Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Ratusan Pegawainya Positif Swab Antigen, Rumah Pemotongan Ayam di Sleman Jadi Klaster COVID-19

Kumoro Damarjati

Lawan Covid-19

Ratusan Pegawainya Positif Swab Antigen, Rumah Pemotongan Ayam di Sleman Jadi Klaster COVID-19

Petugas kesehatan saat melakukan pemeriksaan wartawan yang mengikuti swab test di gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020). Swab test kerjasama antara Dewan Pers dan Pemprov DKI tersebut untuk memonitor dan mencegah penyebaran COVID-19 di kalangan wartawan | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Sebuah rumah pemotongan ayam (RPA) di Kabupaten Sleman menjadi klaster baru penularan COVID-19. Ratusan pegawai tempat tersebut telah dinyatakan positif tes antigen.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, penularan telah terjadi antar karyawan RPA. Sehingga, layak disebut klaster penyebaran.

"Pertama kan satu orang kemudian ada banyak orang yang ketularan. Itu sudah bisa disebut klaster. Walaupun baru swab antigen," kata Joko saat dikonfirmasi, Rabu (20/1/2021).

baca juga:

Joko merinci kronologi terciptanya klaster penularan ini. Diawali ketika salah seorang pegawai merasakan gejala terpapar COVID-19 berupa demam tinggi dan hilang indra penciuman.

Usai menjalani rapid antigen, hasilnya ia dinyatakan positif. Pimpinan perusahaan menindaklanjutinya dengan melaksanakan pemeriksaan kepada seluruh karyawan yang berada dalam satu ruangan dengan pegawai pertama tersebut pada Jumat (15/1/2021).

Dari 60 orang yang mengikuti tes, 34 di antaranya dinyatakan positif. Perusahaan akhirnya mengambil keputusan untuk melakukan tes swab antigen kepada seluruh karyawan dengan total sekitar 414 orang pada Minggu (17/1/2021).

Alhasil, 102 orang dinyatakan positif COVID-19. "Tapi ya itu swab antigen, artinya di datanya Kemenkes RI atau provinsi belum masuk. Tapi kalau di datanya Sleman COVID-19 Tracer itu masuk, walaupun datanya dipisahkan. Di data harian laporan COVID-19 Sleman itu memang tidak masuk angkanya," papar Joko.

Saat ini seluruh karyawan yang dinyatakan positif via tes antigen tengah melakukan isolasi mandiri. Upaya swab PCR tidak dilakukan, lantaran kebanyakan hanya mengalami gejala ringan.

"Rapid antigen itu perlakuannya kalau positif sama seperti pasien PCR positif. Pasien positif harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, tempatnya juga harus di lockdown minimal tiga hari. Itu tetap harus diterapkan. Kalau gejala berat harus dilakukan PCR, kebetulan kemarin gejala ringan semua," terangnya.

Editor: Anugrah Harist Rachmadi

berita terkait

Image

Ekonomi

Praktisi Kehumasan Wajib Beradaptasi dengan Pandemi agar Bisnis Berkelanjutan

Image

News

Demokrat DIY Ogah Akui KLB di Sumut: AHY Tetap Ketum

Image

News

Tujuh Santrinya Positif Covid-19, Pesantren di Mukomuko Tetap Beraktivitas Dengan Prokes

Image

Olahraga

PSS Sleman

PSS Sleman Resmi Datangkan Penyerang Asal Negeri Tango

Image

Gaya Hidup

Lewati Satu Tahun Masa Pandemi, Cadbury Luncurkan Kemasan Spesial 'Terima Kasih'

Image

Hiburan

Celine Evangelista Bakal Buka-bukaan sebagai Penyintas Covid-19 di Ngobrol Bareng Gus Miftah

Image

News

Lawan COVID-19

Sempat Tertunda, Wali Kota Yogyakarta Akhirnya Dapat Suntikan Vaksin COVID-19

Image

Iptek

Lawan Covid-19

Ada Kode QR, Kominfo: Jangan Pamer Sertifikat Vaksinasi ke Medsos

Image

News

Lawan COVID-19

INFOGRAFIS Waspada Varian Baru Covid-19 di Indonesia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

SBY: Moeldoko Benar-benar Tega Mengkudeta AHY

Kirain bohongan

Image
News

Bima Arya Siap Dicalonkan PAN Jadi Cagub DKI di Pilkada 2024

Ini tergantung pilihan PAN jatuh kepada siapa

Image
News
DPR RI

DPR Sebut Larangan Iklan Rokok di Media Banyak Didukung UU

Salah satunya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran

Image
News

KPI Bilang Batasan Iklan Rokok Adalah Salah Satu Kecendrungan Pelanggaran P3SPS

Program siaran berisi segala bentuk dan strategi promosi yang dibuat produsen rokok wajib dikategorikan sebagai iklan rokok

Image
News

SK PPPK Diharapkan Bisa Naikkan Semangat Penyuluh Pasaman Barat

Peran penyuluh sangat diharapkan dalam pertanian

Image
News

Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Presdir PT Indopremier Sekuritas Diperiksa Kejagung

Selain itu, penyidik pidsus telah memeriksa Direktur PT Samuel Sekuritas Indonesia

Image
News

Penyerahan SK PPPK Diharapkan Berdampak Positif Pada Peningkatan Kualitas SDM

Kementerian Pertanian memperkuat sektor pertanian dengan mengangkat penyuluh THL menjadi menjadi PPPK

Image
News

SBY: KLB Tak Penuhi Syarat dalam AD/ART Partai Demokrat

Sekarang tinggal buktikan siapa yang sah

Image
News

Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Versi KLB, Wanita Emas: Bagus!

Yang pentinf sekarang penentuan

Image
News

Baru Diangkat oleh Militer, Duta Besar Myanmar untuk PBB Langsung Mengundurkan Diri

Militer telah memecat Kyaw Moe Tun pada Sabtu (27/3). Para jenderal pun mengangkat wakil Kyaw Moe Tun, Tin Maung Naing, sebagai gantinya.

terpopuler

  1. Viral Foto Lawas Gubernur Ali Sadikin Bersama Para Artis, Warganet: Mirip Herjunot Ali

  2. Ramai KLB Demokrat, Akun Anas Urbaningrum Bagikan Foto saat Makan Durian

  3. Beredar Foto Wasekjen Demokrat Bertemu Marzuki Alie, Para Kader Beri Sindiran Keras

  4. Polisi Bubarkan Latihan Sepak Bola Timnas di GBK Lantaran Masih PPKM

  5. Diwawancara Oprah Winfrey, Meghan Markle Tuding Kerajaan Inggris Sebar Kebohongan soal Dirinya

  6. Kelainan Seksual, Seorang Remaja di Cakung Punya Kebiasaan Curi Pakaian Dalam Wanita

  7. Bikin Geger, Dara The Virgin Pakai Baju Pengantin Memeluk Pria

  8. Bapemperda DKI Ingin Rumah Ibadah dan Sekolah yang Berdiri di Tanah RTH Tidak Digusur

  9. Mirae Asset Sekuritas Ramal Transaksi Pasar Modal Maret 2021 Ramai, Karena Ini

  10. India Obral Murah Biaya Produksi Mobil Listrik Demi Rebut Tesla dari China

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga