-70 persen dari total penduduk Indonesia itu bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity. AKURAT.CO/Sopian

Pedagang saat mengantre untuk disuntikan vaksin COVID-19 Sinovac di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyediakan kurang lebih 1.500 yang diikuti pedagang di pasar Tanah Abang blok A, B, F, dan G. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19. Target penyuntikan vaksin terhadap 60-70 persen dari total penduduk Indonesia itu bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity. AKURAT.CO/Sopian

Pedagang saat mengantre untuk disuntikan vaksin COVID-19 Sinovac di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyediakan kurang lebih 1.500 yang diikuti pedagang di pasar Tanah Abang blok A, B, F, dan G. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19. Target penyuntikan vaksin terhadap 60-70 persen dari total penduduk Indonesia itu bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity. AKURAT.CO/Sopian

Petugas kesehatan menunjukkan vaksin COVID-19 Sinovac yang akan disuntikan ke pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyediakan kurang lebih 1.500 yang diikuti pedagang di pasar Tanah Abang blok A, B, F, dan G. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19. Target penyuntikan vaksin terhadap 60-70 persen dari total penduduk Indonesia itu bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity. AKURAT.CO/Sopian

Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 Sinovac ke pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyediakan kurang lebih 1.500 yang diikuti pedagang di pasar Tanah Abang blok A, B, F, dan G. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19. Target penyuntikan vaksin terhadap 60-70 persen dari total penduduk Indonesia itu bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity. AKURAT.CO/Sopian

Pedagang menunjukkan kartu vaksinasi COVID-19 Sinovac di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyediakan kurang lebih 1.500 yang diikuti pedagang di pasar Tanah Abang blok A, B, F, dan G. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19. Target penyuntikan vaksin terhadap 60-70 persen dari total penduduk Indonesia itu bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity. AKURAT.CO/Sopian

Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 Sinovac ke pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyediakan kurang lebih 1.500 yang diikuti pedagang di pasar Tanah Abang blok A, B, F, dan G. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19. Target penyuntikan vaksin terhadap 60-70 persen dari total penduduk Indonesia itu bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity. AKURAT.CO/Sopian

Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 Sinovac ke pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyediakan kurang lebih 1.500 yang diikuti pedagang di pasar Tanah Abang blok A, B, F, dan G. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19. Target penyuntikan vaksin terhadap 60-70 persen dari total penduduk Indonesia itu bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity. AKURAT.CO/Sopian

Petugas kesehatan mengecek tekanan darah pedagang sebelum divaksinasi COVID-19 Sinovac di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyediakan kurang lebih 1.500 yang diikuti pedagang di pasar Tanah Abang blok A, B, F, dan G. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19. Target penyuntikan vaksin terhadap 60-70 persen dari total penduduk Indonesia itu bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity. AKURAT.CO/Sopian

Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 Sinovac ke pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyediakan kurang lebih 1.500 yang diikuti pedagang di pasar Tanah Abang blok A, B, F, dan G. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19. Target penyuntikan vaksin terhadap 60-70 persen dari total penduduk Indonesia itu bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity. AKURAT.CO/Sopian

Petugas kesehatan mengecek tekanan darah pedagang sebelum divaksinasi COVID-19 Sinovac di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyediakan kurang lebih 1.500 yang diikuti pedagang di pasar Tanah Abang blok A, B, F, dan G. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19. Target penyuntikan vaksin terhadap 60-70 persen dari total penduduk Indonesia itu bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity. AKURAT.CO/Sopian

Petugas kesehatan bersiap menyuntikan vaksin COVID-19 Sinovac ke pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyediakan kurang lebih 1.500 yang diikuti pedagang di pasar Tanah Abang blok A, B, F, dan G. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19. Target penyuntikan vaksin terhadap 60-70 persen dari total penduduk Indonesia itu bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity. AKURAT.CO/Sopian

Petugas kesehatan bersiap menyuntikan vaksin COVID-19 Sinovac ke pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyediakan kurang lebih 1.500 yang diikuti pedagang di pasar Tanah Abang blok A, B, F, dan G. Pemerintah menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19. Target penyuntikan vaksin terhadap 60-70 persen dari total penduduk Indonesia itu bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity. AKURAT.CO/Sopian

Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Editor: Arief Rachman

komentar

Image

0 komentar

terpopuler

  1. Terjadi Fenomena Alam Langka di Venesia, Kanalnya Tiba-tiba Surut

  2. Polisi Temukan HP Anggota KKB Ferry Ellas yang Berisi Video Baku Tembak

  3. Ngotot Jual Saham Bir di Delta, Wagub DKI: Kalau Dilepas Kita Dapat Uang

  4. Cukup Sambungkan ke Smartphone, Perangkat Kecil ini Mampu Diagnosis Covid-19

  5. Teddy Syach Ungkap Kondisi Anak Usai Ditinggal 'Pergi' Rina Gunawan

  6. Haji Lulung: Terima Kasih Pak Jokowi, Bangsa Ini Diselamatkan dari Bahaya Miras

  7. Ayus Sabyan Tak Hadiri Sidang Cerai, Istri: Padahal Sudah Diinformasikan

  8. Anti Mobil Ribet? Cuma Rp75 Juta, Beli MPV ini Aja

  9. 7 Potret Terbaru Permukaan Mars, Bebatuan dan Tanah Terlihat Jelas!

  10. Kekeuh Ingin Cerai dari Ayus, Ririe Firdaus Tolak Tawaran Damai dari Majelis Hakim

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga