Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pemberitaan Kasus Dugaan Tindak Pidana Tidak Boleh Bertentangan dengan Asas Praduga Tidak Bersalah

Miftahul Munir

Pemberitaan Kasus Dugaan Tindak Pidana Tidak Boleh Bertentangan dengan Asas Praduga Tidak Bersalah

Guru Besar Tetap Ilmu Hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Prof. Agus Surono | Istimewa

AKURAT.CO, Guru Besar Tetap Ilmu Hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Prof. Agus Surono, mencermati pemberitaan di sebuah majalah edisi minggu ini soal “Bancakan Bansos Banteng” yang proses hukum penyidikannya terkait kasus bantuan sosial hingga saat ini masih berlangsung. Menurutnya, media harus menerapkan asas praduga tidak bersalah dan asas prudent (kehati-hatian) dalam pemberitaan kasus dugaan tindak pidana.

"Pemberitaan di majalah terkemuka minggu ini “Bancakan Bansos Banteng” tidak boleh melanggar asas presumption of innocence (praduga tak bersalah) sebagai wujud “due process of law” dalam penegakan hukum pidana," ujar Guru Besar Tetap Ilmu Hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Prof. Agus Surono, Kamis (28/1/2021).

Ia menyebutkan, media massa yang memberikan opini dalam berita tindak pidana bisa berefek fatal. Sebab, berita itu bisa memicu penghakiman (trial by the press) dan merupakan pelanggaran terhadap hak tersangka atau bahkan pelanggaran terhadap hak-hak pihak-pihak yang tidak ada hubungannya dengan peristiwa pidana tersebut.

baca juga:

Diketahui, landasan yuridis asas praduga tak bersalah dalam memberitakan peristiwa dan opini, secara tegas diatur dalam Pasal 5 ayat (1) UU Pers yang berbunyi: “Pers nasional berkewajiban memberitakan peristiwa dan opini dengan menghormati norma-norma agama dan rasa kesusilaan masyarakat serta asas praduga tak bersalah.”

Penjelasan Pasal 5 ayat (1) UU Pers menyebutkan bahwa: “Pers nasional dalam menyiarkan informasi, tidak menghakimi atau membuat kesimpulan kesalahan seseorang, terlebih lagi untuk kasus-kasus yang masih dalam proses peradilan serta dapat mengakomodasikan kepentingan semua pihak yang terkait dalam pemberitaan tersebut.”

Berdasarkan UU Pers tersebut, Agus juga menyebutkan bahwa implementasi asas praduga tidak bersalah ini harus diberlakukan dalam memberikan pemberitaan yang tidak menghakimi seseorang yang diduga melakukan suatu tindak pidana atau bahkan kepada pihak-pihak manapun juga yang tidak atau belum ada suatu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

"Pelanggaran asas presumption of Innocence (praduga tak bersalah) yang terjadi karena kekeliruan informasi dari narasumber dapat mengakibatkan terjadinya trial by press yang dapat menggiring masyarakat untuk memiliki keyakinan yang belum dibuktikan oleh pengadilan dan belum memiliki kekuatan hukum yang mengikat dan mengakibatkan terserangnya hak tersangka," tegasnya.

Ia mengungkapkan, kemudahan penggunaan ruang publik (public sphere) saat menyampaikan laporan karya jurnalistik harus dilakukan dengan bertanggungjawab sebagai bentuk masyarakat yang taat hukum.

"Kebebasan pers (a freedom of the press) dalam perspektif pers Indonesia diterjemahkan sebagai kebebasan absolut, padahal sebenarnya kebebasan itu dibatasi oleh hak orang lain yang harus mendapat perlindungan hukum sebagaimana ketentuan Pasal 1 ayat (3) UUD 1945 jo Pasal 4 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers," jelasnya.

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Pakar Hukum Apresiasi Penegasan Moeldoko yang Persilakan Masyarakat Kritik Pemerintah

Image

Ekonomi

DPR RI

Anggota DPR Serukan Perkuat Penegakan Hukum Reklamasi Lubang Tambang

Image

News

Pakar Hukum: Pemberitaan Harus Tetap Jaga Prinsip Hukum dan Etika Jurnalistik

Image

News

Polisi Kulit Putih AS yang Tembak Jacob Blake Bebas dari Gugatan Pidana

Image

News

Soal Lanjutan Kasus Chat Mesum Rizieq Shihab, Pakar Hukum Minta Polisi Temukan Penyebarnya

Image

News

Kapolda Sumut: Jumlah Tindak Pidana Meningkat 6,4 persen

Image

Ekonomi

KKP Serap Data Intelijen untuk Atasi Pencurian Ikan

Image

News

Laporan Pidana Pengurus KSB Naik Penyidikan, Nasabah Apresiasi Polisi

Image

News

Kejari Jaksel Musnahkan Barbuk Sabu Senilai Rp6 Miliar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

MAKI Bakal Awasi Sidang Kasus Mafia Tanah di Cakung

Pasalnya ada satu terdakwa yang lolos dari jerat hukum

Image
News

Artidjo Alkostar akan Dimakamkan di Makam Keluarga Besar UII Sleman

Sebelumnya, mantan Hakim Agung itu rencananya dikebumikan di Situbondo, Jawa Timur.

Image
News

Seorang Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dalam Kamar Hotel di Kediri

Diduga ia tewas setelah dianiaya

Image
News

MUI Tegaskan Aturan Miras Picu Eksploitasi

Aturan yang menjadikan industri miras sebagai usaha terbuka akan merugikan bagi masyarakat

Image
News

Pemkot Bekasi Tutup 18 Tempat Usaha yang Melanggar PPKM

Pelaku usaha lain harap mengambil pelajaran

Image
News

KPK Punya Bukti Kuat Keterlibatan Gubernur Sulsel dalam Suap Infrastruktur

KPK memngingatkan semua pihak untuk kooperatif

Image
News

Basarnas Evakuasi Korban Kecelakaan Laut di Pulau Tunda

Kecelakaan laut tersebut terjadi pasca kapal yang ditumpangi korban disapu angin puting beliung

Image
News

Satgas: PPKM Mikro Berhasil Turunkan Penularan Covid-19

Semoga saja benar

Image
News

PBNU Turut Berduka Atas Wafatnya Artidjo Alkostar

Semoga arwah beliau ditempatkan bersama orang-orang yang saleh

Image
News

Lumajang Diterjang Banjir, Puluhan Warga Mengungsi

Sejumlah warga sempat terjebak banjir dan masih belum bisa terjangkau oleh para petugas

terpopuler

  1. 5 Prinsip Menabung ala Orang Jepang, Dijamin Hidup Enggak Kekurangan

  2. Sudah Diperingatkan Tapi Masih Nekat, Pemecatan Jhoni Allen Dkk Dinilai Jadi Jalan Terbaik Bagi Demokrat

  3. Kunci Sukses Pengusaha Tionghoa, Pelajari Seni Bisnis Sun Tzu dan Filosofi Bambu

  4. Ilmuwan Jepang Temukan Resep Anti Penuaan

  5. Pompeii Kembali Kejutkan Arkeolog, Ditemukan Kereta Upacara Romawi Kuno yang Langka

  6. Ini Alasan Kejagung Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Korupsi BPJS Ketenagakerjaan

  7. Hanya Butuh 3 Ronde, Canelo Pukul KO Yildirim

  8. Polri Sebut Kerumunan Massa Saat Presiden Jokowi di NTT Tak Masuk Pelanggaran Hukum

  9. Nurdin Abdullah Tersangka Suap, Istana: Tanpa Berspekulasi, Kita Serahkan Proses Hukum ke KPK

  10. Hyundai Tunjuk Ben Diachun sebagai CTO Urban Air Mobility Division

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

6 Potret Santai Menteri Yasonna Laoly di Berbagai Kegiatan, Bersepeda hingga Keliling Kebun

Image
News

Tertangkap OTT KPK, Ini 5 Fakta Penting Nurdin Abdullah Gubernur Sulawesi Selatan

Image
News

7 Potret Hangat KSP Moeldoko Bersama Keluarga, Ayah Idaman!