Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Dukung PSDN, Komisi I: Pemerintah Harus Cermat Kelola Komponen Cadangan Pertahanan

Oktaviani

Dukung PSDN, Komisi I: Pemerintah Harus Cermat Kelola Komponen Cadangan Pertahanan

Anggota DPR RI Komisi I Sukamta saat memberi keterangan kepada awak media di kawasan Warung Jati, Jakarta, Senin (13/1/2020). | AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta menyambut baik kebijakan Pemerintah yang telah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 3 tahun 2021 tentang pelaksanaan UU RI No. 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN).

PP ini menjadi dasar hukum pemerintah dalam merekrut masyarakat untuk menjadi komponen pendukung (komduk) dan komponen cadangan (komcad) yang akan membantu tugas Kementerian Pertahanan dan TNI sebagai komponen utama pertahanan.

"Pemerintah harus cermat dalam melaksanakan amanat UU PSDN tersebut untuk merekrut, membina dan mengelola komponen pendukung (komduk) dan komponen cadangan (komcad)," ujar Sukamta dalam keterangan tertulis, Jumat (22/1/2021).

"Apalagi dalam kondisi pandemi seperti ini, tentu merekrut dan membina orang menjadi tantangan tersendiri. Jangan sampai nanti waktunya tidak tepat, sehingga malah terkesan membuang-buang anggaran," imbuhnya.

Politisi PKS ini mengatakan, mobilisasi komcad untuk mengatasi pandemi itu bisa saja, karena komcad dibina untuk menghadapi ancaman militer dan ancaman hibrida. Namun harus dipikirkan dan dilakukan dengan sangat cermat.

"Sebetulnya, untuk menangani pandemi, lebih tepat dengan membina komponen pendukung, tapi ini tetap bukan perkara sederhana, harus jelas semuanya, prioritasnya, konsepnya dan kesiapan kondisi di lapangan. Termasuk juga yang harus dicermati adalah rencana pemerintah dalam hal ini Polri untuk mengaktifkan kembali Pak Swakarsa," terangnya.

Menurutnya, dua rencana pemerintah ini, harus punya konsep yang terintegrasi, kompak. Jangan sampai ada tumpang tindih dan terkesan Kementerian Pertahanan maupun TNI punya massa berbentuk Komduk dan Komcad sedangkan Polri punya massa berbentuk Pam Swakarsa. Pemerintah harus kompak.

Oleh karena itu, lanjut Sukamta, Peraturan Pemerintah dan Peraturan Presiden yang diamanatkan UU PSDN harus mengatur soal pembinaan kesadaran bela negara (PKBN), komduk, komcad, mobilisasi dan demobilisasi secara utuh.

"Jangan sampai ada yang harusnya diatur malah terlewat, karena ini tidak hanya bicara soal bagaimana merekrut dan membina orang, tapi juga membina hal yang berbentuk barang (material) mencakup sumber daya alam, sumber daya buatan dan sarana prasarana nasional," tegasnya.[]

baca juga:

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

DPR RI

Ketua DPR: Puskesmas Jadi Ujung Tombak Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Image

News

DPR RI

MK Diminta Segera Putuskan Judicial Review UU KPK

Image

News

DPR RI

Anggota Komisi IX Minta Pemerintah Terbuka Soal Vaksin Gotong Royong

Image

News

DPR RI

Kritik Perpres Legalisasi Miras, PKS: Jangan Sampai Kebijakan Negara Kehilangan Arah

Image

News

DPR RI

Indra Iskandar Dorong Peningkatan Kinerja dan Akuntabilitas DPR

Image

Ekonomi

Legislator: Holding BUMN Ultra Mikro Buka Lapangan Kerja Dimasa Pandemi

Image

News

DPR RI

Komisi IX: Semua Pihak Harus Bergotong Royong Patuhi Protokol Kesehatan dan Hindari Kerumunan

Image

News

DPR RI

Terapkan Asas Piagam ASEAN, DPR: Kita Berharap Konflik di Myanmar Segera Pulih

Image

News

DPR RI

PAN Minta Pemerintah Kaji Ulang Perpres Investasi Miras di Provinsi Tertentu

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Awas Kelabui Petugas, Pelaku Usaha di Jakarta Bakal Kena Sanksi Tegas

Ariza bakal memberi sanksi lebih berat kepada pengusaha tempat hiburan yang melanggar ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Image
News

Meutya Hafid Pastikan Partai Golkar Tak Adakan Konvensi Capres 2024

Meutya Hafid memastikan Partai Golkar tidak mengadakan konvensi Calon Presiden (Capres) tahun 2024.

Image
News

Waduh, Tiga Tahanan Polres Metro Jaksel Berupaya Selundupkan Sabu, Modusnya Pakai Tempe Orek

Tiga orang berinisial MS, DW dan AMF berusaha menyelundupkan narkoba jenis sabu ke dalam tahanan.

Image
News

Akibat Varian Baru yang Lebih Menular, AS Hadapi Ancaman Gelombang Keempat COVID-19

Diperkirakan, varian B.1.1.7 yang sangat menular yang pertama kali ditemukan di Inggris akan menjadi varian yang dominan di AS bulan ini.

Image
News

Ustaz Hilmi dan Ustaz Tengku Zul Bersyukur Presiden Cabut Perpres Miras

Ustaz Hilmi Firdausi bersyukur karena Presiden RI Jokowi mendengarkan masukan rakyat Indonesia.

Image
News

Bela Anies, Wagub DKI Sebut Penangan Banjir Jakarta Sesuai Janji Kampanye

Ariza mengatakan, penanganan banjir saat ini berjalan sesuai dengan janji-janji kampanye Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Image
News

Pemprov DKI Belum Tindaklanjuti Keinginan Jokowi Soal Sekolah Tatap Muka

Sekolah tatap muka rencananya dimulai kembali pada Juli 2021 mendatang.

Image
News

Pasien Covid-19 di Minahasa Tenggara Dinyatakan Meninggal Dunia Mencapai 22 Orang

Pasien Covid-19 yang menjalani perawatan dan isolasi mandiri sampai awal Maret ada 42 kasus

Image
News

Apresiasi Pembatalan Perpres Investasi Miras, PPP: Teman Baik Tidak Harus Setuju

PPP mengapresiasi keputusan Presiden Jokowi membatalkan investasi industri minuman keras.

Image
News

Tsani Annafari Undur Diri, Wagub DKI: Tidak Ada Masalah

Ariza menilai pengunduran diri seseorang dalam instansi merupakan hal biasa.

terpopuler

  1. Datangi Paspampres, Rombongan Moge Penerobos Ring 1 Istana Memohon Maaf

  2. Setelah X7, BMW Indonesia Berencana Hadirkan M-Cars

  3. Ingrid Kansil: Biarkan Kami Mengurus Partai dan Jangan Mencampuri Internal PD

  4. Ketahuan Makan Malam Mewah dengan Putra Perdana Menteri, Jubir Pemerintah Jepang Putuskan Mundur

  5. Penting! Ini Batas Waktu Orang Tua Menafkahi Anaknya

  6. Bertema Pramuka, 7 Potret Bahagia Ridwan Kamil Rayakan Ulang Tahun Baby Arkana

  7. Sempat Ditolak Karena Hipertensi, Kini Indro Warkop Sudah Divaksinasi

  8. Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Abdillah Toha: Godaan Kekuasaan itu Memang Dahsyat!

  9. Doa yang Dianjurkan Rasulullah Bagi Pasien Covid-19 Agar Segera Sembuh Total

  10. Presiden WBC Anggap Laga Alvarez-Yildirim Pertarungan yang Salah

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga

Image
News

7 Potret Santai Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Berbagai Kesempatan, Panen Buah hingga Mancing

Image
News

Bertema Pramuka, 7 Potret Bahagia Ridwan Kamil Rayakan Ulang Tahun Baby Arkana