Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Perludem: RUU Pemilu Diperlukan, karena Ada Tiga Penyelenggara Lagi Tak Harmonis

Oktaviani

Perludem: RUU Pemilu Diperlukan, karena Ada Tiga Penyelenggara Lagi Tak Harmonis

Peneliti dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Heroik Pratama dalam diskusi Pemilu da Demokrasi dengan tema “Mengapa Revisi Undang-Undang Pemilu Penting?”, melalui daring, Minggu (24/1/2021). | Youtube Perludem

AKURAT.CO, Peneliti dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Heroik Pratama menilai revisi Undang-Undang tentang Pemilihan Umum perlu dilakukan. 

Heroik menuturkan, revisi perlu dilakukan karena hubungan tiga penyelenggara pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dianggap tidak harmonis.

baca juga:

Hal itu disampaikan dalam diskusi pemilu dan demokrasi dengan tema “Mengapa Revisi Undang-Undang Pemilu Penting?” melalui daring, Minggu (24/1/2021).

"Ada tiga penyelenggara pemilu yang hari ini misalnya tidak harmonis, yang seharusnya lebih mengedepankan bagaimana mendorong proses pemilu yang berkualitas, demokratis, dan berintegritas, tetapi mereka sibuk antarlembaga penyelenggaranya sendiri," ungkap Heroik.

Heroik mengatakan, mestinya desain penyelenggara pemilu harus dibenahi usai pelaksanaan Pemilu 2019 lalu. Hal itu juga bertujuan demi mewujudkan kemandirian lembaga penyelenggara pemilu.

Sebab, lanjut dia, tata kelola lembaga penyelenggara pemilu kerap luput dari pembahasan revisi. Politikus yang duduk di kursi DPR lebih alot membahas soal sistem pemilu yang sarat akan kepentingan politik.

"Mereka lah yang bertanggung jawab mendorong proses pemilu yang berkualitas, demokratis, dan berintegritas. Yang artinya kemudian di dalam Undang-Undang Pemilu kita mau tidak mau ini juga harus diperbaiki," pungkasnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PAN, Guspardi Gaus meminta untuk menunda atau membatalkan pembahasan perubahan terhadap Undang-Undang (UU) Kepemiluan yang meliputi Pemilihan Presiden, Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Kepala Daerah.

"Banyak hal yang amat fundamental dijadikan alasan agar RUU Pemilu ini ditunda atau dibatalkan untuk dibahas. Setelah dilakukan kajian yang mendalam dan komprehensif,  terutama menyangkut kasus pandemi Covid-19 yang makin mengganas," kata Guspardi dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/1/2021).

Menurutnya, melihat dan mengamati kondisi pandemi Covid-19 yang makin rawan dan parah tentu akan lebih baik energi ditumpahkan untuk bagaimana agar masyarakat terhindar dari wabah yang sudah hampir satu tahun melanda negara kita.

"Jadi lebih baik fokus pada penanganan pandemi Covid-19 dan mengutamakan keselamatan masyarakat," ujarnya.[]

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Perludem: Batalnya Pembahasan RUU Pemilu Refleksi dari Kepentingan Sejumlah Parpol

Image

News

Pembahasan Revisi UU Pemilu Sepakat Dibatalkan

Image

News

Surya Paloh Tegaskan NasDem Tak Ikut Melanjutkan Revisi UU Pemilu

Image

News

HNW: Mestinya Presidential Threshold Tidak Mengebiri Kedaulatan Rakyat

Image

News

Mardani: Naif, Tolak RUU Pemilu Saat Sudah Masuk di Baleg

Image

News

PKS: Pelaksanaan Pilkada Tak Perlu Dipaksakan Tahun 2024

Image

News

Perludem Ingatkan MK Jaga Integritas dalam Penyelesaian Sengketa Pilkada

Image

News

Fraksi PAN: RUU Pemilu Tak Perlu Dibahas, Fokus Penanganan COVID-19 Saja

Image

News

DPR RI

DPR: 6 Isu Krusial di RUU Pemilu Harus Segera Dimatangkan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

34 DPD Siap Dukung AHY Lawan KLB Deli Serdang

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak jadi pimpinan pengurus daerah pertama yang dipanggil AHY.

Image
News

Catat! Polres Metro Jaksel Sediakan Nomor Pengaduan Baru

Nomor kontak yang disediakan tidak hanya telepon, tapi dilengkapi juga nomor telepon seluler berbasis pesan aplikasi atau WhatsApp.

Image
News

Polisi Bubarkan Lomba Kicau Burung di Cianjur

Polisi membubarkan lomba burung berkicau yang digelar di Pendopo Tumaritis, Kelurahan Sawahgede, Cianjur karena langgar prokes.

Image
News

Dua Bocah Hilang di Pantai Pelabuhanratu

Dua bocah asal Palabuhanratu hilang tenggelam saat sedang asyik berenang di Pantai Palabuhanratu.

Image
News

Larang Warga Mampu Gunakan Elpiji Bersubsidi, Pemkab Gorut: Itu Hanya Untuk Warga Kurang Mampu

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, Povinsi Gorontalo, meminta warga mampu di daerah itu untuk tidak menggunakan elpiji 3 kilo gram (kg)

Image
News

Puluhan Remaja Bawa Celurit Diduga Geng Motor All Star Serang

Polisi menyebut puluhan pemuda yang membawa celurit di Jalan Ahmad Yani, Kota Serang diduga geng motor All Star.

Image
News

Polisi Tindak Sepeda Motor Knalpot Bising di Jakpus

Satlantas Wilayah Jakarta Pusat antisipasi balap liar di kawasan Monumen Nasional (Monas), tepatnya di Jalan Medan Merdeka Utara.

Image
News

Jaksa Agung Berharap Sidang Virtual Dimasukkan dalam Hukum Acara Pidana

Sidang virtual perkara pidana yang digelar selama pandemi Covid-19 dapat dikukuhkan dalam perundang-undangan hukum acara pidana.

Image
News

Menhub Pastikan Beri Izin Pembangunan Stasiun Jatake

Budi Karya Sumadi meninjau lokasi rencana pembangunan Stasiun Kereta Api Jatake, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (7/3/2021).

Image
News

Sejumlah Daerah di Aceh Terendam Banjir

Satu unit gedung sekolah PAUD dan sebuah rumah warga di Desa Panton Luas, Kecamatan Sawang, juga terdampak banjir

terpopuler

  1. Jarang Ketemu Orang Luar, Adik Mendiang Julia Perez Kaget Divonis Positif Covid-19

  2. Dualisme Partai Demokrat, 58 Anggota DPRD Kalbar Nyatakan Setia pada AHY

  3. Sudah 2 Tahun Masuk Penjara Karena Narkoba, Begini Kondisi Terkini Zul Vokalis Zivilia

  4. Misterius, 100 Mobil yang Parkir di Swalayan Inggris Mendadak Tak Bisa Dibuka Pintunya

  5. Pedagang Kopi Keliling Balapan Sepeda, Polisi Selidiki Usut Pelaku dan Penyebar Videonya

  6. Makanan Tambahan yang Wajib Ada di Piring Orang Tua 50 Tahun ke Atas

  7. Terjawab Sudah Mengapa Minuman Bersoda Selalu Ada di Paket Makanan Cepat Saji

  8. Yakin Moeldoko Lepas Jabatannya, Denny Siregar: Dia Punya Harga Diri Kok

  9. Pengamat: Kalau Memkumham Akui Hasil KLB, Maka Lonceng Kematian Demokrat Makin Kencang

  10. DKI Keluar dari Zona Merah COVID-19, Ketua DPRD Puji Anies Baswedan

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Anas Urbaningrum, Jabat Ketum Partai Demokrat hingga Terjerat Korupsi

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan