Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Ribuan Nakes di Jambi Belum Mendapatkan Vaksin COVID-19

Tia Nurullatifah

Ribuan Nakes di Jambi Belum Mendapatkan Vaksin COVID-19

Petugas menunjukkan botol vaksin saat peluncuran program vaksinasi COVID-19 di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (15/1/2021). | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Dari 7.939 tenaga kesehatan di Kota Jambi yang menjadi sasaran vaksin COVID-19 tahap pertama di daerah itu, baru sekitar 519 yang sudah divaksin COVID-19, sementara ribuan tenaga kesehatan lainnya belum mendapatkannnya.

"Memang banyak tenaga kesehatan yang belum divaksin COVID-19, karena saat dilakukan screening awal mereka tidak dapat divaksinasi sebab tekanan darahnya tinggi sehingga tidak dianjurkan untuk divaksin," kata Wakil Wali Kota Jambi Maulana di Jambi, Selasa, (19/1/2021).

Meski demikian, vaksinasi COVID-19 terhadap tenaga kesehatan tersebut masih dapat dilaksanakan. Karena vaksinasi terhadap tenaga kesehatan pada tahap awal tersebut dilakukan hingga awal Februari 2021.

baca juga:

Sehingga saat tekanan darah tenaga kesehatan tersebut sudah normal, maka vaksinasi COVID-19 terhadap tenaga kesehatan tersebut dapat dilakukan.

Sebanyak 7.939 tenaga kesehatan di Kota Jambi yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19 tersebut tersebar di 17 rumah sakit, 20 puskesmas dan satu kantor kesehatan pelabuhan (KKP).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliati mengatakan, 519 tenaga kesehatan yang sudah di vaksin tersebut yakni tenaga kesehatan yang sudah di vaksin dari tanggal 14-16 Januari 2020. Saat ini data tenaga kesehatan yang sudah di vaksin sudah bertambah, namun memang masih terdapat tenaga kesehatan yang belum divaksinasi.

"Waktu untuk vaksinasi tenaga kesehatan masih tersedia hingga Februari 2021, jadi masih ada waktu untuk melakukan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan tersebut," kata Ida Yuliati.

Sementara itu, memang terdapat beberapa aturan yang tidak memperbolehkan seseorang dilakukan vaksinasi COVID-19. Di antaranya pernah terinfeksi COVID-19, tensi darah tinggi, memiliki penyakit penyerta atau komorbid, seperti penyakit diabetes, jantung dan jenis penyakit lainnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas pal X dr Sri Rosyanti mengatakan di puskesmasnya terdapat beberapa tenaga kesehatan yang belum divaksinasi karena saat dilakukan pemeriksaan tekanan darahnya tinggi. Sehingga vaksinasi COVID-19 terhadap tenaga kesehatan tersebut ditunda dan akan dilakukan saat tekanan darahnya sudah normal.

"Usai pemeriksaan, kebanyakan mereka tidak bisa disuntik vaksin, karena tensinya tinggi," kata dr Sri Rosyanti. []

Editor: Rizal Maulana

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Mohon Bersabar, Pemerintah Masih Galau Tetapkan Harga Vaksinasi Mandiri

Image

Ekonomi

Freeport Masih Terus Lobi Kemenkes untuk Lakukan Vaksinasi Mandiri

Image

News

95,6 Persen Nakes di Kulon Progo Sudah Divaksin Covid-19

Image

Gaya Hidup

Dokter: Vaksinasi Covid-19 Tak Berbahaya Bagi Pemilik Komorbid

Image

News

Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong Tak Akan Ganggu Program Pemerintah

Image

Ekonomi

Vaksinasi Mandiri Perusahaan Swasta Percepat RI Keluar dari Pandemi

Image

News

Proses Vaksinasi Nakes di DKI Tak Kunjung Rampung

Image

News

Vaksin Gotong Royong Perlu Diawasi, Komisi IX: Jangan Sampai Diuangkan

Image

News

Pimpinan DPR Minta Kemenkes Evaluasi Penyaluran Vaksin Covid-19 pada Tahanan KPK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 di Purbalingga Mencapai 4.633 Orang

Jumlah total kasus terkonfirmasi COVID-19 di wilayah itu sebanyak 5.025 orang.

Image
News

Ini Alasan Kejagung Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Korupsi BPJS Ketenagakerjaan

Penyidik masih tunggu laporan BPK

Image
News

Pemerintah Belum Tetapkan Harga Vaksin Mandiri

Masyarakat dimohon bersabar

Image
News

Muhadjir: Masjid di Daerah Rawan Bencana Perlu Mitigasi Kepada Jamaah Lewat Khotbah

Ini penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan bahaya datangnya bencana

Image
News

Berpotensi Terjadi Banjir, BPBD Sumenep Sampaikan Peringatan Dini

Cuaca buruk berupa angin hujan deras dan angin kencang berpotensi terjadi hingga tiga hari ke depan

Image
News

Menko PMK Berharap Masjid Istiqlal Pelopori Penyadaran Jamaah Tentang Bahaya Bencana

Ini penting agar masyarakat sadar akan bahaya bencana

Image
News

Emrus Sihombing Turut Prihatin Masih Terjadi OTT Saat Pandemi Covid-19

Harusnya kepala daerah sadar kalau saat ini masyarakat sedang susah

Image
News

Menkes Minta Pondok Pesantren Terapkan Prokes selama Pandemi

Ini demi mencegah penularan Covid-19

Image
News

Kasus Positif COVID-19 di Bali Bertambah 141 Orang

hari ini terjadi lonjakan kasus terpapar COVID-19 di Bali

Image
News

Ibas: Jangan Diadu Antara Saya dengan Mas AHY

Pernyataan ini mersespons perihal namanya yang menjadi Sekjen bersanding dengan Moeldoko yang bakal dijadikan sebagai Ketua Umum.

terpopuler

  1. Aktor Yanto Tampan Tutup Usia, Begini Cerita Istri Tercinta

  2. Wagub DKI Tarik Omongan Setelah Tebar Ancaman ke Helena Lim

  3. Buka Izin Investasi Miras, Ustaz Hilmi Minta Wapres Ma'ruf Amin Ingatkan Presiden

  4. Anwar Abbas Minta Jokowi Didenda, Muannas: Coba Suruh Dia Cari Sendiri Pakai Pasal Apa?

  5. Dilantik Jadi Wali Kota, Gibran Serahkan 7 Bisnis Ini pada Kaesang

  6. Aktor Yanto Tampan Meninggal Dunia Karena Sakit Komplikasi

  7. Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

  8. Kaget Cuitannya Dibalas Iptu Yuliana, Iwan Fals: Wah! Bagaimana Manggilnya

  9. Pemerintah Berikan Keringanan Piutang untuk UMKM, Begini Syaratnya!

  10. Diacuhkan Pacquiao, Garcia Sesumbar Bisa Kanvaskan Davis di Ronde Kedua

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

6 Potret Santai Menteri Yasonna Laoly di Berbagai Kegiatan, Bersepeda hingga Keliling Kebun

Image
News

Tertangkap OTT KPK, Ini 5 Fakta Penting Nurdin Abdullah Gubernur Sulawesi Selatan

Image
News

7 Potret Hangat KSP Moeldoko Bersama Keluarga, Ayah Idaman!