Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kasus Covid-19 Melonjak, Politisi PDIP: Anies dan Jajarannya Kurang Tegas

Yohanes Antonius

Lawan Covid-19

Kasus Covid-19 Melonjak, Politisi PDIP: Anies dan Jajarannya Kurang Tegas

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI-P, Gilbert Simanjuntak saat ditemui redaksi AKURAT.CO di Jakarta, Jumat (15/1/2021). | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menilai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat gagasan Gubernur Anies Baswedan gagal membendung laju penularan Covid-19. Sebab, angka kasus Covid-19 masih melambung tinggi.

PSBB ketat di Jakarta merupakan tindak lanjut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Pemerintah Pusat untuk meredam lonjakan penyakit menular itu di kawasan Jawa -Bali. Peraturan ini mulai berlaku 11 hingga 25 Januari 2021 mendatang.

Di Jakarta lonjakan kasus corona mulai terjadi pada Desember 2020 lalu, saat itu kasus harian mencapai 1.000 pasien, namun pada Januari 2021 ini, kasus harian justru meroket hingga 3.500 pasien per hari.

baca juga:

"Walau sudah berlangsung hampir dua minggu, ternyata masih belum mampu menurunkan angka Covid, malah sebaliknya tetap naik," kata Gilbert ketika dikonfirmasi Jumat (22/1/2021).

Legislator PDIP sekaligus epidemiolog itu mengatakan, melonjaknya kasus Covid-19 karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kurang maksimal dalam pengawasan protokol kesehatan. 

Mantan Wakil Ketua Regional South East Asia Regional Office International Agency for Prevention of Blindness WHO itu menyebut, sejauh ini Satpol PP DKI sudah menindak 2.000 orang yang tak pakai masker.

"Dalam pelaksanaan PPKM ini juga terlihat pengawasan kurang dan masyarakat abai," ujarnya.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta ini mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lebih tegas dalam pengawasan. Di sisi lain jumlah petugas lapangan juga harus menjadi perhatian serius, supaya tempat-tempat yang rawan terjadi pelanggaran bisa dijangkau dan dikontrol dengan baik. 

"Ini membutuhkan ketegasan dan pengawasan ketat yang konsisten. Tenaga ASN yang kurang di lapangan baik pelibatannya maupun jumlahnya seharusnya diantisipasi dan diatasi. Masih ada tenaga Jumantik, Ibu-ibu Dasawisma, Karang Taruna dan tenaga lain yang bisa diberdayakan sebagai tenaga pengawas di lapangan," pintanya.[] 

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Lawan Covid-19

Tak Ada Alasan Lansia Tolak Vaksin COVID-19

Image

News

Daripada Ngotot Jual Saham Bir, Anies Diminta Konsen Benahi Banjir DKI

Image

News

DKI Buka Pendaftaran KJP Plus Tahap 1 2021, Berikut Persyaratannya

Image

News

Skateboarders Serobot Fasum, Pengamat: Fungsi Trotoar Buat Lindungi Pejalan Kaki

Image

News

Lagi, Anies Baswedan Pamer Penghargaan di Sosmed 

Image

News

Pemutakhiran Data, Penyaluran BST Tahap 3 di DKI Jadi Molor

Image

News

Anies Ajak Warga Jakarta Tinggalkan Kendaraan Pribadi

Image

News

Wagub DKI Ngotot Larang Warga Main Skateboard di Trotoar Meski Diizinkan Anies

Image

News

Anies Baswedan Bakal Lobi Komisi V DPR RI Minta Penguatan Anggaran Banjir

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Menolak Lupa Korupsi E-KTP, Viral Foto Warga Daerah Masih Gunakan KTP Desain Lawas

Desain jadul tersebut digunakan pada tahun 2002 hingga 2004 silam

Image
News
DPR RI

Masyarakat yang Tolak Vaksin COVID-19 Terancam Dihentikan Pemberian Bantuan Sosialnya

Dia mengusulkan bagi warga yang menolak vaksin, maka pengobatan mereka tidak akan ditanggung negara apabila tertular COVID-19.

Image
News

4 Fakta Penting Hari Perempuan Internasional 8 Maret

Tema tahun 2021 adalah 'Choose To Challenge'

Image
News
DPR RI

Arse Sadikin Ingatkan Tiga Hal Krusial dalam Pemberian Vaksin Covid-19

Dia menyebut, ada beberapa sanksi yang bisa diberikan kepada orang yang ditetapkan sebagai penerima vaksin Covid-19, tetapi tidak mengikuti.

Image
News

Diberitakan Bikin Kate Middleton Menangis, Meghan Markle: yang Terjadi Justru Sebaliknya

"Saya mengakui saya menjalaninya dengan naif karena saya tak tahu banyak tentang keluarga kerajaan."

Image
News

Nama Presiden Jokowi Diseret dalam Polemik Demokrat, Ali Ngabalin Pasang Badan

Ngabalin mengatakan bahwa Presiden kini tengah sibuk melayani bangsa bukan untuk melayani Partai Demokrat.

Image
News

Ketua KPK Panjang Lebar Bicara Peran Perempuan dalam Pemberantasan Korupsi

Bagi KPK, peran dan andil besar kaum perempuan juga sangat besar dan diperlukan dalam segenap upaya pemberantasan korupsi.

Image
News

Kasus Geng Motor All Star di Serang Timur, Polisi Sudah Amankan 10 Orang

Hal ini merupakan wujud dari Polri yang presisi yakni menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Image
News

Vaksinasi Covid-19 Bagi PTK Pendidikan Tinggi Bantu Akselerasi Persiapan Perkuliahan Tatap Muka

Vaksinasi Covid-19 diberikan bagi PTK seluruh jenjang pendidikan akan diberikan secara bertahap.

Image
News
DPR RI

Sekjen DPR Pesankan Predikat WTP pada Pengelolaan Anggaran 2022 Harus Lebih Berkualitas

Capaian WTP yang telah diraih DPR RI sebanyak 12 kali tersebut, harus semakin berkualitas ke depannya.

terpopuler

  1. Jarang Ketemu Orang Luar, Adik Mendiang Julia Perez Kaget Divonis Positif Covid-19

  2. Dualisme Partai Demokrat, 58 Anggota DPRD Kalbar Nyatakan Setia pada AHY

  3. Sudah 2 Tahun Masuk Penjara Karena Narkoba, Begini Kondisi Terkini Zul Vokalis Zivilia

  4. Misterius, 100 Mobil yang Parkir di Swalayan Inggris Mendadak Tak Bisa Dibuka Pintunya

  5. Pedagang Kopi Keliling Balapan Sepeda, Polisi Selidiki Usut Pelaku dan Penyebar Videonya

  6. Yakin Moeldoko Lepas Jabatannya, Denny Siregar: Dia Punya Harga Diri Kok

  7. Makanan Tambahan yang Wajib Ada di Piring Orang Tua 50 Tahun ke Atas

  8. Pengamat: Kalau Memkumham Akui Hasil KLB, Maka Lonceng Kematian Demokrat Makin Kencang

  9. Terjawab Sudah Mengapa Minuman Bersoda Selalu Ada di Paket Makanan Cepat Saji

  10. DKI Keluar dari Zona Merah COVID-19, Ketua DPRD Puji Anies Baswedan

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Anas Urbaningrum, Jabat Ketum Partai Demokrat hingga Terjerat Korupsi

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan