Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up
Image

Roosdinal Salim

Ketua Komite Tetap Pelestarian Lingkungan Hidup dan Pemanfaatan Hutan Kadin Indonesia

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image

Ketua Komite Tetap Pelestarian Lingkungan Hidup dan Pemanfaatan Hutan Kadin Indonesia Roosdinal Salim | Istimewa

AKURAT.CO, Baru pertama kali dalam sejarah di dunia berlangsung Konferensi Tingkat Tinggi Climate Adaptation Summit (KTT CAS) tanggal 25-26 Januari 2021 secara daring.

Apa yang dibahas dalam KTT CAS ini? Dan apa untungnya untuk Indonesia? Tujuan utama dari KTT CAS ini adalah membahas apa dan bagaimana langkah negara-negara di dunia di dalam menangani adaptasi dalam perubahan iklim.

Karena fakta yang ada bahwa suhu di bumi semakin panas. Kenaikan temperatur suhu sudah hampir menakutkan, karena kalau sampai temperatur suhu bumi naik hingga dua derajat celcius, maka berakhirlah bumi ini karena es di Kutub Utara dan Kutub Selatan akan mencair mengakibatkan naiknya permukaan air laut dan mengakibatkan tenggelamnya pulau dan negara yang punya bibir pantai.

baca juga:

Negara seperti Maladewa, Fiji, Tonga dari lainnya yang terletak di Pasifik akan tenggelam dan lenyap. Bagaimana dengan Indonesia? Yang pasti wilayah Pantura di Pulau Jawa akan tenggelam, termasuk di kawasan Kepri, Bangka Belitung, Maluku Utara dan lainnya.

Untuk itulah KTT CAS ini sangat penting untuk membicarakan bagaimana menangani adaptasi terhadap perubahan iklim.

Dalam sambutan di KTT CAS Presiden Joko Widodo mengatakan "seluruh potensi masyarakat harus digerakkan. Indonesia melakukannya melalui Program Kampung Iklim yang mencakup 20.000 desa di tahun 2024". Presiden Joko Widodo juga menyerukan sejumlah langkah luar biasa bagi upaya penanganan global mengenai dampak perubahan iklim.

Nah, apakah dengan menggerakkan seluruh potensi masyarakat lewat program Kampung Iklim maka penanganan adaptasi akan tertangani? Juga langkah luar biasa apa saja bagi penanganan dampak perubahan iklim yang akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo?

Melihat dari kebijakan yang saat ini diambil oleh Pemerintahan Joko Widodo belum terlihat adanya keperpihakan serius dari pemerintah dalam penanganan dampak perubahan iklim. Selama ini pemerintah lebih berfungsi sebagai "pemadam kebakaran", belum terlihat bagaimana konsep adaptasi untuk penangan dampak perubahan iklim ini dijalankan dalam bentuk regulasi satu pintu.

Pemerintah terkesan sangat lamban dalam membuat regulasi adaptasi ini karena memang melibatkan multi stakeholder dan memerlukan dana yang tidak sedikit.

Program Kampung Iklim ini digulirkan oleh pemerintahan SBY di tahun 2010 dan hingga saat ini telah berjalan, namun sangat lamban. Faktanya hingga saat ini baru ada 3.000 Kampung Iklim di seluruh Indonesia. Jadi dalam 11 tahun baru tercipta 3.000 Kampung Iklim.

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image

News

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Image

News

Orang Tua yang Mengirim Anak ke Penjara

Image

Iptek

Desain Kolom Pencarian Google Pada Ponsel Kini Lebih Efisien

Image

News

Tragedi Black January

Image

News

Keterbukaan Informasi: Gapura Pencegahan Korupsi

Image

News

Hidup Sukses dengan Lima Jari

Image

News

Memangkas Birokrasi

Image

News

Perdayai Aparat, Kartel Narkoba Kolombia Nekat Simpan Kokain dalam Implan Payudara Wanita

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Diincar Tim Tabur Kejaksaan, Buronan Kasus Fiducia Diamankan di Kamar Kost

Terpidana telah dituntut Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Mataram selama 2 tahun penjara.

Image
News

7 Wilayah Paling Makmur di Indonesia, PDRB per Kapita Capai Rp760 Juta!

Kota Jakarta Pusat menjadi wilayah paling makmur di Indonesia dengan jumlah PDRB mencapai Rp760,27 juta per kapita.

Image
News

Polri Antisipasi Penjualan Vaksin Covid-19 Palsu dari Tiongkok

Masyarakar diimbau lebih berhati-hati

Image
News

Terobsesi Warna Pink, Cewek Brasil Ini Jadi Barbie di Kehidupan Nyata

Wanita yang terlahir dengan nama Bruna Carolina Peres ini sejak lama menyukai warna pink.

Image
News

Saking Malunya, SBY Sampai Minta Ampun ke Allah Karena Pernah Tunjuk Moeldoko Jadi Panglima TNI

Saking malunya, SBY sampai minta ampunan Allah

Image
News

SBY: Moeldoko Benar-benar Tega Mengkudeta AHY

Kirain bohongan

Image
News

Bima Arya Siap Dicalonkan PAN Jadi Cagub DKI di Pilkada 2024

Ini tergantung pilihan PAN jatuh kepada siapa

Image
News
DPR RI

DPR Sebut Larangan Iklan Rokok di Media Banyak Didukung UU

Salah satunya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran

Image
News

KPI Bilang Batasan Iklan Rokok Adalah Salah Satu Kecendrungan Pelanggaran P3SPS

Program siaran berisi segala bentuk dan strategi promosi yang dibuat produsen rokok wajib dikategorikan sebagai iklan rokok

Image
News

SK PPPK Diharapkan Bisa Naikkan Semangat Penyuluh Pasaman Barat

Peran penyuluh sangat diharapkan dalam pertanian

terpopuler

  1. Ramai KLB Demokrat, Akun Anas Urbaningrum Bagikan Foto saat Makan Durian

  2. Beredar Foto Wasekjen Demokrat Bertemu Marzuki Alie, Para Kader Beri Sindiran Keras

  3. Mantan Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko Kembali ke Lapasnya sebagai Terpidana

  4. Dicuekin! Anies Baswedan Cs Sudah 4 Kali Minta Restu DPRD Jual Saham Perusahaan Bir

  5. Moeldoko Ketum Demokrat versi KLB, Pengamat: Refleksi Kegagalan AHY Pimpin Partai

  6. 7 Potret Transformasi Raline Shah, Cantik Sedari Kecil!

  7. "Jika Badannya Lebih Besar, Canelo Bisa Mengalahkan Anthony Joshua"

  8. Waktunya Serok Saham yang Bikin Investor Berjaya di Jumat Berkah

  9. Pengamat Sebut KLB Demokrat untuk Muluskan Agenda Terselubung Moeldoko

  10. Demokrat: Presiden Jokowi Bakal Langgar Komitmen Demokrasi Jika Izinkan KLB Ilegal

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga