Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Protes Penangkapan Alexei Navalny Pecah, 3 Ribu Warga Ditangkap Aparat

Endarti

Protes Penangkapan Alexei Navalny Pecah, 3 Ribu Warga Ditangkap Aparat

Ribuan warga ikut memprotes penangkapan Alexei Navalny di Yekaterinburg yang diselimuti salju | Anton Basanayev/AP

AKURAT.CO, Protes melawan penangkapan Alexei Navalny telah meletus di berbagai kota di Rusia. Karena aksi massal ini, lebih dari 3 ribu orang bahkan dilaporkan telah ditangkap oleh Kremlin.

Di antara yang ditangkap termasuk warga asal Moskow yang jumlahnya mencapai hingga seribu orang. Tak hanya itu, seorang politisi hingga istri Navalny, Yulia juga dikatakan ikut ditangkap aparat.

Mengutip BBC hingga Euro News, penangkapan besar-besaran yang dilakukan otoritas Rusia terjadi pada Sabtu (23/1) waktu setempat. Selama masa itu, aparat pun kompak menjaring warga yang berdemo di berbagai lokasi unjuk rasa dari Siberia hingga Moskow

baca juga:

Berbagai rekaman kericuhan antara polisi dan massa pendemo juga telah beredar di laman media sosial. Di rekaman itu, polisi bahkan diperlihatkan tengah berkelahi dengan para pengunjuk rasa.

Di Strastnoy Boulevard di Moskow misalnya, sebuah perkelahian besar terjadi antara petugas anti huru-hara dan pengunjuk rasa. Digambarkan pula bagaimana saat konflik pecah di daerah itu, baik polisi dan pendemo saling melakukan aksi dorong dan pukulan.

Rekaman dari kota Kazan di barat daya juga menunjukkan pemandangan serupa. Petugas mengejar, menjepit, hingga memukuli para pengunjuk rasa.

Tak berbeda jauh, demo di Distrik Tverskoy juga berujung kericuhan. Video bahkan memperlihatkan bagaimana warga nekat melempar bola salju kepada empat polisi yang berada di jalan.

Navalny, yang merupakan kritikus Kremlin yang paling terkemuka, ditahan pada 17 Januari. Ia ditangkap tepat ketika tiba di Bandara Internasional Sheremetyevo, Moskow. Sebelumnya, Navalny menghabiskan lima bulan di Jerman untuk pemulihan diri pasca diracun Novichok.

Setelah penangkapannya, seorang hakim memenjarakan Navalny selama 30 hari. Dalam argumen Kremlin, Navalny dianggap melanggar pembebasan bersyarat atas penangguhan hukuman kasus penggelapan uang tahun 2014 lalu.

Menanggapi, Navalny sendiri telah menegaskan bahwa kasus yang menjeratnya itu bermuatan politik. Namun, ia dikatakan tetap wajib menjalani sidang pada Februari mendatang. Di sidang itu, rezim Vladimir Putin akan memutuskan apakah Navalny bersalah atau tidak. Jika iya, Navalny bisa menerima hukuman 3,5 tahun penjara.

Editor: Anugrah Harist Rachmadi

berita terkait

Image

News

Perjuangan Diplomat Rusia Tinggalkan Korea Utara, Gunakan Kereta Dorong 'Tenaga Manusia'

Image

News

Lawan Covid-19

Yakin Ada Permainan Politik, Lithuania Enggan Beli Vaksin Sputnik V Rusia

Image

News

Pertama di Dunia, Rusia Konfirmasi 7 Kasus Penularan Flu Burung H5N8 ke Manusia

Image

News

Hendak Makamkan Bayi Kembarnya, Pria Rusia Ini Kaget Jenazahnya ternyata Boneka

Image

Hiburan

Jadi Sorotan, 7 Potret Alesya Kafelnikova saat Berlibur di Bali

Image

News

Massa Gunakan Kostum Pocong Unjuk Rasa di Monas

Image

News

Manfaatkan Momen Valentine, Warga Rusia Gelar 'Flashmob' untuk Dukung Oposisi Alexei Navalny

Image

News

5 Sampah Luar Angkasa Paling Berbahaya, Terbanyak dari Rusia

Image

News

5 Wangi Parfum Paling Nyeleneh di Dunia, Ada Aroma Penyiksaan Joseph Stalin

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
DPR RI

Kritik Perpres Legalisasi Miras, PKS: Jangan Sampai Kebijakan Negara Kehilangan Arah

Jazuli mengusulkan agar Pemerintah dapat menimbang ekses miras yang merusak tatanan sosial dan mengancam generasi bangsa.

Image
News

Haikal Hassan: Setiap Sila dalam Pancasila Dilanggar Bila Negara Izinkan Legalkan Miras

Haikal Hassan menjabarkan makna miras yang berbeda dengan sila-sila di Pancasila.

Image
News
DPR RI

Indra Iskandar Dorong Peningkatan Kinerja dan Akuntabilitas DPR

Dia mengatakan, buku tersebut merupakan buah pikiran hasil diskusi dirinya bersama para Pejabat Tinggi di DPR RI.

Image
News

Polda Metro Tangkap Dua Penipu Undian SMS di Tangerang

Pelajaran bagi masyarakat undian harapan itu tidak benar, tolong kroscek dulu.

Image
News

Gubernur Sumut Perpanjang Masa PPKM Hingga 2 Pekan ke Depan

Diharapkan peningkatan Covid-19 di Sumut berkurang

Image
News

Tifatul Sembiring ke Teddy Gusnaidi: Mengharamkan Fatwa MUI, Emang Situ Siapa?

Teddy lantas membalas cuitannya tersebut dan mengatakan bahwa pemerintah tak pernah mengeluarkan aturan untuk tidak mempercayai fatwa MUI.

Image
News

Kabareskrim Pimpin Kenaikan Pangkat Pengabdian dan KPLB Bagi 6 Anggota Polri

Semoga tetap amanat

Image
News

Densus 88 Kembali Tangkap Satu Orang Terduga Teroris di Jatim

Pelaku teror lain diharap bisa menyerahkan diri

Image
News

Polri Gandeng KKP Terkait Larangan Ekspor Benur

Ini sebagai upaya pencegahan praktik korupsi ekspor benur

Image
News

Kuasa Hukum HRS Siapkan Bukti untuk Lawan Polri di Praperadilan

Bukti tersebut menguatkan gugatan mereka atas penetapan tersangka oleh Polri

terpopuler

  1. Datangi Paspampres, Rombongan Moge Penerobos Ring 1 Istana Memohon Maaf

  2. Sesali Aksi Para Oknum, Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat Tolak KLB Illegal

  3. Setelah X7, BMW Indonesia Berencana Hadirkan M-Cars

  4. Ketahuan Makan Malam Mewah dengan Putra Perdana Menteri, Jubir Pemerintah Jepang Putuskan Mundur

  5. Ingrid Kansil: Biarkan Kami Mengurus Partai dan Jangan Mencampuri Internal PD

  6. Polda NTT Akan Tindak Tegas Anggota Polri yang Terciduk ke Tempat Hiburan Malam

  7. Bertema Pramuka, 7 Potret Bahagia Ridwan Kamil Rayakan Ulang Tahun Baby Arkana

  8. Jangan Biarkan Beban Utang Menggunung, Manfaatkan 3 Metode Ini!

  9. Ramalan Keuangan Zodiak 1 Maret 2021: Leo Jangan Pelit Membelanjakan Uangmu!

  10. Penting! Ini Batas Waktu Orang Tua Menafkahi Anaknya

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

7 Potret Santai Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Berbagai Kesempatan, Panen Buah hingga Mancing

Image
News

Bertema Pramuka, 7 Potret Bahagia Ridwan Kamil Rayakan Ulang Tahun Baby Arkana

Image
News

5 Kasus Besar yang Pernah Ditangani Artidjo Alkostar